Kamis, Januari 1, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Catatan di Dua Tahun Kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf oleh PKS

redaksi by redaksi
2021-10-20
in Nasional, Politik
0

Foto: politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera memberikan beberapa catatan di dua tahun kepemimpinan Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Menurut PKS, catatan ini sebagai esensi check and balances di negeri demokrasi, dimana kualitas kontrol bergantung pada kualitas gagasan dan kuantitas kursi.

Sebab dengan koalisi super gemuk, maka menurutnya bisa membuat kualitas kontrol melemah. Tapi, kata dia, PKS istikamah di posisi oposisi.

Related posts

Mempertanyakan Urgensi Wacana Pilkada Melalui DPRD di Tengah Bencana Sumatra

Mempertanyakan Urgensi Wacana Pilkada Melalui DPRD di Tengah Bencana Sumatra

2025-12-31
PMII Makassar Tolak Keras Wacana Pilkada Lewat DPRD: Perampasan Hak Rakyat

PMII Makassar Tolak Keras Wacana Pilkada Lewat DPRD: Perampasan Hak Rakyat

2025-12-31

“Tidak dimungkiri kinerja pemerintah dalam hal penanganan pandemi kian membaik. Tetapi kekuatan fundamental ekonomi kita terkorbankan cukup dalam karena pandemi ini,” kata dia, Rabu (20/10/2021).

Dan menurut dia, kekuatan fiskal kita mesti cepat recovery agar kembali normal dengan defisit maksimal di 3 persen.

“Belum lagi riset AidData (lembaga riset keuangan di Amerika Serikat) memperkirakan Indonesia punya utang tersembunyi ke Cina sebesar 245 triliun untuk membiayai berbagai proyek besar pemerintah,” jelasnya.

Menurutnya, kita jangan menyelelekan temuan ini. Misal dampak dari keputusan yang serba instan dan kejar-tayang, pendanaan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung kini ditanggung APBN. Tentu, kata dia, perubahan sumber pendanaan ke kas negara menimbulkan beban utang baru.

Dan hal ini bisa jadk bom waktu dan membahayakan ekonomi kita ke depan.

“Sebagian besar merupakan pembiayaan pembangunan dalam program Belt and Road Initiative (BRI). Salah satunya kereta cepat Jakarta-Bandung yang menuai polemik,” tertulis demikian di akun Twitter-nya.

Catatan lainnya, yakni mengenai reformasi birokrasi yang belakangan ramai ialah peleburan lembaga dan dibubarkannya beberapa BUMN. Kata dia, ini perlu hati-hati.

“Contoh terlihat lucu, beberapa mau dihapus tapi Pak @jokowi malah menambah pos Wamen. Pemborosan, bahkan mungkin ini tidak sesuai dengan grand design reformasi birokrasi yang bermakna miskin struktur kaya fungsi.”

Pembubaran lembaga dan badan akan berhasil menurutnya jika dikaji dengan saksama. Misalnya menggabungkan lembaga yg sejenis.

Namun demikian yang terpenting, lanjut dia, yakni bagaimana para ASN/pegawainya perlu dijaga haknya, ditingkatkan kapasitasnya.

“Kalau dia mau pindah diberikan keterampilan. Jgn sampai terlunta-lunta.”

Selanjutnya, terkait kinerja penegakan hukum yang dinilai melemah. Dimana kepuasan publik menurun dari 65,6 persen (April) menjadi 59,4 persen (Oktober) menurut survei Nasional Kompas Oktober 2021.

“Beberapa waktu terakhir kekecewaan publik pun dituangkan melalui cuitan #PercumaLaporPolisi di media sosial.”

Banyaknya kasus pelanggaran hukum yang tidak diselesaikan secara layak patut diduga menjadi penyebab. Seperti kasus dugaan pemerkosaan tiga anak di bawah umur oleh ayah kandung di Luwu Timur (Sulsel) yang membuat polisi membuka kembali kasus ini. Juga kasus ‘smackdown’ mahasiswa di Tangerang mestinya bisa menjadi cambuk peningkatan penedekatan nan humanis demi kepolisian yang presisi.

“Kemudian isu pemberantasan korupsi khususnya yang terjadi di KPK. Polemik TWK KPK dan diamnya pak @jokowi amat disayangkan. Kepercayaan publik terhadap KPK pun jeblok. Perlu diingat dukungan publik punya nilai strategis bagi KPK.”

Lain hal lagi yakni masalah pertanahan antara warga dan korporasi, perpindahan Ibu Kota non urgensi, TKA Cina, keringanan hukuman bagi koruptor, urgensi rapid/swab penumpang yang memberatkan secara finansial pelaku ekonomi UMKM. Pekerjaan Rumah presiden pun menurut dia masih banyak.

Maka dari kata dia perlu kesiapan dan kerelaan untuk sungguh-sungguh mengurai dan menyelesaikannya. Sebab tanpa kesungguhan, sejatinya tidak ada keberhasilan bagi seorang pemimpin.

Partisipasi masyarakat pun menurut dia akan memberi dampak penguatan, baik dalam aspek pencegahan/penindakan. Karena tak jarang beberapa kasus korupsi tidak lepas dari partisipasi dan laporan masyarakat.

“Dan @PKSejahtera akan tetap menjadi #KamiOposisi yg konstruktif, solutif, dan berimbang demi bakti kami untuk negeri yg lebih baik.”

(Sur/PARADE.ID)

Tags: #Jokowi#Nasional#PKSpolitik
Previous Post

Refleksi Momentum Maulid Nabi Menurut Ketum PP Muhammadiyah

Next Post

Pemkab Cianjur Apresiasi Atlet Asal Cianjur di PON Papua

Next Post
Pemkab Cianjur Apresiasi Atlet Asal Cianjur di PON Papua

Pemkab Cianjur Apresiasi Atlet Asal Cianjur di PON Papua

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penyu Ditemukan di Danau Moko, Perairan Campuran Laut dan Tawar di Desa Oempu

2025-12-31
Mempertanyakan Urgensi Wacana Pilkada Melalui DPRD di Tengah Bencana Sumatra

Mempertanyakan Urgensi Wacana Pilkada Melalui DPRD di Tengah Bencana Sumatra

2025-12-31
Pantai Pajala dengan Pasir Merah Unik Minim Perhatian Pemerintah Kabupaten Muna

Pantai Pajala dengan Pasir Merah Unik Minim Perhatian Pemerintah Kabupaten Muna

2025-12-31
PMII Makassar Tolak Keras Wacana Pilkada Lewat DPRD: Perampasan Hak Rakyat

PMII Makassar Tolak Keras Wacana Pilkada Lewat DPRD: Perampasan Hak Rakyat

2025-12-31
Difitnah atas Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY Pertimbangkan Somasi

Difitnah atas Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY Pertimbangkan Somasi

2025-12-31
Aksi Unjuk Rasa Buruh Jabar Tolak UMSK di Jakarta

Aksi Unjuk Rasa Buruh Jabar Tolak UMSK di Jakarta

2025-12-31

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Buruh Jabar Ancam Mogok Massal Protes SK UMSK 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daya Beli Masih Terancam di Tengah Kenaikan UMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketua KKSS Papua Barat Dipertanyakan Nasionalismenya oleh Ketua BMI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Kerja Fatal di Lingkar Tambang Harita, AP3LT Ungkap Dugaan Kelalaian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serial Bahasa Indonesia: Apa Itu “Nyali”?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In