#NASA Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/nasa/ Bersama Kita Satu Mon, 15 Nov 2021 04:07:41 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.1 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg #NASA Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/nasa/ 32 32 Asteroid Sebesar Gedung Tertinggi di Dunia Menuju Bumi https://parade.id/asteroid-sebesar-gedung-tertinggi-di-dunia-menuju-bumi/ Mon, 15 Nov 2021 04:07:41 +0000 https://parade.id/?p=16167 Jakarta (PARADE.ID)- Sebuah asteroid besar, yang ukurannya sebanding dengan gedung tertinggi di Bumi, sedang menuju planet ini pada pertengahan Desember, seperti yang dicatat oleh pelacak asteroid NASA. Disebut sebagai 163899 (2003 SD220), asteroid besar ini memiliki diameter sekitar 791 meter, hampir setengah mil panjangnya. Ini hampir seukuran Burj Khalifa di Dubai, bangunan buatan manusia tertinggi […]

Artikel Asteroid Sebesar Gedung Tertinggi di Dunia Menuju Bumi pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Sebuah asteroid besar, yang ukurannya sebanding dengan gedung tertinggi di Bumi, sedang menuju planet ini pada pertengahan Desember, seperti yang dicatat oleh pelacak asteroid NASA.

Disebut sebagai 163899 (2003 SD220), asteroid besar ini memiliki diameter sekitar 791 meter, hampir setengah mil panjangnya. Ini hampir seukuran Burj Khalifa di Dubai, bangunan buatan manusia tertinggi di Bumi.

Namun, pengamatan yang dilakukan pada tahun 2015 oleh Observatorium Arecibo di Puerto Rico menunjukkan bahwa itu bisa jauh lebih besar, setidaknya 2 kilometer panjangnya, dengan pengamat membandingkan bentuknya seperti ubi jalar.

NASA kemudian datang dengan pengukuran yang berbeda, sekitar 1,6 kilometer, dan membandingkan bentuknya dengan kuda nil. Namun, perkiraan NASA saat ini menempatkan asteroid pada diameter 791 meter, demikian mengutip Jersalem Post, Senin.

Asteroid itu akan terbang melewati Bumi pada 17 Desember dalam jarak sekitar 5,4 juta kilometer dari planet dengan kecepatan 5,6 km/detik.

Sebagai perbandingan, jarak antara Bumi dan Bulan jauh lebih dekat dari itu–sekitar 385.000 km. Dengan demikian, meskipun diklasifikasikan sebagai Asteroid Berpotensi Berbahaya (PHA) karena ukuran dan jaraknya yang dekat dengan Bumi, tampaknya tidak menimbulkan ancaman bagi planet ini.

Bahkan, NASA telah menyatakan Bumi aman dari dampak asteroid selama 100 tahun ke depan.

Asteroid ini termasuk dalam kelas Aten, artinya orbitnya bersilangan dengan orbit Bumi mengelilingi Matahari, tetapi menghabiskan sebagian besar waktunya di dalamnya.

Ada kemungkinan teoritis suatu hari nanti bisa menyerang planet ini, tetapi perhitungan saat ini menunjukkan itu bukan masalah.

Namun, ada nilai lain di asteroid ini, karena berpotensi menjadi lokasi misi eksplorasi robot.

Saat ini, tidak ada misi seperti itu yang direncanakan, tetapi secara teori dimungkinkan. Laboratorium Propulsi Jet NASA menghitung data untuk misi eksplorasi hipotetis ke asteroid.

Menurut perhitungan ini, itu akan memiliki delta-v (ukuran berbagai nilai dan faktor yang menentukan seberapa sulitnya untuk melakukan manuver dengan benar saat pesawat ruang angkasa lepas landas dan/atau mendarat) sebesar 9,851 km/detik. Sebagai perbandingan, angka itu di sekitar delta-v untuk meluncurkan roket ke orbit rendah.

Eksplorasi asteroid adalah bidang utama dalam astronomi, dan banyak badan antariksa telah menyatakan minatnya untuk menjelajahi banyak objek besar di tata surya.

Pada bulan Oktober, Uni Emirat Arab mengumumkan rencana misi baru untuk menjelajahi asteroid, dan akan menjadi negara Arab pertama yang berhasil mendaratkan pesawat ruang angkasa di asteroid.

Hal itu direncanakan untuk diluncurkan pada tahun 2028 dengan waktu pengembangan tujuh tahun untuk pesawat ruang angkasa, misi tersebut akan melihat UEA menjelajahi planet Venus, serta tujuh asteroid, yang berpuncak pada pendaratan yang direncanakan di asteroid itu sendiri pada tahun 2033 setelah lima tahun perjalanan misi.

Tiga negara telah mendarat di asteroid di masa lalu, dan banyak yang melihatnya sebagai sumber yang memungkinkan untuk operasi penambangan di masa depan, karena asteroid ini bisa kaya akan bahan mentah.

Terlepas dari potensinya, banyak juga yang benar-benar khawatir tentang bahaya asteroid dekat Bumi, karena dampaknya dapat menghancurkan dan umat manusia saat ini tidak memiliki sarana yang memadai untuk bertahan melawannya.

Salah satu metode untuk kemungkinan menghentikan dampak asteroid adalah melalui penggunaan defleksi, yang berarti meluncurkan sesuatu untuk sedikit mengubah jalurnya.

Dalam istilah awam, itu berarti meninju asteroid dengan roket dengan kecepatan yang cukup untuk mengubah arahnya dengan sepersekian detik.

