#5G Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/5g/ Bersama Kita Satu Fri, 18 Feb 2022 02:32:29 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg #5G Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/5g/ 32 32 Pemanfaatan Teknologi di Sektor Kesehatan akan Terus Tumbuh https://parade.id/pemanfaatan-teknologi-di-sektor-kesehatan-akan-terus-tumbuh/ https://parade.id/pemanfaatan-teknologi-di-sektor-kesehatan-akan-terus-tumbuh/#respond Fri, 18 Feb 2022 02:32:29 +0000 https://parade.id/?p=17900 Jakarta (PARADE.ID)- Head of APAC 5G Industri and IoT Community GSMA, Terence Wong mengatakan, pemanfaatan teknologi di sektor kesehatan akan terus tumbuh mengingat pandemi COVID-19 telah membuat aktivitas menjadi serba digital serta banyaknya permintaan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan mudah diakses. “Kami melihat ada pertumbuhan yang signifikan di tahun-tahun mendatang. Jika melihat data, 99 persen […]

Artikel Pemanfaatan Teknologi di Sektor Kesehatan akan Terus Tumbuh pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Head of APAC 5G Industri and IoT Community GSMA, Terence Wong mengatakan, pemanfaatan teknologi di sektor kesehatan akan terus tumbuh mengingat pandemi COVID-19 telah membuat aktivitas menjadi serba digital serta banyaknya permintaan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan mudah diakses.

“Kami melihat ada pertumbuhan yang signifikan di tahun-tahun mendatang. Jika melihat data, 99 persen organisasi layanan kesehatan sudah melakukan transformasi digital,” ujar Wong dalam webinar “How 5G and IoT Tech Will Transform Healthcare”, Kamis.

Pasar global untuk teknologi kesehatan digital, papar Wong, akan tumbuh dari 174,7 miliar dolar AS (sekitar Rp2,5 ribu triliun) pada tahun 2021 menjadi 384,8 miliar dolar AS (sekitar Rp5,5 ribu triliun) pada tahun 2026, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 17,1 persen untuk periode 2021-2026.

Wong mengatakan, digitalisasi layanan kesehatan sebenarnya telah diumumkan oleh World Health Organization (WHO) sejak tahun 2005 dan lebih dari 120 negara telah mengembangkan kebijakan untuk mendukung pengembangan layanan kesehatan digital.

Bahkan dalam ASEAN Digital Master Plan, peningkatan kesehatan digital ditetapkan sebagai salah satu prioritas utama pelayanan publik.

Namun, lanjut dia, masih ada kesenjangan yang cukup tinggi di ASEAN yakni jumlah dokter dan jumlah tempat tidur di rumah sakit masih berada di bawah rata-rata dunia. Selain itu, diperlukan juga akses kesehatan yang lebih adil, terjangkau, dan universal.

Oleh karena itu, menurut Wong, pemanfaatan teknologi sangat diperlukan untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya dengan telemedisin. Selain dapat lebih mudah diakses banyak orang, inovasi tersebut juga dapat meminimalkan kontak sehingga mencegah penularan COVID-19.

“Akibat pandemi, banyak pasien yang ragu untuk mengunjungi rumah sakit karena takut tertular COVID-19. Hal ini tentu meningkatkan permintaan akan telemedisin termasuk layanan kesehatan virtual secara real time,” tutur Wong.

Dalam menciptakan layanan kesehatan digital yang baik, Wong mengatakan bahwa teknologi 5G akan sangat membantu.

“Teknologi 5G memungkinkan industri untuk memberikan cakupan yang lebih baik, memberikan resolusi tinggi, hingga transfer yang sangat cepat,” imbuh dia.

