#KOI Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/koi/ Bersama Kita Satu Fri, 29 Apr 2022 04:04:43 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.1 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg #KOI Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/koi/ 32 32 KOI Perkenalkan Jersey Tim Indonesia untuk SEA Games Vietnam https://parade.id/koi-perkenalkan-jersey-tim-indonesia-untuk-sea-games-vietnam/ Fri, 29 Apr 2022 04:04:43 +0000 https://parade.id/?p=19265 Jakarta (PARADE.ID)- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) meluncurkan jersey tim Indonesia untuk SEA Games Vietnam yang akan berlangsung pada 12-23 Mei 2022 yang diharapkan menjadi penyemangat tim Merah Putih dalam berprestasi pada pesta olahraga Asia Tenggara tersebut. Semangat tersebut, menurut Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games Vietnam Ferry J Kono, terpancar dari desain jersey […]

Artikel KOI Perkenalkan Jersey Tim Indonesia untuk SEA Games Vietnam pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) meluncurkan jersey tim Indonesia untuk SEA Games Vietnam yang akan berlangsung pada 12-23 Mei 2022 yang diharapkan menjadi penyemangat tim Merah Putih dalam berprestasi pada pesta olahraga Asia Tenggara tersebut.

Semangat tersebut, menurut Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games Vietnam Ferry J Kono, terpancar dari desain jersey yang akan dikenakan tim Indonesia dalam SEA Games Vietnam dengan arsiran panah yang terinspirasi dari sayap Garuda yang melambangkan atlet Indonesia siap berprestasi setinggi-tingginya.

“Komposisi baju tim Indonesia yang tampil tetap yang putih dan merah yang akan menjadi warna dominan untuk competition jersey. Adapun warna hitam adalah seragam kontingen yang akan dipakai saat mereka berada di hotel atau saat tidak bertanding,” kata Ferry dalam peluncuran official jersey Tim Indonesia di kantor Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Jakarta, Kamis.

Ferry mengatakan desain jersey tidak melibatkan desainer luar, melainkan dari dalam negeri, dengan jersey akan disesuaikan dengan pakaian bertanding dari masing-masing cabang olahraga.

“Khusus untuk SEA Games memang mayoritas negara-negara, seperti Singapura, menggunakan dominan merah putih, sehingga kita ingin mempertegas kehadiran tim Indonesia, dengan warna hitam,” kata Ferry.

Warna yang dominan dalam pakaian tim Indonesia untuk SEA Games Vietnam — merah, putih dan hitam — juga sama seperti logo tim Indonesia.

Perlengkapan jersey dan apparel tim Indonesia juga dapat dimiliki supporter, khususnya suporter olahraga di Indonesia, sehingga bisa menunjukkan kebanggaan dan dukungan dengan menggunakan jersey asli yang dijual resmi.

Desain kali ini, menurut Ferry, juga akan khusus dikenakan atlet di SEA Games karena Tim Indonesia akan menggunakan jersey yang berbeda dalam setiap turnamen multievent.

Selain, meluncurkan jersey tim Indonesia untuk SEA Games, KOI juga meresmikan NOC Indonesia Studio, yang merupakan fasilitas yang disiapkan untuk jurnalis dari seluruh media.

“Buat teman-teman media kita sudah menyiapkan lot ini, diharapkan menjadi pusat informasi ketika kegiatan-kegiatan berjalan Buat teman media yang tidak berangkat ke Vietnam kita akan seeding terus,” kata Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari.

“Di sebelahnya ada ruang serbaguna untuk tim CdM, sehingga informasi akan mudah didapatkan. Rumah NOC selalu terbuka pintunya untuk siapapun yang hadir ketika urusannya tentang olahraga. Melalui upaya-upaya ini kita bisa menyampaikan informasi penting termasuk laporan update,” pungkas dia.

*Sumber: Antara

Artikel KOI Perkenalkan Jersey Tim Indonesia untuk SEA Games Vietnam pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
KOI Laporkan Progres Sanksi WADA kepada Jokowi di Sela KTT G20 https://parade.id/koi-laporkan-progres-sanksi-wada-kepada-jokowi-di-sela-ktt-g20/ Sun, 31 Oct 2021 23:56:18 +0000 https://parade.id/?p=15922 Jakarta (PARADE.ID)- Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari melaporkan progres penyelesaian sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) kepada Presiden Joko Widodo di sela KTT G20 di Roma, Italia, Sabtu waktu setempat. Oktohari yang juga ketua satgas percepatan pembebasan sanksi WADA itu mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut, presiden berpesan agar proses pencabutan sanksi terhadap […]

Artikel KOI Laporkan Progres Sanksi WADA kepada Jokowi di Sela KTT G20 pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari melaporkan progres penyelesaian sanksi Badan Anti-Doping Dunia (WADA) kepada Presiden Joko Widodo di sela KTT G20 di Roma, Italia, Sabtu waktu setempat.

