#Terorisme Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/terorisme/ Bersama Kita Satu Wed, 16 Mar 2022 11:06:27 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.1 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg #Terorisme Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/terorisme/ 32 32 Klarifikasi Fadli Zon terhadap Fitnah yang Mengaitkan Kerja DPR dengan Isu Terorisme https://parade.id/klarifikasi-fadli-zon-terhadap-fitnah-yang-mengaitkan-kerja-dpr-dengan-isu-terorisme/ Wed, 16 Mar 2022 11:06:27 +0000 https://parade.id/?p=18397 Jakarta (PARADE.ID)- Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Fadli Zon memberikan klarifikasi terhadap, yang ia sebut sebagai fitnah yang mengaitkan kerja DPR RI dengan isu terorisme. “Sy mengikuti beberapa berita, yg dimulai dari cuitan seorang buzzer, yg isinya mengaitkan seolah-olah saya punya kaitan dgn seorang terduga teroris yg baru saja ditangkap Densus 88, hanya krn sebuah […]

Artikel Klarifikasi Fadli Zon terhadap Fitnah yang Mengaitkan Kerja DPR dengan Isu Terorisme pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Wakil Ketua Umum DPP Gerindra, Fadli Zon memberikan klarifikasi terhadap, yang ia sebut sebagai fitnah yang mengaitkan kerja DPR RI dengan isu terorisme.

“Sy mengikuti beberapa berita, yg dimulai dari cuitan seorang buzzer, yg isinya mengaitkan seolah-olah saya punya kaitan dgn seorang terduga teroris yg baru saja ditangkap Densus 88, hanya krn sebuah foto lama tahun 2015. Atas fitnah tsb, sy ingin memberi klarifikasi sbg berikut,” tulis Fadli, Rabu (16/3/2022), di akun Twitter-nya.

Klarifikasi pertama, Fadli mengatakan bahaa sebagai Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Korpolkam, 2014-2019), setiap hari ia menerima berbagai delegasi bahkan hingga puluhan orang. Delegasi masyarakat yang ia terima mewakili berbagai spektrum golongan dan kepentingan, baik untuk keperluan audiensi, penerimaan pengaduan, maupun courtesy call.

Sebagai wakil rakyat, kata dia, selalu bersikap terbuka terhadap seluruh anggota masyarakat, apapun suku, ras, agama, serta afiliasi politiknya. Itu adalah bagian dari tugas representasinya sebagai anggota DPR RI.

“Pada 28 Mei 2015, saya bersama Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Korkesra), @Fahrihamzah menerima permintaan delegasi kemanusiaan dari Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) yang dipimpin oleh Ustadz Bachtiar Nasir (UBN),” ungkapnya.

Mereka, lanjutnya, tengah menyampaikan perkembangan situasi pengungsi Suriah di perbatasan Turki yang membutuhkan bantuan dari masyarakat Indonesia. Mereka menggalang dana untuk rumah sakit darurat, makanan, serta pakaian bagi pengungsi korban perang.

“Karena dana dikumpulkan dari masyarakat Indonesia, mereka kemudian meminta sy n Saudara @Fahrihamzah sbg representasi pimpinan wakil rakyat untuk scra simbolik menyerahkan bantuan kemanusiaan tsb pd FIPS. Penyerahan bantuan simbolik ini diabadikan oleh para wartawan yg hadir.”

Setiap kegiatannya sebagai anggota dan pimpinan parlemen, ia selalu didokumentasikan sebagai bentuk keterbukaan sekaligus pertanggungjawaban publik.

“Selama saya menjabat Wakil Ketua DPR RI Bidang Korpolkam, kegiatan-kegiatan itu sy dokumentasikan dalam buku “Berpihak Pada Rakyat” yg terdiri dari lima jilid. Pertemuan dengan anggota delegasi FIPS tadi dicatat dan didokumentasikan pada buku jilid pertama halaman 285.”

Sebagai catatan, tekannya, bahwa semua dana yang tertera dalam simbol (USD 20,000) adalah dana yang dikumpulkan oleh FIPS dari masyarakat Indonesia, bukan sumbangan pribadi saya atau Saudara Fahri Hamzah. Ia dan Fahri Hamzah kenal dengan tiga anggota delegasi FIPS, yaitu Ustadz Bachtiar Nasir, Mustofa Nahra, serta pengacara Achmad Michdan.

“Namun, empat orang lainnya saya tidak kenal.”

Sebelum bertamu ke DPR, pada tanggal 21 Mei 2015 FIPS juga telah bertamu ke Kementerian Luar Negeri yang diterima oleh Wakil Menteri Luar Negeri. Kementerian Luar Negeri disebutnya menyambut baik kegiatan FIPS dan mengakui bahwa pemerintah Indonesia memiliki pemikiran serta visi yang sama dengan FIPS terkait bantuan kemanusiaan bagi rakyat Suriah yang saat itu sangat membutuhkan pertolongan kemanusiaan.

