#Alquran Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/alquran/ Bersama Kita Satu Sun, 31 Mar 2024 05:41:31 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.1 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg #Alquran Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/alquran/ 32 32 KH Bachtiar Nasir Sebut Malaka Sari Kampung Alquran https://parade.id/kh-bachtiar-nasir-sebut-malaka-sari-kampung-alquran/ https://parade.id/kh-bachtiar-nasir-sebut-malaka-sari-kampung-alquran/#respond Sun, 31 Mar 2024 05:41:31 +0000 https://parade.id/?p=26695 Jakarta (parade.id)- Haflah Khatam Quran yang oleh Forum Komunikasi Masjid se-Malaka Sari (Forkommas) setiap Ramadhan merupakan upaya mewujudkan Kelurahan Malaka Sari sebagai Kampung Alquran. Tahun 1445 Hijriah adalah tahun ketiga pelaksanaan Haflah Khatam Quran. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Mukhlisin, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (30/3/2024). “Kenapa sih Khatam Quran?  karena kita ingin […]

Artikel KH Bachtiar Nasir Sebut Malaka Sari Kampung Alquran pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Haflah Khatam Quran yang oleh Forum Komunikasi Masjid se-Malaka Sari (Forkommas) setiap Ramadhan merupakan upaya mewujudkan Kelurahan Malaka Sari sebagai Kampung Alquran.

Tahun 1445 Hijriah adalah tahun ketiga pelaksanaan Haflah Khatam Quran. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al Mukhlisin, Malaka Sari, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (30/3/2024).

“Kenapa sih Khatam Quran?  karena kita ingin bikin Malaka Sari menjadi Kampung Alquran,” ujar Pembina Forkommas KH Bachtiar Nasir di lokasi acara.

Menurut UBN, sapaan karib KH Bachtiar Nasir, melalui Kampung Alquran akan tercurah rahmat dari langit.

“Penduduk rezekinya banyak, hidupnya aman, anak-anaknya sholeh. Ini diantara keberkahannya,” ujar UBN.

Senada dengan UBN, tokoh masyarakat Malaka Sari Ustaz Akib Saima mengatakan kegiatan Haflah Khatam Quran ke-3 diharapkan dapat menjadi proyek percontohan.

“Sehingga diharapkan kegiatan ini menjadi proyek percontohan dari jamaah dan Kampung Alquran, maka mudah-mudahan Allah akan memberikan kepada kita keberkahan dengan Alquran,” ungkap Ustaz Akib.

Menurut Ustaz Akib, Haflah Khatam Quran kegiatan positif. Banyak warga Malaka Sari yang bersemangat untuk mengkhatamkan Alquran.

“Anak-anak bahkan nenek-nenek, kakek-kakek semuanya membaca Alquran. Bahkan mereka berlomba-lomba untuk mengkhatamkan. Ada yang sekali, dua kali bahkan ada yang berkali-kali,” jelas Ustaz Akib.

Ustaz Akib berharap kedepan warga tidak hanya mengkhatamkan Alquran saja. Tetapi juga mampu mentadabburi Alquran.

“Bisa mentadabburi Alquran, memaknai Alquran, membumikan Alquran bahkan sampai mengimplementasikan Alquran,” ujar Ustaz Akib.*

Artikel KH Bachtiar Nasir Sebut Malaka Sari Kampung Alquran pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kh-bachtiar-nasir-sebut-malaka-sari-kampung-alquran/feed/ 0
Launching Pondok Tahfidz di Rumah Betawi Babeh Haikal Hassan di HUT RI https://parade.id/launching-pondok-tahfidz-di-rumah-betawi-babeh-haikal-hassan-di-hut-ri/ https://parade.id/launching-pondok-tahfidz-di-rumah-betawi-babeh-haikal-hassan-di-hut-ri/#respond Sat, 19 Aug 2023 04:39:52 +0000 https://parade.id/?p=24806 Jakarta (parade.id)- Launching Pondok Tahfidz di Rumah Betawi Babeh Haikal Hassan di HUT RI ke-78 disaksikan berbagai perwakilan masyarakat dan tokoh ulama. Pengguntingan pita pertanda dimulainya aktivitas pendaftaran dan penerimaan santri yang belajar dan menghafal Al Qur’an di Pondok Tahfidz Ashqaf 15 di tempatnya. “Saya ingin sekali dan bercita-cita dari dulu agar dari tempat ini […]

Artikel Launching Pondok Tahfidz di Rumah Betawi Babeh Haikal Hassan di HUT RI pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Launching Pondok Tahfidz di Rumah Betawi Babeh Haikal Hassan di HUT RI ke-78 disaksikan berbagai perwakilan masyarakat dan tokoh ulama.

