Site icon Parade.id

SBY Minta Prabowo Hidupkan Kembali Politik Berkeadaban

Foto: Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat Rapat Majelis Tinggi Partai, Jumat (1/9/2023)/tangkapan layar

Jakarta (parade.id)- Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memohon kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. SBY menilai kondisi politik nasional saat ini semakin liar dan menyebut perebutan kekuasaan kerap dilakukan dengan menghalalkan segala cara.

Permohonan itu disampaikan SBY melalui akun X pribadinya, Rabu (4/11/2026).

“Kok jadi begini negara kita. Kok begini liar politik kita. Sepertinya untuk mendapatkan kekuasaan (political power) cara apapun dibenarkan. Tidak peduli baik atau buruk. Bermoral atau tidak bermoral,” tulis SBY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu mengaku khawatir situasi tersebut membuat rakyat hidup dalam ketakutan di negaranya sendiri. “Saya khawatir kalau akhirnya rakyat merasa takut dan tidak tenteram hidup di negaranya sendiri,” ujarnya.

Sebagai warga bangsa yang mencintai negeri ini, SBY menyampaikan harapan agar Prabowo berkenan memulihkan etika dalam berpolitik. Ia menyebut hal itu sebagai tugas sejarah sekaligus amanah rakyat.

“Sebagai warga bangsa yang sangat mencintai negeri ini, seperti juga warga negara Indonesia yang lain, saya bermohon kepada Presiden Prabowo untuk menghidupkan kembali politik yang berkeadaban. Ini panggilan sejarah. Ini amanah rakyat,” kata SBY.

Di akhir tulisannya, SBY mendoakan agar Prabowo diberi kekuatan dan tuntunan dalam menjalankan misi tersebut. “Semoga Tuhan memberikan kekuatan dan tuntunan kepada Pak Prabowo untuk menjalankan misi mulia ini,” tulisnya.

Dalam unggahan tersebut, SBY tidak merinci peristiwa atau kasus tertentu yang melatarbelakangi keprihatinannya.

SBY memimpin Indonesia selama dua periode, yakni pada 2004–2014, dan kini masih aktif menyampaikan pandangan tentang situasi bangsa melalui media sosial. Prabowo Subianto menjabat sebagai Presiden RI sejak dilantik pada Oktober 2024.

Exit mobile version