Selasa, Juni 16, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Amien Rais: Politik Jokowi Memecah Belah Persatuan

redaksi by redaksi
2020-08-13
in Nasional, Politik
0

Amien Rais

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Mantan Ketum PP Muhammadiyah, Prof. Amien Rais mengatakan bahwa perkembangan kehidupan politik, sosial, ekonomi, penegakkan hukum serta kehidupan moral bangsa terus mengalami kemerosotan. Padahal, kata dia, kehidupan yang tidak memiliki pijakan kokoh di atas akhlak atau moralitas, atau etika dapat dipastikan akan meluncur ke bawah.

Tidak mustahil pula proses kemerosotan multi-dimensional itu membuat semakin redup kehidupan bangsa kita. Menjadikan bangsa ini seolah tanpa masa depan.

Related posts

Dukung PPKM Darurat, ASPEK Indonesia Minta Ini ke Presiden Jokowi

Konvensi ILO No 193 Lahir, ASPEK Soroti 7 PR

2026-06-15
KON Tuntut Revisi Perjanjian Kemitraan Ojek Online yang Adil

KON Tuntut Revisi Perjanjian Kemitraan Ojek Online yang Adil

2026-06-14

Ia pun menyampaikan beberapa yang dianggapnya masalah nasional, yang semakin memprihatinkan.

Pertama, menurut Amien, bangsa Indonesia dibelah. Dan dikatakan olehnya, sejak Jokowi jadi Presiden pada periode pertama (2014/2019) dan diteruskan pada periode kedua, sampai sekarang perkembang politik nasional bukan semakin demokratis, tetapi malahan kian jauh dari spirit demokrasi.

“Tidak berlebihan bila dikatakan hasil pembangunan politik di masa Jokowi telah memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Kecurigaan dan ketakutannya terhadap umat Islam yang bersikap kritis dan korektif terhadap rezim begitu jelas kita rasakan,” kata dia, kemarin, di akun IG-nya.

Kriminalisasi dan demonisasi, dan persekusi terhadap para ulama beramar makruf bernahi mungkar pun dianggapnya telah menjadi rahasia umum.

“Sebagai presiden, Jokowi harusnya berpikir, bekerja, dan terus berusaha supaya tidak jadi pemimpin partisan: membela sekitar separuh anak bangsa dan menjauhi, bahkan keliatan memusuhi sekitar separuh anak bangsa lainnya,” kata dia.

“Politik partisan semacam ini tidak bisa tidak, cepat atau lambat membelah bangsa Indonesia,” sambungnya.

Tidak boleh, lanjut beliau, seorang Presiden terjebak pada mentalitas “koncoisme”.

“Sekeping contoh bisa dikemukakan tatkala jutaan umat Islam berunjuk rasa secara damai, tertib, bersih, dan bertanggung jawab pada tanggal 4 Nopember 2016. Tiga orang utusan mereka ingin bertemu dengan Jokowi. Tetapi ditunggu dari pagi sampai larut senja, Jokowi di hari itu seharian meninggalkan istana. Alasannya, ada satu urusan teknis harus diselesaikan di bandara Sukarno-Hatta,” kenangnya.

Sampai sekarang penyakit politik bernama pastisanship dirasakan olehnya tetap menjadi pegangan resmi Jokowi dalam menghadapi umat yang kritis terhadap kekuasaannya.

“Para buzzer bayaran dan juga para jubir istana di berbagai diskusi atau acara di banyak stasiun televisi semakin menambah kecurigaan banyak kalangan terhadap politik Jokowi yang berensi politik belah bambu, menginjak sebagian dan mengangkat sebagian yang lain,” sindir mantan Ketua MPR itu.

(Robi/PARADE.ID)

Tags: #Jokowi#Nasionalpolitik
Previous Post

GMV Perwakilan Tangerang Selatan Ingatkan Bertarung Pilkada secara Fair

Next Post

Dugaan Korupsi Dana Desa, Sejumlah Orang Demo Kajati

Next Post

Dugaan Korupsi Dana Desa, Sejumlah Orang Demo Kajati

Dukung PPKM Darurat, ASPEK Indonesia Minta Ini ke Presiden Jokowi

Konvensi ILO No 193 Lahir, ASPEK Soroti 7 PR

2026-06-15
KON Tuntut Revisi Perjanjian Kemitraan Ojek Online yang Adil

KON Tuntut Revisi Perjanjian Kemitraan Ojek Online yang Adil

2026-06-14
FSB GARTEKS KSBSI TransJakarta Dukung Kenaikan Tarif TransJakarta

FSB GARTEKS KSBSI TransJakarta Dukung Kenaikan Tarif TransJakarta

2026-06-13
Mubadala dan Kebangkitan Ekonomi Aceh: Saatnya Rakyat Menjadi Prioritas

Mubadala dan Kebangkitan Ekonomi Aceh: Saatnya Rakyat Menjadi Prioritas

2026-06-12
PMII Makassar: Anggaran Pendidikan Dikorbankan, Serukan Reformasi Jilid 2

PMII Makassar: Anggaran Pendidikan Dikorbankan, Serukan Reformasi Jilid 2

2026-06-11

Presiden KSBSI Sorot CAS 23 Negara Bermasalah di ILC ke-144

2026-06-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • FSB GARTEKS KSBSI TransJakarta Dukung Kenaikan Tarif TransJakarta

    FSB GARTEKS KSBSI TransJakarta Dukung Kenaikan Tarif TransJakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden KSBSI Sorot CAS 23 Negara Bermasalah di ILC ke-144

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Aceh Tolak Tambang Emas Beutong Ateuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KON Tuntut Revisi Perjanjian Kemitraan Ojek Online yang Adil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In