Pengguntingan pita pertanda dimulainya aktivitas pendaftaran dan penerimaan santri yang belajar dan menghafal Al Qur’an di Pondok Tahfidz Ashqaf 15 di tempatnya.

“Saya ingin sekali dan bercita-cita dari dulu agar dari tempat ini akan lahir dan muncul para penghafal Alquran dan para mujahid dakwah yang akan meneruskan tongkat estafet perjuangan dakwah Islam,” ujar Babeh Haikal dalam sambutannya.

Bersama Babeh Haikal, ada KH Lutfhan Khibar A’lam dari Pontianak selaku Pengasuh Pondok Tahfidz Ashqaf Milenial dan Maryam College beserta rombongan para Ustadz dan Asatidz Ashqaf dari Bogor yang mendampingingnya.

KH Lutfhan menyampaikan pesan untuk terus mencetak para penghafal Alquran sebanyak-banyaknya di mana pun berada.

“Karena kewajiban kaum muslimin yang menjadikan Alquran sebagai panduan dan pedoman hidup,” katanya.

Pondok Tahfidz Ashqaf 15 Haikal Hassan yang beralamat di Kampung Tengah, Condet Kramat Jati, Jakarta Timur itu menerima pendaftaran santri baru penghafal quran mulai dari usia 13 tahun ke atas yang melakukan aktivitas belajar dan menghafal quran yang akan dibimbing dan dibina oleh para asatidz dan guru-guru dari lembaga Tahfidz Ashqaf, Pontianak Kalbar.

(Rob/parade.id)

Artikel Launching Pondok Tahfidz di Rumah Betawi Babeh Haikal Hassan di HUT RI pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/launching-pondok-tahfidz-di-rumah-betawi-babeh-haikal-hassan-di-hut-ri/feed/ 0
Islamophobia di Swedia Terjadi Kembali https://parade.id/islamophobia-di-swedia-terjadi-kembali/ https://parade.id/islamophobia-di-swedia-terjadi-kembali/#respond Sat, 01 Jul 2023 06:33:05 +0000 https://parade.id/?p=24556 Jakarta (parade.id)-Islamophobia di Swedia terjadi kembali. Seperti sebelumnya, islamophobia ditunjukkan dengan membakar kitab suci umat Islam, Alquran. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, lewat Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Sudarnoto Abdul Hakim menyayangkan kejadian yang berulang di Swedia tersebut. Terlebih aksi yang dilakukan oleh Paludan dan pengikutnya ini menistakan Alquran menjadi […]

Artikel Islamophobia di Swedia Terjadi Kembali pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)-Islamophobia di Swedia terjadi kembali. Seperti sebelumnya, islamophobia ditunjukkan dengan membakar kitab suci umat Islam, Alquran.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, lewat Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (HLNKI), Sudarnoto Abdul Hakim menyayangkan kejadian yang berulang di Swedia tersebut. Terlebih aksi yang dilakukan oleh Paludan dan pengikutnya ini menistakan Alquran menjadi pembersih sepatu di hari penting umat Islam, Hari Raya Iduladha.

“Aksi dan pelaku pembakaran Alquran masih sama dengan sebelumnya. Mereka jelas-jelas merupakan kelompok anti Islam,” kata Sudartono dalam keterangan pers yang diterima MUIDigital, Jumat (30/062023).

Dia juga menyayangkan sikap Pemerintah Swedia yang membiarkan aksi tersebut dengan mengatasnamakan kebebasan berekspresi. Padahal telah banyak kecaman yang dilayangkan secara terang-terangan oleh umat Islam sedunia.

Di samping itu, sikap Pemerintah Swedia tersebut secara langsung membuka jalan kehancuran demokrasi dan kedaulatan negara tersebut. Dalam konteks ini, seharusnya Pemerintah Swedia membuka ruang aman untuk membangun iklim demokrasi.

“Pertama, Pemerintah Swedia menjamin semua penduduk Swedia maupun WNA yang tinggal di sana untuk beragama sesuai keyakinan mereka. Kedua, mendorong masyarakat untuk bersikap toleran. Ketiga, mendorong kerukunan dan kerja sama antaragama dan budaya,” beber dia.

