#Kemendikbudristek Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/kemendikbudristek/ Bersama Kita Satu Tue, 07 Jun 2022 23:30:52 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg #Kemendikbudristek Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/kemendikbudristek/ 32 32 Kemendikbudristek Dorong Adanya Kolaborasi Wujudkan Kampus Merdeka https://parade.id/kemendikbudristek-dorong-adanya-kolaborasi-wujudkan-kampus-merdeka/ https://parade.id/kemendikbudristek-dorong-adanya-kolaborasi-wujudkan-kampus-merdeka/#respond Tue, 07 Jun 2022 23:30:52 +0000 https://parade.id/?p=20016 Jakarta (PARADE.ID)- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti mendorong adanya kolaborasi berbagai pihak untuk mewujudkan Kampus Merdeka. Suharti menyampaikan itu saat melantik sejumlah pejabat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) dan perguruan tinggi serta Fungsional Ahli Utama di Jakarta, Selasa. Adapun para pejabat yang dilantik, adalah Ketut Wiradnyana selaku Peneliti Ahli Utama […]

Artikel Kemendikbudristek Dorong Adanya Kolaborasi Wujudkan Kampus Merdeka pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Suharti mendorong adanya kolaborasi berbagai pihak untuk mewujudkan Kampus Merdeka.

Suharti menyampaikan itu saat melantik sejumlah pejabat Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) dan perguruan tinggi serta Fungsional Ahli Utama di Jakarta, Selasa.

Adapun para pejabat yang dilantik, adalah Ketut Wiradnyana selaku Peneliti Ahli Utama di Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan; Dady Mairuhu sebagai Direktur Politeknik Negeri Ambon Periode 2022-2026; Joko Sutopo Sugeng Hartono selaku Direktur Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong Periode 2022-2026.

Selain itu Iskhaq Iskandar selaku Kepala LLDikti Wilayah II; Afdalisma selaku Kepala LLDikti Wilayah X; Rizal Munadi selaku Kepala LLDikti Wilayah XIII; dan Munawir Sadzali Razak sebagai Kepala LLDikti Wilayah XVI.

Suharti dalam kesempatan ini menekankan pentingnya LLDikti dan perguruan tinggi untuk mengembangkan kolaborasi dengan berbagai pihak guna meraih cita-cita Kampus Merdeka, terutama dengan dunia usaha, industri dan pemerintah daerah (pemda).

“Ketika kita bisa memberi nilai tambah terhadap kebutuhan di daerah, saya yakin pemda dan pemangku kepentingan di daerah akan ringan tangan membantu perguruan tinggi yang Saudara-saudara pimpin,” kata Suharti.

Kepada Direktur Politeknik Negeri Ambon dan Direktur Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong, Suharti menekankan bahwa kinerja keduanya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran amat dibutuhkan Kemendikbudristek untuk memastikan pendidikan benar-benar menjawab tuntutan kebutuhan Tanah Air dan meningkatkan kebekerjaan lulusan.

“Banyak masyarakat memilih pendidikan vokasi, politeknik, dan akademi komunitas, dan banyak yang berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka sangat berharap ketika lulus bisa mendapat kehidupan yang lebih baik. Mari, bersama-sama memastikan hal itu terjadi,” pesan Suharti.

Kepada para pimpinan LLDikti yang baru dilantik, Suharti mengatakan untuk terus membina dan mendampingi program-program prioritas Kemendikbudristek, terutama Kampus Merdeka.

“LLDikti berperan sebagai perangkat jaringan (hub) kerja sama antar perguruan tinggi maupun dengan lembaga-lembaga lain tingkat nasional dan internasional,” ucap Suharti.

Ditegaskan Suharti, fungsi pengendalian dan pengawasan LLDikti dan perguruan tinggi juga sangat penting, salah satunya lewat mitigasi dini persoalan di masing-masing dan antarlembaga.

Ia juga membahas pentingnya pimpinan LLDikti untuk turut memastikan Program Indonesia Pintar Kuliah berjalan dengan lancar.

“Dengan tata kelola transparan dan akuntabel, kita pastikan mereka yang dapat bantuan adalah benar-benar yang membutuhkan,” ucap Suharti.

Selain itu, karena LLDikti juga bertugas memberikan layanan perizinan pembukaan perguruan tinggi dan program studi, Suharti mengimbau LLDikti agar memastikan perguruan tinggi terlayani dengan mudah dan akuntabel.

“Dengan demikian, mereka tidak perlu lagi berpikir mencari pihak lain untuk mengurus perizinan perguruan tinggi. Akuntabilitas Bapak dan Ibu ada di situ,” tegas Suharti.

