Kamis, Juni 18, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Eksponen JIL Mencela Ormas, #IndonesiaTanpaJIL: Ini Menarik!

redaksi by redaksi
2020-08-01
in Nasional, Pendidikan, Politik
0

Aktivis #IndonesiaTanpaJIL (ITJ), Akmal Sjafril

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Akmal Sjafril, aktivis #IndonesiaTanpaJIL (ITJ) menyatakan bahwa ada perkembangan yang sangat menarik dan tidak biasanya datang JIL atau eksponennya, yakni dengan mengambil sikap sangat bertentangan dari kedua ormas Islam terbesar, yaitu Muhammadiyah dan PBNU.

“Biasanya, para pengusung Islam liberal tidak mau berhadapan secara frontal dengan NU atau Muhammadiyah. Karena itu, apa yang dilakukan oleh Saidiman kali ini memang menarik untuk dicermati,” kata dia, baru-baru ini.

Related posts

PB SEMMI Meminta Presiden Untuk Mencopot Budi Karya Sebagai Menhub

Islam dan Serikat Islam: Pilar Penting Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

2026-06-16
Dukung PPKM Darurat, ASPEK Indonesia Minta Ini ke Presiden Jokowi

Konvensi ILO No 193 Lahir, ASPEK Soroti 7 PR

2026-06-15

Tidak hanya membangkitkan rasa penasaran, ungkapan Saidiman itu juga dinilai sudah kelewatan.

“Saidiman menimpakan kesalahan pada ormas yang dianggapnya merasa sangat berjasa sehingga berusaha melakukan intervensi. Memang tidak ada nama yang disebutkan, tapi semua orang tahu bahwa ormas yang pertama-tama keluar dari POP adalah Muhammadiyah dan NU. Saya rasa Saidiman perlu mengklarifikasi maksud cuitannya, karena jelas keterlaluan jika meragukan kontribusi kedua ormas besar Islam itu terhadap negeri ini,” tandas penulis sejumlah buku yang menyerang pemikiran Islam liberal ini.

Sebelumnya, Muhammadiyah dan NU kompak memutuskan keluar dari Program Organisasi Penggerak (POP). Keduanya sama-sama mengkritik berbagai ketidakjelasan dalam konsep POP yang dibuat oleh Kemendikbud. Sebelumnya, kritik atas pemberian dana bantuan kepada Tanoto dan Sampoerna sudah dinyatakan oleh banyak pihak.

Namun Saidiman Ahmad, salah seorang eksponen Jaringan Islam Liberal (JIL) justru menyatakan pandangan yang sebaliknya. Hal itu dinyatakannya dalam cuitan melalui akun Twitternya pada hari Rabu (29/07) silam.

Melalui akun pribadinya, kutip Akmal, Saidiman Ahmad menulis:

“Kalau Tanoto dan Sampoerna Foundation memang layak dapat dana pemerintah untuk inovasi pendidikan, kenapa tidak? Bukankah itu memang melalui seleksi objektif yang melibatkan pihak independen?”

Tidak cukup dengan menyatakan pandangannya yang berlawanan dengan kedua ormas Islam besar tersebut, Saidiman bahkan kata Akmal melancarkan kritik yang sangat tajam dalam cuitan yang sama.

“Negara ini kacau, salah satunya karena tersandera Ormas yang merasa sangat berjasa,” demikian tulis Saidiman.

Tidak lama setelah menyampaikan cuitan tersebut, Saidiman pun menerima banyak komentar negatif dari para warganet.

(Robi/PARADE.ID)

Tags: #AntiJIL#JIL#Nasional#Pendidikanpolitik
Previous Post

Sayembara bagi Siapa yang Bisa Menemukan dan Menangkap Budi Djarot

Next Post

Mengatur Kekuasaan Lewat “Orang-orangnya” Saja Seperti Belanda Jajah Indonesia

Next Post
Polisi Jangan Takut Proses Pihak yang Ingin Ubah Pancasila

Mengatur Kekuasaan Lewat “Orang-orangnya” Saja Seperti Belanda Jajah Indonesia

PB SEMMI Meminta Presiden Untuk Mencopot Budi Karya Sebagai Menhub

Islam dan Serikat Islam: Pilar Penting Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

2026-06-16
Dukung PPKM Darurat, ASPEK Indonesia Minta Ini ke Presiden Jokowi

Konvensi ILO No 193 Lahir, ASPEK Soroti 7 PR

2026-06-15
KON Tuntut Revisi Perjanjian Kemitraan Ojek Online yang Adil

KON Tuntut Revisi Perjanjian Kemitraan Ojek Online yang Adil

2026-06-14
FSB GARTEKS KSBSI TransJakarta Dukung Kenaikan Tarif TransJakarta

FSB GARTEKS KSBSI TransJakarta Dukung Kenaikan Tarif TransJakarta

2026-06-13
Mubadala dan Kebangkitan Ekonomi Aceh: Saatnya Rakyat Menjadi Prioritas

Mubadala dan Kebangkitan Ekonomi Aceh: Saatnya Rakyat Menjadi Prioritas

2026-06-12
PMII Makassar: Anggaran Pendidikan Dikorbankan, Serukan Reformasi Jilid 2

PMII Makassar: Anggaran Pendidikan Dikorbankan, Serukan Reformasi Jilid 2

2026-06-11

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • FSB GARTEKS KSBSI TransJakarta Dukung Kenaikan Tarif TransJakarta

    FSB GARTEKS KSBSI TransJakarta Dukung Kenaikan Tarif TransJakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KON Tuntut Revisi Perjanjian Kemitraan Ojek Online yang Adil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PMII Makassar: Anggaran Pendidikan Dikorbankan, Serukan Reformasi Jilid 2

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Aceh Tolak Tambang Emas Beutong Ateuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mubadala dan Kebangkitan Ekonomi Aceh: Saatnya Rakyat Menjadi Prioritas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In