Lebih lanjut, Ketua MUI tersebut berharap agar negara-negara Barat lainya mampu merubah cara pandang mereka, khususnya tentang Islam. Sebab, pembakaran Alquran, bukan saja menyangkut umat Islam minoritas di Swedia, melainkan juga menyangkut seluruh Muslim di dunia. Apabila Pemerintah Swedia tidak merespons kecaman dari berbagai negara, termasuk Indonesia, maka dengan sendirinya kepercayaan Internasional akan merosot. Sudartono menegaskan bahwa Pemerintah Swedia, Paludan beserta pengikutnya tidak boleh main-main soal yang sangat sensitif ini.

Terulangnya kasus tersebut menjadi bukti bahwa Pemerintah Swedia belum bertindak serius menanganinya. Meskipun sebelumnya telah mendapat kecaman dan peringatan dari negara-negara lain, termasuk Indonesia.

“Saya meminta Duta Besar Swedia untuk Indonesia dapat segera memberikan penjelasan terkait kasus ini. Apa yang saya sampaikan tersebut menjadi bagian dari dukungan MUI terhadap sikap Liga Dunia Muslim terkait dengan kasus ini,” pungkas dia.

Seperti dilansir dari Reuters, Kamis (29/6/2023), terjadi di depan masjid pusat di Stockholm, Swedia saat perayaan Iduladha. Kejadian tersebut disaksikan oleh 200 orang di lokasi.

Satu dari dua pengunjuk rasa merobek mushaf Alquran, lalu digunakan untuk menyeka sepatu, kemudian membakarnya. Dalam aksi ini, seseorang lainnya ada yang berorasi melalui pengeras suara (megafon).

(Rob/parade.id)

Artikel Islamophobia di Swedia Terjadi Kembali pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/islamophobia-di-swedia-terjadi-kembali/feed/ 0
MUI soal Pembakaran Alquran: Upaya Memprovokasi Perasaan Miliaran Muslim Dunia https://parade.id/mui-soal-pembakaran-alquran-upaya-memprovokasi-perasaan-miliaran-muslim-dunia/ https://parade.id/mui-soal-pembakaran-alquran-upaya-memprovokasi-perasaan-miliaran-muslim-dunia/#respond Tue, 31 Jan 2023 04:36:52 +0000 https://parade.id/?p=22837 Jakarta (parade.id)- Majelis Ulama Indonesia (MUI), lewat Pimpinan Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terosisme (BPET-MUI), Muhammad Syauqillah dan Wachid Ridwan mengeluarkan sikap terkait pembakaran Alquran yang dilakukan oleh politisi Rasmus Paludan di Kedutaan Besar Turki beberapa waktu lalu. BPET MUI menilai bahwa pembakaran Alquran merupakan upaya memprovokasi perasaan miliaran Muslim di seluruh dunia. Tindakan ini telah […]

Artikel MUI soal Pembakaran Alquran: Upaya Memprovokasi Perasaan Miliaran Muslim Dunia pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Majelis Ulama Indonesia (MUI), lewat Pimpinan Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terosisme (BPET-MUI), Muhammad Syauqillah dan Wachid Ridwan mengeluarkan sikap terkait pembakaran Alquran yang dilakukan oleh politisi Rasmus Paludan di Kedutaan Besar Turki beberapa waktu lalu.

BPET MUI menilai bahwa pembakaran Alquran merupakan upaya memprovokasi perasaan miliaran Muslim di seluruh dunia. Tindakan ini telah diulangi di sejumlah ibu kota Eropa baru-baru ini, dengan dalih kebebasan berekspresi, tanpa upaya yang jelas dari negara untuk menghentikan praktik-praktik intoleran tersebut.

“BPET MUI menyesalkan tindakan tersebut dan mendesak negara-negara di Uni Eropa untuk mengambil tindakan segera dan serius untuk menghentikan tindakan absurd dan tercela ini, yang terus mengulangi penyalahgunaan simbol dan kesucian Muslim, serta mendesak pertanggungjawaban pelaku didepan hukum,” demikian sikapnya, kemarin.

Kendati begitu, BPET MUI meminta umat Islam di Tanah Air agar tidak terprovokasi dengan aksi pembakaran Alquran di negara-negara Uni Eropa, terlebih melakukan aksi balasan dengan melakukan penodaan terhadap kitab suci agama lain.

