#Teror Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/teror/ Bersama Kita Satu Thu, 01 Apr 2021 06:13:53 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=7.1.3 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg #Teror Arsip - Parade.id https://parade.id/tag/teror/ 32 32 Pakar Hukum Ingatkan Kasus Teror Harus Diungkap Transparan https://parade.id/pakar-hukum-ingatkan-kasus-teror-harus-diungkap-transparan/ Thu, 01 Apr 2021 06:13:53 +0000 https://parade.id/?p=11732 Jakarta (PARADE.ID)- Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad mengutuk keras segala praktik terorisme. Menurutnya, tindakan teror tidak ada pembenarannya sama sekali. “Saya mengutuk dengan keras aksi terorisme. Setelah bom Makassar, kini terjadi penyerangan di Mabes Polri oleh seorang wanita,” paparnya dalam keterangan pers, Kamis (1/42021). Pasca rentetan teror akhir-akhir ini, ia berharap kepada masyarakat dan aparat […]

Artikel Pakar Hukum Ingatkan Kasus Teror Harus Diungkap Transparan pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Pakar Hukum Pidana, Suparji Ahmad mengutuk keras segala praktik terorisme. Menurutnya, tindakan teror tidak ada pembenarannya sama sekali.

“Saya mengutuk dengan keras aksi terorisme. Setelah bom Makassar, kini terjadi penyerangan di Mabes Polri oleh seorang wanita,” paparnya dalam keterangan pers, Kamis (1/42021).

Pasca rentetan teror akhir-akhir ini, ia berharap kepada masyarakat dan aparat meningkatkan kewaspadaan terhadap terorisme. Namun demikian, tidak perlu berspekulasi berlebihan sehingga menimbulkan kegaduhan.

“Semua pihak perlu untuk meningkatkan kewaspadaan. Polri juga harus meningkatkan deteksi dini terhadap terorisme,” jelasnya.

Suparji juga menyebut, penyerangan di Mabes Polri perlu diungkap secara transparan. Sebab, yang menjadi target adalah adalah kantor Pusat Kepolisian Republik Indonesia.

“Kasus itu harus diungkap secara terang benderang pelaku dan keberadaan atau kepemilikan senjata. Bagaimana pelaku bisa masuk kemudian melepaskan tembakan?,” ucapnya.

“Tentang senjata yang digunakan, apakah senjata api atau air gun perlu dijelaskan lebih detil,” sambung akademisi Universitas Al-Azhar Indonesia ini.

Selain itu,perlu ada upaya lebih intensif menyelesaikan akar permasalahan yang menyebabkan terjadi aksi teroris.

Terakhir, ia menilai tindakan Polisi yang langsung menembak mati pelaku sudah tepat. Hal itu perlu dilakukan agar tidak timbul korban.

(Rgs/PARADE.ID)

Artikel Pakar Hukum Ingatkan Kasus Teror Harus Diungkap Transparan pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Aparat Jangan Lagi Sebut Pelaku Teror Menggunakan Bahasa Arab https://parade.id/aparat-jangan-lagi-sebut-pelaku-teror-menggunakan-bahasa-arab/ Mon, 29 Mar 2021 04:52:39 +0000 https://parade.id/?p=11666 Jakarta (PARADE.ID)- Politisi Gelora Fahri Hamzah meminta dengan sangat kepada aparat agar jangan menyebut pelaku teror menggunakan bahasa Arab. Seperti Jamaah, Anshar, dll. “Plis sebut mereka teroris! Cukup!” katanya, Senin (29/3/2021), di akun Twitter-nya. Fahri tidak percaya bahwa teroris yang melakukan teror kepada masyarakat luas mempunyai agama. Fahri menyebut mereka (teror) adalah sekumpulan orang-orang bodoh. […]

Artikel Aparat Jangan Lagi Sebut Pelaku Teror Menggunakan Bahasa Arab pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Politisi Gelora Fahri Hamzah meminta dengan sangat kepada aparat agar jangan menyebut pelaku teror menggunakan bahasa Arab. Seperti Jamaah, Anshar, dll.

“Plis sebut mereka teroris! Cukup!” katanya, Senin (29/3/2021), di akun Twitter-nya.

