Kesehatan Arsip - Parade.id https://parade.id/category/nasional/kesehatan/ Bersama Kita Satu Fri, 10 Jul 2026 10:12:10 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg Kesehatan Arsip - Parade.id https://parade.id/category/nasional/kesehatan/ 32 32 Mata Kering dan Mata Katarak: Kenali Perbedaannya agar Tidak Salah https://parade.id/mata-kering-dan-mata-katarak-kenali-perbedaannya-agar-tidak-salah/ Fri, 10 Jul 2026 10:12:10 +0000 https://parade.id/?p=30406 Jakarta (parade.id)- Keluhan pada mata sering kali dianggap sepele. Mata terasa perih, berair, mudah lelah, atau penglihatan mulai kabur kerap dikaitkan dengan kelelahan akibat terlalu lama menatap layar. Padahal, tidak semua gangguan mata memiliki penyebab yang sama. Ada kondisi yang bersifat ringan, seperti mata kering, tetapi ada pula gangguan yang memerlukan penanganan medis, salah satunya adalah mata […]

Artikel Mata Kering dan Mata Katarak: Kenali Perbedaannya agar Tidak Salah pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Keluhan pada mata sering kali dianggap sepele. Mata terasa perih, berair, mudah lelah, atau penglihatan mulai kabur kerap dikaitkan dengan kelelahan akibat terlalu lama menatap layar. Padahal, tidak semua gangguan mata memiliki penyebab yang sama. Ada kondisi yang bersifat ringan, seperti mata kering, tetapi ada pula gangguan yang memerlukan penanganan medis, salah satunya adalah mata katarak.

Memahami perbedaan antara mata kering dan mata katarak menjadi langkah penting agar setiap orang dapat mengenali kapan keluhan masih dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup dan kapan perlu segera memeriksakan diri ke dokter mata.

Apa Itu Mata Kering?

Mata kering merupakan kondisi ketika permukaan mata tidak mendapatkan pelumasan yang cukup karena produksi air mata berkurang atau kualitas air mata tidak optimal. Akibatnya, mataterasa tidak nyaman dan aktivitas sehari-hari dapat terganggu.

Beberapa penyebab mata kering meliputi:

Terlalu lama menatap layar komputer atau ponsel.
Berada di ruangan ber-AC dalam waktu lama.
Bertambahnya usia.
Penggunaan lensa kontak.
Efek samping obat tertentu atau kondisi medis tertentu.

Gejala Mata Kering

Beberapa gejala yang umum dirasakan antara lain:

Mata terasa perih atau seperti terbakar.
Sensasi mengganjal seperti ada pasir.
Mata merah.
Mata mudah lelah.
Penglihatan sesaat menjadi kabur, terutama setelah menatap layar dalam waktu lama.
Mata berair sebagai respons terhadap iritasi.

Pada umumnya, keluhan mata kering dapat membaik setelah mata diistirahatkan atau mendapatkan penanganan sesuai penyebabnya.

Apa Itu Mata Katarak?

Berbeda dengan mata kering, mata katarak adalah kondisi ketika lensa mata yang semula jernih menjadi keruh. Kekeruhan tersebut menghalangi cahaya masuk ke retina sehingga penglihatan menjadi semakin buram.

Mata katarak paling sering terjadi akibat proses penuaan, tetapi juga dapat dipicu oleh cedera pada mata, penyakit tertentu seperti diabetes, paparan sinar ultraviolet dalam jangka panjang, penggunaan obat kortikosteroid dalam waktu lama, maupun faktor keturunan.

Gejala Mata Katarak yang Perlu Diwaspadai

Pada tahap awal, mata katarak sering berkembang perlahan sehingga banyak orang tidak menyadari gejalanya.

Beberapa tanda yang perlu diperhatikan meliputi:

Penglihatan tampak berkabut atau buram.
Sulit melihat pada malam hari.
Mata lebih sensitif terhadap cahaya.
Cahaya lampu terlihat menyilaukan atau memiliki lingkaran cahaya.
Warna benda tampak lebih pudar.
Sering mengganti ukuran kacamata karena penglihatan terus berubah.

Berbeda dengan mata kering, penglihatan kabur akibat mata katarak umumnya tidak membaik hanya dengan mengedipkan mata atau mengistirahatkan mata.

Perbedaan Mata Kering dan Mata Katarak

Meskipun sama-sama dapat menyebabkan penglihatan terasa kurang nyaman, kedua kondisi ini memiliki karakteristik yang berbeda.

Mata kering lebih banyak menimbulkan rasa tidak nyaman di permukaan mata, seperti perih, gatal, atau sensasi mengganjal. Penglihatan kabur biasanya bersifat sementara.

Sementara itu, mata katarak lebih memengaruhi kejernihan penglihatan karena lensa mata mengalami kekeruhan. Penglihatan menjadi semakin buram secara bertahap dan umumnya tidak membaik tanpa penanganan medis.

Apakah Mata Kering Bisa Menjadi Mata Katarak?

Mata kering tidak menyebabkan mata katarak. Keduanya merupakan kondisi yang berbeda dan memiliki penyebab masing-masing.

Namun, seseorang dapat mengalami kedua kondisi tersebut secara bersamaan, terutama pada usia lanjut. Misalnya, seseorang yang mengalami mata kering juga dapat memilikimata katarak akibat proses penuaan. Oleh karena itu, pemeriksaan mata secara menyeluruh sangat penting untuk mengetahui penyebab utama keluhan yang dirasakan.

Cara Menjaga Kesehatan Mata

Menjaga kesehatan mata dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti:

Mengistirahatkan mata saat menggunakan perangkat digital dengan menerapkan aturan 20-20-20.
Berkedip lebih sering ketika bekerja di depan layar.
Menggunakan pelindung mata saat beraktivitas di bawahsinar matahari.
Mengonsumsi makanan bergizi yang kaya vitamin dan antioksidan.
Mengontrol penyakit kronis, seperti diabetes.
Tidak merokok karena dapat meningkatkan risiko berbagai gangguan mata.
Melakukan pemeriksaan mata secara berkala, terutama setelah memasuki usia 40 tahun atau jika memiliki faktorrisiko tertentu.

Kapan Harus Memeriksakan Diri?

Segera lakukan pemeriksaan ke dokter mata apabila mengalami:

Penglihatan buram yang tidak kunjung membaik.
Mata silau berlebihan saat melihat cahaya.
Sulit melihat pada malam hari.
Perubahan penglihatan yang semakin mengganggu aktivitas.
Mata merah atau nyeri yang berlangsung terus-menerus.

