#PCNU Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/pcnu/ Bersama Kita Satu Wed, 30 Jun 2021 06:22:14 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.0 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg #PCNU Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/pcnu/ 32 32 Pengamat Sebut Ketua BEM UI Leon Berada di Jalan Shirotol Mustaqim https://parade.id/pengamat-sebut-ketua-bem-ui-leon-berada-di-jalan-shirotol-mustaqim/ Wed, 30 Jun 2021 06:22:14 +0000 https://parade.id/?p=13496 Jakarta (PARADE.ID)- Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi menyebut bahwa Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra berada di jalan shirotol mustaqim dalam politik. Hal ini seiring dengan adanya pihak-pihak tertentu yang “penasaran” dengan Leon karena kritiknya kepada Presiden Jokowi dalam bentuk meme/poster The King of Lip Service. “Gara2 mereka, saya justru tahu bhw sikap Leon itu correct: […]

Artikel Pengamat Sebut Ketua BEM UI Leon Berada di Jalan Shirotol Mustaqim pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi menyebut bahwa Ketua BEM UI Leon Alvinda Putra berada di jalan shirotol mustaqim dalam politik. Hal ini seiring dengan adanya pihak-pihak tertentu yang “penasaran” dengan Leon karena kritiknya kepada Presiden Jokowi dalam bentuk meme/poster The King of Lip Service.

“Gara2 mereka, saya justru tahu bhw sikap Leon itu correct: menolak pembubaran FPI tanpa pengadilan, memompa ‘ban kempes’ ala Cak Nur agar PAN & PKS teguh sbg kekuatan oposisi,” katanya, Rabu (30/6/2021).

Apa yang disampaikan oleh Burhanuddin adalah respon atas cuitan Nadirsyah Hosen atau yang lebih dikenal Gus Nadir, PCNU Australia dan Selandia Baru.

Dalam cuitannya, Gus Nadir menyindir mereka, pihak-pihak tertentu yang meretas akun milik Leon, yang setelah itu “membongkar” jejak digital Leon.

“Oh ternyata anak HMI, pernah ke istana ketemu bu Ani, pernah menolak pembubaran FPI tanpa pengadilan, dst,” sindirnya.

Gus Nadir merasa bahwa pihak-pihak yang menyoal tersebut tidak mencerminkan sikap Presiden Jokowi, yang dinilainya kalem ketika dikritik oleh BEM UI. Gus Nadir pun menyinggung pihak-pihak yang tidak kalem itu penakut dengan mahasiswa.

“Kalau Presiden saja kalem dikritik BEM UI, kenapa kalian gak bisa kalem sih? Sama kritikan mhs aja kok takut.”

Terkait peretasan, Leon menuliskan di akun Twitter-nya bahwa Peretasan Akun Media Sosial terjadi pada tanggal 27 dan 28 Juni 2021. Peretasan dialami oleh beberapa pengurus BEM UI 2021.

“diantaranya sebagai berikut: 1. Pukul 00.56 akun WhatsApp Tiara Sahfina (Kepala Biro Hubungan Masyarakat BEM UI 2021) tidak dapat diakses,” katanya.

Dan di sana tertulis bahwa akun tersebut telah keluar dari telepon genggam Tiara, kata dia, hingga saat ini akun WhatsApp Tiara belum dapat diakses kembali.

“2. Pukul 07.11 WIB akun WhatsApp Yogie (Wakil Ketua BEM UI) tidak bisa diakses dan muncul notifikasi akun tersebut sudah digunakan di HP lain.”

“07.20 WIB akun tersebut sudah bisa digunakan lagi. 3. Terdapat usaha login dari pihak tidak dikenal kepada akun telegram koorbid Sosial Lingkungan BEM UI, Naifah Uzlah, pada pukul 02:15 WIB. 4. Pada pukul 21.45 WIB akun instagram Syahrul Badri (Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI) mengalami ‘restriction’ setelah mengunggah beberapa postingan di insta-story menyangkut surat pemanggilan fungsionaris BEM UI oleh pihak UI.”

Akun ketika itu masih ada, namun sampai saat ini pemilik akun belum bisa menggunakan akun tersebut seperti biasa.

“Dengan ini kami mengecam keras segala bentuk serangan digital yang dilakukan kepada beberapa pengurus BEM UI 2021,” tertulis demikian pada hari Senin (28/6/2021).

(Rgs/PARADE.ID)

Artikel Pengamat Sebut Ketua BEM UI Leon Berada di Jalan Shirotol Mustaqim pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Gus Nadir ke Mantan Aktivis: Santai Saja Kalau Mahasiswa Kritik Pemerintah https://parade.id/gus-nadir-ke-mantan-aktivis-santai-saja-kalau-mahasiswa-kritik-pemerintah/ Tue, 29 Jun 2021 04:36:54 +0000 https://parade.id/?p=13474 Jakarta (PARADE.ID)- Nadirsyah Hosen atau yang lebih akrab disapa Gus Nadir, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (NU) di Australia dan Selandia Baru berpesan kepada mantan aktivis mahasiswa yang sudah menjabat, yakni seharusnya santai saja kalau ada mahasiswa sekarang mengkritik pemerintah. “Lha dari dulu siapapun pemerintahannya,  mahasiswa itu ya belajar mengkritik. Entar udah jadi pejabat gantian […]

Artikel Gus Nadir ke Mantan Aktivis: Santai Saja Kalau Mahasiswa Kritik Pemerintah pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Nadirsyah Hosen atau yang lebih akrab disapa Gus Nadir, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (NU) di Australia dan Selandia Baru berpesan kepada mantan aktivis mahasiswa yang sudah menjabat, yakni seharusnya santai saja kalau ada mahasiswa sekarang mengkritik pemerintah.

“Lha dari dulu siapapun pemerintahannya,  mahasiswa itu ya belajar mengkritik. Entar udah jadi pejabat gantian dikritik. Siklusnya gitu,” demikian tulis akun Twitter @na_dirs, baru-baru ini.

Kemudian ia menyinggung pemerintahan yang otoriter dengan pemerintahan yang demokratis. Menurut dia, pemimpin yang otoriter akan menganggap semua kritikan sebagai penghinaan.

Sebaliknya, pemimpin yang demokratis akan memahami kritikan bisa diekspresikan lewat kartun, jargon dan satir. Dan menurut dia semuanya itu sah.

“Tapi ya buzzer mana paham kajian tingkat tinggi begini. Tahunya cuma main tagar.”

Selain itu, ia menanggapi adanya pernyataan dari Humas UI yang mengatakan bahwa Presiden itu adalah simbol negara. Menurut dia hal itu keliru.

Mengutip UU, lanjutnya, bahwa simbol negara itu menurut di UU No 24 Tahun 2009 adalah bendera, bahasa, lambang negara, dan lagu kebangsaan. Presiden tidak termasuk ke dalamnya.

Menurut dia, mahasiswa yang kritis itu adalah aset bangsa. Kelak di antara mereka akan ada yang menjadi pemimpin bangsa.

Oleh karena itu, satu lagi pesan dia kepada yang tampak kurang menerima kritikan dari mahasiswa, yakni terpenting jangan sampai keluar narasi bahwa BEM Taliban, atau justru disuruh ikut TWK.

“Janganlah. Cukup KPK saja yg kalian ‘mainkan’ isu itu. Jangan thd adek-adek kami para mahasiswa.”

(Rgs/PARADE.ID)

Artikel Gus Nadir ke Mantan Aktivis: Santai Saja Kalau Mahasiswa Kritik Pemerintah pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>