#JPMB Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/jpmb/ Bersama Kita Satu Thu, 07 Mar 2024 04:33:46 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.2 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg #JPMB Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/jpmb/ 32 32 JPMB Sumatra Barat Sukses Berkolaborasi dengan FL Menggelar Kegiatan Kemah https://parade.id/jpmb-sumatra-barat-sukses-berkolaborasi-dengan-fl-menggelar-kegiatan-kemah/ Thu, 07 Mar 2024 04:33:46 +0000 https://parade.id/?p=26488 Jakarta (parade.id)– Jaringan Penggerak Moderasi Beragama (JPMB) Sumatera Barat sukses berkolaborasi dengan Future Leader (FL) menggelar kegiatan Kemah dan Deklarasi Kebangsaan di Pondok Pesantren Modern Nusul Ikhlas, di Tanah Datar, Sumbar, 2-3 Maret 2024. Direktur KMI Ponpes Nurul Ikhlas, Ustad Abdillah El Zakir menyambut baik acara yang diikuti 350 santri ini. “Kegiatan Kemah kebangsaan dengan tema […]

Artikel JPMB Sumatra Barat Sukses Berkolaborasi dengan FL Menggelar Kegiatan Kemah pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)– Jaringan Penggerak Moderasi Beragama (JPMB) Sumatera Barat sukses berkolaborasi dengan Future Leader (FL) menggelar kegiatan Kemah dan Deklarasi Kebangsaan di Pondok Pesantren Modern Nusul Ikhlas, di Tanah Datar, Sumbar, 2-3 Maret 2024.

Direktur KMI Ponpes Nurul Ikhlas, Ustad Abdillah El Zakir menyambut baik acara yang diikuti 350 santri ini.

“Kegiatan Kemah kebangsaan dengan tema penguatan moderasi beragama di kalangan santriwan/wati menurut saya suatu hal yang positif, karena kegiatan ini mendukung program-program penyiaran agama Islam sebagai rahmatan lil’alamin,” kata Ustad Abdillah.

Sementara, Koordinator JPMB Wilayah Sumbar, M Hafiz Al Habsy menyampaikan kegiatan ini berbeda dengan sebelumnya. Gelaran kali ini, lebih menekankan pada pembentukan rekayasa sosial untuk mentransformasikan nilai-nilai moderasi beragama.

“Alhamdulillah ini kegiatan kedua kita di tahun 2024, Insya Allah akan ada lagi kegiatan-kegiatan selanjutnya. Namun secara konsep kali ini kita menggunakan konsep rekayasa sosial untuk mentransformasikan nilai-nilai mederasi beragama. Berbeda dengan kegiatan sebelumnya yang berbentuk FGD atau diskusi,” katanya.

Pimpinan FL Sumatera Barat, Fauzan Akhiyar menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekedar pembahasan teoritis, tetapi juga dilakukan simulasi penerapan nilai-nilai moderasi beragama.

“Kita dari Future Leader telah menyusun silabus tentang moderasi beragama, jadi di dalamnya bukan hanya pembahasan teoritis. Kita masukkan simulasi untuk pemgimpelementasian dari nilai-nilai moderasi agama ini,” ucapnya.

Seperti kegiatan-kegiatan sebelumnya, Kemah dan Deklarasi Kebangsaan ini diakhiri dengan deklarasi yang dilakukan di halaman Pondok Pesantren Modern Nurul Ikhlas dengan poin-poin sebagai berikut.

  1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa
  2. Setia Kepada Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.
  3. Siap menguatkan toleransi untuk kerukunan umat beragama dengan menjaga citra Indonesia di luar negeri.
  4. Siap melawan intoleransi, radikalisme, terorisme, dan separatisme untuk menjaga keutuhan NKRI.
  5. Siap mencegah dan menangkal adanya paham-paham ekstrem transnasional yang dapat mengancam ideologi bangsa.
  6. Siap berkontribusi, berbakti dan bertanggung jawab untuk kepentingan bangsa Indonesia.