Oktohari yang juga ketua satgas percepatan pembebasan sanksi WADA itu mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut, presiden berpesan agar proses pencabutan sanksi terhadap Lembaga Anti-Doping Indonesia (LADI) dapat segera dituntaskan.

Okto melaporkan bahwa satgas langsung bergerak cepat setelah menerima tugas dari Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali untuk membantu percepatan pembebasan sanksi WADA terhadap LADI. LADI, lanjut dia, bahkan telah bekerja keras menyelesaikan 24 permasalahan yang tertunda (pending matters) yang saat ini sudah diserahkan kepada WADA.

“Saya melaporkan kepada presiden bahwa saat ini kami memiliki komunikasi intensif, baik dengan WADA, RADO (Badan Anti-Doping Regional) Asia, serta JADA (Badan Anti-Doping Jepang) yang akan mendampingi LADI. Respons dari Rheza Maulana (Wakil Ketua LADI) juga cepat menyelesaikan pending matters,” tutur Okto.

Menurut Okto, pihaknya akan melakukan rapat bersama pada 2 November mendatang bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk WADA, RADO Asia, JADA, LADI, Kemenpora, dan Kementerian Keuangan.

“Kami ingin memastikan fairness (keadilan) bagi semua sehingga kami akan memberikan gambaran utuh dan menjelaskan situasinya kepada WADA. Kami melihat ada celah untuk mendapatkan titik temu permasalahan ini,” pungkasnya.

KOI sebelumnya telah bertemu dan berkomunikasi langsung dengan Presiden WADA Witold Banka di General Assembly Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC) di Crete, Yunani, akhir pekan lalu.

Okto beserta pengurus Komite Olimpiade Indonesia saat ini masih berada di Eropa dalam rangka diplomasi olahraga, baik memperkuat sinergi dengan Komite Olimpiade Internasional (IOC), Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC), Federasi Internasional (IF) serta membantu upaya percepatan pembebasan sanksi WADA terhadap LADI.

*Sumber: Antara

Artikel KOI Laporkan Progres Sanksi WADA kepada Jokowi di Sela KTT G20 pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
KOI Bersyukur Indonesia Tambah Atlet ke Olimpiade Tokyo Lewat Surfing https://parade.id/koi-bersyukur-indonesia-tambah-atlet-ke-olimpiade-tokyo-lewat-surfing/ Sun, 06 Jun 2021 12:55:30 +0000 https://parade.id/?p=12995 Jakarta (PARADE.ID)- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengaku bersyukur karena Indonesia menambah atletnya pada Olimpiade 2020 Tokyo yang akan digelar pada 23 Juli-8 Agustus mendatang. Pengurus Besar Pesatuan Selancar Ombak Indonesia (PB PSOI) meloloskan satu atletnya menuju Olimpiade 2020 Tokyo, yakni Rio Waida yang akan tampil pada nomor shortboard putra. Kepastian itu diumumkan Asosiasi Selancar Internasional […]

Artikel KOI Bersyukur Indonesia Tambah Atlet ke Olimpiade Tokyo Lewat Surfing pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) mengaku bersyukur karena Indonesia menambah atletnya pada Olimpiade 2020 Tokyo yang akan digelar pada 23 Juli-8 Agustus mendatang.

Pengurus Besar Pesatuan Selancar Ombak Indonesia (PB PSOI) meloloskan satu atletnya menuju Olimpiade 2020 Tokyo, yakni Rio Waida yang akan tampil pada nomor shortboard putra.

Kepastian itu diumumkan Asosiasi Selancar Internasional (ISA) melalui laman resminya, Minggu. Rio berhak mendapat tiket Olimpiade setelah dua peselancar Jepang, yakni Shun Murakami dan Hiroto Ohhara harus berebut satu slot tersisa pada hari terakhir Surf City El Salvador ISA World Surfing Games 2021, 29 Mei- 6 Juni.

“Alhamdulillah Indonesia menambah lagi perwakilan atlet yang akan tampil di Olimpiade Tokyo dari cabang olahraga surfing. Rio lolos kualifikasi karena penampilannya di World Surfing Games 2019, tetapi penampilan Rio di El Savador pun sangat baik karena dia masuk perempat final. Ini artinya membuktikan peselancar Indonesia juga mampu bersaing di kelas dunia,” kata Sekretaris Jenderal KOI Ferry J Kono dalam keterangan tertulisnya.

