Kamis, Oktober 1, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Eksponen JIL Mencela Ormas, #IndonesiaTanpaJIL: Ini Menarik!

redaksi by redaksi
2020-08-01
in Nasional, Pendidikan, Politik
0

Aktivis #IndonesiaTanpaJIL (ITJ), Akmal Sjafril

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Akmal Sjafril, aktivis #IndonesiaTanpaJIL (ITJ) menyatakan bahwa ada perkembangan yang sangat menarik dan tidak biasanya datang JIL atau eksponennya, yakni dengan mengambil sikap sangat bertentangan dari kedua ormas Islam terbesar, yaitu Muhammadiyah dan PBNU.

“Biasanya, para pengusung Islam liberal tidak mau berhadapan secara frontal dengan NU atau Muhammadiyah. Karena itu, apa yang dilakukan oleh Saidiman kali ini memang menarik untuk dicermati,” kata dia, baru-baru ini.

Related posts

Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

2026-09-30
Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

Prabowo Dua Tahun: Pekerja Informal Masih Jauh Mendominasi

2026-09-30

Tidak hanya membangkitkan rasa penasaran, ungkapan Saidiman itu juga dinilai sudah kelewatan.

“Saidiman menimpakan kesalahan pada ormas yang dianggapnya merasa sangat berjasa sehingga berusaha melakukan intervensi. Memang tidak ada nama yang disebutkan, tapi semua orang tahu bahwa ormas yang pertama-tama keluar dari POP adalah Muhammadiyah dan NU. Saya rasa Saidiman perlu mengklarifikasi maksud cuitannya, karena jelas keterlaluan jika meragukan kontribusi kedua ormas besar Islam itu terhadap negeri ini,” tandas penulis sejumlah buku yang menyerang pemikiran Islam liberal ini.

Sebelumnya, Muhammadiyah dan NU kompak memutuskan keluar dari Program Organisasi Penggerak (POP). Keduanya sama-sama mengkritik berbagai ketidakjelasan dalam konsep POP yang dibuat oleh Kemendikbud. Sebelumnya, kritik atas pemberian dana bantuan kepada Tanoto dan Sampoerna sudah dinyatakan oleh banyak pihak.

Namun Saidiman Ahmad, salah seorang eksponen Jaringan Islam Liberal (JIL) justru menyatakan pandangan yang sebaliknya. Hal itu dinyatakannya dalam cuitan melalui akun Twitternya pada hari Rabu (29/07) silam.

Melalui akun pribadinya, kutip Akmal, Saidiman Ahmad menulis:

“Kalau Tanoto dan Sampoerna Foundation memang layak dapat dana pemerintah untuk inovasi pendidikan, kenapa tidak? Bukankah itu memang melalui seleksi objektif yang melibatkan pihak independen?”

Tidak cukup dengan menyatakan pandangannya yang berlawanan dengan kedua ormas Islam besar tersebut, Saidiman bahkan kata Akmal melancarkan kritik yang sangat tajam dalam cuitan yang sama.

“Negara ini kacau, salah satunya karena tersandera Ormas yang merasa sangat berjasa,” demikian tulis Saidiman.

Tidak lama setelah menyampaikan cuitan tersebut, Saidiman pun menerima banyak komentar negatif dari para warganet.

(Robi/PARADE.ID)

Tags: #AntiJIL#JIL#Nasional#Pendidikanpolitik
Previous Post

Sayembara bagi Siapa yang Bisa Menemukan dan Menangkap Budi Djarot

Next Post

Mengatur Kekuasaan Lewat “Orang-orangnya” Saja Seperti Belanda Jajah Indonesia

Next Post
Polisi Jangan Takut Proses Pihak yang Ingin Ubah Pancasila

Mengatur Kekuasaan Lewat “Orang-orangnya” Saja Seperti Belanda Jajah Indonesia

Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

2026-09-30
Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

Prabowo Dua Tahun: Pekerja Informal Masih Jauh Mendominasi

2026-09-30
Buruh Tagih DPR: Jangan Sekadar Kejar Target RUU Ketenagakerjaan

Buruh Tagih DPR: Jangan Sekadar Kejar Target RUU Ketenagakerjaan

2026-09-30
Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

Masyarakat Adat Dayak Tolak Dituding Penyebab Karhutla

2026-09-29
Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

2026-09-28
Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

2026-09-28

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lepi Ali Firmansyah Kembali Terpilih Menjadi Ketua PKB Cianjur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risiko Masih Pakai Windows 7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidak Ombudsman di Lapas Cibinong: Penolakan, Temuan Hunian Mewah hingga Respons Yusril

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In