*Sumber: Antara

Artikel Asteroid Sebesar Gedung Tertinggi di Dunia Menuju Bumi pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
NASA Luncurkan Pesawat Lucy Selidiki Asteroid Trojan Jupiter https://parade.id/nasa-luncurkan-pesawat-lucy-selidiki-asteroid-trojan-jupiter/ Mon, 18 Oct 2021 09:05:28 +0000 https://parade.id/?p=15639 Jakarta (PARADE.ID)- Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada Sabtu meluncurkan pesawat ruang angkasa bernama Lucy dalam misi 12 tahun untuk mempelajari asteroid Trojan Jupiter dan mengumpulkan pengetahuan baru tentang pembentukan tata surya. Roket Atlas V yang bertanggung jawab untuk mendorong pesawat itu dijadwalkan lepas landas pada Sabtu pukul 05:34 waktu setempat (16:34 WIB) […]

Artikel NASA Luncurkan Pesawat Lucy Selidiki Asteroid Trojan Jupiter pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) pada Sabtu meluncurkan pesawat ruang angkasa bernama Lucy dalam misi 12 tahun untuk mempelajari asteroid Trojan Jupiter dan mengumpulkan pengetahuan baru tentang pembentukan tata surya.

Roket Atlas V yang bertanggung jawab untuk mendorong pesawat itu dijadwalkan lepas landas pada Sabtu pukul 05:34 waktu setempat (16:34 WIB) dari Cape Canaveral, Amerika Serikat.

Lucy akan menjadi pesawat ruang angkasa bertenaga surya pertama yang menjelajah begitu jauh dari Matahari dan akan mengamati lebih banyak asteroid daripada misi sebelumnya.

“Masing-masing asteroid itu, masing-masing dari sampel murni itu, memberikan bagian dari kisah tata surya, kisah kita,” kata administrator asosiasi Misi Sains NASA, Thomas Zurbuchen, kepada AFP melalui telepon, dikutip pada Sabtu.

Pada perjalanan tahun 2025, Lucy akan bertemu dengan asteroid Donaldjohanson di sabuk utama antara Mars dan Jupiter. Kemudian antara tahun 2027 dan 2033, pesawat itu akan bertemu dengan tujuh asteroid Trojan

Asteroid Jupiter Trojan diperkirakan berjumlah lebih dari 7.000 dan merupakan sisa bahan primordial dari pembentukan planet raksasa dalam sistem tata surya, mencakup Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Para ilmuwan percaya bahwa asteroid itu menyimpan petunjuk penting tentang bagaimana planet-planet dalam sistem tata surya terbentuk.

Nama Lucy sendiri terinspirasi dari julukan fosil manusia yang ditemukan di Ethiopia pada tahun 1974. Fosil itu telah membantu menjelaskan evolusi manusia. Nama “Lucy” dipilih sebagai nama misi luar angkasa kali ini dengan harapan nantinya akan menjelaskan evolusi tata surya.

*Sumber: Antara

Artikel NASA Luncurkan Pesawat Lucy Selidiki Asteroid Trojan Jupiter pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
NASA Berhasil Produksi Oksigen di Mars Berkat MOXIE https://parade.id/nasa-berhasil-produksi-oksigen-di-mars-berkat-moxie/ Fri, 23 Apr 2021 09:03:01 +0000 https://parade.id/?p=12142 Jakarta (PARADE.ID)- Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berhasil membuat oksigen pertama kalinya di Planet Mars melalui alat bernama “Mars Oxygen In-Situ Resource Utilization Experiment” (MOXIE) yang dibawa oleh robot penjelajah tak berawak “Persevarance Rover”. Melansir Space pada Jumat, kesuksesan MOXIE berawal dari pemanfaatan karbondioksida di permukaan Mars yang mendominasi dan diubah menjadi lapisan […]

Artikel NASA Berhasil Produksi Oksigen di Mars Berkat MOXIE pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berhasil membuat oksigen pertama kalinya di Planet Mars melalui alat bernama “Mars Oxygen In-Situ Resource Utilization Experiment” (MOXIE) yang dibawa oleh robot penjelajah tak berawak “Persevarance Rover”.

Melansir Space pada Jumat, kesuksesan MOXIE berawal dari pemanfaatan karbondioksida di permukaan Mars yang mendominasi dan diubah menjadi lapisan oksigen tipis yang rupanya dapat membantu astronot bernafas dan membantu memberikan dorongan untuk roket bertolak kembali ke Bumi.

“Ini langkah penting yang merupakan langkah pertama pengubahan karbondioksida menjadi oksigen,” kata anggota Direktorat Misi Teknologi Luar Angkasa NASA Jim Reuter dalam keterangannya.

Teknologi MOXIE masih harus dikembangkan lebih lanjut lagi untuk menghasilkan oksigen yang lebih baik, meski demikian Jim mengatakan keberhasilan pertama MOXIE telah menunjukkan bahwa teknologi dapat mendorong kemungkinan manusia dapat tinggal di planet Mars.

Memiliki ukuran sebesar alat pemanggang roti, MOXIE memproduksi oksigen dari karbondioksida lewat cara konversi di suhu 1.470 derajat fahrenheit (800 derajat celcius).

MOXIE terbuat dari bahan yang bisa menahan panas dilapisi emas tipis untuk menghindari potensi kerusakan dari panas ataupun merusak tubuh “Preseverance rover” .

Alat itu dipanaskan selama dua jam lamanya untuk kemudian memproduksi oksigen selama satu jam, MOXIE berhasil memproduksi 5,4 gram oksigen selama proses pembuatan oksigen berlangsung.

NASA menyebutkan jumlah tersebut cukup untuk membantu astronot bernafas selama 10 menit.

Dengan hasil yang menggembirakan itu, diharapkan ke depannya akan ada pengembangan lanjutan yang mungkin bisa membuka peluang baru kehidupan di Planet Mars.

*Sumber: antaranews.com

Artikel NASA Berhasil Produksi Oksigen di Mars Berkat MOXIE pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>