Deteksi dini sangat penting untuk menentukan penyebab gangguan penglihatan sekaligus mendapatkan penanganan yang sesuai. Semakin cepat kelainan pada mata diketahui, semakin besar peluang untuk mempertahankan kualitas penglihatan dan mencegah gangguan yang lebih berat di kemudian hari.*

Artikel Mata Kering dan Mata Katarak: Kenali Perbedaannya agar Tidak Salah pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
LBH Banda Aceh Bahas Hak Kesehatan Korban Bencana Ekologis di Aceh https://parade.id/lbh-banda-aceh-bahas-hak-kesehatan-korban-bencana-ekologis-di-aceh/ Thu, 25 Jun 2026 02:00:10 +0000 https://parade.id/?p=30332 Banda Aceh (parade.id)- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil menggelar diskusi publik bertajuk “Hak Atas Kesehatan Masyarakat Korban Bencana Ekologis di Aceh” di pelataran Kantor LBH Banda Aceh, Rabu (24/6/2026) malam. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.30 hingga 23.00 WIB itu menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas tantangan pemenuhan hak […]

Artikel LBH Banda Aceh Bahas Hak Kesehatan Korban Bencana Ekologis di Aceh pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Banda Aceh (parade.id)- Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh bersama sejumlah organisasi masyarakat sipil menggelar diskusi publik bertajuk “Hak Atas Kesehatan Masyarakat Korban Bencana Ekologis di Aceh” di pelataran Kantor LBH Banda Aceh, Rabu (24/6/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 19.30 hingga 23.00 WIB itu menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas tantangan pemenuhan hak kesehatan masyarakat yang terdampak bencana ekologis, mulai dari banjir, longsor, pencemaran lingkungan hingga dampak aktivitas industri ekstraktif. Diskusi dipandu oleh Zuhri Noviandi dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh dan turut dimeriahkan pertunjukan seni dari komunitas Idola Kami sebagai media penyampaian pesan kemanusiaan dan lingkungan kepada publik.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, SKM, M.Kes, menyampaikan bahwa Pemerintah Aceh terus mengoptimalkan upaya pemenuhan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.

“Pemerintah Aceh melalui Dinas Kesehatan turut mengoptimalkan segala upaya pemenuhan kesehatan di lokasi terdampak bencana hidrometeorologi. Stok obat juga dipenuhi dan didukung oleh Kementerian Kesehatan untuk disuplai ke daerah terdampak,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian, menyoroti pentingnya komitmen fiskal pemerintah dalam menjamin keberlanjutan layanan kesehatan di Aceh. Menurutnya, berbagai persoalan kesehatan yang muncul akibat bencana hidrometeorologi maupun persoalan sosial lainnya membutuhkan dukungan anggaran yang kuat dan berkelanjutan.

“Penting untuk mempertimbangkan adanya dana abadi kesehatan di Aceh. Persoalan kesehatan tidak cukup hanya dijaga dari sisi fiskal semata karena Aceh menghadapi banyak tantangan. Selain itu, layanan kesehatan di rumah sakit juga harus terus ditingkatkan, termasuk dengan membentuk unit pengaduan di setiap rumah sakit agar kualitas pelayanan lebih terjaga,” katanya.

Dari perspektif bantuan hukum dan hak asasi manusia, Hafidh dari LBH Banda Aceh menilai masih terdapat persoalan dalam implementasi anggaran kesehatan yang seharusnya menjadi prioritas pemerintah.

Ia mengingatkan bahwa mandat alokasi anggaran kesehatan sebesar 10 persen dalam APBA telah diatur secara jelas, namun pelaksanaannya dinilai belum sepenuhnya optimal dalam menjawab kebutuhan masyarakat, terutama pascabencana.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum Setda Aceh, Amrina Habibie, SH, MH, menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen untuk memenuhi hak-hak masyarakat, termasuk korban bencana ekologis. Namun, menurutnya, partisipasi masyarakat sipil juga menjadi faktor penting dalam mendorong pemenuhan hak tersebut.

“Upaya, komitmen dan kesadaran itu ada, tetapi di sisi lain partisipasi sipil juga sangat penting dalam pemenuhan hak-hak korban. Ini merupakan tanggung jawab kolektif,” ujarnya.

Adapun Meike Inda Erlina dari Trend Asia menekankan bahwa pemenuhan hak atas kesehatan tidak dapat dipisahkan dari upaya mewujudkan keadilan ekologis.

“Pemenuhan hak atas kesehatan tidak terlepas dari hak atas keadilan ekologis. Kita harus selalu melihat hubungan sebab dan akibat dari berbagai persoalan lingkungan yang terjadi,” katanya.

Melalui forum ini, para peserta diharapkan dapat merumuskan rekomendasi kebijakan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, legislatif, organisasi masyarakat sipil, akademisi, dan masyarakat terdampak dalam memastikan perlindungan hak kesehatan warga negara.

Diskusi tersebut juga menjadi ruang refleksi bersama mengenai pentingnya menempatkan kesehatan masyarakat sebagai bagian integral dari penanganan dan pemulihan pascabencana ekologis di Aceh.*

Artikel LBH Banda Aceh Bahas Hak Kesehatan Korban Bencana Ekologis di Aceh pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
GAKESLAB Gelar Baksos Kesehatan untuk Masyarakat Baduy https://parade.id/gakeslab-gelar-baksos-kesehatan-untuk-masyarakat-baduy/ Fri, 05 Jun 2026 00:11:23 +0000 https://parade.id/?p=30242 Banten (parade.id)- Asosiasi industri alat kesehatan Indonesia, GAKESLAB INDONESIA, menggelar bakti sosial bertajuk “Sinergi GAKESLAB INDONESIA untuk Kesehatan Masyarakat” di Rumah Singgah Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (23/5/2026). Kegiatan ini menyasar langsung warga Baduy Dalam dan Baduy Luar, dengan menyalurkan 200 paket sembako untuk Baduy Dalam, 400 paket sembako untuk Baduy Luar, serta […]

Artikel GAKESLAB Gelar Baksos Kesehatan untuk Masyarakat Baduy pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Banten (parade.id)- Asosiasi industri alat kesehatan Indonesia, GAKESLAB INDONESIA, menggelar bakti sosial bertajuk “Sinergi GAKESLAB INDONESIA untuk Kesehatan Masyarakat” di Rumah Singgah Kampung Kaduketug, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (23/5/2026).

Kegiatan ini menyasar langsung warga Baduy Dalam dan Baduy Luar, dengan menyalurkan 200 paket sembako untuk Baduy Dalam, 400 paket sembako untuk Baduy Luar, serta bantuan obat-obatan. Sekitar 225 warga Baduy Luar juga menerima pemeriksaan kesehatan gratis, meliputi tekanan darah, glukosa darah, kolesterol, asam urat, dan skrining Tuberkulosis (TB).