“Umat Islam di Indonesia harus dapat mencontohkan cerminan utama dalam Islam Wasathiyah. BPET MUI mengingatkan, aksi ekstremisme di satu tempat hanya akan menimbulkan aksi serupa di lokasi lain, dan hal demikian tidaklah relevan dengan nilai-nilai kemanusiaan.”

Hal lain, BPET MUI mendukung langkah-langkah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menggunakan langkah diplomatik melalui pemanggilan Dubes dari negara-negara terkait untuk menyampaikan pernyataan resmi Indonesia mengutuk keras pembakaran Alquran ini yang telah melukai dan menodai toleransi umat beragama.

(Rob/parade.id)

Artikel MUI soal Pembakaran Alquran: Upaya Memprovokasi Perasaan Miliaran Muslim Dunia pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/mui-soal-pembakaran-alquran-upaya-memprovokasi-perasaan-miliaran-muslim-dunia/feed/ 0
Sikap FPI, GNPFU, dan PA 212 dalam Aksi 301 https://parade.id/sikap-fpi-gnpfu-dan-pa-212-dalam-aksi-301/ https://parade.id/sikap-fpi-gnpfu-dan-pa-212-dalam-aksi-301/#respond Tue, 31 Jan 2023 04:22:27 +0000 https://parade.id/?p=22834 Jakarta (parade.id)- Ratusan massa dari berbagai elemen umat Islam, kemarin, Senin (30/1/2023), melakukan aksi unjuk rasa bela Alquran di gedung Kedubes Swedia, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Dalam aksi tersebut, Front Persaudaraan Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPFU), dan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) mengelurakan sikap bersama terkait pembakaran Alquran yang dilakukan oleh politisi […]

Artikel Sikap FPI, GNPFU, dan PA 212 dalam Aksi 301 pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Ratusan massa dari berbagai elemen umat Islam, kemarin, Senin (30/1/2023), melakukan aksi unjuk rasa bela Alquran di gedung Kedubes Swedia, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Dalam aksi tersebut, Front Persaudaraan Islam (FPI), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPFU), dan Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) mengelurakan sikap bersama terkait pembakaran Alquran yang dilakukan oleh politisi Rasmus Paludan.

Pertama, massa mengutuk keras tindakan pembakaran Alquran. Kedua, mengutuk dan mengecam keras sikap negara Swedia, Denmark, dan Belanda yang dinilai massa justru melindungi dan memfasilitasi tindakan ekstrimis yang melukai hati  umat Islam seluruh dunia.

“Kami menyerukan agar pelaku penistaan kitab suci Alquran segera diseret kepada proses hukum,” demikian sikap ketiganya yang dibacakan Buya Husein.

Ketiga, menuntut pemerintah Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi ketuhanan yang maha esa, tidak hanya berhenti pada kecaman belaka tetapi melakukan tindakan politik yang lebih nyata, dengan memboikot, memutus hubungan diplomatik serta mengusir duta besar Swedia, Denmark, dan Belanda, sebagai negara yang memfasilitasi dan melindungi penistaan terhadap kitab suci Alquran.

Keempat, menuntut kepada negara-negara yang tergabung dalam organisasi Islam, untuk mengambil tindakan nyata terhadap Swedia, Denmark, dan Belanda, dengan memboikot dan memutus hubungan diplomatik negara-negara yang melindungi dan memfasilasi penistaan kitab suci Alquran.

Kelima, menyerukan kepada umat Islam sedunia untuk bersatu dan bahu membahu dalam melawan terhadap penistaan kitab suci Alquran dengan melakukan aksi nyata seperti melakuka pemboikotan terhadap produk-produk Swedia, Denmark, dan Belanda, yang telah nyata-nyata melindungi dan memfasilitasi penistaan terhadap kitab suci Alquran.

