Senin, Agustus 24, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Sosial dan Budaya

Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

redaksi by redaksi
2026-08-24
in Sosial dan Budaya
0
Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

Foto: dok. istimewa

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Presiden Wadah Pencerdasan Umat (WADAH) Malaysia dan Chairman Pusat Pungutan Zakat Malaysia, Dato’ Ahmad Azam Ab Rahman, berkunjung ke Kantor Pusat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), di Kramat Raya 45, Jakarta Pusat, Sabtu (22/8/2026).

Bagi Dato’ Azam, Dewan Dakwah bukanlah organisasi yang baru. Sejak masa mudanya, tokoh dakwah Malaysia tersebut telah banyak belajar dari para pendiri Dewan Dakwah dan memiliki kedekatan dengan tradisi perjuangan dakwah yang dibangun para tokoh tersebut.

Related posts

AMAN Gelar Lomba Orasi Mahasiswa, Apresiasi Program Prabowo Jadi Sorotan

AMAN Gelar Lomba Orasi Mahasiswa, Apresiasi Program Prabowo Jadi Sorotan

2026-08-19
Kericuhan di Ilaga, Kantor Pemda Puncak Dibakar Massa

Kericuhan di Ilaga, Kantor Pemda Puncak Dibakar Massa

2026-08-12

Dalam pertemuan yang juga diikuti oleh Deputi PZZ Malaysia, Haji Azrin, Dato’ Azam secara khusus menyampaikan pentingnya succession planning atau perencanaan kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan dalam organisasi dakwah.

Menurutnya, menyiapkan generasi penerus merupakan bagian penting dari pelajaran yang dapat diambil dari sirah nabawiyah. Rasulullah SAW, kata dia, tidak hanya membangun sebuah gerakan, tetapi juga menyiapkan generasi yang mampu meneruskan risalah dan perjuangan.

“Organisasi harus serius menyiapkan penerus,” pesan Dato’ Azam dalam pertemuan tersebut.

Karenanya ia mengapresiasi keberadaan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mohammad Natsir yang selama ini telah melahirkan ribuan kader dakwah. Menurutnya, keberadaan lembaga pendidikan kader merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan gerakan dakwah.

Ia juga mengungkapkan kegembiraannya setiap kali mengunjungi organisasi yang dipenuhi wajah-wajah baru. Baginya, banyaknya generasi muda yang tampil dalam sebuah organisasi menunjukkan bahwa proses kaderisasi berjalan dengan baik.

“Kalau kita datang ke sebuah organisasi dan banyak wajah baru, itu menyenangkan. Artinya kaderisasi berjalan,” ujarnya.

Selain soal kaderisasi, Dato’ Azam menyoroti perubahan lanskap dakwah di era digital. Salah satu tantangan yang menurutnya perlu mendapat perhatian adalah munculnya para influencer yang memiliki banyak pengikut tetapi tidak selalu terlibat dalam organisasi.

Menurutnya, para influencer memiliki kemampuan besar dalam menggerakkan massa melalui jumlah pengikut yang dimiliki. Namun, besarnya pengaruh tersebut perlu diimbangi dengan kapasitas keilmuan dan pembinaan yang memadai.

Karena itu, ia mendorong organisasi dakwah untuk tidak mengabaikan fenomena tersebut, melainkan melakukan pendekatan dan pembinaan terhadap para influencer agar kekuatan komunikasi yang mereka miliki dapat diarahkan untuk kepentingan dakwah.

Dalam kesempatan tersebut, Dato’ Azam juga menyinggung perkembangan geopolitik global. Ia menggambarkan situasi dunia saat ini sebagai “perang dunia ketiga”, meskipun bentuk peperangannya berbeda dengan Perang Dunia I dan II.

Menurutnya, peperangan masa kini tidak semata-mata berlangsung melalui penggunaan senjata fisik, tetapi juga melalui pertarungan pemikiran dan gagasan yang dapat memengaruhi bahkan merusak cara manusia berpikir.

Dalam konteks tersebut, ia menilai dakwah dan pendidikan umat memiliki posisi yang sangat strategis. Organisasi dakwah harus mampu membekali umat dengan ilmu, ketahanan pemikiran, dan kemampuan menghadapi perubahan zaman.

Menghadapi berbagai tantangan tersebut, Dato’ Azam menekankan pentingnya memperkuat persatuan antara Indonesia dan Malaysia sebagai negara serumpun.

Menurutnya, kedekatan sejarah, budaya, dan hubungan umat Islam di kedua negara merupakan modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan secara bersama-sama.

Ia juga mengajak para dai untuk terus melakukan pembenahan diri dan memantaskan diri agar layak mendapatkan pertolongan Allah SWT dalam menjalankan tugas dakwah.

Ia mengibaratkan hal tersebut dengan peristiwa Perang Badar. “Meskipun jumlah kaum Muslimin ketika itu sedikit, pertolongan Allah SWT datang setelah berbagai unsur yang mengundang pertolongan tersebut terpenuhi,” ungkapnya.

Pesan tersebut, menurutnya, relevan bagi perjuangan dakwah hari ini: bukan semata-mata soal jumlah atau kekuatan material, tetapi tentang sejauh mana para pejuang dakwah mempersiapkan diri, memperkuat persatuan, dan memenuhi syarat-syarat pertolongan Allah.

Kunjungan tersebut dihadiri Sekretaris Umum Dewan Dakwah Ustadz Fathurahman Mahfudz, Bendahara Umum Dewan Dakwah Dr. Ade Salamun, Wakil Ketua Umum Dewan Dakwah Dr. Ahmad Misbahul Anam, serta jajaran pengurus pusat Dewan Dakwah lainnya.*

Tags: Dewan DakwahPenguatan KaderPersatuan SerumpunPresiden WADAH Malaysia
Previous Post

Muslim Armas Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum PP TIM 2026-2030

Please login to join discussion
Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

2026-08-24

Muslim Armas Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum PP TIM 2026-2030

2026-08-23
Menkraf Riefky Buka Mubes TIM 2026, Minta Warga Aceh Jaga Kekompakan

Menkraf Riefky Buka Mubes TIM 2026, Minta Warga Aceh Jaga Kekompakan

2026-08-23
Bamus Betawi Waspadai Demo Massal Warga Pati 27 Agustus

Bamus Betawi Waspadai Demo Massal Warga Pati 27 Agustus

2026-08-22
Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

Ricuh Warnai HDA Ke-21, Surya Darma: Momentum Evaluasi Perdamaian Aceh

2026-08-21
Natalius Pigai Bongkar Mahar Politik Papua Rp2 Miliar

Natalius Pigai Bongkar Mahar Politik Papua Rp2 Miliar

2026-08-21

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Kecelakaan Kerja Fatal di Lingkar Tambang Harita, AP3LT Ungkap Dugaan Kelalaian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASPIRASI: Kemerdekaan Harus Diikuti Pemberantasan Korupsi dan Stop PHK Massal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ricuh Warnai HDA Ke-21, Surya Darma: Momentum Evaluasi Perdamaian Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT BAT Instrumen Bank Internasional Diduga Beroperasi tanpa Lisensi, CBA Imbau Waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solidaritas Aceh Desak DPR Sahkan Revisi UUPA Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In