Berdasarkan aturan kualifikasi Olimpiade, satu negara hanya boleh diwakili dua peselancar. Jepang sudah memiliki satu wakilnya, yakni Kanoa Igarashi yang lolos seusai masuk top ten Liga Surfing Dunia (WSL) 2019.

Dengan demikian, tiket milik Jepang yang sempat diamankan Murakami di World Surfing Games 2019 dialokasikan untuk Rio. Saat itu, Murakami mendapat jatah tiket kontinental zona Asia setelah menempati ranking empat di final. Sementara, Rio di posisi sembilan tetapi menjadi peselancar terbaik kedua dari Asia.

Ferry mengatakan keberhasilan tersebut tak terlepas dari kerja keras PSOI. Bukan sekadar dari pembinaan yang telah dilakukan PSOI, melainkan juga perjuangan mereka untuk mengirimkan atlet pada kualifikasi surfing terakhir di El Salvador.

“Kami sangat mengapresiasi proses PSOI yang sudah berusaha keras membawa atlet-atlet Indonesia tampil di sana. Bukan cuma karena pandemi COVID-19, tetapi juga proses keimigrasian.”

“Kita tidak memiliki KBRI di sana sehingga sekretariat KOI beberapa kali mengirim surat ke pihak luar negeri dan Pak Sesmenpora (Gatot S Dewa Broto) juga membantu dengan berkomunikasi dengan KBRI Kolombia agar peselancar kita bisa masuk El Salvador,” ujar Ferry.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Umum PSOI Arya Sena Subyakto. Dia mengatakan syarat kualifikasi yang ditetapkan ISA tidak mudah, yakni hanya 20 peselancar terbaik di dunia yang diperbolehkan tampil pada debut surfing di Olimpiade, di mana 10 tiket diberikan khusus kepada peselancar yang masuk top ten ranking WSL dan sisanya diperebutkan melalui kualifikasi.

“Kami sangat gembira karena lolos Olimpiade ini tidak mudah. Perjuangan peselancar Indonesia di El Savador juga luar biasa, misalnya I Ketut Agus Aditya Putra yang mampu masuk semifinal tetapi belum berhasil di repechange 11,” kata Arya.

“Kami mendapat pelajaran berharga dari sini dan setelah pulang ke Indonesia kami akan menyiapkan diri lagi. Terutama, memperkuat mental Rio untuk tampil di Olimpiade karena secara skill pertandingan dia sudah siap,” tambah dia.

Surfing akan mempertandingkan dua nomor di Olimpiade Tokyo nanti, yakni shortboard putra dan putri. Perlombaan akan digelar di Pantai Shidashita yang berjarak 64 km dari Tokyo.

Lolosnya Rio sekaligus menambah wakil Indonesia yang akan turun di Olimpiade Tokyo. Beberapa atlet Indonesia lainnya yang sudah siap berangkat adalah Lalu Muhammad Zohri dari atletik, Riau Ega Agatha dan Diananda Chairunisa dari panahan, Vidya Rafika Rahmatan Thayiba dari cabang olahraga menembak, dan Mutiara/Melani dari dayung.

Sementara itu, sisanya merupakan wakil dari cabang bulu tangkis dan angkat besi.

*Sumber: antaranews.com

Artikel KOI Bersyukur Indonesia Tambah Atlet ke Olimpiade Tokyo Lewat Surfing pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
KOI Butuh Dukungan Pemerintah untuk Olimpiade 2032 https://parade.id/koi-butuh-dukungan-pemerintah-untuk-olimpiade-2032/ Wed, 05 Aug 2020 13:40:08 +0000 https://parade.id/?p=5355 Jakarta (PARADE.ID)- Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menyatakan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah untuk menunjukkan keseriusannya menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 menyusul persaingan yang semakin ketat. Indonesia akan bersaing dengan Australia, India, Korut-Korsel, China, dan Jerman. Bahkan baru-baru ini Qatar juga turut menyatakan keseriusannya menjadi tuan rumah pesta olahraga […]

Artikel KOI Butuh Dukungan Pemerintah untuk Olimpiade 2032 pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari menyatakan bahwa pihaknya membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah untuk menunjukkan keseriusannya menjadi tuan rumah Olimpiade 2032 menyusul persaingan yang semakin ketat.

Indonesia akan bersaing dengan Australia, India, Korut-Korsel, China, dan Jerman. Bahkan baru-baru ini Qatar juga turut menyatakan keseriusannya menjadi tuan rumah pesta olahraga empat tahunan itu.

“Qatar sudah bersurat ke IOC (Komite Olimpiade Internasional) untuk ikut proses bidding pekan lalu. Dengan semakin banyaknya peminat untuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2032, kita harus semakin menunjukkan keseriusan menjadi tuan rumah,” kata Oktohari melalui keterangan resminya yang diterima di Jakarta, Rabu.