(Rob/parade.id)

Artikel Sikap FPI, GNPFU, dan PA 212 dalam Aksi 301 pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/sikap-fpi-gnpfu-dan-pa-212-dalam-aksi-301/feed/ 0
Ketum PBNU Menilai Pembakar Alquran Orang Putus Asa yang Hilang Akal https://parade.id/ketum-pbnu-menilai-pembakar-alquran-orang-putus-asa-yang-hilang-akal/ https://parade.id/ketum-pbnu-menilai-pembakar-alquran-orang-putus-asa-yang-hilang-akal/#respond Sun, 29 Jan 2023 07:33:48 +0000 https://parade.id/?p=22790 Jakarta (parade.id)- Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf menyangkan sikap Rasmus Paludan, ekstremis sayap kanan, dan politisi rasialis Swedia-Denmark, yang kembali melakukan aksi membakar Alquran. Gus Yahya menilai Paludan hanya orang putus asa yang hilang akal karena melihat kekalahan tak terhindarkan dari kesombongan identitasnya sendiri. “Whatever his cause is, it is doomed to fail. […]

Artikel Ketum PBNU Menilai Pembakar Alquran Orang Putus Asa yang Hilang Akal pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Ketua Umum PBNU, KH. Yahya Cholil Staquf menyangkan sikap Rasmus Paludan, ekstremis sayap kanan, dan politisi rasialis Swedia-Denmark, yang kembali melakukan aksi membakar Alquran. Gus Yahya menilai Paludan hanya orang putus asa yang hilang akal karena melihat kekalahan tak terhindarkan dari kesombongan identitasnya sendiri.

“Whatever his cause is, it is doomed to fail. Mari kita teruskan saja duduk santai menikmati kesyahduan iman kita sendiri sambil menunggu Rasmus Paludan runtuh bersama segala cita-citanya atau dia insaf kemudian berbelok ke jalan yang benar,” kata Gus Yahya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (28/1/203) malam.

Menurut Gus Yahya, meski kitab umat Islam dibakar, jelas Alquran tidak sedikit pun menjdi hina karena perbuatannya. Perbuatan Paludan justru akan sia-sia. Sebab, apabila dia bermaksud menjauhkan orang dari Alquran, perbuatan Paludan justru malah  mendorong rasa penasaran mereka yang belum tahu isi Alquran.

Jika maksud pembakarannya untuk melampiaskan kemarahan kepada Turki, kata Gus Yahya, Alquran tidak menanggung apa pun yang menjadi tanggung jawab Turki.

“Kalau dia bermaksud menyerukan agar Eropa kulit putih bersatu melawan Islam, perbuatannya justru memancing orang-orang Eropa dil uar kelompoknya untuk melawannya,” ujar Gus Yahya.

Jka terjadi konflik universal atas perbuatan Paludan itu, kata Gus Yahya, tidak akan ada kelompok, termasuk kelompok Paludan, yang bisa menang.

Paludan kembali melakukan aksinya membakar salinan Alquran pada Jumat (27/1/2023) waktu setempat. Aksi pembakaran kitan suci umat Islam dilakukan di depan masjid serta Kedutaan Besar Turki di Kopenhagen, Denmark.

“Masjid ini tidak punya tempat di Denmark,” kata Paludan dalam siaran langsung di halaman Facebooknya.

(Rob/parade.id)

Artikel Ketum PBNU Menilai Pembakar Alquran Orang Putus Asa yang Hilang Akal pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/ketum-pbnu-menilai-pembakar-alquran-orang-putus-asa-yang-hilang-akal/feed/ 0
Pembakar Alquran Menjadi Musuh Semua Orang yang Berpikiran Sehat https://parade.id/pembakar-alquran-menjadi-musuh-semua-orang-yang-berpikiran-sehat/ https://parade.id/pembakar-alquran-menjadi-musuh-semua-orang-yang-berpikiran-sehat/#respond Mon, 23 Jan 2023 06:15:47 +0000 https://parade.id/?p=22745 Jakarta (parade.id)- Ketua MUI Bidang Hublu dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan bahwa pembakar Alquran di Swedia oleh politisi Denmark Rasmus Paludan dan kelompok ekstrem adalah kelompok uncivilized, tak beradab dan menjadi musuh bagi semua orang yang berpikiran sehat. “Ini bukan saja tindakan yang sangat memalukan, akan tetapi juga tindakan yang tidak beradab. […]

Artikel Pembakar Alquran Menjadi Musuh Semua Orang yang Berpikiran Sehat pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Ketua MUI Bidang Hublu dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim mengatakan bahwa pembakar Alquran di Swedia oleh politisi Denmark Rasmus Paludan dan kelompok ekstrem adalah kelompok uncivilized, tak beradab dan menjadi musuh bagi semua orang yang berpikiran sehat.