Ketua Pelaksana, Sugianto Hondopranoto, menyebut kegiatan ini sebagai wujud kepedulian bersama sekaligus momentum pertama GAKESLAB INDONESIA dalam menjangkau masyarakat pedalaman. “Kegiatan ini kami harapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Baduy sekaligus mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.

Ketua Umum GAKESLAB INDONESIA, RD. Kartono Dwidjosewojo, turut mengapresiasi seluruh donatur dan anggota dari berbagai daerah yang bersatu mendukung kegiatan ini. Ia juga berterima kasih kepada RSUD Adjidarmo dan UPTD Puskesmas Rawat Inap yang mengirimkan tenaga medis, dokter, perawat, serta analis kesehatan untuk mendukung pelayanan di lapangan.

Serah terima bantuan turut disaksikan oleh H. Sarmidi bersama sejumlah perwakilan masyarakat Baduy Dalam dan Baduy Luar.

Seluruh donasi bersumber dari kontribusi anggota GAKESLAB INDONESIA lintas wilayah, mencerminkan solidaritas industri alat kesehatan dalam memperluas akses layanan kesehatan hingga ke pelosok negeri.*

Artikel GAKESLAB Gelar Baksos Kesehatan untuk Masyarakat Baduy pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Tanpa Sadar! Kebiasaan Buruk ini Bisa Mengubah Postur Wajah, Behel Solusi yang Tepat? https://parade.id/tanpa-sadar-kebiasaan-buruk-ini-bisa-mengubah-postur-wajah-behel-solusi-yang-tepat/ Thu, 07 May 2026 05:07:29 +0000 https://parade.id/?p=30156 Jakarta (parade.id)- Sekarang ini perawatan behel tidak hanya bertujuan untuk merapikan susunan gigi saja. Namun, ternyata dapat berfungsi untuk memperbaiki postur wajah yang tidak proporsi. Baik itu bawaan sejak lahir atau disebabkan oleh berbagai kebiasaan buruk. Terdapat banyak sekali kebiasaan buruk yang bisa mengubah bentuk wajah menjadi tidak sesuai. Memiliki postur wajah yang tidak simetris tentunya akan […]

Artikel Tanpa Sadar! Kebiasaan Buruk ini Bisa Mengubah Postur Wajah, Behel Solusi yang Tepat? pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Sekarang ini perawatan behel tidak hanya bertujuan untuk merapikan susunan gigi saja. Namun, ternyata dapat berfungsi untuk memperbaiki postur wajah yang tidak proporsi. Baik itu bawaan sejak lahir atau disebabkan oleh berbagai kebiasaan buruk.

Terdapat banyak sekali kebiasaan buruk yang bisa mengubah bentuk wajah menjadi tidak sesuai. Memiliki postur wajah yang tidak simetris tentunya akan mengganggu penampilan. Seperti, akan merasa minder dan tidak percaya diri juga.

Perawatan Behel? Apakah Solusi Tepat untuk Memperbaiki Postur Wajah?

Kalian mempunyai postur atau bentuk wajah yang tidak terlalu simetris? Salah satu cara paling sederhana untuk memperbaiki postur wajah yang tidak simetris yaitu dengan memakai behel pada tempat profesional.

Sejatinya fungsi utama dari pemakaian behel adalah untuk membuat gigi jadi lebih rapi. Namun, secara tidak langsung juga bisa mengubah proporsi wajah menjadi lebih ideal. Seperti, rahang yang miring akan bergeser menjadi lebih simetris.

Tetapi hal yang perlu diingat adalah memperbaiki postur wajah dengan behel tidak bisa terjadi secara instan. Dibutuhkan waktu yang cukup lama dan harus rutin melakukan perawatan secara menyeluruh.

Bentuk gigi dan wajah sebelum pemakaian behel juga akan berpengaruh terhadap lamanya perubahan postur wajah yang diinginkan. Bahkan, usia juga akan berpengaruh sekali terhadap hal tersebut.

Kebiasaan Buruk yang Dapat Mengubah Postur Wajah

Tanpa disadari ada beberapa kebiasaan yang bisa mengubah bentuk wajah menjadi tidak ideal seperti semula. Hindari berbagai kebiasaan buruk di bawah ini agar postur wajah tetap seimbang dan tidak miring:

1. Posisi Tidur

Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan setiap hari dan bisa mengubah bentuk wajah yaitu posisi tidur yang tidak diubah sepanjang malam. Seperti, posisi tidur menyamping ke sebelah kanan maupun kiri.

Apabila hanya melakukan posisi di salah satu bagian saja. Maka, salah satu sisi rahang akan menjadi tertekan. Akibatnya, rahang akan miring dan tidak simetris lagi dengan rahang yang satunya.

2. Menopang Dagu

Apakah ada yang mempunyai kebiasaan bertopang dagu dalam waktu yang lama? biasanya kebiasaan ini dilakukan saat melamun atau mendengarkan sesuatu di kelas. Ternyata kebiasaan menopang dagu dapat membuat rahang miring.

Memang perubahan postur wajah tidak akan berubah hanya dengan kebiasaan menopang dagu saja. Tetapi, jika kebiasaan tersebut dilakukan secara konsisten maka sudah pasti akan berpengaruh pada estetika wajah.

3. Posisi Berdiri yang Tidak Benar

Tidak hanya kebiasaan di bagian muka saja yang dapat mengubah rahang. Namun, kebiasaan bagian tubuh lain juga bisa berpengaruh untuk hal tersebut. Seperti, berdiri terlalu bungkuk atau menunduk.

Dua posisi tersebut akan membuat tulang leher menjadi lebih buruk dan tidak ideal lagi. Tentunya hal tersebut akan berpengaruh terhadap bagian tubuh yang lain juga. Seperti, bagian rahang wajah menjadi bergeser.

4. Posisi Mengunyah Makanan

Setiap orang tentunya memiliki kebiasaan mengunyah makanan yang berbeda-beda. Ada yang lebih sering mengunyah pada bagian kanan atau pun kiri saja. Jika dilakukan secara terus menerus tidak menutup kemungkinan bisa mengubah postur wajah.

Sehingga, solusi paling sederhana yang bisa dilakukan yaitu mengunyah makanan di semua bagian secara bergantian. Tetapi, bila sudah terlanjur maka bisa memakai behel untuk memperbaiki rahang yang sudah tidak ideal tersebut.

5. Napas Dari Mulut

Kebiasaan lain yang memicu perubahan postur wajah yaitu sering bernapas melalui bagian mulut. Umumnya, orang yang mempunyai permasalahan di dalam hidungnya akan lebih sering melakukan pernapasan pada bagian tersebut.