Kepada Peneliti Ahli Utama BSKAP, Ketut Wiradnyana, Suharti menekankan keahlian arkeologi dan sejarah budaya yang dimiliki Ketut akan memperbesar perannya.

“Indonesia, dengan kekayaan budaya tak ternilai, adalah laboratorium yang butuh banyak penelitian. Bidang yang Saudara tekuni semakin diperlukan. Semoga kiprah Saudara ke depan, makin berarti bagi kemajuan pendidikan dan kebudayaan serta menjadi inspirasi bagi para peneliti muda,” tutur Sesjen Suharti.

Selain itu, Suharti juga menekankan pentingnya pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia Kemendikbudristek. Dirinya mengimbau para pejabat yang dilantik memastikan komunikasi yang baik dan konsolidasi internal terjadi.

“Kita ingin semua jajaran kita dari atas sampai bawah paham kebijakan kita dan tahu apa yang jadi tugas masing-masing unit kerja. Dengan demikian, secara kolektif, apa yang dilakukan masing-masing unit kerja dapat berkontribusi pada pencapaian kinerja Kemendikbudristek,” kata Suharti.

Pada kesempatan ini, dilaksanakan juga penandatanganan berita acara serah terima Jabatan Direktur Politeknik Negeri Ambon dari Beny Bandanadjaja kepada Dady Mairuhu; Jabatan Direktur Akademi Komunitas Negeri Rejang Lebong dari Abdul Aziz kepada Joko Sutopo Sugeng Hartono.

Selain itu Jabatan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah X dari Herri kepada Afdalisma; Jabatan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIII dari Faisal kepada Rizal Munadi; serta Jabatan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XVI dari Mahludin H Baruwadi kepada Munawir Sadzali Razak.

Sekjen mengapresiasi para pejabat terdahulu yang telah memberikan dedikasi dalam memberikan layanan terbaik bagi pendidikan tinggi.

*Sumber: Antara

Artikel Kemendikbudristek Dorong Adanya Kolaborasi Wujudkan Kampus Merdeka pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kemendikbudristek-dorong-adanya-kolaborasi-wujudkan-kampus-merdeka/feed/ 0
Kemendikbudristek Sebut KILA Bangun Ekosistem Lagu Anak https://parade.id/kemendikbudristek-sebut-kila-bangun-ekosistem-lagu-anak/ https://parade.id/kemendikbudristek-sebut-kila-bangun-ekosistem-lagu-anak/#respond Wed, 09 Mar 2022 12:20:10 +0000 https://parade.id/?p=18264 Jakarta (PARADE.ID)- Direktur Perfilman, Musik, dan Media Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek Ahmad Mahendra mengatakan penyelenggaraan Kontes Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2022 bertujuan membangun ekosistem lagu anak. ”KILA ini bertujuan untuk membangun ekosistem lagu anak di Tanah Air,” ujar Mahendra dalam taklimat media yang dipantau di Jakarta, Rabu. Dia menambahkan sosialisasi lagu anak Indonesia yang lebih […]

Artikel Kemendikbudristek Sebut KILA Bangun Ekosistem Lagu Anak pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Direktur Perfilman, Musik, dan Media Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek Ahmad Mahendra mengatakan penyelenggaraan Kontes Kita Cinta Lagu Anak (KILA) 2022 bertujuan membangun ekosistem lagu anak.

”KILA ini bertujuan untuk membangun ekosistem lagu anak di Tanah Air,” ujar Mahendra dalam taklimat media yang dipantau di Jakarta, Rabu.

Dia menambahkan sosialisasi lagu anak Indonesia yang lebih luas juga menjadi sasaran Kemendikbudristek. Kemendikbudristek mempublikasikan lagu-lagu karya peserta melalui berbagai platform musik digital, serta menggandeng lembaga pendidikan, organisasi dan komunitas masyarakat untuk membantu kegiatan ini

KILA 2022 digelar gratis dan terbuka untuk semua pelajar di Indonesia. Pendaftaran KILA 2022 dibuka bertepatan dengan peringatan Hari Musik Nasional, mulai 9 Maret 2022 hingga 15 Mei 2022. Kemudian, rangkaian program KILA akan ditayangkan di berbagai platform digital, seperti Indonesiana TV dan kanal YouTube Budaya Saya

Selain kompetisi lagu anak, kata Mahendra, pelaksanaan KILA 2022 juga diselingi oleh berbagai acara pendukung lainnya yakni meliputi bincang KILA maupun lomba hiburan yang digelar di platform Instagram @kilaindonesia.id.

