Kamis, April 23, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Internasional

Bentrok di Perbatasan Azerbaijan-Armenia, Tentara Tewas dan Luka-luka

redaksi by redaksi
2020-07-14
in Internasional
0
Bentrok di Perbatasan Azerbaijan-Armenia, Tentara Tewas dan Luka-luka
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Baku/Yerevan (PARADE.ID)- Beberapa tentara Azerbaijan dan Armenia diyakini tewas dan luka-luka setelah bentrok di perbatasan, demikian keterangan dua negara yang saling tuding pasukan masing-masing telah masuk melanggar batas wilayah, Senin (13/7).

Azerbaijan dan Armenia, dua republik bekas Uni Soviet, kerap bersitegang di daerah Nagorno-Karabakh, wilayah di Azerbaijan yang banyak dihuni penduduk keturunan Armenia. Namun, bentrok terbaru itu terjadi di sekitar Tavush, wilayah perbatasan di timur laut Armenia. Tavush berjarak sekitar 300 kilometer (190 mil) dari Nagorno-Karabakh.

Related posts

UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

UBN Ajak Rakyat Indonesia Gaungkan #EnteringAlAqsa: 28 Hari Al Aqsa Ditutup

2026-03-27
Prabowo Harus Menjaga Jarak dari Strategi Politik Wag the Dog

Prabowo Harus Menjaga Jarak dari Strategi Politik Wag the Dog

2026-03-10

Kementerian Pertananan Azerbaijan mengumumkan empat tentaranya tewas dan lima lainnya luka-luka. Sementara itu, kementerian terkait di Armenia menyebutkan tiga tentaranya dan dua polisi luka-luka akibat bentrok tersebut.

Penjaga perbatasan dua negara itu adu tembak, Minggu (12/7), dan berlanjut sampai Senin. Armenia dan Azerbaijan saling tuding masing-masing tentaranya langgar kesepakatan gencatan senjata dan mulai menembak.

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev menuduh pemimpin di Armenia menyulut “provokasi”.

Sementara itu, Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan mengatakan bahwa pemimpin Azerbaijan akan bertanggung jawab terhadap “akibat yang tak diperkirakan dari situasi di kawasan yang tidak stabil”.

Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE) meminta Azerbaijam dan Armenia membuka dialog demi mencegah konflik lebih luas. OSCE merupakan lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang keamanan dan telah lama berupaya mencari solusi bagi konflik dua negara.

Nagorno-Karabakh, salah satu daerah pegunungan di Azerbaijan, dihuni oleh sebagian besar penduduk keturunan etnis Armenia.

Armenia memproklamasikan kemerdekaannya saat konflik pecah di tengah runtuhnya Uni Soviet pada tahun 1991.

Meskipun dua negara sepakat gencatan senjata pada tahun 1994, Azerbaijan dan Armenia kerap menuduh satu sama lain terlibat aksi penembakan di sekitar Nagorno-Karabakh dan di sepanjang perbatasan dua negara.

Konflik di Nagorno-Karabakh memicu kekhawatiran komunitas internasional, salah satunya karena menjadi ancaman bagi stabilitas di kawasan. Pasalnya, wilayah tersebut jadi jalur untuk pipa gas minyak dan gas yang menjadi persediaan sejumlah pasar dunia.

(Antara/PARADE.ID)

Tags: #Armenia#Azerbaijan#Internasional#Keamanan
Previous Post

Saham Spanyol Menguat Tajam, Indeks IBEX 35 Ditutup Naik 105,80 Poin

Next Post

Turnamen Sumo akan Kembali Dihadiri Penonton

Next Post
Turnamen Sumo akan Kembali Dihadiri Penonton

Turnamen Sumo akan Kembali Dihadiri Penonton

Partai Buruh Berencana Akan Menggugat Presidential Threshold dan Parliamentary Threshold ke MK

RUU PPRT Disahkan Jadi UU, KSPI dan Partai Buruh Apresiasi

2026-04-22

PHI Group Raih Dua Award Bergengsi di Grand Honors 2026

2026-04-21
RDPU YLBHI dengan Komisi III DPR

RDPU YLBHI dengan Komisi III DPR

2026-04-21
Ilhamsyah Yakin Partai Buruh Bisa Mengubah Indonesia Menjadi Lebih Baik

ASPIRASI Hari Kartini: Perempuan Masih Hadapi Ketidakadilan di Dunia Kerja

2026-04-21
Sidang Tomy Priatna: Aroma Kriminalisasi dan Prosedur Cacat Terbongkar

Sidang Tomy Priatna: Aroma Kriminalisasi dan Prosedur Cacat Terbongkar

2026-04-20
Jala PRT Desak Pengesahan RUU PRT, Harap Jadi “Hadiah” di May Day

Jala PRT Desak Pengesahan RUU PRT, Harap Jadi “Hadiah” di May Day

2026-04-18

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • May Day dan Harapan Buruh Indonesia

    May Day 2026 GEBRAK: Buruh Darurat Kesejahteraan, Siap Melumpuhkan Kota

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lamdahur Pamungkas Sebut Pemberitaan NasDem Kelewat Batas: Tendensius

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PHI Group Raih Dua Award Bergengsi di Grand Honors 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepadatan Trafik Pengunjung dan Standar Keamanan Mal Botani Square Bogor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jala PRT Desak Pengesahan RUU PRT, Harap Jadi “Hadiah” di May Day

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In