Sudah pasti kebiasaan tersebut akan mengubah beberapa bentuk wajah. Misalnya, dagu akan tampak lebih mundur. Selain itu, rahang pada bagian atas juga akan menjadi sempit dan wajah berubah jadi panjang.

6. Sering Mengonsumsi Makanan Tekstur Lunak

Belum banyak yang mengetahui bahwa postur wajah bisa dibentuk sejak kecil. Salah satunya yaitu tidak terlalu sering mengonsumsi makanan yang lunak. Karena, bisa membuat rahang tidak terlatih dan sempit.

Alhasil, pertumbuhan gigi juga tidak leluasa dan akhirnya ada gigi yang menumpuk. Sehingga, sebaiknya konsumsi makanan dengan berbagai tekstur. Supaya, rahang akan menjadi lebih ideal dan terdapat ruang untuk gigi bertumbuh.

7. Kepala Sering Menunduk

Terakhir, ada kebiasaan yang kerap tidak disadari bisa mengubah postur wajah. Kepala sering menunduk dapat menjadi salah satu penyebab bentuk wajah jadi tidak simetris. Biasanya, hal ini dilakukan karena sering bermain ponsel dan laptop.

Lalu perubahan wajah apa saja yang akan terjadi? Salah satunya yaitu bagian rahang akan terlihat tidak tegas lagi. Bahkan, bagian pipi juga akan tampak lebih turun dari sebelumnya.

5 Keuntungan Memakai Behel

Setelah melakukan pemakaian behel, ada beberapa keuntungan yang akan diperoleh oleh wajah pengguna. Inilah beberapa perubahannya:

1. Memperbaiki Garis Rahang

Bagian wajah yang akan paling terlihat berubah secara signifikan setelah memakai behel yaitu garis rahang. Kalian yang mempunyai permasalahan pada rahang, akan mempunyai rahang yang lebih rapi setelah memakai behel.

Misalnya, orang dengan rahang maju akan memiliki rahang lebih ideal. Keuntungan yang lainnya adalah dagu juga akan tampak lebih kecil. Sehingga, postur wajah lebih simetris.

2. Bentuk Senyum Simetris

Perubahan selanjutnya yang akan terjadi yaitu bentuk senyum juga akan lebih simetris. Sebab, gigi yang semula tidak beraturan sekarang menjadi lebih rapi. Sehingga, bentuk senyuman juga akan ikut rapi.

Tak hanya itu saja, bibir bisa berubah jadi lebih tebal. Karena, bagian dalam gigi menopang dari dalam. Jadi, bentuk senyuman akan lebih cantik dan sudah pasti simetris.

3. Pipi Tampak Lebih Tirus

Bonus lain yang akan diperoleh dari pemakaian behel adalah pipi tampak tirus. Hal ini disebabkan oleh perubahan pola makan saat pemakaian behel. Pasalnya, umumnya pengguna akan lebih menjaga pola makannya.

Seperti, tidak terlalu sering makan saat awal pemakaian behel. Selain itu, kebiasaan mengunyah pun bisa berubah. Alhasil, pipi pun akan berubah menjadi lebih tirus dari biasanya.

4. Dagu Lebih Kencang

Setelah melakukan pemakaian behel juga dapat menjadikan bagian dagu kencang. Otot yang ada di sekitar dagu serta gigi juga bisa mengurangi garis halus pada wajah. Jadi, wajah pun sudah pasti menjadi muda kembali.

Namun, tidak semua orang bisa memiliki perubahan satu ini. Umumnya, tergantung dari kondisi gigi serta bentuk wajahnya. Selain itu, usia saat memakai behel akan berpengaruh sekali.

Melakukan perawatan behel saat ini sudah menjadi hal lumrah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Bukan hanya untuk membuat gigi rapi saja, tetapi bisa juga dipakai untuk estetika wajah dan kepentingan kesehatan lainnya.

Lakukan pemakaian behel pada tempat yang profesional dan terpercaya. AUDY Dental jadi salah satu rekomendasi paling tepat untuk memakai behel serta perawatan gigi lainnya. Dapatkan hasil gigi yang indah dan lebih sempurna.* (dbs)

Artikel Tanpa Sadar! Kebiasaan Buruk ini Bisa Mengubah Postur Wajah, Behel Solusi yang Tepat? pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM https://parade.id/sekjen-kpcdi-pemblokiran-bpjs-pbi-pasien-cuci-darah-langgar-ham/ Sun, 15 Feb 2026 09:06:36 +0000 https://parade.id/?p=29883 Jakarta (parade.id)- Kebijakan Kementerian Sosial yang tiba-tiba memblokir BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) sekitar 11 juta peserta dinilai sebagai tindakan tidak berperikemanusiaan dan melanggar hak asasi manusia. Pasien cuci darah menjadi kelompok paling terdampak karena terancam nyawa akibat keterlambatan menjalani hemodialisis. “Ini kebijakan yang tidak berperikemanusiaan dan melanggar HAM, khususnya HAM tentang kesehatan, hak untuk hidup, […]

Artikel Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Kebijakan Kementerian Sosial yang tiba-tiba memblokir BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) sekitar 11 juta peserta dinilai sebagai tindakan tidak berperikemanusiaan dan melanggar hak asasi manusia. Pasien cuci darah menjadi kelompok paling terdampak karena terancam nyawa akibat keterlambatan menjalani hemodialisis.

“Ini kebijakan yang tidak berperikemanusiaan dan melanggar HAM, khususnya HAM tentang kesehatan, hak untuk hidup, dan hak untuk memperoleh layanan kesehatan. Kami mengecam tata kelola pemberian bantuan sosial yang sembrono dan tidak memperhatikan sektor masyarakat yang rentan,” tegas Petrus Hariyanto, Sekretaris Jenderal Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI), saat diwawancarai Waketum Gerakan Rakyat Yusuf Lakaseng di kanal YouTube Gerakan Rakyat, Kamis (12/2/2026).

Petrus menyebut kebijakan tersebut sebagai “jahat” karena pasien cuci darah tidak bisa menunda pengobatan tanpa risiko fatal. “Cuci darah itu bukan pilihan, itu keharusan—proses hidup mati. Slogan kami di KPCDI adalah ‘cuci darah atau mati’,” jelasnya.

Pemblokiran yang dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya membuat ribuan pasien cuci darah terkaget-kaget saat datang ke rumah sakit. Sejak Senin awal Februari, media sosial KPCDI dibanjiri keluhan dari pasien yang ditolak menjalani hemodialisis karena BPJS mereka dinyatakan tidak aktif.