Fahri tidak percaya bahwa teroris yang melakukan teror kepada masyarakat luas mempunyai agama. Fahri menyebut mereka (teror) adalah sekumpulan orang-orang bodoh.

“Bunuh diri! Biarlah ia mati konyol!”

Kita, bangsa dan negara diimbaunya tidak boleh goyah. Tidak boleh pula saling meragukan antaranak bangsa, karena kecintaan kita kepada sesama takkan pernah sirna oleh setitik kebencian.

“Semoga jemaat Kathedral Makasar diberi kesabaran. Semoga korban luka dan nyawa diselamatkan.  Amin YRA.”

Seperti diketahui, pelaku melakukan teror dengan meledakan diri. Ia melakukannya di depan gereja di Makassar.

Korban tewas dari pelaku sendiri. Lainnya masyarakat, mengalami luka-luka.

Aksi teror ini sudah banyak dikutuk dan dikecam oleh banyak pihak dan atau ormas Islam. Pun termasuk oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

(Rgs/PARADE.ID)

Artikel Aparat Jangan Lagi Sebut Pelaku Teror Menggunakan Bahasa Arab pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Mereka yang Menolak Laku Teror Dikaitkan dengan Agama https://parade.id/mereka-yang-menolak-laku-teror-dikaitkan-dengan-agama/ Sun, 28 Mar 2021 11:51:17 +0000 https://parade.id/?p=11653 Jakarta (PARADE.ID)- Tindakan teror kembali di tanah air. Kali ini terjadi di depan rumah ibadah (gereja) saudara-saudara kristiani Makassar, Ahad (28/3/2021) pagi. Banyak tokoh yang ikut mengomentari kejadian teror tersebut. Semua mengutuknya. Kendati demikian, para tokoh menolak, atau tidak ingin teror yang terjadi dikaitkan ke agama tertentu. Berikut komentar para tokoh-tokoh tersebut: Ketua Umum Ikatan […]

Artikel Mereka yang Menolak Laku Teror Dikaitkan dengan Agama pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (PARADE.ID)- Tindakan teror kembali di tanah air. Kali ini terjadi di depan rumah ibadah (gereja) saudara-saudara kristiani Makassar, Ahad (28/3/2021) pagi.

Banyak tokoh yang ikut mengomentari kejadian teror tersebut. Semua mengutuknya.

Kendati demikian, para tokoh menolak, atau tidak ingin teror yang terjadi dikaitkan ke agama tertentu.

Berikut komentar para tokoh-tokoh tersebut:

Ketua Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jimly Asshiddiqie: “Bom bunuh diri di Gereja Kathedral Makasar, biabad!! Baik a.n. pribadi maupun Ketua Umum ICMI, Ketua Pembina YPI/Masjid Al-Azhar Jkt, dlsb sy ikut mengutuk pelakunya & aktor yg trlibat di belakangnya. Tidak usah asosiasikn ini dg kelompok trtentu. Kebiadaban ini musuh smua agama.

Kpd jamaah gereja kathedral Makasar & semua umat Kristiani dimana saja berada, kt doakan dpt brsabar menerima musibah ini & mberi kpercayaan kpd aparat yg bertgjwb mengenai hal ini utk brtindak sbgmn mestinya.”

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nasir: “Kepada masyarakat luas hendaknya tenang dan tidak mengembangkan berbagai prasangka atau asumsi yang dapat mengaburkan kasus bom yang tidak berperikemanusiaan dan tidak beradab tersebut.

Meski terjadi di depan rumah ibadah, jangan sertamerta mengaitkan tindakan bom tersebut sebagai terhubung dengan agama dan golongan umat beragama tertentu.”

Sekum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti: “Kami sangat prihatin atas peristiwa bom bunuh diri di Katedral di Makassar.

Siapapun pelakunya dan apapun motifnya tindakan tersebut bertentangan dengan ajaran semua agama dan hukum negara. Polisi hendaknya mengungkap tuntas identitas pelaku.”

Politisi Partai Gerindra, Fadli Zon: “Sy ikut mengutuk “bom bunuh diri” di depan Gereja Kathedral shg jatuh korban. Harus segera dicari dalang n pembuat skenarionya. Islam menolak kekerasan apalagi merusak rumah ibadah. Sy heran msh ada aja “teroris”, pdhal anggaran pemberantasan teroris sdh sangat besar.”

