Sabtu, Agustus 15, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Amien Rais: Politik Jokowi Memecah Belah Persatuan

redaksi by redaksi
2020-08-13
in Nasional, Politik
0

Amien Rais

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Mantan Ketum PP Muhammadiyah, Prof. Amien Rais mengatakan bahwa perkembangan kehidupan politik, sosial, ekonomi, penegakkan hukum serta kehidupan moral bangsa terus mengalami kemerosotan. Padahal, kata dia, kehidupan yang tidak memiliki pijakan kokoh di atas akhlak atau moralitas, atau etika dapat dipastikan akan meluncur ke bawah.

Tidak mustahil pula proses kemerosotan multi-dimensional itu membuat semakin redup kehidupan bangsa kita. Menjadikan bangsa ini seolah tanpa masa depan.

Related posts

Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

2026-08-14
Hadiah Miras Penghafal Quran Disorot Menko Yusril

Hadiah Miras Penghafal Quran Disorot Menko Yusril

2026-08-13

Ia pun menyampaikan beberapa yang dianggapnya masalah nasional, yang semakin memprihatinkan.

Pertama, menurut Amien, bangsa Indonesia dibelah. Dan dikatakan olehnya, sejak Jokowi jadi Presiden pada periode pertama (2014/2019) dan diteruskan pada periode kedua, sampai sekarang perkembang politik nasional bukan semakin demokratis, tetapi malahan kian jauh dari spirit demokrasi.

“Tidak berlebihan bila dikatakan hasil pembangunan politik di masa Jokowi telah memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Kecurigaan dan ketakutannya terhadap umat Islam yang bersikap kritis dan korektif terhadap rezim begitu jelas kita rasakan,” kata dia, kemarin, di akun IG-nya.

Kriminalisasi dan demonisasi, dan persekusi terhadap para ulama beramar makruf bernahi mungkar pun dianggapnya telah menjadi rahasia umum.

“Sebagai presiden, Jokowi harusnya berpikir, bekerja, dan terus berusaha supaya tidak jadi pemimpin partisan: membela sekitar separuh anak bangsa dan menjauhi, bahkan keliatan memusuhi sekitar separuh anak bangsa lainnya,” kata dia.

“Politik partisan semacam ini tidak bisa tidak, cepat atau lambat membelah bangsa Indonesia,” sambungnya.

Tidak boleh, lanjut beliau, seorang Presiden terjebak pada mentalitas “koncoisme”.

“Sekeping contoh bisa dikemukakan tatkala jutaan umat Islam berunjuk rasa secara damai, tertib, bersih, dan bertanggung jawab pada tanggal 4 Nopember 2016. Tiga orang utusan mereka ingin bertemu dengan Jokowi. Tetapi ditunggu dari pagi sampai larut senja, Jokowi di hari itu seharian meninggalkan istana. Alasannya, ada satu urusan teknis harus diselesaikan di bandara Sukarno-Hatta,” kenangnya.

Sampai sekarang penyakit politik bernama pastisanship dirasakan olehnya tetap menjadi pegangan resmi Jokowi dalam menghadapi umat yang kritis terhadap kekuasaannya.

“Para buzzer bayaran dan juga para jubir istana di berbagai diskusi atau acara di banyak stasiun televisi semakin menambah kecurigaan banyak kalangan terhadap politik Jokowi yang berensi politik belah bambu, menginjak sebagian dan mengangkat sebagian yang lain,” sindir mantan Ketua MPR itu.

(Robi/PARADE.ID)

Tags: #Jokowi#Nasionalpolitik
Previous Post

GMV Perwakilan Tangerang Selatan Ingatkan Bertarung Pilkada secara Fair

Next Post

Dugaan Korupsi Dana Desa, Sejumlah Orang Demo Kajati

Next Post

Dugaan Korupsi Dana Desa, Sejumlah Orang Demo Kajati

Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

Hari Damai Aceh 2026: Rafsanjani Ajak Kibarkan Alam Peudeung

2026-08-14
Hadiah Miras Penghafal Quran Disorot Menko Yusril

Hadiah Miras Penghafal Quran Disorot Menko Yusril

2026-08-13
Kericuhan di Ilaga, Kantor Pemda Puncak Dibakar Massa

Kericuhan di Ilaga, Kantor Pemda Puncak Dibakar Massa

2026-08-12
Pertumbuhan Ekonomi Kuat di Angka, Rapuh di Fondasi

Pertumbuhan Ekonomi Kuat di Angka, Rapuh di Fondasi

2026-08-12
Ratusan Buruh SBNI Sumut Tuntut Hapus Outsourcing di Medan

Ratusan Buruh SBNI Sumut Tuntut Hapus Outsourcing di Medan

2026-08-11
Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

2026-08-10

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • TIM Jakarta Utara Solid Dukung TIM Pusat Perjuangkan Blok Andaman

    TIM Jakarta Utara Solid Dukung TIM Pusat Perjuangkan Blok Andaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Jabar KDM Menindas Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Buruh SBNI Sumut Tuntut Hapus Outsourcing di Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menteri ESDM ke Kepala BPMA: Tingkatkan Lifting Migas di Blok Andaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denny Tantang Gibran Buktikan Ijazah SMA Asli, Sayembara 100 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In