Jakarta (parade.id)- Komisi IX DPR RI mengumumkan lima nama anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan periode 2026-2031 pada Rabu (4/2/2026) di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta. Tokoh buruh Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Dedi Hardianto, berhasil lolos uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama empat nama lainnya.
“Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dari unsur pekerja, pertama Saudara Dedi Hardianto. Kedua Saudara Ujang Romli,” demikian disampaikan Komisi IX DPR RI saat mengumumkan hasil fit and proper test Dewas BPJS Ketenagakerjaan dan Dewas BPJS Kesehatan.
Kelima anggota Dewas BPJS Ketenagakerjaan yang diumumkan terdiri dari Dedi Hardianto dan Ujang Romli mewakili unsur pekerja, Sumarjono Saragih dan Abdurrackhman Lahabato dari unsur pemberi kerja, serta Alif Noeriyanto Rahman dari unsur tokoh masyarakat.
Uji kelayakan dan kepatutan calon anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan telah dimulai sejak Senin lalu. Para calon yang mengikuti uji kelayakan merupakan nama-nama yang diajukan oleh Presiden, masing-masing 10 nama untuk BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh dalam rapat uji kelayakan di Kompleks Parlemen Jakarta menyatakan, Komisi IX DPR RI diharapkan dapat memilih lima orang calon anggota Dewas BPJS Kesehatan dan lima orang calon anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan yang terdiri dari dua orang unsur pekerja, dua orang unsur pemberi kerja, dan satu orang unsur tokoh masyarakat.