Pengamat Politik, Muhammad Said Didu: “Saya mengutuk keras aksi teror bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

Islam sangat tegas melarang menghilangkan nyawa orang dan merusak rumah ibadah agama apapun.

Berharap polisi mengungkap secara jelas pelaku dan jaringannya.”

Mantan Presiden PKS, Tifatul Sembiring: “Islam mengharamkan merusak tempat ibadah agama orang lain. Nabi saw., bahkan memperingatkan dalam situasi perang sekalipun, DILARANG merusak rumah ibadah. Kami mengutuk serangan terhadap Katedral di Makassar….”

Sekjen PBNU, Helmy Faishal: “Mengecam segala bentuk dan tindak kekerasan, termasuk di dalamnya adalah perilaku menyerang pihak-pihak yang dianggap memiliki perbedaan. Kekerasan bukanlah ajaran dari suatu agama apapun, karena setiap agama mengajarkan kepada kita cinta kasih antar sesama. Terlebih Islam sebagai agama menganjurkan nilai-nilai toleransi dalam beragama dan menebarkan perdamaian.”

Korban tewas datang dari aksi teror adalah pelaku sendiri. Tubuhnya hancur karena bom tersebut.

(Rgs/PARADE.ID)

Artikel Mereka yang Menolak Laku Teror Dikaitkan dengan Agama pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Teror Granat Legislator di Aceh Barat, Polisi Periksa Tujuh Saksi https://parade.id/teror-granat-legislator-di-aceh-barat-polisi-periksa-tujuh-saksi/ Sat, 27 Jun 2020 12:45:09 +0000 https://parade.id/?p=1753 Meulaboh (PARADE.ID)- Penyidik Polres Aceh Barat hingga kini sudah memeriksa tujuh orang saksi dalam perkara dugaan teror granat yang menimpa seorang anggota legislatif di Kabupaten Aceh Barat, Ahmad Yani yang terjadi pada Senin (8/6) lalu di Desa Alue Perman, Kecamatan Woyla Barat. Para saksi yang diperiksa dan dimintai keterangan tersebut masing-masing terdiri dari korban, anggota […]

Artikel Teror Granat Legislator di Aceh Barat, Polisi Periksa Tujuh Saksi pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Meulaboh (PARADE.ID)- Penyidik Polres Aceh Barat hingga kini sudah memeriksa tujuh orang saksi dalam perkara dugaan teror granat yang menimpa seorang anggota legislatif di Kabupaten Aceh Barat, Ahmad Yani yang terjadi pada Senin (8/6) lalu di Desa Alue Perman, Kecamatan Woyla Barat.

Para saksi yang diperiksa dan dimintai keterangan tersebut masing-masing terdiri dari korban, anggota keluarga korban serta sejumlah saksi lainnya.

“Saat ini kita sudah memeriksa tujuh orang saksi dalam peristiwa dugaan teror granat yang meledak di samping rumah seorang anggota dewan,” kata Kapolres Aceh Barat, AKBP Andrianto Argamuda SIK diwakili Kasat Reskrim AKP Parmohonan Harahap, di Meulaboh, Sabtu.
Menurut dia pemeriksaan tujuh orang saksi tersebut dimaksudkan agar penyelidikan perkara ini segera menemukan titik terang, guna memudahkan polisi mengungkap kasus tersebut.

Parmohonan Harahap menegaskan, tidak menutup kemungkinan jumlah saksi yang akan dimintai keterangan oleh polisi akan bertambah.

Tidak hanya itu, dalam perkara ini polisi juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian, di antaranya seperti pen, pengait, sumbu granat, serta serpihan ledakan diduga berasal dari granat.

Semua barang bukti tersebut sudah dikirimkan ke Laboratorium Forensik Polri di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

“Kita masih menunggu hasil labfor untuk memudahkan penyelidikan lebih lanjut,” ucap AKP Parmohonan Harahap menambahkan.

Meski pun demikian, polisi masih terus berupaya mengungkap sejumlah fakta dari perkara teror granat yang menimpa seorang anggota legislatif di daerah ini, dan berharap segera berhasil menangkap pelakunya, ujarnya.

(Antara/PARADE.ID)

Artikel Teror Granat Legislator di Aceh Barat, Polisi Periksa Tujuh Saksi pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>