Jala PRT Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/jala-prt/ Bersama Kita Satu Fri, 10 Apr 2026 03:10:16 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg Jala PRT Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/jala-prt/ 32 32 Mandeknya RUU PRT di Momentum May Day Disorot Jala PRT https://parade.id/mandeknya-ruu-prt-di-momentum-may-day-disorot-jala-prt/ https://parade.id/mandeknya-ruu-prt-di-momentum-may-day-disorot-jala-prt/#respond Fri, 10 Apr 2026 03:10:16 +0000 https://parade.id/?p=30058 Jakarta (parade.id)- Peringatan May Day tahun ini kembali menjadi ruang untuk menyoroti isu perlindungan pekerja rumah tangga. Dalam wawancara yang dilakukan pada Rabu (8/4), Jala PRT menegaskan bahwa hingga kini Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PRT) masih belum disahkan. Menurut Jala PRT, kondisi ini menunjukkan bahwa pekerja rumah tangga masih belum menjadi prioritas dalam […]

Artikel Mandeknya RUU PRT di Momentum May Day Disorot Jala PRT pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Peringatan May Day tahun ini kembali menjadi ruang untuk menyoroti isu perlindungan pekerja rumah tangga. Dalam wawancara yang dilakukan pada Rabu (8/4), Jala PRT menegaskan bahwa hingga kini Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PRT) masih belum disahkan.

Menurut Jala PRT, kondisi ini menunjukkan bahwa pekerja rumah tangga masih belum menjadi prioritas dalam kebijakan ketenagakerjaan di Indonesia. Padahal, tanpa payung hukum yang jelas, kelompok pekerja ini tetap berada dalam posisi rentan terhadap berbagai bentuk pelanggaran, seperti jam kerja berlebih, upah tidak layak, hingga kekerasan.

Lebih lanjut, Jala PRT menilai bahwa hambatan politik dan rendahnya dorongan legislasi menjadi faktor utama yang menyebabkan RUU ini terus tertunda. Akibatnya, jutaan pekerja rumah tangga di Indonesia masih belum mendapatkan perlindungan hukum yang memadai.

Momentum May Day pun dimaknai sebagai kesempatan strategis untuk kembali mengangkat isu ini ke ruang publik. Selama ini, peringatan Hari Buruh kerap didominasi oleh pekerja sektor formal, sementara pekerja rumah tangga masih sering terpinggirkan dari narasi besar gerakan buruh.

Dalam konteks tersebut, Jala PRT mengajak publik untuk menjadikan May Day sebagai ruang perjuangan bersama.

“mari kita merayakan Hari Buruh Internasional ini dengan perlawanan terhadap kebijakan negara yang tidak pro kepada buruh. perayaan kita yaitu menuntut negara untuk bertanggung jawab dalam membuat kebijakan yang pro terhadap pekerja, mengawasi proses pelaksanaannya, sehingga berdampak bagi kelas pekerja. bagi perempuan di seluruh Indonesia, mari kita rayakan Hari Buruh Internasional dengan gegap gempita,” ujar Jumisih, perwakilan Jala PRT.

Dalam rangka May Day tahun ini, Jala PRT berencana menggelar sejumlah kegiatan, mulai dari kampanye publik hingga kolaborasi dengan organisasi masyarakat sipil. Fokus utama dari rangkaian kegiatan tersebut adalah mendorong percepatan pengesahan RUU PRT.

Selain menyasar pemerintah, Jala PRT juga mengajak masyarakat luas untuk ikut terlibat dalam mendukung perjuangan ini. Dukungan publik dinilai penting untuk memperkuat tekanan agar RUU PRT segera masuk dalam prioritas legislasi.

Jala PRT berharap momentum May Day tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi titik dorong perubahan nyata, khususnya bagi pekerja rumah tangga yang selama ini belum mendapatkan perlindungan yang setara.*

Artikel Mandeknya RUU PRT di Momentum May Day Disorot Jala PRT pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/mandeknya-ruu-prt-di-momentum-may-day-disorot-jala-prt/feed/ 0