“Nantikan juga para Duta KILA yang akan menyambangi beberapa daerah untuk melakukan kegiatan sosialisasi dan promosi kegiatan,” imbuh Mahendra.

Menurut Mahendra, pelaksanaan KILA sebelumnya berhasil menjaring sekitar 1.500 pendaftar dari seluruh Indonesia. Mahendra memastikan, program KILA tahun 2022 bakal dikemas lebih menarik dengan peluncurannya pada 9 Maret 2022 yang bertepatan dengan peringatan Hari Musik Nasional.

”Partisipasi masyarakat diharapkan akan meningkat pada perhelatan KILA tahun ini dan terus bertambah pada tahun-tahun berikutnya,” ucap Mahendra.

KILA 2022 mencakup pertama, lomba cipta lagu anak untuk kelompok usia 5 sampai. 7 tahun dan 8 hingga. 13 tahun, lalu kedua, lomba menyanyikan lagu anak untuk umur 5 hingga. 7 tahun dan 8 sampai. 13 tahun, serta terakhir, lomba aransemen lagu tema KILA) gubahan Dian HP.

Selain membawakan lagu daerah, para peserta juga akan diminta untuk menyanyikan lagu-lagu baru ciptaan para peserta Kontes KILA tahun 2021. Informasi terkait pendaftaran dan persyaratan pendaftaran peserta KILA 2022 dapat dilihat pada tautan situs www.kilaindonesia.id dan akun Instagram @kilaindonesia.id.

*Sumber: Antara

Artikel Kemendikbudristek Sebut KILA Bangun Ekosistem Lagu Anak pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kemendikbudristek-sebut-kila-bangun-ekosistem-lagu-anak/feed/ 0
Kemendikbudristek Berikan Keleluasaan Penggunaan Dana BOP PAUD https://parade.id/kemendikbudristek-berikan-keleluasaan-penggunaan-dana-bop-paud/ https://parade.id/kemendikbudristek-berikan-keleluasaan-penggunaan-dana-bop-paud/#respond Tue, 15 Feb 2022 10:53:14 +0000 https://parade.id/?p=17864 Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyampaikan program Merdeka Belajar episode 16 akan memberikan keleluasaan penggunaan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan BOP Pendidikan Kesetaraan. “Terobosan hari ini hubungannya dengan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia, melalui transformasi kebijakan pendanaan. Episode Merdeka Belajar ini fokus kepada alat transformasi pendanaan […]

Artikel Kemendikbudristek Berikan Keleluasaan Penggunaan Dana BOP PAUD pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) menyampaikan program Merdeka Belajar episode 16 akan memberikan keleluasaan penggunaan dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan BOP Pendidikan Kesetaraan.

“Terobosan hari ini hubungannya dengan peningkatan kualitas pendidikan Indonesia, melalui transformasi kebijakan pendanaan. Episode Merdeka Belajar ini fokus kepada alat transformasi pendanaan dan akselerasi pendanaan kepada PAUD se-Indonesia dan sekolah kesetaraan,” ujar Mendikbudristek Nadiem Makarim dalam konferensi pers Merdeka Belajar Episode 16 yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa.
Ia mengemukakan, terdapat empat pokok kebijakan program Merdeka Belajar episode 16, yakni pertama, nilai satuan biaya BOP PAUD pada 2022 ini menjadi bervariasi, sesuai karakteristik daerah.
“Tadinya semua sekolah per anak mendapatkan sama, sekarang bervariasi, tergantung daerah-daerah yang lebih terpencil, daerah-daerah di 3T (terdepan, terpencil dan tertinggal), daerah-daerah yang lebih sulit diakses itu akan mendapatkan dana yang lebih afirmatif, lebih besar dari yang lainnya,” ujarnya.
Kedua, penyaluran BOP PAUD dan Pendidikan Kesetaraan langsung ke rekening sekolah agar lebih cepat dan efisien. Dengan begitu, kepala sekolah dan tenaga pendidik tidak perlu menalangi atau meminjam bantuan kepada orang tua siswa ataupun vendor.
“Kami sekarang memutuskan untuk mentransfer langsung kepada rekening sekolah, tidak lewat pemda, sehingga ini sangat membantu mengurangi perlambatan sebesar 32 persen atau sekitar tiga minggu lebih cepat,” ujar Nadiem.
Kemudian, lanjut dia, yang ketiga adalah memberikan kemerdekaan kepada setiap kepala sekolah untuk mengalokasikan BOP PAUD dan BOP Pendidikan Kesetaraan, sesuai kebutuhan agar lebih fleksibel.

Keempat, adalah digitalisasi perencanaan, pelaporan dana BOS yang menggunakan Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (Arkas), sebagai aplikasi tunggal.