“Pada hari Senin itu, keluhan datang dengan frekuensi sangat cepat dan banyak. Mereka melaporkan tidak bisa cuci darah karena ditolak rumah sakit dengan alasan JKN-nya sudah tidak berlaku lagi,” ujar Petrus yang juga pasien cuci darah sejak 2013.

Dampak pemblokiran sangat fatal bagi pasien. Cuci darah berfungsi mengganti sebagian fungsi ginjal yang sudah tidak berfungsi, membuang racun dan menyeimbangkan cairan tubuh. Pasien yang terlambat cuci darah akan mengalami penumpukan cairan dan racun dalam tubuh, menyebabkan sesak napas, tekanan darah meningkat drastis, hingga kematian.

“Kalau tidak cuci darah, cairan dalam tubuh terus menumpuk. Jantung memompa lebih keras, tensi langsung naik. Dalam 2-4 hari, kita tidak bisa tidur, sesak seperti ikan koi keluar dari akuarium—tidak bisa bernapas,” gambarkan Petrus.

Beberapa kasus tragis telah terjadi. Di Banyumas, ada anggota KPCDI yang terpaksa menjual kambing untuk membayar cuci darah setelah BPJS-nya diblokir. Banyak pasien yang seharusnya cuci darah hari Senin harus menunda hingga Kamis atau lebih karena tidak ada solusi cepat.

KPCDI telah menghubungi berbagai instansi terkait, termasuk Dewan Jaminan Sosial Nasional, BPJS Kesehatan, dan Kementerian Kesehatan. Namun instansi-instansi tersebut menyatakan kebijakan pemblokiran berada di luar kewenangan mereka karena keputusan ada di tangan Kemensos.

Petrus menilai alasan Kemensos tentang adanya 15 juta penerima yang tidak berhak tidak bisa dijadikan pembenaran untuk pemblokiran mendadak. “Lebih baik salah dengan memberikan kepada orang yang semestinya tidak menerima, daripada ada satu pasien miskin yang terlewatkan dan kesusahan cuci darah hingga meninggal,” tegasnya.

Organisasi pasien ini mendesak agar pasien penyakit kronik seperti gagal ginjal, jantung, dan kanker dikategorikan sebagai masyarakat rentan yang berhak mendapat PBI selamanya, bukan hanya 3 bulan masa transisi seperti keputusan DPR.

“Pasien gagal ginjal yang kemarin mendapat PBI harus diaktifkan lagi, tidak hanya sementara. Harus ada tata kelola bahwa pasien kronik di-database dan menjadi perhatian, tidak boleh main cancel,” ujar Petrus.

KPCDI juga menuntut pemberitahuan minimal 30 hari sebelum ada pemblokiran karena keterlambatan cuci darah sangat fatal. Organisasi ini menyayangkan DPR tidak melibatkan perwakilan pasien dalam rapat dengar pendapat untuk membahas masalah ini.

Petrus yang merupakan mantan Sekjen Partai Rakyat Demokratik (PRD) dan pernah menjadi tahanan politik Orde Baru ini mendirikan KPCDI pada 15 Maret 2014 bersama Toni Samosir. Organisasi ini menjadi satu-satunya ormas pasien di Indonesia yang aktif memperjuangkan hak pasien cuci darah, termasuk mengadvokasi kebijakan publik terkait pembiayaan kesehatan.

Pada 2024, Petrus memperoleh penghargaan sebagai Pejuang Keadilan dari Orang Baik Award yang diselenggarakan Kantor Berita Radio (KBR) atas kepeduliannya memperjuangkan nasib para pasien cuci darah di Indonesia.

Artikel Sekjen KPCDI: Pemblokiran BPJS PBI Pasien Cuci Darah Langgar HAM pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Presiden Prabowo Tekankan Swasembada Pangan dan Energi di Rakornas 2026 https://parade.id/presiden-prabowo-tekankan-swasembada-pangan-dan-energi-di-rakornas-2026/ Mon, 02 Feb 2026 12:47:53 +0000 https://parade.id/?p=29829 Bogor (parade.id)- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya Indonesia mencapai swasembada pangan dan energi dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2/2026). “Fondasi pertama kita mau tidak mau suka tidak suka, kita harus swasembada pangan. Swasembada pangan tidak ada alternatif. Kalau kita mau merdeka, […]

Artikel Presiden Prabowo Tekankan Swasembada Pangan dan Energi di Rakornas 2026 pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Bogor (parade.id)- Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya Indonesia mencapai swasembada pangan dan energi dalam taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center, Bogor, Senin (2/2/2026).

“Fondasi pertama kita mau tidak mau suka tidak suka, kita harus swasembada pangan. Swasembada pangan tidak ada alternatif. Kalau kita mau merdeka, kalau kita mau sejahtera, kita harus jamin produksi pangan,” tegas Prabowo di hadapan 4.011 peserta dari seluruh Indonesia.

Rakornas yang mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Strategis Presiden menuju Indonesia Emas 2045” ini dihadiri para kepala daerah, wakil kepala daerah, jajaran kementerian, TNI, Polri, dan Kejaksaan dari seluruh penjuru tanah air.

Program Makan Bergizi Gratis Capai 60 Juta Penerima

Presiden melaporkan keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah mencapai 60 juta penerima manfaat dalam waktu sekitar 15 bulan. Program ini telah menciptakan 1 juta lapangan kerja melalui 22.275 dapur operasional.

“Tidak ada yang menduga kita mampu. Banyak bahkan orang-orang hebat meramalkan pasti gagal,” ujar Prabowo. Ia menyebutkan bahwa program MBG kini dipelajari oleh pihak White House dan Rockefeller Institute sebagai model investasi terbaik.

18 Proyek Hilirisasi Prioritas 2026

Pemerintah menargetkan 18 proyek hilirisasi prioritas tahun 2026 yang diperkirakan akan menciptakan 276.000 lapangan kerja dengan nilai investasi Rp618 triliun. Proyek ini mencakup industri aluminium, stainless steel, bioavtur, hingga pengolahan kelapa sawit.

“Kelapa sawit adalah miracle crop. Dari kelapa sawit kita bisa bikin solar, biosolar, avtur pesawat. Kita bisa bebas dari ketergantungan luar,” jelas Presiden.

Gerakan Indonesia ASRI

Presiden meluncurkan gerakan “Indonesia ASRI” (Aman, Sehat, Resik, Indah) untuk mengatasi masalah kebersihan dan estetika lingkungan. Pemerintah akan membangun 34 proyek waste to energy senilai US$3,5 miliar untuk mengatasi persoalan sampah.

Prabowo juga mencanangkan program “gentengisasi” untuk mengganti atap seng dengan genteng di seluruh Indonesia. “Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Genteng itu bahan bakunya dari tanah, bisa ringan dan kuat,” katanya.

