Senin, Februari 9, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Konflik di Laut Natuna, Ilham Habibie Minta Pertahanan RI Diperkuat

redaksi by redaksi
2020-07-01
in Nasional, Pertahanan
0
Konflik di Laut Natuna, Ilham Habibie Minta Pertahanan RI Diperkuat
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Related posts

Khotbah Jumat UBN: Ketauhidan Lawan Kesyirikan

UBN Ingatkan Daya Kritis usai Prabowo Tegaskan Persatuan Ulama-Umara

2026-02-08
Muhammadiyah Minta Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

Muhammadiyah Minta Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

2026-02-07

Jakarta (PARADE.ID)- Ilham Habibie mengingatkan pentingnya pemerintah memperkuat industri pertahanan Indonesia. Salah satu alasan mengapa sektor itu mesti dimaksimalkan, kata Ilham, adalah berlarutnya konflik dengan China di Laut Natuna Utara.

Putra Sulung Presiden ke-3 BJ Habibie itu mengatakan, target minimum essential force (MEF) mencapai 100 persen di tahun 2024 mutlak harus dicapai.
“Industri pertahanan Indonesia 10 tahun ke depan kebutuhan alutsista TNI dengan sasaran 2024 target MEF 100 persen. Hingga tahun ini pemenuhan MEF sudah 74 persen,” ujar Ilham dalam virtual conference CEO Talks yang diselenggarakan Iluni MM Universitas Indonesia, Selasa (30/6).
Ia menilai, memperkuat alutsista tersebut merupakan salah satu cara yang mesti ditempuh untuk mengantisipasi permasalahan yang kerap terjadi di Laut Natuna. Ilham mengakui banyaknya tantangan dan masalah serius yang harus ditangani melalui penguatan investasi di bidang pertahanan.
KRI, Natuna
KRI Teuku Umar-385 mengikuti sailing pass di Laut Natuna, Rabu (15/1). Foto: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Hal itu menurutnya tetap harus dimaksimalkan meskipun kapasitas pertahanan saat ini bisa dikatakan cukup untuk menjaga Natuna agar tidak terjadi konflik di sana.
“Kalau kita lihat di masa mendatang di Laut China Selatan yang kadang kita sebut Laut Natuna Utara, saya kira banyak sekali tantangan yang belum bisa kita tangani. Saya kira dengan apa yang sudah kita miliki bisa ditangani cuma kekhawatiran banyak orang di Utara Natuna ini, saya kira itu adalah hal serius yang harus kita seriuskan,” pungkasnya.
Atas dasar itu, ia menilai besarnya anggaran di bidang pertahanan bukan merupakan suatu pemborosan. Tujuannya agar target untuk mencapai MEF 100 persen bisa terwujud.
“Jadi targetnya adalah kita punya minum MEF kalau 100 persen sudah kita capai, maka kita mampu menyelesaikan masalah ini terutama di Natuna. Jadi dalam hal industri pertahanan, saya kira memang sangat penting ada hal-hal yang mau tidak mau harus berinvestasi di situ,” jelasnya.
(Kumparan/PARADE.ID)
Tags: #Keamanan#Nasional#Natuna
Previous Post

KNPB: 1 Juli Tetap Diperingati dengan Ibadah

Next Post

Caplok Freeport Rp55 T, Utang Inalum Membumbung Tinggi

Next Post
Caplok Freeport Rp55 T, Utang Inalum Membumbung Tinggi

Caplok Freeport Rp55 T, Utang Inalum Membumbung Tinggi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Khotbah Jumat UBN: Ketauhidan Lawan Kesyirikan

UBN Ingatkan Daya Kritis usai Prabowo Tegaskan Persatuan Ulama-Umara

2026-02-08
Muhammadiyah Minta Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

Muhammadiyah Minta Prabowo Evaluasi Keanggotaan Indonesia di Board of Peace

2026-02-07
Relawan Poros Prabowo Presiden Desak Dirut Subholding Mainstream Pertamina Dicopot

Relawan Poros Prabowo Presiden Desak Dirut Subholding Mainstream Pertamina Dicopot

2026-02-06
Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

2026-02-04
Presiden Prabowo Tekankan Swasembada Pangan dan Energi di Rakornas 2026

Presiden Prabowo Tekankan Swasembada Pangan dan Energi di Rakornas 2026

2026-02-02
GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

2026-02-02

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

    Dedi Hardianto Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan Diumumkan Komisi IX

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Relawan Poros Prabowo Presiden Desak Dirut Subholding Mainstream Pertamina Dicopot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Ananda Tohpati Terseret Isu Dugaan Pengelolaan Dana Tambang di Raja Ampat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 26 Serikat Buruh Protes PHK di Lingkungan Kilang Pertamina Cilacap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In