Rabu, Oktober 14, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Internasional

Akibat Kurang Bahan Bakar Gaza Matikan Satu-satunya pembangkit Listrik

octa by octa
2020-08-19
in Internasional
0
Akibat Kurang Bahan Bakar Gaza Matikan Satu-satunya pembangkit Listrik
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Gaza (PARADE.ID)- Satu-satunya pembangkit listrik di Gaza dimatikan pada Selasa, kurang dari sepekan setelah Israel menangguhkan pengiriman bahan bakar ke wilayah kantung di Palestina tersebut untuk membalas aksi pengiriman balon pembakar.

Gaza, yang dikuasai oleh kelompok Hamas, menggantungkan sebagian besar kebutuhan energi pada pasokan dari Israel. Sebanyak dua juta penduduk Gaza saat ini terpaksa hanya mendapat aliran listrik selama enam jam saja, usai 10 jam pemangkasan.

Related posts

Fadli Zon Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade dari Belanda

Fadli Zon Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade dari Belanda

2026-10-11
Ekonomi Digital dan UMKM 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pertumbuhan Rapuh

Ekonomi Digital dan UMKM 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pertumbuhan Rapuh

2026-10-11

“Aliran listrik mungkin akan dikurangi lagi menjadi hanya empat jam (per hari),” kata Mohammad Thabet, seorang pejabat perusahaan distributor listrik utama Gaza, setelah pembangkit listrik kehabisan bahan bakar.

Rumah-rumah dan tempat usaha di Gaza kemudian mengandalkan generator untuk menambah aliran listrik mereka usai pemangkasan dilakukan, sehingga menambah pula tekanan finansial bagi masyarakat yang kebanyakan berada di bawah garis kemiskinan.

Otoritas Gaza menyebut bahwa penutupan pembangkit listrik akan menyebabkan gangguan pada fasilitas vital seperti rumah sakit–yang juga dilengkapi dengan generator listrik.

Israel memutuskan untuk menghentikan pengiriman bahan bakar menyusul penerbangan puluhan balon helium yang membawa material pembakar dari Gaza dalam beberapa hari belakangan yang kemudian membakar area ladang Israel.

Dari pandangan politik, balon pembakar tersebut merupakan upaya menekan Israel agar melonggarkan blokade serta mengizinkan lebih banyak investasi dari negara Arab dan internasional.

Pandangan lain menyebutkan bahwa balon-balon itu menjadi bagian dari usaha untuk membujuk Qatar agar meningkatkan bantuan tunai kepada Hamas, seiring dengan negara-negara Teluk untuk menurunkan ketegangan di perbatasan Gaza.

Mediator Mesir pada Senin (17/8) menggelar pertemuan dengan otoritas Israel dan Gaza untuk mengembalikan ketenangan pada kedua belah pihak.

Israel juga merespons pengiriman balon dengan melancarkan sejumlah serangan udara melawan Hamas dan kelompok lain, dengan menyebut bahwa pihaknya tidak akan menoleransi hal itu.

Sebagai langkah antisipasi serangan Israel, Hamas secara rutin mengevakuasi para petugas di pos penjagaan luar.

Ketegangan yang meningkat ini juga membuat Israel menutup satu-satunya perbatasan komersial dengan Gaza serta melarang akses di laut yang secara efektif mematikan kegiatan pemancingan komersial.

(ANTARA/PARADE.ID

Previous Post

Menteri Energi Rusia Terinfeksi Positif COVID-19

Next Post

Amerika Janjikan Warga Muslim Bebas Kunjungi Masjid Al-Aqsa

Next Post
Amerika Janjikan Warga Muslim Bebas Kunjungi Masjid Al-Aqsa

Amerika Janjikan Warga Muslim Bebas Kunjungi Masjid Al-Aqsa

Politik Uang Ambang Batas Pilpres

Seret KPU ke Pengadilan, Buntut Ijazah Gibran Disidangkan

2026-10-13
Prabowo Kirim 200 Pompa Air Atasi Karhutla Tanjung Puting

Prabowo Kirim 200 Pompa Air Atasi Karhutla Tanjung Puting

2026-10-13

Tumbler Defect Snapy Mulai Rp5.000 Diburu Ratusan Pengunjung Blok M

2026-10-13
Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

2026-10-12

MUI Desak Konser Andrea Bocelli Pro Israel di Indonesia Dibatalkan

2026-10-12
Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

Mahfud: Kasus Gibran Merusak Peradaban Bernegara

2026-10-12

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Drama Sidang MK dan Shadow Politics Jokowi: Ancam Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putusan MK Ijazah Gibran: Gugatan tak Diterima, Tetap Wapres

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Siswa tak Lagi Otomatis Naik Kelas 2027, Ini Penjelasan Mendikdasmen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Isi dan Respons Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In