#ASARHumanity Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/asarhumanity/ Bersama Kita Satu Sun, 27 Mar 2022 05:23:04 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.1 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg #ASARHumanity Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/asarhumanity/ 32 32 Bersama ASAR Humanity, Duta Quran Indonesia Siap Lahirkan 1,4 Juta Hafiz https://parade.id/bersama-asar-humanity-duta-quran-indonesia-siap-lahirkan-14-juta-hafiz/ Sun, 27 Mar 2022 05:23:04 +0000 https://parade.id/?p=18597 Bogor (PARADE.ID)- Duta Quran Indonesia akan melahirkan 1,4 juta hafiz Quran di seluruh Indonesia. Presiden Duta Qur’an Indonesia, Ummi Rasyid mengatakan, dengan segala potensi yang ada pihaknya optimis cita-cita tersebut dapat diraih. Dan untuk mewujudkan hal itu, kata Ummi Rasyid, pihaknya bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan yang salah satu konsentrasinya membantu pondok pesantren dan rumah […]

Artikel Bersama ASAR Humanity, Duta Quran Indonesia Siap Lahirkan 1,4 Juta Hafiz pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Bogor (PARADE.ID)- Duta Quran Indonesia akan melahirkan 1,4 juta hafiz Quran di seluruh Indonesia. Presiden Duta Qur’an Indonesia, Ummi Rasyid mengatakan, dengan segala potensi yang ada pihaknya optimis cita-cita tersebut dapat diraih.

Dan untuk mewujudkan hal itu, kata Ummi Rasyid, pihaknya bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan yang salah satu konsentrasinya membantu pondok pesantren dan rumah tahfiz, yaitu ASAR Humanity. Salah satu langkah untuk mewujudkan cita-cita mulai itu adalah melalui Program Serbu Dutaqu.

“Kita mencari pahlawan kebaikan yang berminat mendonasikan sepuluh ribu saja per bulan untuk diimplementasikan menjadi berbagai program yang diselenggarakan Duta Quran Indonesia. Tujuannya kita akan bersama-sama mencetak 1,4 juta penghafal Qur’an,” kata Ummi Rasyid saat Grand Launching Duta Quran Indonesia dan Program Serbu Dutaqu di Kampus Al Madinah, Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Ahad (27/03/2022).

Untuk dapat mencetak para penghafal Quran, lanjut Ummi Rasyid, dibutuhkan berbagai infrastruktur. Mulai dari kondisi lembaga pendidikannya, santri, orang tua santri hingga lingkungan yang kondusif.

Pendiri Pesantren Tahfidz Ar-Rasyid, Cibinong, Bogor ini memberi contoh satu unsur hal yang harus diperhatikan dalam proses pembentukan penghafal Qur’an, yakni guru ngaji. Terutama dari sisi kesejahteraannya.

Saat ini, kata Ummi Rasyid, masih banyak guru ngaji yang mendapatkan upah di bawah Rp50.000 per bulan atau bahkan tak mendapatkan bayaran sekalipun.

Ummi Rasyid mengatakan, hanya sekitar 15 persen guru ngaji yang menerima bayaran Rp500.000 atau lebih.

“Hanya 15 persen dari data kami miliki itu menerima per bulan Rp500.000 ke atas. Selebihnya, Rp500.000 ke bawah. Dan bahkan di Kepulauan Aru, mereka tetap ikhlas mengajar di bagian Indonesia paling timur,” terangnya.

“Meskipun mereka harus meninggalkan kampungnya dengan menaiki perahu, pindah ke daratan, naik lagi ke tempatnya. Biasanya mereka tidak menerima bayaran,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden ASAR Humanity Dicky Irawan menambahkan, salah satu konsentrasi lembaga yang dipimpinnya saat ini adalah mendukung program tahfiz Qur’an yang dilakukan Duta Quran Indonesia.

“Di bawah kita banyak orang yang harus kita bantu untuk dapat belajar Alquran. Kita ingin menyejahterakan para guru ngaji yang selama ini masih dibantu ala kadarnya,” ungkap Dicky.

Dicky bercerita, saat dirinya berkunjung ke suatu tempat di Sulawesi ia bertanya pada seorang guru ngaji yang hanya mendapatkan bayaran Rp150.000 per bulan. Ia mengaku bertanya kepada sang ustaz mengapa tidak bekerja saja di pabrik atau perusahaan-perusahaan di sekitar tempat tinggalnya.

“Jawabannya membuat saya malu. Beliau bilang begini, ‘Pak Dicky meskipun saya nggak dibayar sekalipun, saya tetap bersama Al-Qur’an. Karena saya ingin menjadikan hidup mati saya bersama Alquran’,” ujarnya menirukan jawaban sang ustaz.

Karena itu, lanjut Dicky, lembaganya bertekad akan terus membersamai para penghafal Quran yang kini belajar di pesantren dan rumah tahfiz yang dinaungi Duta Qur’an Indonesia.

“Kita akan terus bersama para penghafal Quran yang karena merekalah negeri ini penuh dengan cahaya dan keberkahan serta menjadi negeri yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” pungkasnya.

Duta Quran Indonesia adalah sebuah lembaga non-profit yang berfokus pada peningkatan kualitas lembaga pendidikan Al-Qur’an, peningkatan mutu tenaga pendidik Al-Qur’an, dan penyelanggaraan program kegiatan untuk santri dan orang tua santri di seluruh Indonesia. Lembaga ini telah berpengalaman mengelola lembaga pendidikan Alquran lebih dari delapan tahun.

