Senin, Mei 19, 2025
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Alangkah Mengerikan Jahannam Itu!

redaksi by redaksi
2021-06-07
in Nasional, Pendidikan, Uncategorized
0

Dok: dream.co.id (ilustrasi)

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Allah  Ta’ala banyak memberikan gambaran tentang Neraka di dalam al-Qur’an. Pada beberapa ayat, Neraka digambarkan sebagai api yang bergejolak dan mampu mengelupaskan kulit kepala (al-Maarij [70]:15-16 dan al-Muddassir [74]: 29). Pada ayat lain Neraka digambarkan sebagai api yang sangat panas (al-Qoriah [101]:11) dan menyala-nyala (al-Mulk [67]:5).

Lalu, dalam surat al-Humazah [104]:6-7, Allah Ta’ala menggambarkan bahwa Neraka adalah api yang dinyalakan dan naik sampai ke hati. Rasulullah ﷺ menjelaskan maksud dari ayat ini sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnul Mubarak, “Sesungguhnya Neraka itu memakan penghuninya. Ketika telah naik ke hati, ia baru berhenti, kemudian kembali lagi seperti semula. Selanjutnya ia memakan penghuninya lagi sampai naik ke hatinya. Begitulah selamanya.” 

Related posts

Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

Evaluasi Seluruh Sistem Pengawasan Internal di RSHS

2025-04-12
ODGJ Meresahkan Masyarakat Diamankan Polsek Terbanggi Besar

ODGJ Meresahkan Masyarakat Diamankan Polsek Terbanggi Besar

2025-04-12

Di dalam Surat al-Hajj [22] ayat 22, Allah Ta’ala juga menceritakan bahwa para penghuni Neraka, karena tak kuat menahan siksa, berusaha untuk keluar dari Neraka.

كُلَّمَآ أَرَادُوٓا۟ أَن يَخْرُجُوا۟ مِنْهَا مِنْ غَمٍّ أُعِيدُوا۟ فِيهَا وَذُوقُوا۟ عَذَابَ ٱلْحَرِيقِ

“Setiap kali mereka hendak keluar darinya (Neraka) karena tersiksa, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan) ‘Rasakanlah azab yang membakar ini’.”

Rasulullah ﷺ pernah menjelaskan, sebagaimana diriwayatkan oleh Tirmidzi dari Abu Hurairah, “Neraka dinyalakan selama seribu tahun sampai memerah, lalu dinyalakan seribu tahun lagi sampai memutih, kemudian dinyalakan lagi selama seribu tahun sampai menghitam, sehingga akhirnya ia menjadi hitam pekat.”

Allah Ta’ala juga menjelaskan dalam al-Qur’an bahwa Neraka memiliki tingkatan.

لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَٰبٍ لِّكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ

“Jahannam itu memiliki tujuh pintu. Tiap-tiap pintu telah ditetapkan untuk golongan tertentu dari mereka.” (Al Hijr [15]:44).

Ali bin Abu Thalib dalam sebuah khutbah berkata tentang ayat ini, sebagaimana diriwayatkan oleh Ismail Ibnu Aliyyah dan Syu’bah, “Sesungguhnya pintu-pintu Jahannam itu bertingkat-tingkat. Sebagian berada di atas sebagian yang lain.”

Adapun nama-nama tingkatan tersebut, menurut Ibnu Juraij, adalah Jahannam, Lazha, Saqqar, Huthomah, Jahim, Sa’ir, dan Hawiyah. Imam al Qurthubi dalam bukunya Rahasia Kematian, Alam Akhirat, dan Kiamat, menjelaskan lebih detil soal pintu-pintu tersebut.

Pintu pertama, Jahannam, berarti “menjumpai”. Maksudnya, Neraka pasti akan menjumpai manusia lalu memakan daging mereka. Sebagian ulama menyebut siksaan dalam Neraka tingkatan ini paling ringan. Ia diperuntukkan bagi umat Muhammad ﷺyang durhaka.

Pintu kedua, Lazha, berarti “api yang bergejolak”. Ia mampu mengelupaskan kulit kepala. Sedang pintu ketiga, Saqqar, berarti “burung elang”. Ia tak hanya memakan daging, tapi juga meluluhkan tulang.

Pentu keempat, Huthomah, yakni Neraka menyala-nyala dan naik sampai ke hati, sebagaimana dijelaskan dalam surat al-Humazah [104] ayat 5 sampai 7. Neraka ini juga melontarkan bunga-bunga api sebesar istana, sebagaimana firman Allah Ta’ala dalam al-Mursalat [77] ayat 32 dan 33:

إِنَّهَا تَرْمِى بِشَرَرٍ كَٱلْقَصْرِ

كَأَنَّهُۥ جِمَٰلَتٌ صُفْرٌ

“Sesungguhnya Neraka itu melontarkan bunga api sebesar dan setinggi istana, seolah-olah ia iringan unta yang kuning.”