*Sumber: Antara

Artikel Pemanfaatan Teknologi di Sektor Kesehatan akan Terus Tumbuh pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/pemanfaatan-teknologi-di-sektor-kesehatan-akan-terus-tumbuh/feed/ 0
Kominfo Terbitkan Izin 5G untuk XL Axiata https://parade.id/kominfo-terbitkan-izin-5g-untuk-xl-axiata/ https://parade.id/kominfo-terbitkan-izin-5g-untuk-xl-axiata/#respond Thu, 12 Aug 2021 12:54:01 +0000 https://parade.id/?p=14383 Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan sudah menerbitkan izin bagi operator seluler XL Axiata untuk menggelar layanan 5G komersial di Indonesia. “Hari ini kita menyambut keikutsertaan XL Axiata yang baru saja dapat Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) layanan 5G, per 6 Agustus lalu,” kata Menteri Kominfo, Johnny G. Plate pada konferensi pers, Kamis. Dengan […]

Artikel Kominfo Terbitkan Izin 5G untuk XL Axiata pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan sudah menerbitkan izin bagi operator seluler XL Axiata untuk menggelar layanan 5G komersial di Indonesia.

“Hari ini kita menyambut keikutsertaan XL Axiata yang baru saja dapat Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) layanan 5G, per 6 Agustus lalu,” kata Menteri Kominfo, Johnny G. Plate pada konferensi pers, Kamis.

Dengan surat tersebut, maka layanan, jaringan, sarana dan prasarana operator seluler tersebut secara teknis dinyatakan siap beroperasi.

XL Axiata menjadi operator seluler ketiga yang mengelar layanan 5G komersial, Telkomsel dan Indosat Ooredoo sudah lebih dulu menyediakan layanan tersebut tahun ini.

SKLO dari Kominfo keluar setelah XL uji coba layanan 5G komersial di daerah Margonda, Depok, Jawa Barat pada 3 hingga 5 Agustus lalu.

Operator seluler ini mendapatkan izin untuk menggunakan spektrum frekuensi radio 1,8GHz, dengan lebar pita 20MHz di rentang 1.807,5MHz sampai 1.827,5MHz.

Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini, dalam acara yang sama, menyatakan mereka memanfaatkan spektrum frekuensi yang sudah mereka gunakan sebelumnya, yaitu 1,8GH dan 2,1GHz untuk menggelar layanan 5G komersial.

Penambahan operator seluler yang siap menggelar layanan 5G, menurut Johnny, menunjukkan layanan 5G komersial bisa berkembang baik di Indonesia, meskipun saat ini masih tergolong adopsi awal.

Kominfo kembali menegaskan mereka masih menganut kebijakan teknologi netral untuk adopsi 5G, yaitu operator seluler diberikan keleluasaan untuk implementasi dan pemilihan teknologi dalam menggunakan pita frekuensi di spektrum radio yang ditetapkan dalam surat izin.

Selain itu, Kominfo bersama Kementerian Perindustrian masih membahas Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk 5G.

TKDN 4G sebesar 30 persen akan menjadi acuan untuk pengembangan 5G, kata Johnny.

Indonesia merasakan 5G komersial sejak pertengahan tahun ini, setelah Telkomsel meluncurkan layanan tersebut, disusul Indosat Ooredoo.

Saat ini layanan 5G komersial masih terbatas di sejumlah area di kota besar, seperti sejumlah titik di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi, juga Solo, Balikpapan dan Makassar.

*Sumber: antaranews.com

Artikel Kominfo Terbitkan Izin 5G untuk XL Axiata pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kominfo-terbitkan-izin-5g-untuk-xl-axiata/feed/ 0
Jaringan 5G Diluncurkan di Indonesia pada Hari Ini https://parade.id/jaringan-5g-diluncurkan-di-indonesia-pada-hari-ini/ https://parade.id/jaringan-5g-diluncurkan-di-indonesia-pada-hari-ini/#respond Thu, 27 May 2021 04:59:44 +0000 https://parade.id/?p=12766 Jakarta (PARADE.ID)- Layanan jaringan 5G akan mulai diluncurkan di Indonesia pada hari ini, Kamis (27/5/2021). Telkomsel akan menjadi operator pertama yang menyediakan jaringan 5G di Indonesia setelah mengantongi Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) 5G dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Seperti diberitakan Kompas.com, 25 Mei 2021, Menteri Komunikasi dan Informatika Johny G Plate mengatakan, layanan 5G […]

Artikel Jaringan 5G Diluncurkan di Indonesia pada Hari Ini pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Layanan jaringan 5G akan mulai diluncurkan di Indonesia pada hari ini, Kamis (27/5/2021).

