Baimofficial_13 Edukasi Publik Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/baimofficial_13-edukasi-publik/ Bersama Kita Satu Fri, 19 Jun 2026 01:04:02 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg Baimofficial_13 Edukasi Publik Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/baimofficial_13-edukasi-publik/ 32 32 Pemilik Akun TikTok Baimofficial_13 Edukasi Publik soal Kesejahteraan Primata https://parade.id/pemilik-akun-tiktok-baimofficial_13-edukasi-publik-soal-kesejahteraan-primata/ https://parade.id/pemilik-akun-tiktok-baimofficial_13-edukasi-publik-soal-kesejahteraan-primata/#respond Fri, 19 Jun 2026 01:04:02 +0000 https://parade.id/?p=30282 Jakarta (parade.id)- Samsul Hidayah, pemilik akun TikTok @BAIMOFFICIAL_13 dengan hampir 698 ribu pengikut, bukan sekadar konten kreator yang menampilkan tingkah lucu monyet ekor panjang bernama Baim dan beruk bernama Zero. Di balik video-video menggemaskan itu, ia mengemban misi edukasi tentang kesejahteraan primata sekaligus menjalankan aksi penyelamatan hewan yang diterlantarkan pemiliknya. Samsul mengaku tidak pernah merencanakan perjalanan […]

Artikel Pemilik Akun TikTok Baimofficial_13 Edukasi Publik soal Kesejahteraan Primata pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Samsul Hidayah, pemilik akun TikTok @BAIMOFFICIAL_13 dengan hampir 698 ribu pengikut, bukan sekadar konten kreator yang menampilkan tingkah lucu monyet ekor panjang bernama Baim dan beruk bernama Zero. Di balik video-video menggemaskan itu, ia mengemban misi edukasi tentang kesejahteraan primata sekaligus menjalankan aksi penyelamatan hewan yang diterlantarkan pemiliknya.

Samsul mengaku tidak pernah merencanakan perjalanan ini. Semuanya bermula dari permintaan sang anak yang terpikat video monyet lucu di media sosial. Baim, monyet ekor panjang yang kini berusia empat tahun, menjadi hewan primata pertama yang mereka pelihara pada 2021. Saat Baim hendak diserahkan ke orang lain karena perilakunya yang sulit dikendalikan, sang anak menangis histeris dan menolak berpisah. Dari situlah akun TikTok Baim lahir dan berkembang hingga meraih lebih dari 14 juta tanda suka.

Saat ini Samsul mengasuh enam ekor primata, sebagian besar hasil penyelamatan dari pemilik yang menelantarkan hewan mereka setelah tidak lagi merasa tertarik. Zero, beruk berusia 15 tahun, adalah salah satunya, dijemput langsung dari Bekasi dalam kondisi tidak terawat. Ada pula Dexter dan Memei yang murni hibahan dari orang-orang yang sudah menyerah merawat mereka.

“Banyak orang hanya menyukai primata saat masih kecil dan lucu. Begitu besar dan mulai nakal, mereka cuma dikurung di kandang. Itu salah,” tegas Ayah Baim, sapaan akrabnya, dalam keterangan yang diterima, Kamis (18/6/2026).

Pengalaman Ayah Baim sebagai mantan pelatih beruk dan monyet menjadi modal utama dalam menangani primata berkarakter agresif. Ia memahami dinamika sosial primata, termasuk konsep alfa dan beta dalam koloni. Beruk bernama Bastian di tempatnya berkarakter dominan (alfa), sementara Zero yang berbadan besar justru bersifat beta dan cenderung takut pada Bastian (beruk milik temannya).

Proses pendekatan dengan primata hasil rescue tidak mudah. Di awal, Ayah Baim dan timnya harus rela dicakar dan digigit demi membangun kembali kepercayaan hewan-hewan yang trauma. Namun hasilnya nyata: tidak satu pun primata asuhannya pernah menyerang anak kecil di lingkungan sekitar.

Kesejahteraan primata di tempat Ayah Baim diterapkan secara menyeluruh. Urusan sanitasi menjadi pekerjaan harian yang tidak ringan, seekor primata bisa buang air lebih dari sepuluh kali sehari. Penggunaan popok pun dibatasi hanya saat berinteraksi atau keluar rumah, demi mencegah iritasi kulit.

Untuk kesehatan, vaksinasi rabies dilakukan setahun sekali dan suntikan vitamin diberikan secara berkala. Untuk sakit ringan seperti demam dan pilek, Samsul memilih ramuan tradisional berupa rebusan kunyit dicampur madu. Sementara untuk diare, pertolongan pertamanya adalah air garam layaknya oralit.

Samsul juga aktif di komunitas South Monkey, wadah berbagi pengalaman sesama pemelihara primata.

Popularitas Baim dan Zero membawa Ayah Baim hingga ke pendopo kediaman Bupati Indramayu Lucky Hakim. Dalam kunjungan itu, Lucky Hakim mengaku kagum dengan ketenangan Zero dan cara Samsul menanganinya. “Mencari karakter setenang ini di mana pun akan sulit,” ujar Lucky Hakim saat menyuapi Zero dengan bubur.

Paradoks yang kerap disorot netizen adalah fakta bahwa Ayah Baim, yang memelihara enam primata, justru aktif mengimbau masyarakat umum agar tidak memelihara primata. Ia menjawab kritik itu dengan pengalaman nyata: primata bisa merusak seluruh isi rumah, membutuhkan 90 persen waktu pemiliknya setiap hari, menguras biaya besar, dan berpotensi menjerat pemilik secara hukum jika menyerang orang lain.

“Jika belum siap secara totalitas, lebih baik pelihara hewan domestik seperti kucing atau anjing. Primata pada hakikatnya adalah satwa liar,” tegasnya.

Soal legalitas, Ayah Baim menjelaskan bahwa monyet ekor panjang (Macaca fascicularis) dan beruk (Macaca nemestrina) masuk dalam kategori Appendix II CITES, sehingga belum termasuk satwa yang dilindungi penuh di Indonesia.

Di tingkat lokal, Ketua RT 13/8 Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara, Nuril Jamil menyatakan dukungan penuh atas kegiatan Samsul. Selain tidak ada keluhan warga, Ayah Baim juga dikenal sebagai donatur aktif kegiatan kemasyarakatan di lingkungan.*

Artikel Pemilik Akun TikTok Baimofficial_13 Edukasi Publik soal Kesejahteraan Primata pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/pemilik-akun-tiktok-baimofficial_13-edukasi-publik-soal-kesejahteraan-primata/feed/ 0