“Arkas untuk memastikan bahwa administrasi keuangan kita lebih digitized dan automated,” kata Nadiem.
*Sumber: Antara 

Artikel Kemendikbudristek Berikan Keleluasaan Penggunaan Dana BOP PAUD pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kemendikbudristek-berikan-keleluasaan-penggunaan-dana-bop-paud/feed/ 0
Kemendikbudristek Berikan Penghargaan pada Sejumlah Mitra https://parade.id/kemendikbudristek-berikan-penghargaan-pada-sejumlah-mitra/ https://parade.id/kemendikbudristek-berikan-penghargaan-pada-sejumlah-mitra/#respond Fri, 14 Jan 2022 00:34:21 +0000 https://parade.id/?p=17261 Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan penghargaan pada sejumlah mitra, perguruan tinggi dan juga jurnalis pada ajang Anugerah Diktiristek 2021. “Selama satu tahun terakhir, luar biasa sekali transformasi yang kita lakukan. Dalam dua tahun pandemi, terjadi transformasi yang dahsyat sekali pada bidang teknologi,” ujar Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam, pada […]

Artikel Kemendikbudristek Berikan Penghargaan pada Sejumlah Mitra pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memberikan penghargaan pada sejumlah mitra, perguruan tinggi dan juga jurnalis pada ajang Anugerah Diktiristek 2021.

“Selama satu tahun terakhir, luar biasa sekali transformasi yang kita lakukan. Dalam dua tahun pandemi, terjadi transformasi yang dahsyat sekali pada bidang teknologi,” ujar Plt Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek, Prof Nizam, pada ajang pemberian penghargaan di Jakarta, Kamis.

Dia menambahkan perguruan tinggi melakukan transformasi pada proses pembelajaran dan itu tidak terbayangkan sebelumnya. Selama ini sulit sekali mendorong perguruan tinggi menerapkan teknologi, namun pandemi mempercepat terjadinya transformasi.

“Teknologi masuk ke ruang kelas dan diperkaya dengan pembelajaran daring,” tambah dia.

Anugerah Diktiristek 2021 tersebut terdiri dari empat kategori yakni Anugerah Kampus Merdeka, Anugerah Kerjasama, Anugerah Humas Dikti, dan Anugerah Jurnalis Dikti.

Sejumlah penghargaan diberikan pada sejumlah media diantaranya kategori jurnalis daring terbaik diraih oleh Neneng Zubaedah dari Sindonews.com, Ilham Pratama Putra dari Medcom, dan kemudian Indriani dari LKBN Antara sebagai jurnalis media daring terbaik ketiga.

Sementara di kategori jurnalis media cetak terbaik, yakni Ayu dari Jawa Pos, Ester Lince Napitupulu dari Kompas dan Muhammad Ashari dari Pikiran Rakyat.

Untuk kategori jurnalis cetak dan online terbaik ini dinilai berdasarkan kuantitas dan kualitas yang ditulis jurnalis selama 2021.

Selain itu juga diberikan anugerah untuk kategori penulis liputan berita terbaik. Diantaranya Mediana dari Kompas, Syarif Oebaidillah dari Media Indonesia dan Dian Ihsan dari Kompas.com.

Selanjutnya kategori jurnalis terfavorit diantaranya Rini Suryati dari Kedaulatan Rakyat, Suranto dari Infopublik dan Dian Warastuti dari Waspada.

Selain itu juga diberikan anugerah media terbaik diantaranya Berita Satu TV (media elektronik), Detik.com (media daring), Kompas (media cetak). Tiga media itu dinilai telah mendukung program Ditjen Diktiristek dengan kontribusi dalam pemberitaan.

*Sumber: Antara

Artikel Kemendikbudristek Berikan Penghargaan pada Sejumlah Mitra pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kemendikbudristek-berikan-penghargaan-pada-sejumlah-mitra/feed/ 0
Kemendikbudristek Sebut Pola Pendidikan Harus Berubah Seiring Zaman https://parade.id/kemendikbudristek-sebut-pola-pendidikan-harus-berubah-seiring-zaman/ https://parade.id/kemendikbudristek-sebut-pola-pendidikan-harus-berubah-seiring-zaman/#respond Fri, 19 Nov 2021 11:56:05 +0000 https://parade.id/?p=16243 Jakarta (PARADE.ID)- Direktur Sumber Daya Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Dr Mohammad Sofwan Effendi mengatakan pola pendidikan harus berubah seiring dengan perkembangan zaman. “Tantangan yang dihadapi peserta didik saat ini sangat berbeda, tantangan bagi kita sebagai pendidik dalam menyiapkan agar mereka dapat beradaptasi dan dapat menyongsong masa depan yang cemerlang,” ujar Sofwan dalam acara […]

Artikel Kemendikbudristek Sebut Pola Pendidikan Harus Berubah Seiring Zaman pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Direktur Sumber Daya Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek Dr Mohammad Sofwan Effendi mengatakan pola pendidikan harus berubah seiring dengan perkembangan zaman.

