Penang (parade.id)- Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra menyebut Indonesia dijadwalkan resmi menjadi anggota Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) dalam dua tahun ke depan. Ia mengajak Indonesia dan Malaysia memperkuat kerja sama, termasuk lewat hubungan personal pelajar dan alumni. Hal itu disampaikannya di Universiti Sains Malaysia (USM), Penang, dalam video di YouTube-nya, Rabu (7/10/2026).
“Insyaallah dua tahun lagi kami akan resmi menjadi anggota OECD. Dengan demikian Indonesia bukan lagi negara berpendapatan menengah, tetapi masuk kelompok negara maju menyusul Jepang dan Korea Selatan,” ujarnya. Yusril menyebut Malaysia dan Thailand diharapkan menyusul sebagai anggota berikutnya.
Menurutnya, jika dua bangsa serumpun ini kuat, ASEAN akan makin kokoh dan keduanya berpeluang menjadi kekuatan penting di Asia. “Saya orang Melayu, jadi tidak ada beda. Sama saja,” katanya.
Yusril mendorong pelajar Indonesia di USM dan alumninya terus menjaga komunikasi dengan para pemimpin Malaysia. Ia berkisah pernah diutus Presiden Megawati Soekarnoputri menemui Perdana Menteri Mahathir Mohamad soal pemulangan pekerja Indonesia. Menurutnya, Mahathir akhirnya setuju hanya memulangkan yang bersalah.
“Banyak masalah selesai bukan karena jalur resmi, tetapi karena hubungan pribadi yang baik. Kadang cukup diselesaikan sambil minum kopi,” kata Yusril.
Ia mengenang krisis moneter 1998 saat menjadi penulis pidato Presiden Soeharto, ketika nilai rupiah anjlok dari sekitar Rp2.500 menjadi Rp16.000 per dolar AS. Ia juga menyinggung tekanan negara Barat terhadap proyek pesawat terbang dan industri pertahanan pada masa itu.
“Jangan menyerahkan nasib bangsa dan negara kepada bangsa lain. Kitalah yang harus menyelesaikan persoalan kita sendiri,” ujarnya.
Dalam penutup, Yusril juga mengimbau generasi muda melestarikan tulisan Jawi sebagai warisan budaya Melayu.