“Penerimaan terhadap delegasi FIPS adalah bentuk dukungan terhadap aksi kemanusiaan. Ketika masyarakat Indonesia menyumbang rumah sakit di Gaza, sbg Wakil Ketua @DPR_RI saya juga diminta untuk menyerahkan bantuan tersebut secara simbolik.”

Ia mengatakan upaya untuk mengait-ngaitkan dirinya dengan terduga teroris adalah fitnah belaka. Secara politik, ia menganggap ini adalah fitnah yang kotor, sama seperti kalau ada orang yang mencoba mengaitkan Presiden Jokowi dengan terorisme hanya karena pernah menerima terduga teroris Farid Okbah di Istana.

“Sbg informasi, pada 29 Juni 2020 Farid Okbah pernah diterima Presiden Joko Widodo di Istana. Pada tanggal 16 November 2021, Farid Okbah ditangkap oleh Densus 88 sebagai terduga teroris. Apakah dua peristiwa yang berlainan itu bisa dikait-kaitkan?”

“Penjelasan ini sy buat untuk menepis fitnah sejumlah orang yg secara insinuatif berusaha memutarbalikan dukungan saya terhadap aksi kemanusiaan seolah adalah bentuk dukungan terhadap terorisme. Itu fitnah yang sangat kotor dan keji sekali,” pungkasnya.

(Rob/PARADE.ID)

Artikel Klarifikasi Fadli Zon terhadap Fitnah yang Mengaitkan Kerja DPR dengan Isu Terorisme pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
DPR: Jangan Sampai Ada Stigma Penanggulangan Terorisme terkait Agama Tertentu https://parade.id/dpr-jangan-sampai-ada-stigma-penanggulangan-terorisme-terkait-agama-tertentu/ Tue, 09 Nov 2021 02:27:57 +0000 https://parade.id/?p=16063 Jakarta (PARADE.ID)- Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil mengingatkan agar jangan sampai ada stigma bahwa penanggulangan terorisme di Indonesia berkaitan dengan agama tertentu. Pernyataan Nasir ini menyusul adanya penyitaan ratusan kota amal yang dilakukan oleh Densus 88 yang dimiliki oleh salah satu lembaga zakat di Provinsi Lampung, pada Kamis (4/11/2021) lalu. “Artinya jangan […]

Artikel DPR: Jangan Sampai Ada Stigma Penanggulangan Terorisme terkait Agama Tertentu pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Anggota Komisi III DPR RI Muhammad Nasir Djamil mengingatkan agar jangan sampai ada stigma bahwa penanggulangan terorisme di Indonesia berkaitan dengan agama tertentu. Pernyataan Nasir ini menyusul adanya penyitaan ratusan kota amal yang dilakukan oleh Densus 88 yang dimiliki oleh salah satu lembaga zakat di Provinsi Lampung, pada Kamis (4/11/2021) lalu.

“Artinya jangan sampai ada stigma atau anggapan dari orang yang menilai, jangan-jangan ini menyasar kepada satu agama tertentu yaitu Islam, karena ini ditemukan di satu lembaga amil zakat dan kemudian disita ratusan kotak amal. Jadi itu yang harus diperhatikan oleh Densus 88,” kata dia, Ahad.

Nasir menekankan kerja-kerja penanggulangan terorisme Densus 88 harus sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018. Yaitu, harus disertai bukti-bukti permulaan atau informasi yang cukup.

Terlebih, menurut Nasir berdasarkan informasi yang diterimanya, penyitaan ratusan kotak amal ini adalah pengembangan dari temuan yang sebelumnya didapatkan di Medan dan Jakarta.

“Tetapi, tentu saja apa yang dilakukan Densus 88 itu harus sejalan dengan UU tentang Penanggulangan Terorisme, harus menjunjung tinggi prinsip HAM. Itu yang selalu kami tekankan saat membahas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 ini,” pesan Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR RI ini.

Berdasarkan informasi dari Kepala Bidang Hubungan masyarakat Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Densus 88 telah menyita 798 kota amalah, sejumlah uang, dan barang lainnya. Penyitaan ini seturut penangkapan tiga terduga teroris yang menjadi petinggi salah satu lembaga zakat di Lampung.

Penangkapan tiga orang tersebut adalah kelanjutan dari penangkapan sebelumnya tiga anggota Jamaah Islamiyah (JI), yakni S, DRS, dan S di lokasi berbeda di Lampung.