“Tantangan yang dihadapi peserta didik saat ini sangat berbeda, tantangan bagi kita sebagai pendidik dalam menyiapkan agar mereka dapat beradaptasi dan dapat menyongsong masa depan yang cemerlang,” ujar Sofwan dalam acara Literasi Digital dalam Penerapan Merdeka Belajar untuk Membangun SDM Unggul yang diselenggarakan Universitas Terbuka di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, kebutuhan sumber daya manusia tidak bisa dipenuhi dengan pengalaman pendidik masa lalu, karena tuntutan zaman sekarang sungguh berbeda.

Dia menambahkan para pendidik harus dapat mengubah pola pendidikan seiring dengan perkembangan zaman. Pada era revolusi industri 3.0, manusia dituntut untuk memproduksi pengetahuan dan pada era revolusi industri 4.0 dituntut untuk memproduksi inovasi.

“SDM harus dapat memiliki potensi atau yang disebut dengan multitalenta. Kita harus berlari dengan cepat agar bisa bersaing di pasar global,” terang dia.

Sofwan menjelaskan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dapat menggali potensi yang seluas-luasnya baik di dalam kampus maupun di luar kampus.

“Proses pembelajaran dapat terjadi di mana saja dan kapan saja. Dalam hal ini, teknologi berperan penting dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas pada era digital,” terang dia.

Literasi digital memainkan peranan penting dalam mengembangkan MBKM. Para pendidik dapat menghadirkan konten pembelajaran yang menarik, serta perguruan tinggi dapat menghadirkan pembelajaran digital agar pembangunan dapat terarah.

Rektor Universitas Terbuka, Prof Ojat Darojat  mengatakan pandemi COVID-19 telah membuat perubahan yang fundamental dalam tata kehidupan masyarakat dan juga pembelajaran.

“Kita semua menjadi saksi sejarah dalam pola pembelajaran jarak jauh atau yang dikenal dengan online learning pada akhirnya dialami masyarakat. Pendidikan jarak jauh, menjadi salah satu opsi pembelajaran pada saat ini,” kata Ojat.

Ojat mengatakan bahwa literasi digital merupakan sesuatu yang harus dimiliki dan terus dikembangkan serta dipahami secara masif. Kebijakan MBKM merupakan kebijakan besar bagi peserta didik dalam menyongsong masa depan.

Untuk itu, Ojat mengajak para pendidik untuk dapat bisa menyiapkan mahasiswa untuk bisa bersaing pada masa depan.

*Sumber: Antara

Artikel Kemendikbudristek Sebut Pola Pendidikan Harus Berubah Seiring Zaman pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kemendikbudristek-sebut-pola-pendidikan-harus-berubah-seiring-zaman/feed/ 0
Kemendikbudristek Soroti Karya Mahasiswa yang Dibuat Saat KKN https://parade.id/kemendikbudristek-soroti-karya-mahasiswa-yang-dibuat-saat-kkn/ https://parade.id/kemendikbudristek-soroti-karya-mahasiswa-yang-dibuat-saat-kkn/#respond Tue, 05 Oct 2021 09:50:36 +0000 https://parade.id/?p=15345 Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyoroti berbagai karya mahasiswa yang dibuat saat kuliah kerja nyata dengan banyak ide kreatif namun belum dimanfaatkan secara optimal. “Banyak sekali ide kreatif untuk membuat karya inovasi mahasiswa. Banyak sekali karya-karya yang sangat luar biasa,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam dalam Konferensi […]

Artikel Kemendikbudristek Soroti Karya Mahasiswa yang Dibuat Saat KKN pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi menyoroti berbagai karya mahasiswa yang dibuat saat kuliah kerja nyata dengan banyak ide kreatif namun belum dimanfaatkan secara optimal.

“Banyak sekali ide kreatif untuk membuat karya inovasi mahasiswa. Banyak sekali karya-karya yang sangat luar biasa,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Nizam dalam Konferensi Nasional bertajuk “Sebuah Inisiatif Ketenagakerjaan dan Kewirausahaan yang Inklusif” yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa.

Ia menyayangkan karya-karya kreatif mereka itu sering kali terhenti sampai pada tahap pameran atau dimunculkan sekali setahun saat pameran Hari Pendidikan Nasional atau Hari Kemerdekaan saja.