“Ini bukan saja tindakan yang sangat memalukan, akan tetapi juga tindakan yang tidak beradab. Tindakan ini beberapa waktu yang lalu menuai konflik di beberapa tempat di Swedia. Mengecam keras dan sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh kelompok ekstrim kanan yang dipimpin oleh Rasmus Paludan,” demikian keterangannya kepada media, Senin (23/1/2023).

Menurut dia, kelompok ini benar-benar telah melakukan pelanggaran berat terhadap prinsip keharusan menghormati dan menjunjung tinggi hak-hak beragama. “Paludan dan kelompok ekstrem ini secara sengaja terus menebar xenofobia, rasialis, dan sekaligus islamofobia,” katanya.

Swedia seharusnya, kata dia, sudah menjadi negara di mana hak dan kebebasan beragama setiap warga dijamin secara hukum dan politik. Sebab itu penerintah Swedia harus menindak tegas Paludan dan semua pihak yang melindungi tindakan kelompok ekstrimis ini.

Jika tidak, maka ekstrimisme dan islamofobia akan terus menyebar dan membahayakan kemanusiaan di mana-mana.

“Akan tetapi saya heran, meskipun sudah dilakukan beberapa kali, pemerintah Swedia belum menindak tegas Paludan. Ini sama saja pemerintah melakukan pembiaran terhadap islamofobia dan betentangsn dengan keputusan PBB untuk melawan Islamofobia,” akunya.

Ia, MUI, meminta kepada Duta Besar Swedia untuk Indonesia agar menyampaiksn penjelasan secara terbuka terkait dengan kasus ini dan berjanji akan menindak serta menghentikan seluruh bentuk ekstrimisme.

Di samping itu, hematnya, Kemenlu seharusnya melakukan Diplomatic appeal kepada Dubes Swedia di Jakarta. Berikan peringatan kepada Dubes Swedia agar pelaku ditindak dan penerintah Swedia harus beritikad baik untuk lawan islamofobia.

“Jangan sampai, hubungan persahabatan Swedia-Indonesia ini terganggu karena kasus ini dibiarkan,” pesannya.

Pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kurs bernama Rasmus Paludan hari Sabtu, (21/1/2023) melakukan pembakaran Al Qur’an di Stockholm, ibu kota Swedia.

Di bawah perlindungan polisi Swedia, ia membakar kitab suci umat Islam itu di dekat gedung Kedutaan Besar Turki.

(Rob/parade.id)

Artikel Pembakar Alquran Menjadi Musuh Semua Orang yang Berpikiran Sehat pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/pembakar-alquran-menjadi-musuh-semua-orang-yang-berpikiran-sehat/feed/ 0
MUI Pusat Kutuk Pembakar Alquran di Swedia, Heran Tidak Dianggap Pelanggaran HAM https://parade.id/mui-pusat-kutuk-pembakar-alquran-di-swedia-heran-tidak-dianggap-pelanggaran-ham/ https://parade.id/mui-pusat-kutuk-pembakar-alquran-di-swedia-heran-tidak-dianggap-pelanggaran-ham/#respond Mon, 23 Jan 2023 04:47:45 +0000 https://parade.id/?p=22739 Jakarta (parade.id)- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Kiai Cholil Nafis mengutuk pembakar kitab suci umat Islam, Alquran di Swedia, kemarin, Sabtu (21/1/2023). Kiai Cholil pun heran dengan orang semacam ini karena tidak dianggap pelanggaran HAM oleh dunia. “Di Denmark ini masih banyak yg phobia akut kpd Islam. Dan, yg seperti ini tak dianggap pelanggaram […]

Artikel MUI Pusat Kutuk Pembakar Alquran di Swedia, Heran Tidak Dianggap Pelanggaran HAM pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Kiai Cholil Nafis mengutuk pembakar kitab suci umat Islam, Alquran di Swedia, kemarin, Sabtu (21/1/2023). Kiai Cholil pun heran dengan orang semacam ini karena tidak dianggap pelanggaran HAM oleh dunia.

“Di Denmark ini masih banyak yg phobia akut kpd Islam. Dan, yg seperti ini tak dianggap pelanggaram HAM oleh dunia. Saya mengutuk orang seperti ini dan mudah2-an mereka dikutuk oleh Allah,” kutuknya, lewat akun Twitter-nya, Senin (23/1/2023).

Pemimpin partai sayap kanan Denmark Stram Kurs bernama Rasmus Paludan hari Sabtu, (21/1/2023) melakukan pembakaran Al Qur’an di Stockholm, ibu kota Swedia. Di bawah perlindungan polisi Swedia, pemimpin partai Stram Kurs Denmark Rasmus Paludan membakar kitab suci umat Islam itu di dekat gedung Kedutaan Besar Turki.