Telkomsel akan menjadi operator pertama yang menyediakan jaringan 5G di Indonesia setelah mengantongi Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) 5G dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Seperti diberitakan Kompas.com, 25 Mei 2021, Menteri Komunikasi dan Informatika Johny G Plate mengatakan, layanan 5G Telkomsel mulai bisa dinikmati secara terbatas pada 27 Mei 2021.

Berikut ini sejumlah fakta jaringan 5G yang akan diluncurkan mulai hari ini.

1. Enam lokasi di tahap awal

Untuk tahap awal peluncuran, layanan jaringan 5G komersial akan diluncurkan di enam lokasi residensial di Jabodetabek.

Enam wilayah tersebut yaitu:

  1. Kelapa Gading
  2. Pondok Indah
  3. Pantai Indah Kapuk
  4. Widya Chandra
  5. Bumi Serpong Damai
  6. Alam Sutera, Tangerang Selatan

Selain keenam lokasi tersebut, layanan 5G komersial juga akan menyusul di sejumlah kota, yakni Batam, Medan, Solo, Bandung, Surabaya, Makassar, Denpasar, dan Balikpapan.

2. Pita frekuensi

Untuk mengadakan jaringan 5G, Telkomsel memakai pita frekuensi 2,3 Ghz sebagai data plane jaringan 5G.

Adapun untuk control plane memakai spektrum 1,8 GHz.

3. Lolos ULO

Sebelumnya, Telkomsel telah lulus Uji Layak Operasional (ULO) yang dilakukan pada 19-21 Mei 2021.

ULO adalah persyaratan wajib bagi setiap operator seluler sebelum meluncurkan layanan 5G secara komersial.

Tujuan ULO memastikan layanan yang diberikan sesuai standar kualitas.

ULO dilakukan sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permen) Nomor 1 Tahun 2010 Pasal 82 ayat 1.

4. Tak perlu ganti kartu

Seperti diberitakan Kompas.com, 24 Mei 2021, Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro mengatakan, untuk menggunakan jaringan 5G, pengguna Telkomsel tidak perlu mengganti kartu SIM.

“Untuk saat ini (migrasi ke) jaringan 5G tidak perlu mengganti (kartu), asal sudah 4G,” ujar Setyanto.

Hal ini berbeda dengan migrasi jaringan 3G ke 4G. Meski demikian, Telkomsel belum memerinci lebih lanjut soal mekanisme migrasi jaringan pelanggan.

Rencananya, hal tersebut dan pilihan paket 5G komersial baru akan diumumkan pada hari ini.

5. Pemerataan akan dilakukan secara bertahap

Setyanto mengatakan, pemerataan 5G harus menyesuaikan dengan skenario penggunaan (use case).

“Use case ini adalah apa yang bisa kami berikan ke masyarakat, tujuannya jelas biar hidupnya lebih produktif dan lebih mudah,” kata Setyanto.

Pemerataan jaringan ini nantinya dilakukan secara bertahap. Modal penyelenggaraan 5G yang tidak sedikit adalah alasan kenapa 5G dihadirkan secara bertahap.

Setyanto mengatakan belum bisa memastikan kapan jaringan 5G bisa diimplementasikan ke lebih banyak wilayah di Indonesia.

“Kalau kita belajar dari 4G, butuh sekitar enam tahun. Bayangan saya, 5G bisa lebih pendek karena teknologi (jika) semakin canggih, (maka) semakin cepat implementasinya,” ujar Setyanto.