Capaian Lainnya

Presiden merinci sejumlah pencapaian, antara lain:

  • Swasembada beras 34,7 juta ton pada 2025
  • 83.237 koperasi desa dan kelurahan Merah Putih berbadan hukum
  • 70 juta warga mendapat cek kesehatan gratis
  • 282.180 sekolah menerima interactive flat panel
  • Pembentukan Danantara dengan aset Rp1.040 miliar dolar AS

Prabowo menutup taklimatnya dengan menegaskan komitmen pemerintah untuk seluruh rakyat tanpa memandang afiliasi politik. “Saya tidak akan tanya ini gubernurnya partai mana. Buktinya saya kalah di Sumatera Barat, tapi tetap MBG sampai ke Sumaera Barat. Tidak boleh ada permusuhan, tidak boleh ada sakit hati,” tegasnya.

Artikel Presiden Prabowo Tekankan Swasembada Pangan dan Energi di Rakornas 2026 pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Dua Juta Anak Alami Gangguan Mental, Netty: Sinyal Darurat Sosial https://parade.id/dua-juta-anak-alami-gangguan-mental-netty-sinyal-darurat-sosial/ Sat, 01 Nov 2025 10:23:20 +0000 https://parade.id/?p=29462 Jakarta (parade.id)- Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti data Kementerian Kesehatan yang menyebutkan  lebih dari dua juta anak di Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental. Jumlah tersebut sekitar10 persen dari total 20 juta jiwa yang menjalani layanan pemeriksaan kesehatan jiwa gratis dari Kemenkes. Menurut Netty, temuan ini merupakan peringatan serius bagi seluruh pihak untuk […]

Artikel Dua Juta Anak Alami Gangguan Mental, Netty: Sinyal Darurat Sosial pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti data Kementerian Kesehatan yang menyebutkan  lebih dari dua juta anak di Indonesia mengalami gangguan kesehatan mental. Jumlah tersebut sekitar10 persen dari total 20 juta jiwa yang menjalani layanan pemeriksaan kesehatan jiwa gratis dari Kemenkes.

Menurut Netty, temuan ini merupakan peringatan serius bagi seluruh pihak untuk memberikan perhatian lebih terhadap kesehatan jiwa anak dan remaja.

“Angka ini bukan sekadar data statistik, tetapi sinyal darurat sosial yang harus kita tanggapi bersama. Anak-anak yang mengalami tekanan mental adalah generasi masa depan bangsa. Jika tidak segera ditangani, kita berisiko kehilangan potensi besar mereka,” ujar Netty di Jakarta, Jumat (31/10).

Netty mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan yang telah membuka data dan menyediakan layanan konseling daring untuk membantu masyarakat mengakses dukungan psikologis secara mudah dan anonim.

Namun, ia menilai upaya tersebut perlu diperkuat dengan pendekatan yang lebih sistematis, berkelanjutan, dan menjangkau hingga pelosok daerah.

“Layanan daring sangat membantu, tetapi belum semua anak memiliki akses internet. Pemerintah perlu memperkuat layanan konseling di sekolah, puskesmas, dan komunitas agar lebih inklusif,” katanya.

Politisi PKS ini juga berharap Kementerian Kesehatan dapat menjelaskan lebih rinci cakupan dan validitas data yang dirilis terkait jumlah anak dengan gangguan mental, agar publik memahami konteksnya secara utuh.

“Transparansi data akan membantu publik melihat persoalan ini dengan lebih tepat. Penjelasan tentang metode, cakupan, dan validitas data sangat penting, bukan untuk meragukan hasil, tetapi agar kita bisa bersama-sama menentukan langkah intervensi yang paling efektif,” ujarnya.

Netty menilai bahwa dengan penjelasan yang lebih komprehensif, semua pihak akan memiliki dasar yang kuat dalam merancang program pencegahan dan pendampingan anak.

“Anak-anak sekarang hidup di era tekanan digital dan ekspektasi sosial yang tinggi. Oleh sebab itu, kita perlu membangun budaya komunikasi yang hangat di keluarga dan sekolah agar anak merasa aman untuk bercerita dan meminta bantuan,” jelasnya.

Dengan demikian, lanjut Netty, perhatian terhadap pengokohan ketahanan keluarga menjadi hal yang harus terus dilakukan secara serius oleh pemerintah. “Keluarga yang memiliki ketahanan fisik, ekonomi, sosial – budaya dan psikologis – spiritual tentu menjadi bagian dari solusi gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja.”*

Artikel Dua Juta Anak Alami Gangguan Mental, Netty: Sinyal Darurat Sosial pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Pemutihan BPJS Kesehatan Upaya Keberlanjutan Program JKN https://parade.id/pemutihan-bpjs-kesehatan-upaya-keberlanjutan-program-jkn/ Tue, 21 Oct 2025 22:12:40 +0000 https://parade.id/?p=29421 Jakarta (parade.id)- Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menilai langkah pemerintah yang tengah mengkaji kebijakan pemutihan tunggakan iuran peserta BPJS Kesehatan senilai lebih dari Rp10 triliun sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurut Netty, pemerintah perlu berhati-hati dalam merancang kebijakan pemutihan agar tetap berpihak pada masyarakat miskin tanpa menimbulkan […]

Artikel Pemutihan BPJS Kesehatan Upaya Keberlanjutan Program JKN pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, menilai langkah pemerintah yang tengah mengkaji kebijakan pemutihan tunggakan iuran peserta BPJS Kesehatan senilai lebih dari Rp10 triliun sebagai bagian dari upaya memastikan keberlanjutan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurut Netty, pemerintah perlu berhati-hati dalam merancang kebijakan pemutihan agar tetap berpihak pada masyarakat miskin tanpa menimbulkan ketidakadilan bagi peserta yang disiplin membayar iuran.

“Prinsip keadilan sosial harus dijaga. Peserta yang benar-benar tidak mampu tentu harus dibantu, tetapi pemerintah juga perlu memastikan agar kebijakan ini tidak menurunkan semangat kepatuhan peserta lain,” ujar Netty di Jakarta, Selasa (21/10/2025).

Netty menjelaskan, tunggakan senilai lebih dari Rp10 triliun berasal dari peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) yang belum membayar iuran secara rutin. Menurutnya, kondisi ini menunjukkan perlunya pembenahan dalam sistem pembayaran, terutama bagi kelompok pekerja sektor informal yang tidak memiliki pemotongan otomatis iuran.

“Masalah tunggakan ini bukan hanya soal kemampuan ekonomi, tetapi juga kesadaran dan literasi. Pemerintah bersama BPJS perlu memperkuat edukasi publik agar masyarakat memahami bahwa iuran adalah bentuk gotong royong menjaga kesehatan bersama,” katanya.