Kiai Cholil meminta pemerintah Indonesia menanggapinya, dengan nota protes kepada negara Denmark. Hal ini kata dia untuk menjaga harmoni.

“Meminta pemerintah mengirim surat protes kpd pemerintah Denmark utk menjaga harmoni umat,” pintanya.

(Rob/parade.id)

Artikel MUI Pusat Kutuk Pembakar Alquran di Swedia, Heran Tidak Dianggap Pelanggaran HAM pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/mui-pusat-kutuk-pembakar-alquran-di-swedia-heran-tidak-dianggap-pelanggaran-ham/feed/ 0
Islamophobia di Swedia Kembali Terjadi https://parade.id/islamophobia-di-swedia-kembali-terjadi/ https://parade.id/islamophobia-di-swedia-kembali-terjadi/#respond Fri, 09 Dec 2022 11:07:35 +0000 https://parade.id/?p=22293 Jakarta (parade.id)- Islamofobia di Swedia kembali terjadi. Lagi-lagi Alquran yang dinistakan oleh kaum ekstrim kanan di negara tersebut. Majelis Ulama Indonesia (MUI), lewat Bidang Hublu dan Kerjasama Internasional, mengecam dan menyesalkan tindakan tersebut. “Mengecam dan sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh kelompok ekstrim kanan, yang dipimpin oleh Rasmus Paludan. Tindakan yang sudah menuai konflik di […]

Artikel Islamophobia di Swedia Kembali Terjadi pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Islamofobia di Swedia kembali terjadi. Lagi-lagi Alquran yang dinistakan oleh kaum ekstrim kanan di negara tersebut.

Majelis Ulama Indonesia (MUI), lewat Bidang Hublu dan Kerjasama Internasional, mengecam dan menyesalkan tindakan tersebut.

“Mengecam dan sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh kelompok ekstrim kanan, yang dipimpin oleh Rasmus Paludan. Tindakan yang sudah menuai konflik di beberapa tempat di Swedia ini bukan saja tindakan yang sangat memalukan, akan tetapi juga tindakan yang tidak beradab,” kata Ketua Bidang Bidang Hublu dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim, Jumat (9/12/2022), dalam keterang pers.

Menurut dia, kelompok ini benar-benar telah melakukan pelanggaran berat terhadap prinsip keharusan menghormati dan menjunjung tinggi hak-hak beragama. Swedia seharusnya sudah menjadi negara di mana hak dan kebebasan beragama setiap warga dijamin secara hukum dan politik.

“Paludan dan kelompok ekstrem ini adalah kelompok uncivilized dan menjadi musuh bagi semua orang yang berpikiran sehat. Paludan dan kelompok ekstrem ini menebar xenofobia, rasialis, ultra nasionalis dan sekaligus islamofobia,” kata dia.

Ia meminta pemerintah Swedia harus menindak tegas Paludan dan semua pihak yang melindungi tindakan kelompok ekstrimis ini. Jika tidak, lanjut dia, maka ekstrimisme dan islamofobia akan terus menyebar dan membahayakan kemanusiaan di mana-mana.

Di Indonesia, kata dia, Duta Besar Swedia harus menyampaikan penjelasan secara terbuka terksit dengan kasus ini dan berjanji akan menindak dan menghentikan seluruh bentuk ekstrimisme.

“Diplomatic appeal kepada Dubes Swedia juga perlu dilakukan oleh pemerintah RI. Jangan sampai, hubungan persahabatan Swedia-Indonesia ini terganggu karena kasus ini. Ini bukan kasus pertama, sebelumnya juga sudah terjadi,” pintanya.

Kejadian di atas terjadi pada Jumat lalu. Mengutip republika.co.id, terjadi di sebuah masjid di Stockholm, Swedia, di mana sebuah salinan Alquran dihancurkan kemudian digantung dengan rantai dekat pintu masuk masjid.