Menurut dia, dengan Indonesia memiliki perguruan tinggi lebih dari 4.000 unit, 300.000 dosen yang membimbing kurang lebih delapan juta mahasiswa, seharusnya dapat memberikan lebih banyak ide kreatif yang mengalir dan dapat dimanfaatkan, baik oleh pelaku industri maupun masyarakat.

“Kita ingin karya-karya itu menghilir. Jadi (bisa, red.) dimanfaatkan oleh industri, dimanfaatkan oleh masyarakat,” kata dia.

Untuk mendorong dan membantu mahasiswa dalam menyalurkan berbagai ide yang diciptakan, pihaknya telah membuat platform digital, Kedaireka.

Melalui platform itu, kata dia, mahasiswa yang memiliki ide kreatif dapat bertemu dengan investor maupun inovator untuk melakukan kerja sama demi memenuhi kebutuhan industri.

Saat ini, kata dia, sudah lebih dari 25.000 mahasiswa dengan ide-ide kreatif serta mitra dari pihak industri yang bergabung di Kedaireka.

Ia berharap, platform itu dapat mempertemukan kecocokan antara pihak mahasiswa dan industri yang berkomitmen, sehingga dapat mengakselerasi sinergi pentahelix, sedangkan pemerintah dapat membantu mereka untuk mengembangkan ide tersebut.

“Kalau nanti ada kecocokan antara investor dan inovator dengan industri, kemudian industri ada komitmen untuk menggunakan produk tadi, pemerintah akan membantu pendanaan. Jadi dengan pendanaan pendamping,” kata dia.

*Sumber: Antara

Artikel Kemendikbudristek Soroti Karya Mahasiswa yang Dibuat Saat KKN pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kemendikbudristek-soroti-karya-mahasiswa-yang-dibuat-saat-kkn/feed/ 0
Pemerintah Ingin Majukan Budaya Lewat Musik Tradisi https://parade.id/pemerintah-ingin-majukan-budaya-lewat-musik-tradisi/ https://parade.id/pemerintah-ingin-majukan-budaya-lewat-musik-tradisi/#respond Fri, 24 Sep 2021 12:04:57 +0000 https://parade.id/?p=15156 Jakarta (PARADE.ID)- Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Ahmad Mahendra mengatakan bahwa pemerintah berupaya fokus memajukan musik tradisi sebagai implementasi dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan. “Musik tradisi merupakan salah satu objek pemajuan kebudayaan yang bertujuan untuk membantuk karakter bangsa, ketahanan budaya, kesejahteraan, dan […]

Artikel Pemerintah Ingin Majukan Budaya Lewat Musik Tradisi pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Direktur Perfilman, Musik, dan Media Baru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) Ahmad Mahendra mengatakan bahwa pemerintah berupaya fokus memajukan musik tradisi sebagai implementasi dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

“Musik tradisi merupakan salah satu objek pemajuan kebudayaan yang bertujuan untuk membantuk karakter bangsa, ketahanan budaya, kesejahteraan, dan diplomasi budaya,” kata Ahmad di sela-sela jumpa pers virtual International Ethnic Music Festival, Jumat.

Menurut Ahmad, kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia, salah satunya musik tradisi, merupakan sebuah berkah sekaligus tantangan dalam hal melestarikan dan memajukannya.

“Salah satu kelemahan orang Indonesia adalah kurang percaya diri terhadap musik tradisi. Terutama generasi muda, mereka harus tahu bahwa apa yang kita punya ini keren luar biasa. Semua pihak harus bangga dengan musik tradisi kita,” imbuhnya.

Beberapa langkah yang telah dilakukan oleh Kemendikbud Ristek adalah dengan menyelenggarakan Kongres Musik Tradisi belum lama ini. Ahmad juga mengatakan bahwa Kemendikbud Ristek telah menerima masukan untuk memasukan musik tradisi ke dalam pembelajaran di sekolah.

“Mas menteri juga sudah menyambut baik bahwa musik tradisi ini akan masuk ke dalam pembelajaran di sekolah,” tuturnya.

Selain itu, kata Ahmad, langkah Kemendikbud Ristek lainnya untuk memajukan musik tradisi adalah melakukan pendataan dan mengembangkannya dengan menyelenggarakan workshop bagi para pelakunya, hingga menggelar festival yang kini sedang berlangsung di Toba dan Labuan Bajo.

Meski demikian, Ahmad mengatakan bahwa Kemendikbud Ristek akan selalu terbuka menerima masukan dari semua pihak demi memajukan musik tradisi di Indonesia.

