Site icon Parade.id

Geger Jenderal Polisi Dikabarkan Ditangkap, Mabes Polri tak Membantah

Foto: dok. istimewa

Jakarta (parade.id)- Kabar penangkapan sejumlah perwira tinggi Polri di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, beredar sejak Selasa. Seorang jenderal aktif berinisial L disebut ikut diamankan bersama sejumlah perwira tinggi lain. Pengamanan itu disebut dilakukan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Mabes Polri.

Menurut informasi internal yang dihimpun media, Jenderal L disebut diamankan bersama satu perwira bintang tiga berinisial A dan lima perwira bintang dua, lalu dibebaskan dan meninggalkan Mako Brimob. Media lain menyebut sejumlah Irjen dan satu Kombes juga ikut diamankan, tetapi semua informasi soal identitas dan jumlah personel belum dikonfirmasi resmi oleh Mabes Polri.

Kabar ini mencuat sebulan setelah pergantian pucuk pimpinan Korps Bhayangkara. Jenderal Suyudi Ario Seto dilantik menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dari sisi lapangan, sejumlah wartawan mengaku melihat personel Brimob mendatangi area Mabes Polri pada Senin (2/11/2026) sore hingga malam.

Di tengah kabar itu, beredar pula klaim dari sumber anonim soal dugaan penyadapan terhadap pejabat negara. Klaim tersebut menyebut seorang Irjen berinisial AS mengoordinasikan aktivitas penyadapan. Sampai berita ini ditulis, klaim tersebut belum diverifikasi dan belum dikonfirmasi pihak berwenang mana pun.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir belum memberi jawaban tegas saat dikonfirmasi di Gedung Bareskrim Polri. “Saya paham rekan-rekan lagi (kasak-kusuk membicarakan sesuatu),” ujarnya. Ketika ditanya soal proses yang berjalan, Isir menjawab, “Nanti kami cek proses evaluasinya ya, seperti itu.” Ia tidak membantah kabar penangkapan tersebut.

Hingga Selasa sore, belum ada keterangan resmi yang memastikan kebenaran informasi itu, termasuk identitas dan jumlah jenderal yang dikabarkan diamankan. Redaksi masih menunggu penjelasan resmi Mabes Polri dan akan memperbarui berita ini. (dbs)

Exit mobile version