Site icon Parade.id

Kebijakan Kemnaker Ini Dipuji di Forum CEO Indonesia

Foto: Menaker Ida Fauziyah, dok. Antara

Jakarta (parade.id)- Sejumlah kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan dalam bidang ketenagakerjaan menuai pujian dari sejumlah Chief Executiver Officer dalam Foreign Policy Community of Indonesia CEO Forum bertema Big Plans For Indonesia’s Manpower.

Ridzki Kramadibrata, misalnya. Presiden Grab Indonesia ini memberikan apresiasi kepada Ida Fauziyah dan Kemnaker karena memberikan perhatian di luar pekerja formal, atau bukan hanya di pekerja formal, terutama saat pandemi Covid-19 lalu.

“Terus terang, pihak Grab Indonesia sangat surprise,” pujiannya, dalam keterangan pers tertulis, Jumat (10/2/2023).

Rizky menjelaskan pada medio 2022 lalu, pihaknya diundang untuk berpartisipasi dalam program pembinaan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) di Daerah Istimewa Yogyakarta dan DKI Jakarta. Dimana program TKM difokuskan untuk meningkatkan daya saing ekonomi digital sesuai kebijakan yang diterbitkan Kemnaker untuk membangun ekosistem tenaga kerja digital.

“Sesuai kebijakan memberikan akses sebagai pendapatan tambahan untuk jutaan masyarakat, dalam bentuk mitra pengemudi dan UMKM. Seperti di Jawa Timur, selama pandemi, jumlah UMKM yang masuk ke platform kami, meningkat 3x lipat. Jadi bukannya menurun, tapi malah meningkat.”

Dari jumlah peningkatan UMKM selama pandemi Covid-19 tersebut, sebanyak 68 persen UMKM yang bergabung berasal dari masyarakat non-perkotaan serta tertarik kepada masyarakat korban PHK yang termarjinalkan, ibu tunggal, disabilitas juga target dari Grab sebagai TKM, untuk memperoleh tambahan di ekonomi digital.

Sementara Arief Triastika selaku Head of External Affair PT HM Sampoerna Tbk, memberikan penghargaan kepada Kemnaker melalui program Bantuan Subsidi Upah (BSU) kepada pekerja di saat sulit masa pandemi Covid-19

“Terobosan lainnya yakni membawa Balai Latihan Kerja (BLK) yang biasanya di kawasan tertentu, kini sudah hadir dekat dengan masyarakat melalui BLK Komunitas,” kata dia.

Menaker mengungkapkan hingga tahun 2023, Kemnaker memiliki 3573 BLK yang dibangun di sejumlah komunitas di seluruh Indonesia, termasuk komunitas Serikat Pekerja/Serikat Buruh. Mayoritas BLK yang berada di pedasaan tersebut.

(Rob/parade.id)

Exit mobile version