“Jadi kalau ada ide yang baik dari semua pihak, kami siap mendukung terutama untuk musik tradisi,” katanya.

Dia kemudian mengapresiasi gelaran International Ethnic Music Festival oleh Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) pada 24 hingga 26 September 2021, yang akan tak hanya menampilkan pertunjukan musik tradisi, tapi juga diskusi dan masterclass yang membahas musik tradisi Nusantara.

“Tentunya kami mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya karena Kemendikbud Ristek juga tahun ini sangat fokus terhadap kemajuan musik tradisi. Ke depannya, semoga ini menjadi wadah baru bagi semua pihak untuk menyampaikan musik tradisi dan memperkuat ekosistem musik kita,” pungkasnya.

*Sumber: Antara

Artikel Pemerintah Ingin Majukan Budaya Lewat Musik Tradisi pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/pemerintah-ingin-majukan-budaya-lewat-musik-tradisi/feed/ 0
Kemendikbudristek Usul Indiskop Gandeng Sekolah Miliki Lab Seni Budaya https://parade.id/kemendikbudristek-usul-indiskop-gandeng-sekolah-miliki-lab-seni-budaya/ https://parade.id/kemendikbudristek-usul-indiskop-gandeng-sekolah-miliki-lab-seni-budaya/#respond Sat, 07 Aug 2021 10:39:44 +0000 https://parade.id/?p=14302 Jakarta (PARADE.ID)- Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Hilmar Farid mengusulkan agar Indiskop yang dikenal dengan “bioskop rakyat” turut melibatkan sekolah-sekolah yang dilengkapi dengan laboratorium seni budaya untuk memperkuat jaringan. Kemendikbudristek memiliki jaringan sekolah-sekolah dilengkapi laboratorium seni budaya yang punya tempat menonton serupa bioskop berkapasitas 80-100 orang meski kualitasnya tidak setinggi […]

Artikel Kemendikbudristek Usul Indiskop Gandeng Sekolah Miliki Lab Seni Budaya pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Hilmar Farid mengusulkan agar Indiskop yang dikenal dengan “bioskop rakyat” turut melibatkan sekolah-sekolah yang dilengkapi dengan laboratorium seni budaya untuk memperkuat jaringan.

Kemendikbudristek memiliki jaringan sekolah-sekolah dilengkapi laboratorium seni budaya yang punya tempat menonton serupa bioskop berkapasitas 80-100 orang meski kualitasnya tidak setinggi standard bioskop komersial.

“Jika dilibatkan dalam jaringan Indiskop, bisa membentuk kekuatan lebih besar, belum lagi termasuk perguruan tinggi yang cukup banyak punya fasilitas serupa,” kata Hilmar dalam sambutannya di konferensi pers daring Indiskop Festival 2021, Sabtu.

Dia berharap dengan strategi tersebut jaringan Indiskop bisa diperluas dan menguat sehingga pada tahun mendatang, bukan cuma kuantitas film yang bertambah, tetapi juga jaringan tempat penyelenggaraan festival.

Indiskop berdiri pada 2019 di Teluk Gong, Jakarta Utara dan memutar film-film Indonesia dengan harga terjangkau agar berbagai lapisan masyarakat bisa menikmati suguhan film berkualitas.

“Indiskop sebagai proyek yang saya ikuti sejak awal, langkah tepat untuk mengatasi banyakblank spot di negeri kita, jumlah bioskop yang sangat tidak seimbang dengan penduduk dan persebaran juga sangat terbatas, masih di kota besar,” katanya.

Tahun lalu, pandemi membuat bioskop independen itu mengadakan festival film pertama secara daring yang diisi dengan kompetisi film pendek hingga kelas film bersana sineas kenamaan.

Tahun ini, Indiskop kembali mengadakan festival yang menghadirkan kompetisi film pendek hingga rangkaian kelas perfilman secara daring bersama para praktisi dari dalam dan luar negeri. Hilmar memuji para sineas dan pekerja film yang terus membuat karya luar biasa di tengah keterbatasan. Dia mengatakan festival daring ini merupakan bentuk nyata kemampuan insan film dalam beradaptasi di tengah kondisi sulit yang telah memasuki tahun kedua.