Artikel JPMB Sumatra Barat Sukses Berkolaborasi dengan FL Menggelar Kegiatan Kemah pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Seminar dan Deklarasi Penguatan Moderasi Beragama yang Digelar JPMB Menggaet Pemkot dan Forkopimda Sawahlunto https://parade.id/seminar-dan-deklarasi-penguatan-moderasi-beragama-yang-digelar-jpmb-menggaet-pemkot-dan-forkopimda-sawahlunto/ Mon, 19 Feb 2024 13:04:36 +0000 https://parade.id/?p=26377 Jakarta (parade.id)– Jaringan Penggerak Moderasi Beragama (JPMB) Sumatera Barat menggaet Pemerintah Kota Sawahlunto dan Forkopimda dalam kegiatan Seminar dan Deklarasi Kebangsaan, Senin, (19/02). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sentra Produksi IKM Sawahlunto tersebut dihadiri 250 Siswa/i dan Santriwan/Wati. Wali Kota Sawahlunto yang diwakili Sekdako Dr Ambun Kadri menyampaikan bahwa Sawahlunto menjadi pilihan yang tepat untuk pelaksanaan […]

Artikel Seminar dan Deklarasi Penguatan Moderasi Beragama yang Digelar JPMB Menggaet Pemkot dan Forkopimda Sawahlunto pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)– Jaringan Penggerak Moderasi Beragama (JPMB) Sumatera Barat menggaet Pemerintah Kota Sawahlunto dan Forkopimda dalam kegiatan Seminar dan Deklarasi Kebangsaan, Senin, (19/02).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sentra Produksi IKM Sawahlunto tersebut dihadiri 250 Siswa/i dan Santriwan/Wati.

Wali Kota Sawahlunto yang diwakili Sekdako Dr Ambun Kadri menyampaikan bahwa Sawahlunto menjadi pilihan yang tepat untuk pelaksanaan Seminar dan Deklarasi Kebangsaan yang mengusung tema “Penguatan Moderasi Beragama” tersebut.

“Sawahlunto pilihan yang tepat, kita menjadi Kota dengan indeks toleransi yang baik, masyarakat kita terbiasa dengan keberagaman” ucapnya.

Ambun Kadri menambahkan bahwa Sawahlunto sebagai kota tambang menjadi alasan keberagaman terbentuk. Hal itu mendorong terbentuknya masrakat dengan ragam etnis dan kepercayaan.

“Sebagai kota tambang, hal ini menjadikan Kota Sawahlunto memiliki masyarakat yang ragam etnis. Karena keberadaan tambang tersebut banyak menarik orang-orang luar datang dan menetap, sehingga masyarakat kita terbiasa dengan keberagaman,” tambahnya.

Koordinator JPMB Sumatera Barat, M Hafiz Al Habsy menyampaikan bahwa praktik moderasi beragama telah dicontohkan para founding father kita. Yakni Moh Hatta yang memfasilitasi perubahan sila pertama Pancasila pada awal kemerdekaan.

“Moderasi Beragama bukan soal mengenyampingkan urusan agama, tetapi bagaimana kita saling menghormati kepercayaan orang lain. Hal ini dicontohkan Bung Hatta sebagai salah satu tokoh yang memfasilitasi perubahan Sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi pemeluknya” menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa”,” ucapnya.

Kemudian Fadlih Rifenta, S.Pdi, M.Ag. ketua MUI Sawahlunto yang juga sebagai Narasumber dalam paparannya pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa moderasi beragama telah ada semenjak masa Nabi Muhammad SAW.

“Moderasi Beragama sudah ada dan sudah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW, hal ini kita lihat dari sikap Nabi Muhammad terhadap pamannya Abu Lahap yang tidak memeluk agama Islam, bahkan sangat membenci ajaran Islam,” sampainya.

Di penghujung acara, M Hafiz Al Habsy selaku Koordinator JPMB Wilayah Sumatera Barat memimpin deklarasi bersama Forkopimda, dan seluruh hadirin. Adapun enam poin deklarasi sebagai berikut:

  1. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa
  2. Setia Kepada Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI.
  3. Siap menguatkan toleransi untuk kerukunan umat beragama dengan menjaga citra Indonesia di luar negeri.
  4. Siap melawan intoleransi, radikalisme, terorisme, dan separatisme untuk menjaga keutuhan NKRI.
  5. Siap mencegah dan menangkal adanya paham-paham ekstrem transnasional yang dapat mengancam ideologi bangsa.
  6. Siap berkontribusi, berbakti dan bertanggung jawab untuk kepentingan bangsa Indonesia. *

Artikel Seminar dan Deklarasi Penguatan Moderasi Beragama yang Digelar JPMB Menggaet Pemkot dan Forkopimda Sawahlunto pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>