*Sumber: kompas.com

Artikel Jaringan 5G Diluncurkan di Indonesia pada Hari Ini pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/jaringan-5g-diluncurkan-di-indonesia-pada-hari-ini/feed/ 0
Kominfo Beri Izin Telkomsel Gelar Layanan 5G Komersial https://parade.id/kominfo-beri-izin-telkomsel-gelar-layanan-5g-komersial/ https://parade.id/kominfo-beri-izin-telkomsel-gelar-layanan-5g-komersial/#respond Mon, 24 May 2021 10:43:52 +0000 https://parade.id/?p=12715 Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan izin kepada operator seluler Telkomsel untuk menggelar layanan 5G, yang menjadi layanan komersial pertama jaringan teknologi terbaru di Indonesia. “Menandai perkembangan signifikan, penanda penting dalam upaya penggelaran telekomunikasi 5G di Indonesia. Penerbitan Surat Keterangan Laik Operasi berdasarkan uji laik operasi pada 19-20 Mei. Telkomsel dinyatakan laik,” kata Menteri […]

Artikel Kominfo Beri Izin Telkomsel Gelar Layanan 5G Komersial pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Komunikasi dan Informatika memberikan izin kepada operator seluler Telkomsel untuk menggelar layanan 5G, yang menjadi layanan komersial pertama jaringan teknologi terbaru di Indonesia.

“Menandai perkembangan signifikan, penanda penting dalam upaya penggelaran telekomunikasi 5G di Indonesia. Penerbitan Surat Keterangan Laik Operasi berdasarkan uji laik operasi pada 19-20 Mei. Telkomsel dinyatakan laik,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate, dalam jumpa pers, Senin.

Surat Keterangan Laik Operasi untuk Telkomsel diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika pada 21 Mei 2021, sementara uji laik operasi (ULO) dilakukan pada 19-20 Mei.

Setelah penyerahan Surat Keterangan Laik Operasi hari ini, Telkomsel menjadi penyelenggara telekomunikasi pertama di Indonesia yang menyediakan layanan 5G secara komersial.

Sebelum memberikan izin kepada operator seluler untuk memberikan layanan 5G komersial, pemerintah melalui Kominfo sudah 12 kali menggelar uji coba 5G dalam kurun waktu tiga tahun, termasuk salah satunya bersama Telkomsel pada gelaran Asian Games 2018 lalu di Jakarta.

Awal tahun ini, Kominfo menggelar lelang spektrum frekuensi radio di pita frekuensi 2,3GHz, yang bisa dimanfaatkan untuk menggelar layanan 5G.

Terkait jaringan 5G oleh penyelenggara telekomunikasi di Indonesia, pemerintah menganut kebijakan netral, yakni mengizinkan penyelenggara telekomunikasi untuk menggunakan pita frekuensi yang sudah ditetapkan dalam surat perizinan.

Kebijakan lainnya dalam mendukung 5G berupa penambahan dan penataan ulang spektrum frekuensi radio, yang dikenal dengan istilah farming dan refarming, agar operator seluler bisa mendapatkan alokasi spektrum frekuensi untuk mengembangkan layanan 5G.

Pemerintah berencana menyediakan 5G di ketiga lapisan spektrum frekuensi radio, lapisan low band, middle band dan high band.

Lapisan bawah atau low band berada di bawah spektrum frekuensi 1GHz, yang bisa digunakan untuk pemerataan jaringan di wilayah pedesaan dan peningkatan jaringan di dalam ruangan untuk perkotaan.

Lapisan tengah awau middle band, atau capacity band, berada di rentang spektrum frekuensi 1 sampai 6GHz untuk jaringan mobile.

Terakhir, lapisan atas high band atau milimeterwave berada di atas spektrum frekuensi radio 6GHz. Lapisan yang juga disebut super data layer ini mampu memberikan kapasitas transmisi yang sangat besar sehingga cocok untuk mengembangkan otomatisasi mesin di sektor industri.