*Sumber: antaranews.com

Artikel Kemendikbudristek Usul Indiskop Gandeng Sekolah Miliki Lab Seni Budaya pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kemendikbudristek-usul-indiskop-gandeng-sekolah-miliki-lab-seni-budaya/feed/ 0
Kemendikbudristek: Kolaborasi Kunci untuk Sukseskan PTM Terbatas https://parade.id/kemendikbudristek-kolaborasi-kunci-untuk-sukseskan-ptm-terbatas/ https://parade.id/kemendikbudristek-kolaborasi-kunci-untuk-sukseskan-ptm-terbatas/#respond Fri, 18 Jun 2021 10:40:45 +0000 https://parade.id/?p=13278 Jakarta (PARADE.ID)- Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nunuk Suryani mengatakan kolaborasi menjadi kunci untuk mensukseskan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. “Dalam SKB Empat Menteri sudah tertuang bahwa kalau menginginkan PTM terbatas, ada daftar periksa dan protokol yang harus dipenuhi, karena keselamatan warga sekolah menjadi […]

Artikel Kemendikbudristek: Kolaborasi Kunci untuk Sukseskan PTM Terbatas pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nunuk Suryani mengatakan kolaborasi menjadi kunci untuk mensukseskan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas.

“Dalam SKB Empat Menteri sudah tertuang bahwa kalau menginginkan PTM terbatas, ada daftar periksa dan protokol yang harus dipenuhi, karena keselamatan warga sekolah menjadi prioritas utama,” ujar Nunuk di Jakarta, Jumat.

Dia mengajak para guru untuk mengikuti berbagai pelatihan yang disediakan oleh Kemendikbudristek melalui laman ayogurubelajar.kemdikbud.go.id.

“Sudah ada 13 juta guru yang sudah mengakses, ini data kami. Dan saat ini sudah seri ke-7. Ada seri AKM, Seri Belajar Mandiri, Seri Kecakapan Hidup, Seri Belajar Masa Pandemi, Seri Pendidikan Inklusif, Seri PAUD, Seri Kemampuan Nonteknis atau soft skill dan adaptasi teknologi. Bapak/ibu guru bisa ikut pelatihan ini gratis,” jelas dia.

Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Ahmad Hidayatullah, menjelaskan bahwa terdapat tiga hal yang bisa dilakukan oleh para guru dalam melakukan pembelajaran yang baik di masa pandemi ini.

“Pertama, kita berharap para guru tetap terbuka untuk terus berinovasi dan berkreasi untuk memunculkan berbagai macam ide pelayanan, teknik pembelajaran yang efektif untuk peserta didik kita,” kata Ahmad.

Kedua, untuk guru-guru di madrasah, Ahmad mempersilakan memanfaatkan pembelajaran elektronik (e-learning) madrasah yang sudah disiapkan oleh Kemenag. Pada aplikasi dapat ditemukan berbagai menu yang bisa dimanfaatkan.

“Guru-guru bisa membangun kelas diskusi dan membuat kelompok-kelompok kecil. Selain itu juga di madrasah sudah diberikan ruang aplikasi platform yang memungkinkan guru-guru tetap bisa berkreasi, berinovasi untuk memberikan pembelajaran,” jelas Ahmad.

Ketiga, di dalam PTM, guru-guru diharapkan tetap memperhatikan bahwa pembelajaran di masa pandemi ini adalah menjamin hak belajar anak-anak. Hak belajar peserta didik jelas Ahmad, penerjemahannya harus ke arah yang paling esensial.

“Dengan membuka ruang kepada anak-anak untuk menjadikan proses pembelajaran bukan semata-mata transfer pengetahuan dan menghabiskan materi, tetapi lebih menekankan pada membangun proses berpikir, proses bersikap, proses bertindak untuk bisa berkembang,” kata Ahmad.

Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI), Danang Hidayatullah, mengatakan bahwa dalam mempersiapkan PTM terbatas, teman-teman IGI membantu rekan sesama guru untuk dapat mengubah pola pikir guru selama ini, yaitu bisa beradaptasi melakukan pembelajaran daring dan luring dengan baik karena perkembangan digital ini tidak bisa dihindari.

Penguasaan teknologi digital menjadi salah satu fokus dari pengurus IGI dalam rangka meningkatkan kompetensi guru. Pihaknya mendukung program-program Kemendikbudristek, termasuk bagaimana membantu para guru agar bisa mempelajari hal mendasar terkait penggunaan platform pembelajaran.

“Ini pergerakannya cukup masif, para guru menerima tawaran program dari Kemendikbudristek yang kita kolaborasikan dengan program kita di IGI untuk mendukung peningkatan kompetensi guru,” kata Danang.

Danang optimistis bahwa guru bisa menginspirasi guru lain maupun peserta didik untuk mempelajari berbagai platform digital yang menunjang pembelajaran saat ini.

*Sumber: antaranews.com

Artikel Kemendikbudristek: Kolaborasi Kunci untuk Sukseskan PTM Terbatas pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/kemendikbudristek-kolaborasi-kunci-untuk-sukseskan-ptm-terbatas/feed/ 0