Selama ini Indonesia, menurutnya, belum melakukan hal yang signifikan menunjukkan keseriusannya menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Padahal dukungan tersebut merupakan syarat utama saat bidding nanti.

Semula, Oktohari bersama Presiden Joko Widodo sebetulnya sudah berencana melakukan kunjungan ke markas IOC di Lausanne, Swiss pada April. Namun dibatalkan karena kondisi pandemi COVID-19.

Demi memenangkan proses bidding, KOI saat ini mulai intensif membangun komunikasi dengan stakeholder guna menyamakan persepsi serta mengkampanyekan rencana Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 kepada masyarakat.

“Kami juga masih perlu menyamakan persepsi dengan seluruh masyarakat bangsa Indonesia bahwa kita mampu menjadi negara Asia Tenggara pertama yang jadi tuan rumah dan menggelar Olimpiade.”

“Kita juga harus bisa meyakinkan dunia bahwa sukses di Asian Games dan Asian Para Games 2018 menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik nantinya. Ini akan mengubah wajah dan citra bangsa Indonesia di kancah olahraga dunia,” tutur Oktohari.

(Antara/PARADE.ID)

Artikel KOI Butuh Dukungan Pemerintah untuk Olimpiade 2032 pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
KOI Harapkan Kemenpora Tidak Terlena dengan Raihan Opini WTP https://parade.id/koi-harapkan-kemenpora-tidak-terlena-dengan-raihan-opini-wtp/ Mon, 27 Jul 2020 10:14:59 +0000 https://parade.id/?p=4823 Jakarta (PARADE.ID)- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) berharap Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tidak terlena dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena hal tersebut tidak permanen. “WTP ini kan bukan hal yang permanen, ini bisa berubah. Mudah-mudahan dengan mendapat WTP ini bisa mendorong Kemenpora untuk semakin profesional, sehingga pasti berdampak […]

Artikel KOI Harapkan Kemenpora Tidak Terlena dengan Raihan Opini WTP pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) berharap Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tidak terlena dengan raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) karena hal tersebut tidak permanen.

“WTP ini kan bukan hal yang permanen, ini bisa berubah. Mudah-mudahan dengan mendapat WTP ini bisa mendorong Kemenpora untuk semakin profesional, sehingga pasti berdampak terhadap prestasi dari atlet itu sendiri,” Ketua Umum KOI Raja Sapta Oktohari dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Pria yang akrab dipanggil Okto itu mengaku mengapresiasi pencapaian Kemenpora di bawah pimpinan Zainudin Amali. Apalagi untuk meraih opini WTP harus menunggu sepuluh tahun. Untuk itu semuanya harus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Saya dapat kabar itu dari Menpora langsung. Saya sudah ucapkan selamat, karena ini kan setelah beberapa tahun Kemenpora agak sulit untuk dapat WTP. Itu Prestasi yang tidak bisa diabaikan,” kata pria yang juga ketua umum PB ISSI itu.

Apresiasi WTP yang diraih Kemenpora juga datang dari akademisi olahraga yaitu Tandiyo Rahayu. Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang itu berharap membaiknya tata kelola keuangan Kemenpora bisa diikuti dengan hal yang lain.

“Saya menyambut baik klasifikasi WTP yang diberikan kepada Kemenpora oleh BPK. Semoga setelah tata kelola keuangan yang baik dan akuntabel, dapat diikuti dengan tata rencana dan tata laksana program kerja yang baik, benar, terarah dan fokus pada pembangunan keolahragaan nasional,” kata Tandiyo Rahayu.

Begitu juga dengan anggota Komisi X DPR RI Illiza Sa’aduddin. Wanita yang juga yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Panahan Indonesia (PP Perpani) berharap dampak positif dari opini WTP itu terus berlanjut karena untuk mengelola olahraga itu harus dimulai tata kelola yang baik.

“Perpani kan baru saja melaksanakan MoU bantuan Pelatnas dengan Kemenpora, dan Alhamdulillah saya lihat kinerjanya jadi lebih bagus, lebih terukur. Tidak ada kesulitan dalam kepengurusan administrasi keuangan dan lain sebagainya,” kata Illiza Sa’aduddin.

BPK pada Rabu (22/7) telah menyerahkan langsung Laporan Hasil Pemeriksaan Nomor 02/BA-LHP-LK-XVI.3/7/2020 ke Kantor Kemenpora. Berita acara serah terima ditandatangani oleh Anggota BPK Achsanul Qosasi dan Menpora Zainudin Amali.

(Antara/PARADE.ID)

Artikel KOI Harapkan Kemenpora Tidak Terlena dengan Raihan Opini WTP pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>