*Sumber: dpr.go.id

Artikel DPR: Jangan Sampai Ada Stigma Penanggulangan Terorisme terkait Agama Tertentu pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
PKI dan Terorisme Sama-sama Laten dan Berbahaya https://parade.id/pki-dan-terorisme-sama-sama-laten-dan-berbahaya/ Wed, 31 Mar 2021 04:46:13 +0000 https://parade.id/?p=11699 Jakarta (PARADE.ID)- Belum lama ini Indonesia kembali dikejutkan oleh serangan teror. Teror dilakukan di depan gereja di daerah Makassar. Banyak pihak, tokoh, ataupun organisasi yang mengutuk aksi teror tersebut. Banyak pihak pula yang menyesalkan mengapa hal tersebut masih saja terjadi di negara yang damai ini. Namun demikian, ada yang coba menyandingkan dan coba membandingkan keganasan […]

Artikel PKI dan Terorisme Sama-sama Laten dan Berbahaya pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Belum lama ini Indonesia kembali dikejutkan oleh serangan teror. Teror dilakukan di depan gereja di daerah Makassar.

Banyak pihak, tokoh, ataupun organisasi yang mengutuk aksi teror tersebut. Banyak pihak pula yang menyesalkan mengapa hal tersebut masih saja terjadi di negara yang damai ini.

Namun demikian, ada yang coba menyandingkan dan coba membandingkan keganasan antara teror dengan PKI. Walaupun kita tahu bahwa keduanya kalau boleh dinilai sama-sama berbahaya dan laten.

Menurut Muhammad Said Didu, PKI itu sangat radikal. PKI telah membantai para kiai dan para jenderal.

“Ada yg katakan bahaya laten bukan PKI tapi radikalisme. Kurang radikal apa PKI saat membantai Kiai dan Jenderal ? Artinya PKI sangat radikal,” kata pengamata politik Muhammad Said Didu, kemarin, di akun Twitter-nya.

Hampir senada dengan Said, mantan Wasekjen MUI Pusat ustaz Tengku Zulkarnain mengatakan bahwa PKI adalah adalah bahaya laten. Terorisme pun juga bahaya.

“Jangan pernah mengulang sejarah kelam masa lalu, dengan mengawani PKI dalam satu koalisi…

Ujung ujungnya disembelih PKI…!”

Cuitan ustaz Tengku tersebut menanggapi berita di salah satu media, dimana Ketum PBNU kiai Said Aqil Siradj berujar bahwa “Bahaya Laten Indonesia Bukan PKI, tapi Terorisme”.

Ujaran kiai Said itu berawal ketika menyinggung peristiwa bom bunuh diri di depan geraja Katedral Makassar, Ahad (28/3/2021).

(Rgs/PARADE.ID)

Artikel PKI dan Terorisme Sama-sama Laten dan Berbahaya pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
MUI Kutuk Aksi Terorisme di Depan Gereja Makassar https://parade.id/mui-kutuk-aksi-terorisme-di-depan-gereja-makassar/ Sun, 28 Mar 2021 08:14:24 +0000 https://parade.id/?p=11651 Jakarta (PARADE.ID)- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Anwar Abbas mengutuk aksi terorisme yang terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (28/3) pagi ini. Aksi terorisme itu menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kekhawatiran di masyarakat. “MUI mengutuk keras peristiwa (ledakan terorisme) pagi ini yang telah membuat ketakutan di tengah-tengah masyarakat dan […]

Artikel MUI Kutuk Aksi Terorisme di Depan Gereja Makassar pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Buya Anwar Abbas mengutuk aksi terorisme yang terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, Ahad (28/3) pagi ini. Aksi terorisme itu menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kekhawatiran di masyarakat.

“MUI mengutuk keras peristiwa (ledakan terorisme) pagi ini yang telah membuat ketakutan di tengah-tengah masyarakat dan telah membuat jatuhnya korban jiwa,” ujar Buya Anwar di Jakarta, Ahad (28/03) tadi.

Dia mengatakan, aksi terorisme seperti itu tidak bisa diberikan toleransi. Sebab, tindakan keji itu tidak manusiawi dan melanggar nilai ajaran agama manapun.

MUI, lanjut dia, mendesak pihak keamanan seperti kepolisian lekas menindak pelaku sehingga terbongkar motif dan latar belakang pengeboman tersebut.

“MUI meminta pihak aparat  mencari dan menangkap pelaku dan atau otak intelektual dan pihak-pihak yang ada di balik peristiwa ini dan  membongkar motif dari tindakan yang tidak terpuji tersebut,” ujarnya.

Dia meminta, kejadian ini tidak membuat orang-orang mendekatkan motif peledakan ini dengan ajaran agama maupun suku tertentu. Sebab, bila itu yang terjadi, maka akan memperuncing keharmonisan hubungan antaragama dan suku di Indonesia yang sudah lama terjalin.

“MUI meminta supaya masalah ini jangan dikaitkan dengan agama dan atau suku tertentu di negeri ini, karena hal demikian akan membuat semakin rumit dan memperkeruh suasana,” pintanya.

(Rgs/PARADE.ID)

Artikel MUI Kutuk Aksi Terorisme di Depan Gereja Makassar pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>