Lebih lanjut, Netty mendukung langkah pemerintah menanggung sebagian beban bagi kelompok yang benar-benar rentan, namun ia menekankan perlunya verifikasi ketat dan transparansi data dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

“Pemutihan boleh dilakukan untuk yang memang tidak mampu, tetapi data peserta yang mendapat keringanan harus diverifikasi dengan baik dan terbuka. Pemerintah harus memastikan tidak ada potensi penyalahgunaan atau fraud dalam proses penghapusan tunggakan,” tegasnya.

Netty juga meminta BPJS Kesehatan untuk terus berinovasi dalam memperluas jangkauan peserta serta memperbaiki sistem pembayaran agar lebih mudah diakses masyarakat, termasuk melalui digitalisasi dan integrasi data dengan pemerintah daerah.

Ia menegaskan bahwa kebijakan pemutihan tunggakan tidak boleh dimaknai sebagai penghapusan tanggung jawab, tetapi sebagai langkah kemanusiaan yang diikuti dengan pembenahan sistemik.

“BPJS Kesehatan adalah instrumen penting bagi perlindungan sosial nasional. Karena itu, setiap kebijakan yang diambil harus menjamin keberlanjutan program, menjunjung keadilan, dan bebas dari praktik kecurangan,” pungkas Netty.*

Artikel Pemutihan BPJS Kesehatan Upaya Keberlanjutan Program JKN pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Manfaat Menggunakan Prosedur LASIK untuk Kesehatan Mata https://parade.id/manfaat-menggunakan-prosedur-lasik-untuk-kesehatan-mata/ Wed, 23 Jul 2025 00:02:27 +0000 https://parade.id/?p=29056 Jakarta (parade.id)- Prosedur LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) semakin populer sebagai solusi permanen untukberbagai masalah penglihatan seperti rabun jauh (miopia), rabundekat (hipermetropia), dan astigmatisme. Sebagai salah satu teknik bedah refraktif paling canggih, LASIK mata telah membantu jutaan orang di seluruh dunia untuk meraih penglihatan yang lebih baik tanpa perlubergantung pada kacamata atau lensa kontak. Dalam artikel […]

Artikel Manfaat Menggunakan Prosedur LASIK untuk Kesehatan Mata pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Prosedur LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) semakin populer sebagai solusi permanen untukberbagai masalah penglihatan seperti rabun jauh (miopia), rabundekat (hipermetropia), dan astigmatisme.

Sebagai salah satu teknik bedah refraktif paling canggih, LASIK mata telah membantu jutaan orang di seluruh dunia untuk meraih penglihatan yang lebih baik tanpa perlubergantung pada kacamata atau lensa kontak.

Dalam artikel ini, kita akan mengulas berbagai manfaat LASIK bagi kesehatan mata secara menyeluruh.

1. Koreksi Penglihatan yang Efektif

Salah satu manfaat utama LASIK adalah kemampuannya untuksecara signifikan meningkatkan ketajaman penglihatan. Dalam banyak kasus, hasil LASIK dapat membuat pasien mencapaipenglihatan 20/20 atau bahkan lebih baik. Ini disebabkan oleh teknologi laser yang sangat presisi, mampu mengubah bentukkornea sehingga fokus cahaya pada retina menjadi optimal.

2. Menghilangkan Ketergantungan pada Kacamata

Bagi banyak orang, kacamata dan lensa kontak adalah solusisementara yang sering kali dianggap merepotkan. Dalam jangkapanjang, LASIK menawarkan solusi permanen, memungkinkanpasien untuk menjalani aktivitas sehari-hari tanpa bantuan alatbantu penglihatan. Kebebasan ini sangat bermanfaat, terutamabagi mereka yang aktif dalam olahraga atau pekerjaan yang membutuhkan penglihatan sempurna.

3. Proses Pemulihan yang Cepat

Prosedur LASIK umumnya memerlukan waktu yang sangat singkat, biasanya sekitar 15 menit untuk kedua mata. Selain itu, proses pemulihannya juga relatif cepat. Sebagian besar pasienmelaporkan peningkatan penglihatan yang signifikan dalam 24 hingga 48 jam setelah operasi. Ini memungkinkan pasien untuksegera kembali beraktivitas, tanpa mengalami gangguan berartidalam kehidupan sehari-hari mereka.

4. Ketidaknyamanan Minimal Selama dan Setelah Prosedur

Meski kata “operasi” mungkin terdengar menakutkan, LASIK sebenarnya merupakan prosedur yang minim rasa sakit. Sebelumoperasi, dokter akan memberikan tetes mata anestesi untukmemastikan pasien merasa nyaman. Setelah operasi, beberapapasien mungkin mengalami sedikit ketidaknyamanan sepertimata kering atau sensasi berair, tetapi ini biasanya hilang dalambeberapa hari dengan penggunaan obat tetes mata yang diresepkan.

5. Keamanan dan Efektivitas

Sejak pertama kali diperkenalkan, teknologi LASIK telahmengalami banyak peningkatan dan kini dianggap sangat aman. Tingkat keberhasilan LASIK sangat tinggi, dan komplikasiserius sangat jarang terjadi. Satu studi menunjukkan bahwa lebihdari 95% pasien LASIK puas dengan hasil operasi mereka.

6. Kualitas Hidup yang Lebih Baik

Dengan kemampuan untuk melihat lebih jelas tanpa bantuankacamata atau lensa kontak, banyak pasien LASIK melaporkanpeningkatan signifikan dalam kualitas hidup mereka. Tidak hanya dalam hal kenyamanan sehari-hari, tetapi juga dalamaspek emosional dan psikologis. Penglihatan yang baik dapatmeningkatkan kepercayaan diri dan membuat seseorang lebihaktif dan produktif.

7. Solusi Jangka Panjang yang Ekonomis

Walaupun biaya awal LASIK mungkin tampak tinggi, dalamjangka panjang, prosedur ini bisa lebih ekonomis dibandingkandengan biaya rutin untuk kacamata dan lensa kontak. Jika dihitung biaya tahunan untuk pemeriksaan mata, penggantianlensa kontak, dan pembelian kacamata baru, LASIK bisamenjadi investasi yang menguntungkan untuk penglihatan yang lebih baik seumur hidup.

8. Teknologi yang Terus Berkembang

Teknologi di balik LASIK terus berkembang, menawarkansolusi yang semakin aman dan efektif. Inovasi terbaru sepertiLASIK berbasis wavefront dan femtosecond laser telahmeningkatkan akurasi dan keamanan prosedur. Denganteknologi ini, kemungkinan biologis individu untuk mengalamiefek samping atau komplikasi semakin kecil.

