Sabtu, Agustus 29, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Ekonomi

PSBB Mampu Landaikan Kurva Kasus Harian Covid-19

redaksi by redaksi
2020-10-14
in Ekonomi, Nasional
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Peneliti Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS), Meli Triana menilai intervensi non farmasi seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) mampu menurunkan angka penyebaran kasus Covid-19.

Dia melihat adanya pelandaian kurva kasus harian setelah diterapkannya PSBB terutama di DKI Jakarta dan Jawa Timur.

Related posts

Tidak Berubahnya Kehidupan Kaum Tani di Mata Ketum GSBI karena Ini

GSBI: RUU Ketenagakerjaan Masih Bernuansa Omnibus Law

2026-08-28
Massa di DPR Tuntut Sahkan RUU Perampasan Aset

Massa di DPR Tuntut Sahkan RUU Perampasan Aset

2026-08-27

Berdasarkan data persentase perubahan durasi waktu penduduk berada di rumah dari google mobility report dari tanggal 15 Fabruari hingga 25 September 2020, IDEAS melihat PSBB sangat berdampak pada lamanya masyarakat untuk tetap berada di rumah.

“Di DKI Jakarta, persentase perubahan durasi penduduk di rumah sudah meningkat bahkan sebelum pemerintah menetapkan kebijakan untuk sekolah jarak jauh dan work from home (WFH) pada 16 Maret 2020. Kemudian semakin meningkat hingga sekitar 20 persen dan persentase perubahan tertinggi terjadi di masa PSBB pertama yaitu 34 persen,” kata Meli Triana, dalam diskusi hasil riset #IDEASTalk yang bertajuk ‘Evaluasi 7 Bulan Pandemi, Urgensi Intervensi Non Farmasi’ di Jakarta, Selasa (13/10/2020).

Setelah masa diterapkannya PSBB transisi  persentase perubahan durasi waktu penduduk berada di rumah terus menurun karena masyarakat sudah mulai berkegiatan kembali di luar rumah. Durasi penduduk berada di rumah kembali meningkat setelah diterapkannya kembali PSBB pada 14 September 2020.

“Dampak dari peningkatan durasi penduduk berada di rumah dapat terlihat setelah beberapa minggu kemudian. Pada bulan April (masa PSBB) masyarakat lebih banyak menghabiskan waktunya dirumah selama dalam sehari, terlihat data kasus positif harian cukup landai di bulan Mei sampai Juni,” ujar Meli.

Dia menambahkan, ketika PSBB pertama dicabut dan PSBB trasnsisi diterapkan, data kasus harian terkonfirmasi covid-19 semakin meningkat tajam hingga awal Oktober.

Sama seperti DKI Jakarta, di Jawa Timur perubahan durasi penduduk di rumah sudah meningkat tajam setelah 16 Maret 2020. Persentase perubahan durasi masyarakat berada di rumah di Jawa Timur lebih kecil dibandingkan DKI Jakarta karena tidak semua kab/kota melakukan PSBB. Puncak tertinggi yaitu 23 persen terjadi pada masa PSBB.

“Setelah diterapkan new normal, durasi masyarakat berada di rumah semakin menurun. Satu bulan setelah berakhirnya masa PSBB terjadi penurunan kasus harian di bulan juli tetapi kemudian meningkat kembali setelah adaptasi new normal,” ucap Meli.

(Robi/PARADE.ID)

Previous Post

HRS Pulang, Mau Pimpin Revolusi?

Next Post

Pesan Wapres di Hadapan Peserta ASEAN Youth Interfaith Camp (AYIC) 2020

Next Post
Wapres: Pemerintah Terus Lakukan Akselerasi Atasi Covid-19

Pesan Wapres di Hadapan Peserta ASEAN Youth Interfaith Camp (AYIC) 2020

Tidak Berubahnya Kehidupan Kaum Tani di Mata Ketum GSBI karena Ini

GSBI: RUU Ketenagakerjaan Masih Bernuansa Omnibus Law

2026-08-28
Massa di DPR Tuntut Sahkan RUU Perampasan Aset

Massa di DPR Tuntut Sahkan RUU Perampasan Aset

2026-08-27
Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

Putusan MK Nomor 90 “Skandal Konstitusional” Paling Melukai

2026-08-26
Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

ASPIRASI Desak Pemerintah Evaluasi Total Sistem Desil Bansos

2026-08-25
Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

Kunjungi Dewan Dakwah, Presiden WADAH Malaysia Serukan Penguatan Kader dan Persatuan Serumpun

2026-08-24

Muslim Armas Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum PP TIM 2026-2030

2026-08-23

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Muslim Armas Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum PP TIM 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bamus Betawi Waspadai Demo Massal Warga Pati 27 Agustus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi GEBRAK di Kemnaker 20 November Bawa Lima Tuntutan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menkraf Riefky Buka Mubes TIM 2026, Minta Warga Aceh Jaga Kekompakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASPIRASI Desak Pemerintah Evaluasi Total Sistem Desil Bansos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In