Pintu kelima, Jahim, berarti “selalu menyala-nyala.”  Onggokan baranya sangat besar, bahkan lebih besar dari dunia. Kemudian pintu keenam, Sa’ir, berarti “yang membakar”. Ia tak pernah padam sejak diciptakan. Di dalamnya terdapat tiga ratus istana, dan di setiap istana terdapat 300 rumah, dan di setiap rumah ada 300 macam siksaan. Di dalamnya juga terdapat sumur al-huzni, atau sumur kesedihan yang paling dahsyat.

Pintu ketujuh, Hawiyah, berarti “jurang yang dalam.” Siapapun yang jatuh ke dalamnya tak akan bisa keluar lagi untuk selama-lamanya. Di sinilah musuh-musuh Allah Ta’ala akan dilemparkan. Di dalamnya terdapat gunung api. Para penghuninya akan kepayahan mendaki karena terus menerus disiksa. Ini digambarkan oleh Allah Ta’ala dalam surat al-Muddassir [74] ayat 17, “Aku akan membebaninya mendaki pendakian yang memayahkan.”

Untuk membandingkan seperti apa perbedaan para penghuni Neraka dan para penghuni Surga, Rasulullah ﷺ pernah bersabda, sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Majah dari Anas bin Malik, bahwa di hari kiamat nanti Allah Ta’ala mendatangkan seorang kafir yang hidupnya sangat enak selama di dunia. Allah Ta’ala kemudian berfirman, “Tenggelamkan ia sekali saja ke dalam Neraka.”

Orang tersebut pun ditenggelamkan. Setelah keluar, ia ditanya , “Hai fulan, apakah engkau merasakan kenikmatan barang sekali saja?”  Ia menjawab, “Tidak! Aku tidak merasakan ada kenikmatan sama sekali.”  Ia telah lupa dengan segala kenikmatan yang pernah ia rasakan selama di dunia.

Lalu , Allah Ta’ala mendatangkan seorang mukmin yang hidupnya sangat menderita selama di dunia. Allah Ta’ala berfirman, “Tenggelamkan ia sekali saja ke dalam Surga.”

Orang tersebut pun ditenggelamkan. Setelah keluar, ia ditanya, “Hai fulan! Apakah engkau mengalami satu penderitaan atau kesengsaraan sekali saja?”

Ia menjawab, “Aku tidak mengalami penderitaan dan kesengsaraan sama sekali.” Rupanya ia telah lupa dengan segala kesengsaraan yang pernah ia rasakan selama di dunia.

Demikianlah, sungguh dahsyat dan mengerikan siksa Neraka, sampai Ka’ab al-Ahbar, seorang perawi hadits dari kalangan tabi’in, mengatakan, “Demi Allah yang jiwa Ka’ab berada dalam gengamann-Nya, seandainya kamu berada di dunia belahan timur dan Neraka berada di dunia belahan barat dalam keadaan terbuka, niscaya otakmu akan keluar melalui sepasang lubang hidungmu karena pengaruh panasnya.”

“Wahai manusia,” kata Ka’ab lagi. ”Apakah kalian mempunyai kekuatan dan kesabaran menghadapi hal itu? Ketahuilah, taat kepada Allah jauh lebih ringan bagi kalian dari pada menanggung azab tersebut.” Wallahu a’lam.

(Hidayatullah.com/PARADE.ID)

Previous Post

Menpora Puji Perbaikan Stadion GBT Sambut Piala Dunia U-20

Next Post

Respon Telkom Usai Terungkap Curi Data Browsing Pelanggan Indihome

Next Post
Respon Telkom Usai Terungkap Curi Data Browsing Pelanggan Indihome

Respon Telkom Usai Terungkap Curi Data Browsing Pelanggan Indihome

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

Evaluasi Seluruh Sistem Pengawasan Internal di RSHS

2025-04-12
ODGJ Meresahkan Masyarakat Diamankan Polsek Terbanggi Besar

ODGJ Meresahkan Masyarakat Diamankan Polsek Terbanggi Besar

2025-04-12
Hati Nurani JPU yang Tuntut HRS Enam Tahun Penjara Dipertanyakan

Evakuasi Warga Gaza Memuluskan Pembersihan Etnis

2025-04-11

Rutan Makassar Dinilai Rawan Bisnis Kejahatan karena Minim CCTV

2025-04-11
Ketua KPIPA: Gaza Butuh Bantuan Militer Indonesia’s Hentikan Genosida

Ketua KPIPA: Gaza Butuh Bantuan Militer Indonesia’s Hentikan Genosida

2025-04-11
Ketua PP Bicara soal Kepemimpinan Muhammadiyah Masa Depan

MUI Mempertanyakan Sikap Presiden Prabowo yang Berencana Mengevakuasi Warga Gaza

2025-04-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Netty Aher Angkat Suara soal Meningkatnya Kasus Diabetes pada Anak

    Evaluasi Seluruh Sistem Pengawasan Internal di RSHS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Negara Muslim Terbesar di Dunia Harus Jadi Garda Terdepan Memerangi Islamofobia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Tempat yang Wajib Dikunjungi di Ciwidey Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Evakuasi Warga Gaza Memuluskan Pembersihan Etnis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wahdah Islamiyah Audiensi dengan Kementerian ATR/BPN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In