#Menhub Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/menhub/ Bersama Kita Satu Mon, 12 Apr 2021 10:25:06 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg #Menhub Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/menhub/ 32 32 Menhub Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung https://parade.id/menhub-tinjau-proyek-kereta-cepat-jakarta-bandung/ Mon, 12 Apr 2021 10:25:06 +0000 https://parade.id/?p=11960 Jakarta (PARADE.ID)- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), Senin. Dalam rilis yang diterima di Jakarta, Senin disebutkan Menhub meninjau beberapa lokasi di antaranya Stasiun Padalarang, Stasiun Tegalluar, Depo Angkutan Rel Tegalluar dan fasilitas Track Laying Tegalluar. Menkomarves dan […]

Artikel Menhub Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau proyek pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), Senin.

Dalam rilis yang diterima di Jakarta, Senin disebutkan Menhub meninjau beberapa lokasi di antaranya Stasiun Padalarang, Stasiun Tegalluar, Depo Angkutan Rel Tegalluar dan fasilitas Track Laying Tegalluar.

Menkomarves dan Menhub melihat lokasi Stasiun Padalarang yang menjadi titik stasiun tambahan dalam rute KCJB. Penambahan stasiun ini dilakukan untuk memberikan pilihan kenyamanan terintegrasi yang lebih baik karena lokasinya dekat dengan Stasiun Bandung.

Selanjutnya, kedua Menteri mengecek progres pembangunan Stasiun Tegalluar yang sedang berjalan. Kemudian, mengunjungi Depo Kereta Cepat Tegalluar, di Rancaekek, Kabupaten Bandung. Di sana, kedua Menteri melihat rel KJCB yang beberapa waktu lalu telah diangkut dari Pelabuhan Cilacap ke Rancaekek Bandung menggunakan kereta api, untuk selanjutnya dibawa ke Tegalluar. Hingga saat ini proses pengangkutan rel masih berlangsung.

Kemudian, kedua Menteri juga meninjau track laying facility yang merupakan fasilitas penunjang pemasangan rel. Saat ini tengah dilakukan proses pengelasan rel, dari yang awalnya masing-masing rel sepanjang 50 m menjadi 500 m. Selanjutnya, rel-rel yang telah tersambung diangkut dari track laying facility menuju lokasi pemasangan rel di trase KCJB.

Dalam kesempatan tersebut, Menkomarves dan Menhub mendapatkan penjelasan dari Dirut PT KCIC Dwiyana Slamet Riyadi mengenai progres pembangunan KCJB. Saat ini PT KCIC terus melaksanakan pembangunan KCJB yang ditargetkan selesai pada tahun 2022. Saat ini pembangunan yang dilakukan tidak hanya pembangunan jalur kereta, namun secara bersamaan dilakukan pembangunan stasiun dan sarana penunjang lainnya.

Turut hadir dalam peninjauan, Wakil Menteri II Badan Usaha Milik Negara Kartika Wirjoadmodjo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Duta Besar Repulik Rakyat Tiongkok Xiao Qian.

*Sumber: antaranews.com

Artikel Menhub Tinjau Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Menhub Akui Program Tol Laut Belum Maksimal https://parade.id/menhub-akui-program-tol-laut-belum-maksimal/ Fri, 19 Jun 2020 12:04:45 +0000 https://parade.id/?p=858 Jakarta (PARADE.ID) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui bahwa program tol laut belum dijalankan secara maksimal, karena itu perlu adanya peningkatan. “Ini memang satu hal penting untuk disadari, selama saya jadi menteri hampir empat tahun melihat bahwa tol laut belum maksimal,” kata Menhub Budi saat memberikan sambutan pada Pelantikan Pengurus DPP Asosiasi Perusahaan Pelayanan […]

Artikel Menhub Akui Program Tol Laut Belum Maksimal pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengakui bahwa program tol laut belum dijalankan secara maksimal, karena itu perlu adanya peningkatan.

“Ini memang satu hal penting untuk disadari, selama saya jadi menteri hampir empat tahun melihat bahwa tol laut belum maksimal,” kata Menhub Budi saat memberikan sambutan pada Pelantikan Pengurus DPP Asosiasi Perusahaan Pelayanan Niaga Indonesia (INSA) dan Webinar INSA di Jakarta, Jumat.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan salah satu faktor penyebabnya adalah belum optimalnya angkutan balik dari wilayah timur ke barat Indonesia.

“Kita perlu improve (tingkatkan), kita harus meletakkan hati kita tol laut agar ini memang berjalan dengan baik. Satu problem (masalah) adalah angkutan dari timur ke barat belum ada,” katanya.

Padahal, Budi menilai wilayah timur Indonesia memiliki komoditas yang kompetitif yang dibutuhkan di Pulau Jawa, seperti ikan, rumput laut dan kayu.

Untuk itu, Ia meminta peran serta INSA untuk mencari komoditas wilayah timur yang bisa diangkut sebagai ketersediaan logistik untuk wilayah barat.

“Anggota INSA yang terlibat dalam tol laut juga berperan serta mencari barang di Indonesia timur ke sini. Ada anggota INSA di angkutan batubara, bersama-sama buat CSR (tanggung jawab sosial perusahaan) ke pedalaman Kaimana, Sorong, Merauke,” katanya.

Dengan demikian, Menhub menuturkan selain mendapatkan logistik untuk diangkut, juga bisa membuka kesempatan lapangan kerja, bahkan menjadi bisnis.

Namun, Menhub memastikan saat ini sembilan bahan pokok sudah hadir di wilayah timur serta disparitas harga yang sudah berupaya ditekan hingga tidak jauh berbeda dengan di Pulau Jawa.

“Tol laut menjadi hal yang penting bagi saudara-saudara kita di Indonesia bagian timur. Tol laut adalah menjadi suatu upaya kita memastikan supply (ketersediaan) logistik di bagian timur jalan dengan baik. Kita pastikan beras, minyak, gula dan sembilan bahan pokok ada di sana. Lebih dari itu, kita pastikan disparitas harga antara di Jawa dengan di Indonesia bagian timur harus sudah sama,” ujarnya.
(antara/PARADE.ID)

Artikel Menhub Akui Program Tol Laut Belum Maksimal pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>