*Sumber: antaranews.com

Artikel Kominfo Beri Izin Telkomsel Gelar Layanan 5G Komersial pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kominfo-beri-izin-telkomsel-gelar-layanan-5g-komersial/feed/ 0
Indonesia Bahas Teknologi 5G dengan Uni Eropa https://parade.id/indonesia-bahas-teknologi-5g-dengan-uni-eropa/ https://parade.id/indonesia-bahas-teknologi-5g-dengan-uni-eropa/#respond Wed, 14 Apr 2021 10:49:45 +0000 https://parade.id/?p=11998 Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Komunikasi dan Informatika bertemu dengan perwakilan Uni Eropa di Indonesia untuk membahas teknologi 5G dan potensi kerja sama bilateral terkait teknologi informasi dan komunikasi. “Kami bicarakan banyak hal terkait hubungan bilateral Indonesia dengan Uni Eropa, berkaitan dengan sektor TIK,” kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate, dalam konferensi pers yang berlangsung secara virtual, […]

Artikel Indonesia Bahas Teknologi 5G dengan Uni Eropa pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Komunikasi dan Informatika bertemu dengan perwakilan Uni Eropa di Indonesia untuk membahas teknologi 5G dan potensi kerja sama bilateral terkait teknologi informasi dan komunikasi.

“Kami bicarakan banyak hal terkait hubungan bilateral Indonesia dengan Uni Eropa, berkaitan dengan sektor TIK,” kata Menteri Kominfo Johnny G. Plate, dalam konferensi pers yang berlangsung secara virtual, Selasa.

Dalam pertemuan dengan Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket, Kominfo membahas mengenai rencana Indonesia untuk mengadopsi teknologi 5G di masa mendatang, termasuk tentang program, infrastruktur, dan konten lokal yang berkaitan dengan 5G.

Pembahasan seputar 5G tentu tidak lepas dari manajemen data dan perlindungan data, mengingat akan ada transmisi data yang lebih cepat ketika Indonesia sudah mengadopsi 5G.

Indonesia saat ini masih menantikan disahkannya Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP)–yang rancangannya sekarang masih dibahas oleh pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat.

Mengenai tata kelola data di era 5G nanti, menurut Johnny, pemerintah memastikan kepentingan bangsa dan negara serta manfaat bersama dengan mitra.

“Kami meyakini proses di DPR bisa cepat agar hak masyarakat yang diatur dalam Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi bisa kita wujudkan sebelum kita memasuki era yang sangat terbuka, di mana era transmisi data yang begitu cepat, baik yang bergerak di dalam negeri maupun nanti yang melintasi batas negara,” kata Johnny.

Regulasi data pribadi di Indonesia merupakan referensi Indonesia ketika membuat RUU Pelindungan Data Pribadi.

Indonesia memakai kebijakan teknologi netral pada semua spektrum frekuensi radio untuk jaringan seluler ketika mengadopsi 5G. Dengan kebijakan tersebut, operator seluler akan memiliki fleksibilitas untuk memasang jaringan 5G.

Sejak 2017 hingga 2020, pemerintah bersama operator seluler telah mengadakan uji coba jaringan 5G di dalam negeri sebanyak 12 kali, salah satunya saat Asian Games pada 2018.

Johnny saat memberikan keterangan kepada pers sempat menyinggung mengenai peluang kerja sama dengan Uni Eropa dalam bidang TIK, namun belum mengelaborasi lebih lanjut mengenai rencana tersebut.

*Sumber: antaranews.com

Artikel Indonesia Bahas Teknologi 5G dengan Uni Eropa pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/indonesia-bahas-teknologi-5g-dengan-uni-eropa/feed/ 0
Kesiapan Ekosistem hingga Spektrum Masih Jadi Tantangan Adopsi 5G https://parade.id/kesiapan-ekosistem-hingga-spektrum-masih-jadi-tantangan-adopsi-5g/ https://parade.id/kesiapan-ekosistem-hingga-spektrum-masih-jadi-tantangan-adopsi-5g/#respond Tue, 09 Mar 2021 10:57:48 +0000 https://parade.id/?p=11221 Jakarta (PARADE.ID)- Manager Network Master Plan Telkomsel Harry Utama mengatakan bahwa kesiapan ekosistem, infrastruktur digital hingga spektrum masih menjadi tantangan utama Indonesia untuk mengadopsi teknologi 5G. “Tantangannya di antaranya adalah resource hingga spektrum. Bersama pemerintah, kami berupaya mengaji spektrum yang tepat untuk industri teknologi informasi komunikasi (TIK) seperti apa. Harapannya ini bisa dilakukan bertahap agar (5G) […]

Artikel Kesiapan Ekosistem hingga Spektrum Masih Jadi Tantangan Adopsi 5G pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Manager Network Master Plan Telkomsel Harry Utama mengatakan bahwa kesiapan ekosistem, infrastruktur digital hingga spektrum masih menjadi tantangan utama Indonesia untuk mengadopsi teknologi 5G.