LASIK adalah solusi modern dan efektif untuk berbagai jenisgangguan penglihatan. Dengan berbagai manfaat seperti koreksipenglihatan yang signifikan, pengurangan ketergantungan pada alat bantu penglihatan, proses pemulihan cepat, dan teknologiyang aman, LASIK menawarkan opsi yang menarik bagi merekayang ingin meningkatkan kualitas penglihatan dan hidup merekasecara keseluruhan.

Sebelum memutuskan menjalani prosedur ini, pastikan untukberkonsultasi dengan tenaga medis yang kompeten agar memperoleh hasil terbaik. Salah satunya dengan Klinik Mata Nusantara (KMN) EyeCare.

KMN EyeCare dilengkapi dengan tenaga medis yang sangat kompeten dan berpengalaman. Para dokter mata dan staf medislainnya memiliki latar belakang pendidikan yang kredibel sertatelah menjalani pelatihan khusus di bidangnya. Selamat mencoba.*

Artikel Manfaat Menggunakan Prosedur LASIK untuk Kesehatan Mata pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Indonesia di Ambang Kehilangan Kedaulatan Kesehatan jika Tidak Menolak Amandemen IHR https://parade.id/indonesia-di-ambang-kehilangan-kedaulatan-kesehatan-jika-tidak-menolak-amandemen-ihr/ Sat, 19 Jul 2025 12:54:56 +0000 https://parade.id/?p=29038 Jakarta (parade.id)- Indonesia di ambang kehilangan kedaulatan dalam kebijakan kesehatan nasional jika tidak segera menolak amandemen International Health Regulations (IHR) yang akan ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari ini, Jumat, 19 Juli 2025. Peringatan keras ini disampaikan oleh Dr. dr. Siti Fadilah Supari SPJP(K) dan Purn. Komjen Dharma Pongrekun dalam sebuah konferensi pers, menyerukan pemerintah […]

Artikel Indonesia di Ambang Kehilangan Kedaulatan Kesehatan jika Tidak Menolak Amandemen IHR pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Indonesia di ambang kehilangan kedaulatan dalam kebijakan kesehatan nasional jika tidak segera menolak amandemen International Health Regulations (IHR) yang akan ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari ini, Jumat, 19 Juli 2025. Peringatan keras ini disampaikan oleh Dr. dr. Siti Fadilah Supari SPJP(K) dan Purn. Komjen Dharma Pongrekun dalam sebuah konferensi pers, menyerukan pemerintah untuk segera bertindak sebelum otomatis terikat pada aturan yang dinilai sangat merugikan.

Menurut Siti Fadilah Supari dan Dharma Pongrekun, amandemen IHR ini memuat sejumlah pasal yang berpotensi melanggar kedaulatan bangsa dan negara, dengan memberikan kewenangan penuh kepada Direktur Jenderal WHO untuk menyatakan status darurat pandemi, bahkan tanpa persetujuan presiden suatu negara. “Jika disetujui, artinya Presiden sekalipun tidak dapat lagi melindungi rakyatnya sendiri,” tegas mereka, menyoroti ancaman terhadap hak negara untuk menentukan kebijakan kesehatan lewat keterangan persnya kepada media.

Beberapa poin krusial yang menjadi sorotan utama penolakan meliputi:

  • Hilangnya Kedaulatan Nasional: Amandemen IHR, khususnya Pasal 1, 12, dan 49, memberikan kekuasaan kepada Dirjen WHO untuk mendeklarasikan darurat pandemi, yang berpotensi mengesampingkan keputusan kepala negara. Ini dapat berarti Indonesia harus tunduk pada WHO Treaty dan Pandemic Agreement, yang bisa merugikan kepentingan nasional.
  • Redefinisi Pandemi yang Berbahaya: Perubahan definisi pandemi menjadi setara dengan Kejadian Luar Biasa (KLB) dan epidemi, ditambah dengan masuknya pengobatan gen dan sel dalam produk kesehatan relevan (Pasal 1), dinilai membuka celah bagi WHO untuk menciptakan “darurat artifisial” dan berpotensi disalahgunakan untuk mengklaim bioterrorisme.
  • Beban Finansial Tak Terbatas: Pasal 44 amandemen IHR disebut akan membebankan pendanaan penanganan pandemi tanpa batas kepada negara anggota, termasuk yang sedang kesulitan ekonomi. Hal ini dikhawatirkan dapat menyebabkan negara terjerat utang global, kemiskinan, bahkan kebangkrutan.
  • Kurangnya Transparansi dan Akuntabilitas: Pasal 44bis dinilai tidak memberikan kejelasan mengenai pengelolaan dana, audit, dan perlindungan konflik kepentingan. WHO juga tidak diwajibkan mempertanggungjawabkan hasilnya, sehingga negara yang bangkrut akibat pandemi tidak bisa menyalahkan WHO.
  • Cacat Hukum dan Pelanggaran HAM: Versi final amandemen disebut tidak diserahkan WHO minimal empat bulan sebelum pemungutan suara (Pasal 55(2)). Selain itu, aturan mengenai karantina paksa orang sehat (Pasal 27) dan kewajiban vaksinasi bagi pelancong internasional tanpa mempertimbangkan kondisi individu (Pasal 31.2) dianggap melanggar hak asasi manusia dan kebebasan pribadi yang dijamin konstitusi.
  • Intervensi Hukum Nasional: Pasal 4 mewajibkan negara membuat undang-undang nasional sesuai kemauan WHO, bukan berdasarkan kepentingan rakyat. Hal ini terlihat pada Omnibuslaw Kesehatan Pasal 446 di Indonesia.
  • Monopoli Produk Kesehatan: Pasal 15, 16, 17, dan 18 IHR mewajibkan pre-kualifikasi dan Emergency Use Authorization (EUA) pada semua produk kesehatan, yang berpotensi menimbulkan monopoli dan membatasi perjalanan internasional jika menolak vaksin tertentu.

Siti Fadilah Supari dan Dharma Pongrekun menegaskan bahwa penolakan resmi dari pemerintah Indonesia harus dilakukan sebelum batas waktu hari ini, 19 Juli 2025. Jika tidak ada penolakan, amandemen akan secara otomatis berlaku efektif di Indonesia. Mereka mendesak seluruh elemen masyarakat untuk segera menginformasikan hal ini kepada Presiden agar dapat segera mengambil langkah sebelum terlambat, mencegah potensi penekanan bahkan “penghukuman” dari pihak asing dan WHO yang pada akhirnya merugikan rakyat.***

Artikel Indonesia di Ambang Kehilangan Kedaulatan Kesehatan jika Tidak Menolak Amandemen IHR pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>