Neraka Investor Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/neraka-investor/ Bersama Kita Satu Mon, 19 Oct 2026 23:32:57 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.3 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg Neraka Investor Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/neraka-investor/ 32 32 Ekonom: Indonesia Jadi “Neraka” Investor https://parade.id/ekonom-indonesia-jadi-neraka-investor/ https://parade.id/ekonom-indonesia-jadi-neraka-investor/#respond Mon, 19 Oct 2026 23:32:57 +0000 https://parade.id/?p=30916 Jakarta  (parade.id)- Ekonom Prof Ferry Latuhihin menilai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hampir 11 persen merupakan sinyal buruk bagi pasar modal Indonesia. Ia memperingatkan pelarian modal (capital flight) akan terus berlanjut jika pemerintah tidak mengubah arah kebijakan ekonominya. Pernyataan itu disampaikan Ferry lewat kanal YouTube Forum Keadilan TV yang diunggah Jumat (16/10/2026). “Hari ini […]

Artikel Ekonom: Indonesia Jadi “Neraka” Investor pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta  (parade.id)- Ekonom Prof Ferry Latuhihin menilai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hampir 11 persen merupakan sinyal buruk bagi pasar modal Indonesia. Ia memperingatkan pelarian modal (capital flight) akan terus berlanjut jika pemerintah tidak mengubah arah kebijakan ekonominya. Pernyataan itu disampaikan Ferry lewat kanal YouTube Forum Keadilan TV yang diunggah Jumat (16/10/2026).

“Hari ini benar-benar menjadi neraka bagi para pemain saham di pasar modal kita,” kata Ferry.

Menurut Ferry, IHSG pada sesi pertama perdagangan ditutup di level 5.233, turun hampir 11 persen. Perdagangan bahkan sempat dihentikan sementara (suspensi) sejak pembukaan pukul 09.00 WIB. Setelah dibuka kembali 30 menit kemudian, penurunan makin dalam, dari 8 persen hingga 11 persen.

Ferry mengaku sebelumnya sudah menyarankan publik menjauhi pasar saham domestik. “Pada podcast yang terakhir saya katakan IHSG masih berpotensi ke 5.500. Ternyata hari ini jebol jauh lebih dalam dari 5.500,” ujarnya.

MSCI Buka Konsultasi Status “Stand Alone Market”

Pemicu kejatuhan itu, kata Ferry, adalah pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) pada Kamis waktu setempat. MSCI membuka konsultasi untuk mengubah status Indonesia langsung menjadi stand alone market.

Ferry menyebut MSCI masih mengkhawatirkan struktur kepemilikan saham yang tidak transparan, dugaan perdagangan terkoordinasi atau “goreng-menggoreng”, serta minimnya bukti penegakan aturan yang efektif.

OJK sebelumnya telah mengumumkan sejumlah reformasi. Di antaranya peningkatan keterbukaan pemegang saham di atas 1 persen, pengungkapan klasifikasi investor yang lebih rinci, pelaporan high shareholding concentration (HSC), dan peta jalan persyaratan free float minimum 15 persen. Namun, menurut Ferry, investor institusi menilai implementasinya belum konsisten.

“Ini kita disamakan dengan Zimbabwe, dengan Jamaika. Ini status yang paling rendah di dunia,” tegasnya. Ia mencontohkan Rusia yang direklasifikasi MSCI menjadi stand alone market pada 2022.

Kritik terhadap Kebijakan Ekonomi

Ferry juga mengkritik arah kebijakan ekonomi pemerintahan Prabowo Subianto. “Pelarian modal saya yakin akan terus berlangsung selama rezim Prabowo berkuasa, karena kebijakan-kebijakan ekonominya tidak ada yang masuk akal dan kesannya antibisnis,” katanya.

Ia mengaku keluar dari Dewan Pakar TKN 02 sejak awal pemerintahan berjalan. Menurutnya, program seperti makan bergizi gratis (MBG), Danantara, dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan membebani banyak pihak.

Ferry meragukan pertumbuhan ekonomi 5,45 persen pada semester pertama. “Angka pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu sangat mencurigakan,” ujarnya. Ia menilai pertumbuhan tersebut tidak menciptakan lapangan kerja, tidak mengurangi kemiskinan, dan tidak mengangkat kelas menengah.

Ia juga menyoroti kontribusi sektor manufaktur terhadap PDB yang turun dari 32 persen pada masa Soeharto menjadi 18,5 persen. “Struktur ekonomi kita makin lama makin reot,” katanya. Menurutnya, hanya 40 persen pekerja yang berada di sektor formal, sedangkan 60 persen di sektor informal.

Dolar Diprediksi Tembus Rp20.000

Ferry memperingatkan risiko krisis pada tahun depan. “Saya yakin banget tahun depan bisa terjadi sesuatu yang kritis dengan ekonomi kita kalau sampai dolar itu lari ke atas 20.000,” ucapnya.

Saat ini, kata dia, kurs dolar AS telah mendekati Rp18.100. Ia juga menyinggung kebakaran hutan di Kalimantan yang dikeluhkan negara tetangga, yang menurutnya bisa turut memengaruhi nilai tukar rupiah.

Saran untuk Pemerintah

Ferry menyarankan pemerintah merasionalisasi program MBG agar tepat sasaran. “Paling banter kalau dirasionalisasi, budget yang dibutuhkan cuma Rp20–30 triliun, tidak ratusan triliun uang itu dibakar,” katanya.

Ia mengusulkan anggaran dialihkan ke infrastruktur dan sistem transportasi. Ia juga mengusulkan kenaikan upah buruh diimbangi pemotongan pajak korporasi. “Jangan percaya dengan program-program yang ada di dalam otaknya rezim ini,” tutupnya.

Artikel Ekonom: Indonesia Jadi “Neraka” Investor pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/ekonom-indonesia-jadi-neraka-investor/feed/ 0