Sabtu, November 7, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Internasional

Emas Jatuh 20,6 Dolar karena Aksi Ambil Untung Setelah Data AS Positif

redaksi by redaksi
2020-07-02
in Internasional
0
Emas Jatuh 20,6 Dolar karena Aksi Ambil Untung Setelah Data AS Positif
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Chicago (PARADE.ID)- Emas berjangka turun tajam pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi) karena aksi ambil untung setelah selama tiga hari berturut-turut menguat, ketika pasar ekuitas naik didukung data manufaktur AS dan meningkatnya harapan untuk vaksin COVID-19 potensial.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi COMEX New York Mercantile Exchange, jatuh 20,6 dolar AS atau 1,14 persen menjadi ditutup pada 1.779,90 dolar AS per ounce, mundur dari level tertinggi sejak September 2011. Emas berjangka terangkat 19,3 dolar AS atau 1,08 persen menjadi 1.800,5 dolar AS pada Selasa (30/6/2020), setelah naik 0,9 dolar AS atau 0,05 persen menjadi 1.781,20 dolar AS pada Senin (29/6/2020) dan menguat 9,7 dolar AS atau 0,55 persen menjadi 1.780,30 dolar AS akhir pekan lalu.

Related posts

Pemilu Israel Berakhir: Netanyahu dan Eisenkot Belum Raih Mayoritas

Pemilu Israel Berakhir: Netanyahu dan Eisenkot Belum Raih Mayoritas

2026-10-28
Presiden Prabowo Terima Apresiasi Sekjen PBB

Presiden Prabowo Terima Apresiasi Sekjen PBB

2026-10-22

Pengambilan untung adalah fitur pada perdagangan Rabu (1/7/2020) karena kecemasan atas lonjakan kasus COVID-19 menyebabkan logam mulia overbought terkait statusnya sebagai salah satu aset safe haven.

“Rasa optimisme baru terhadap ekonomi AS pulih lebih cepat dari yang diharapkan dapat memicu suasana risk-on (pengambilan risiko), pada akhirnya mengurangi selera terhadap aset safe haven termasuk emas,” kata analis FXTM Lukman Otunuga.

Aktivitas manufaktur AS rebound pada Juni, mencapai level tertinggi dalam lebih dari satu tahun, memperkuat pasar saham bersama dengan harapan vaksin yang dikembangkan oleh BioNTech dan Pfizer yang telah menunjukkan potensi dalam uji coba tahap awal terhadap manusia.

“Emas tetap dalam tren naik pada grafik harian tetapi momentum bisa kehabisan tenaga,” kata Otunuga.

Emas naik lebih dari 13 persen dalam kuartal terakhir dipicu kekhawatiran gelombang kedua infeksi dan karena bank-bank sentral global telah meningkatkan langkah-langkah stimulus serta mempertahankan suku bunga rendah untuk meredam pukulan ekonomi dari pandemi.

Perbedaan dalam bagaimana pemerintah negara-negara bagian menangani penutupan ekonomi mereka di Amerika Serikat dan kemungkinan kuat bahwa akan ada lebih banyak stimulus masih akan mendukung harga emas, kata Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 41,9 sen atau 2,25 persen, menjadi ditutup pada 18,218 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober turun 16,8 dolar AS atau 1,97 persen, menjadi menetap pada 834,4 dolar AS per ounce.

(Antara/PARADE.ID)

Tags: #Ekonomi#Emas#Internasional
Previous Post

Klasemen Liga Italia, Inter Terus Tempel Peringkat Kedua Lazio

Next Post

Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Sorong Bertambah Menjadi 43 Orang

Next Post
Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Sorong Bertambah Menjadi 43 Orang

Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Sorong Bertambah Menjadi 43 Orang

UU Baru Ketenagakerjaan: PHK tanpa Kesepakatan Batal Demi Hukum

UU Baru Ketenagakerjaan: PHK tanpa Kesepakatan Batal Demi Hukum

2026-11-06
Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes di Istana Merdeka

Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Dubes di Istana Merdeka

2026-11-06
Survei INDEF: UMKM Formal Minim Terlibat MBG dan KDMP

Survei INDEF: UMKM Formal Minim Terlibat MBG dan KDMP

2026-11-06
Rakyat Jadi Korban di Tengah “Perang Gajah” Kasus Penyadapan

Rakyat Jadi Korban di Tengah “Perang Gajah” Kasus Penyadapan

2026-11-06

LBH Banda Aceh Desak Proses Hukum Penembakan Warga Pidie

2026-11-05
Bendera Bulan Bintang Aceh Resmi Dibatalkan, Ini Dasar Hukumnya

Bendera Bulan Bintang Aceh Resmi Dibatalkan, Ini Dasar Hukumnya

2026-11-05

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Bendera Bulan Bintang Aceh Resmi Dibatalkan, Ini Dasar Hukumnya

    Bendera Bulan Bintang Aceh Resmi Dibatalkan, Ini Dasar Hukumnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ungkap Alasan Gerebek Ponpes Sukoharjo, MUI Minta Klarifikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Digerebek Dini Hari, Santriwati tak Terlibat, Dewan Dakwah Gugat Prosedur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gelombang 20.980 Prajurit TNI AL Menuju Jakarta, Ada Apa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korporasi Riau Lolos Sanksi Karhutla, WALHI Soroti Penegakan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In