(Rob/parade.id)

Artikel Islamophobia di Swedia Kembali Terjadi pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/islamophobia-di-swedia-kembali-terjadi/feed/ 0
AQL akan Gelar Khatam Qur’an Kemerdekaan https://parade.id/aql-akan-gelar-khatam-quran-kemerdekaan/ https://parade.id/aql-akan-gelar-khatam-quran-kemerdekaan/#respond Fri, 12 Aug 2022 04:29:54 +0000 https://parade.id/?p=20944 Jakarta (parade.id)- AQL Islamic Center akan menggelar “Khatam Qur’an Kemerdekaan” dalam rangka menyambut dan menyukuri hari ulang tahun kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia. Rencananya, puncak khatam Qur’an akan dilaksanakan di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa malam, 16 Agustus 2022. Kemudian berlanjut dengan upacara kemerdekaan yang akan digelar di AQL Islamic School, Purwakarta, pada […]

Artikel AQL akan Gelar Khatam Qur’an Kemerdekaan pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- AQL Islamic Center akan menggelar “Khatam Qur’an Kemerdekaan” dalam rangka menyambut dan menyukuri hari ulang tahun kemerdekaan ke-77 Republik Indonesia.
Rencananya, puncak khatam Qur’an akan dilaksanakan di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa malam, 16 Agustus 2022.

Kemudian berlanjut dengan upacara kemerdekaan yang akan digelar di AQL Islamic School, Purwakarta, pada Rabu, 17 Agustus 2022.

Pimpinan AQL Islamic Center, KH Bachtiar Nasir, mengungkapkan alasan mengapa pihaknya menggelar kegiatan Khatam Qur’an Kemerdekaan ini. Salah satunya menurut UBN, sapaan akrabnya, karena Alquran adalah rahmat Allah SWT, bahkan menjadi rahmat terbesar dari Allah SWT, sebagaimana yang tertulis di surat Ar-Rahman ayat pertama (1): “(Allah) Yang Maha Pengasih, telah mengajarkan Al-Qur’an.”

Kemudian, lanjut dia, terkait kemerdekaan, bahwa telah ditulis dalam Pembukaan UUD 1945 alenia ketiga, “Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.”

Dengan pernyataan ini berarti bangsa Indonesia mengakui bahwa kemerdekaan adalah rahmat dari Allah SWT.

“Kita ‘lebur’ Ar-Rahman ayat 1-2 sebagai dalil langit, lalu Pembukaan UUD alinea ketiga sebagai landasan UU-nya atau aturannya. Maka kita akan mengisi kemerdekaan dengan program utamanya Khatam Qur’an Kemerdekaan,” ungkap UBN dalam konferensi pers secara daring pada Kamis, 11 Agustus 2022.

Selain khataman Qur’an, lanjut UBN, AQL juga akan menggelar upacara bendera pada 17 Agustus 2022, bakti sosial dan berbagai perlobaan hiburan.

Mengenai program Khatam Qur’an yang saat ini menjadi kegiatan unik AQL Islamic Center, UBN menjelaskan bahwa sebagai lembaga tadabur Al-Qur’an pihaknya tidak akan jauh-jauh dari Al-Qur’an dalam mengisi kemerdekaan. Apalagi kegiatan Khatam Qur’an juga telah berjalan sejak Syakban, Ramadan, kemudian Syawal dan dilanjutkan pada Milad AQL beberapa waktu lalu.

“Kita sudah ribuan kali khatam Qur’an,” kata UBN.

UBN mengaku, program Khatam Qur’an telah membawa keberkahan bagi lembaganya. Sehingga saat ini, dakwah AQL Islamic Center di masyarakat tidak lagi banyak berceramah tetapi cukup membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an.

Ia berharap, program khatam Qur’an yang akan dulakukan oleh masyarakat Indonesia menjadi sebab terbukanya pintu-pintu langit untuk keberkahan negeri ini.

Ketua Panitia Khatam Qur’an Kemerdekaan, Yeri Kusyeri, menambahkan secara teknis puncak kegiatan Khatam Qur’an Kemerdekaan akan dimulai pada Selasa malam (16/08) dengan melakukan khataman Qur’an di AQL Islamic Center, Tebet. Kemudian, pada Rabu (17/08) akan dilaksanakan sejumlah kegiatan yang dipusatkan di AQL Islamic School, Purwakarta. Dimulai Kuliah Semangat Pagi (KSP), Upacara Pengibaran Bendera yang akan diikuti sekitar 36 unit AQL dengan 800 peserta, dan dilanjutkan dengan lomba-lomba hiburan.*

Artikel AQL akan Gelar Khatam Qur’an Kemerdekaan pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/aql-akan-gelar-khatam-quran-kemerdekaan/feed/ 0