“Tantangannya di antaranya adalah resource hingga spektrum. Bersama pemerintah, kami berupaya mengaji spektrum yang tepat untuk industri teknologi informasi komunikasi (TIK) seperti apa. Harapannya ini bisa dilakukan bertahap agar (5G) punya kualitas maksimal dan bisa dirasakan manfaatnya secara utuh,” kata Harry dalam acara virtual “5G Myth Busting”, Selasa.

Lebih lanjut, Harry mengatakan bahwa mempersiapkan ekosistem dan spektrum untuk 5G masih dikaji oleh pemerintah bersama dengan para pelaku industri dan bisnis TIK.

“Telkomsel sendiri juga menyiapkan hardware, softaware dan lainnya untuk 5G. Telkomsel juga bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder untuk dukung ekosistem digital yang lebih inklusif untuk Indonesia,” kata dia.

Harry kemudian memaparkan seperti apa kira-kira model bisnis dan inovasi operator seluler dalam adopsi teknologi 5G. Menurutnya, inovasi produk dan layanan nantinya akan berdasarkan kebutuhan pelanggan.

“Dengan itu kita bisa memperkuat ekosistem digital di Indonesia dan mendukung produktivitas pelanggan, industri dan menyediakan solusi korporasi. Kami juga menggali kolaborasi untuk hadirkan solusi digital yang bermanfaat untuk masyarakat,” jelas dia.

Dari sisi penyedia perangkat, Product Marketing Manager Samsung Mobile Samsung Electronics Indonesia, Taufiqul Furqan, mengatakan bahwa kesiapan gawai yang sesuai dengan teknologi 5G yang akan datang juga menjadi tantangan.

“Tantangan ini, untuk Samsung, kesiapan device sendiri sudah ready. Tapi memang, frekuensi untuk mendukung jaringan 5G di Indonesia adalah yang utama,” kata Taufiqul.

Once itu sudah ditentukan, device-nya sudah bisa langsung digunakan. Tidak hanya sekadar siap 5G, tapi juga dari frekuensinya, supaya bisa dipakai dengan maksimal,” pungkasnya.

Di sisi lain, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah menyusun strategi untuk mematangkan implementasi jaringan generasi lima (5G) di Indonesia.

Subkoordinator Penataan Alokasi Dinas Bergerak Darat Direktorat Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kominfo, Wijanarko Joko Hastyo, mengungkapkan strategi pertama adalah memasukkan rencana memperluas alokasi spektrum frekuensi dalam kebijakan, yaitu Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Pertama, kita butuh cantolan di level kebijakan tingkat tinggi, jadi 1310MHz ini sudah cantumkan di RPJMN di tahun 2020 sampai 2024 melalui Perpres 18 Thn 2020, karena ada konsekuensi keuangan negara di sini,” ujar Wijanarko dalam diskusi “Kebijakan Frekuensi Sambut Era 5G,” beberapa waktu lalu.

Kementerian Kominfo bersama operator seluler juga telah melakukan uji coba 5G mulai 2017-2019 sebanyak kurang lebih 10 kali trial, dengan sebagian besar menggunakan pita 2,8GHz.

Pada 2020, Kominfo melakukan dua kali uji coba 5G yang cukup penting untuk menyiapkan regulasi ke depannya. Pertama, trial co-eksistensi 5G dengan pre-satelit service di pita 3.5GHz, dan cuji coba bersama XL pada akhir tahun untuk fitur Dynamic Spectrum Sharing (DSS).

*Sumber: antaranews.com

Artikel Kesiapan Ekosistem hingga Spektrum Masih Jadi Tantangan Adopsi 5G pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kesiapan-ekosistem-hingga-spektrum-masih-jadi-tantangan-adopsi-5g/feed/ 0