Menurut Ummi Rasyid, per 25 Maret 2022, Duta Quran Indonesia telah menaungi 1427 Pondok Pesantren dan Rumah Qur’an yang tersebar di 139 kota/kabupaten di seluruh Indonesia dengan jumlah guru 3228 orang dan 102 ribu santri.

Sedangkan ASAR Humanity adalah adalah lembaga kemanusiaan yang fokus dalam bidang pendidikan (khususnya pesantren tahfiz), emergency (kebencanaan) dan bantuan peduli dunia.

Secara resmi lembaga dengan tagline “tebar energi kebaikan, raih lipatan pahala” ini berdiri pada 1 November 2018 lalu. []

Artikel Bersama ASAR Humanity, Duta Quran Indonesia Siap Lahirkan 1,4 Juta Hafiz pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
ASAR Humanity Ajak Masyarakat Semakin Peduli di Bulan Ramadan https://parade.id/asar-humanity-ajak-masyarakat-semakin-peduli-di-bulan-ramadan/ Mon, 12 Apr 2021 06:30:55 +0000 https://parade.id/?p=11933 Jakarta (PARADE.ID)- Kedatangan bulan Ramadan tinggal menghitung jam. Gegap gempita penyambutannya terasa di mana-mana. Namun Ramadan tahun ini tampaknya masyarakat harus lebih bersabar dan makin menguatkan semangat berbagi karena pandemi Covid-19 belum usai. Hal tersebut diungkapkan Direktur ASAR Humanity, Dicky Irawan dalam kesempatan peluncuran Program Ramadhan ASAR Humanity yang bertajuk “Tebar Energi Ramadhan Raih Lipatan […]

Artikel ASAR Humanity Ajak Masyarakat Semakin Peduli di Bulan Ramadan pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Kedatangan bulan Ramadan tinggal menghitung jam. Gegap gempita penyambutannya terasa di mana-mana. Namun Ramadan tahun ini tampaknya masyarakat harus lebih bersabar dan makin menguatkan semangat berbagi karena pandemi Covid-19 belum usai.

Hal tersebut diungkapkan Direktur ASAR Humanity, Dicky Irawan dalam kesempatan peluncuran Program Ramadhan ASAR Humanity yang bertajuk “Tebar Energi Ramadhan Raih Lipatan Pahala” di Kawasan Depok, Jawa Barat, Senin (12/04/2021).

“Karena kondisi perekonomian yang nampaknya belum juga pulih, kami mengajak sahabat ASAR untuk semakin memperkuat kepedulian, apalagi di bulan Ramadan ini saat semua amal kebaikan dilipatgandakan balasannya,” ungkap Dicky.

Setidaknya ada lima program yang digulirkan ASAR Humanity di Ramadan tahun ini. Kelimanya adalah Batal Kuy, SABAR, Santunan Anak Yatim, THR Marbot & Guru Ngaji serta Birrul Walidain.

“Program pertama kami sebut Batal Kuy atau Berbagi Takjil. Kami menargetkan ada 36 ribu orang yang mendapatkan layanan ini. Sasarannya adalah mereka yang saat waktu berbuka puasa tiba masih berada di jalanan,” jelas Dicky.

Sedangkan program kedua, lanjutnya, adalah Sahur Bareng Relawan (SABAR). Yakni program sahur Bersama antara relawan ASAR Humanity dengan para mustahik.

“Insyaallah kami akan hadirkan jamuan sahur terbaik bagi para penerima manfaat dan paket sembako yang akan diantarkan oleh para relawan,” imbuh Dicky.

Selanjutnya program Santunan Anak Yatim, dengan memberikan bingkisan dan uang untuk memenuhi kebutuhan harian selama bulan Ramadan.

“Program lainnya adalah THR untuk Marbot dan Guru Ngaji. Untuk mereka yang hidupnya berkhidmat melayani umat dan Alquran, kami ingin memberikan apresiasi dengan memberikan THR dan sembako. Sehingga di hari Idulfitri, mereka bisa juga ikut merasakan kebahagiaan,” jelas Dicky.

Selain itu ada program istimewa yang diberi nama Birrul Walidain, yakni berbakti kepada kedua orang tua.

“Konsepnya kita akan berbagi kebahagiaan dengan 100 orang tua yang hidup sebatang kara. Mereka ini harus kita muliakan. Salah satu caranya dengan memberikan bantuan paket pangan,” ujarnya.

Lebih lanjut Dicky menjelaskan, kelima program ini akan diimplementasikan di empat lokasi yakni Tangerang, Depok, Bogor dan Subang, karena lokasi-lokasi tersebut terdapat para penerima manfaat.

“Dan penerima manfaat juga telah melalui proses assessment, sehingga insyaallah akan tepat sasaran,” pungkas Dicky.

Asar Humanity adalah lembaga kemanusiaan yang berdiri pada tahun 2018, lembaga ini hadir sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap masyarakat, yang berawal dari bidang pendidikan dan kemanusiaan.

ASAR Humanity bergerak di bidang sosial, kemanusiaan, dan keagamaan. ASAR Humanity hadir dalam bidang kemanusiaan khususnya kebencanaan yang terjadi di Indonesia. ASAR Humanity sudah beberapa kali hadir dalam medan bencana untuk menyalurkan bantuannya seperti bencana gempa bumi Lombok dan Palu, tsunami Banten, tragedi kemanusiaan yang terjadi di Papua dan bencana kemanusiaan lainnya.

(Rgs/PARADE.ID)

Artikel ASAR Humanity Ajak Masyarakat Semakin Peduli di Bulan Ramadan pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>