Minggu, Agustus 23, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Politik

Sejarah Dijadikan “Permainan” Survei [KedaiKOPI] dalam Penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

redaksi by redaksi
2025-11-11
in Politik
0
Sejarah Dijadikan “Permainan” Survei [KedaiKOPI] dalam Penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

Foto: Rocky Gerung/tangkapan layar

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Dalam unggahan di kanal YouTube-nya Senin (10/11/2025), pengamat politik Rocky Gerung menyoroti kontroversi penetapan mantan Presiden Soeharto sebagai pahlawan nasional yang dijustifikasi dengan hasil survei dari lembaga KedaiKOPI pimpinan Hendri Satrio. Survei tersebut menyatakan 80,7 persen responden menyetujui pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto.

“Politik akhirnya hanya ditentukan oleh hasil survei. Kita mulai menduga bahwa ada semacam upaya untuk bukan sekadar memalsukan sejarah, tapi membuat sejarah itu berubah menjadi permainan survei. Sejarah menjadi permainan statistik,” ujar Rocky Gerung.

Related posts

Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

Ricuh Warnai HDA Ke-21, Surya Darma: Momentum Evaluasi Perdamaian Aceh

2026-08-21
Natalius Pigai Bongkar Mahar Politik Papua Rp2 Miliar

Natalius Pigai Bongkar Mahar Politik Papua Rp2 Miliar

2026-08-21

Rocky mengkritisi sikap diam para menteri yang berasal dari kalangan kiri yang mengiyakan hasil survei tersebut tanpa memberikan kontranarasi. Menurutnya, politik Indonesia kini ditentukan oleh algoritma lembaga survei, bukan oleh imperatif moral dan determinasi etis.

“Sekarang kita dituntun oleh semacam algoritma lembaga survei bahwa apa yang kita sebut matematika itu sebetulnya hanyalah upaya untuk memberi pembenaran pada satu nilai politik,” jelasnya.

Ia menyebut terdapat orkestrasi yang terlihat jelas, di mana aktivis dan organisasi kemasyarakatan (OKP) kompak mendukung penetapan tersebut. “Jadi kita mulai lihat ada orkestrasi tepatnya yang akan membrukkan negeri ini karena nilai atau etika dalam politik itu terabaikan atau terjual oleh hasil lembaga survei,” kritik Rocky.

Rocky melihat adanya operasi pengiringan opini publik melalui lembaga survei, mirip dengan pola yang terjadi selama satu dekade pemerintahan Jokowi. Ia menilai kebimbangan dan ketidakpahaman publik tentang sejarah dimanfaatkan, kemudian “dibenamkan di dalam statistik.”

“Politik itu bukan jumlah responden atau margin of error yang bisa dipermainkan. Tapi politik adalah soal imperatif moral. Politik adalah soal determinasi etis,” tegasnya.

Pengamat politik ini menekankan bahwa sejarah yang baik bukanlah sejarah yang mengingat para pahlawan, melainkan sejarah yang mengingat para pengkhianat. “Sejarah yang bagus, sejarah yang benar itu sejarah yang etis bukan mengingat para pahlawan, tapi mengingat para pengkhianat,” ujarnya.

Rocky mengakui bahwa Soeharto memiliki catatan prestasi dalam pembangunan, bahkan menyebutnya melampaui semua mantan presiden dalam soal infrastruktur. Indonesia tumbuh 7-8 persen di era Orde Baru dengan keberhasilan ekstraktif industri yang dialihkan menjadi sekolah, jalan, dan irigasi.

Namun, ia mengingatkan bahwa pada masa itu juga tumbuh kritik dari gerakan kiri yang menganggap Indonesia berada dalam bahaya militarisme dan kapitalisme birokrat. Catatan buruk rezim Orde Baru, termasuk pengendalian politik otoritarian, tidak bisa diabaikan.

Rocky juga menyoroti paradoks antara penetapan Soeharto sebagai pahlawan dengan visi sosialisme Indonesia yang diusung Presiden Prabowo. “Sistem Orde Baru tentu bukan sistem sosialis,” katanya.

Ia menilai bahwa selama 10 tahun pemerintahan Jokowi, perdebatan intelektual menjadi pundah dan lumpuh, tidak ada diskursus deliberatif yang menghasilkan konsep bermutu. Euforia pada Jokowi menjadi “grammar politik Indonesia” yang dimanfaatkan lembaga survei.

“Negeri ini punya banyak kesempatan untuk tumbuh tetapi dikendalikan oleh kaum oportunis,” pungkas Rocky Gerung sambil mengajak untuk mengenang bukan kepahlawanan, tetapi para pengkhianat di balik isu-isu kepahlawanan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah atau lembaga survei KedaiKOPI terkait kritik Rocky Gerung tersebut.*

Tags: KedaiKOPI Rocky Gerungsurvei KedaiKOPI
Previous Post

YLBHI Kecam Penganugerahan Gelar Pahlawan untuk Soeharto

Next Post

Kompolnas Partai Buruh Tolak Gelar Pahlawan untuk Soeharto

Next Post
Kompolnas Partai Buruh Tolak Gelar Pahlawan untuk Soeharto

Kompolnas Partai Buruh Tolak Gelar Pahlawan untuk Soeharto

Muslim Armas Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum PP TIM 2026-2030

2026-08-23
Menkraf Riefky Buka Mubes TIM 2026, Minta Warga Aceh Jaga Kekompakan

Menkraf Riefky Buka Mubes TIM 2026, Minta Warga Aceh Jaga Kekompakan

2026-08-23
Bamus Betawi Waspadai Demo Massal Warga Pati 27 Agustus

Bamus Betawi Waspadai Demo Massal Warga Pati 27 Agustus

2026-08-22
Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan

Ricuh Warnai HDA Ke-21, Surya Darma: Momentum Evaluasi Perdamaian Aceh

2026-08-21
Natalius Pigai Bongkar Mahar Politik Papua Rp2 Miliar

Natalius Pigai Bongkar Mahar Politik Papua Rp2 Miliar

2026-08-21
Warga Samadua Aceh Selatan Tolak Tambang Emas

Warga Samadua Aceh Selatan Tolak Tambang Emas

2026-08-20

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Kecelakaan Kerja Fatal di Lingkar Tambang Harita, AP3LT Ungkap Dugaan Kelalaian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASPIRASI: Kemerdekaan Harus Diikuti Pemberantasan Korupsi dan Stop PHK Massal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peringatan Hari Damai Aceh Ricuh, Bendera Bulan Bintang Berkibar di Masjid Raya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ricuh Warnai HDA Ke-21, Surya Darma: Momentum Evaluasi Perdamaian Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Solidaritas Aceh Desak DPR Sahkan Revisi UUPA Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In