Selasa, Maret 10, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Teknologi

Hindari Perundungan, YouTube Akan Hapus Jumlah “Dislike”

redaksi by redaksi
2021-11-12
in Teknologi
0
Hindari Perundungan, YouTube Akan Hapus Jumlah “Dislike”
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- YouTube akan menghapus jumlah “dislike” yang terhitung pada layanannya untuk menghindari dan mengantisipasi cyberbullying atau perundungan siber.

Aplikasi dengan dua miliar pengguna berbayar bulanan itu mengatakan perubahan tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga akhirnya bisa terealisasi secara global.

Related posts

Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

Pembelajaran Online Melalui YukBelajar.com: Solusi Edukasi Digital di Era Modern

2026-01-06

Onno W Purbo Luncurkan Roadmap AI Gotong Royong: Lawan AI Mahal

2025-10-10

Mengutip Cnet, Jumat, tombol “dislike” akan tetap ada namun yang berubah adalah angka yang muncul dari tombol tidak suka tersebut tidak akan ditampilkan.

Tombol itu dipertahankan agar YouTube dapat mengetahui konten yang tidak disukai pengguna dan tidak lagi merekomendasikan konten sejenis, meski demikian kreator tetap akan bisa melihat jumlah “dislike” dari dashboard pribadi mereka sehingga jumlah “dislike” tidak akan diketahui oleh publik.

Keputusan itu diambil setelah YouTube mengklaim telah melakukan penelitian mendalam serta eksperimen dalam beberapa bulan terakhir.

Dalam eksperimen itu didapati kreator konten yang baru merintis kanalnya rupanya lebih mudah mendapatkan serangan “dislike” akibat kehadiran fitur itu.

Selain itu didapati beberapa kreator konten memanfaatkan tombol “dislike” sebagai sumber pemasukan sehingga menyiapkan konten- konten yang tidak berguna bahkan hanya bermodal clickbait hingga bersifat SPAM.

Langkah itu diambil juga berkaca dari berbagai penelitian, khususnya terkait kesehatan mental yang menunjukan banyak pengguna yang mengalami gangguan kesehatan mental karena merasa dirundung akibat tombol “dislike” tersebut.

YouTube juga menegaskan dengan menghilangkan angka “dislike”, platformnya mencoba meningkatkan rasa keamanan dan inklusivitas layanan sehingga ruang digital tersebut dapat lebih nyaman digunakan oleh banyak pengguna.

Selain YouTube, sebelumnya Facebook dan Instagram juga sempat menggunakan opsi menyembunyikan jumlah “Like” di layanan mereka.

*Sumber: Antara

Tags: #Dislike#Teknologi#Youtube
Previous Post

Perkembangan Terkini Covid Dunia

Next Post

DKI Tambah Kasus Harian Positif Covid

Next Post
DKI Tambah Kasus Harian Positif Covid

DKI Tambah Kasus Harian Positif Covid

Prabowo Harus Menjaga Jarak dari Strategi Politik Wag the Dog

Prabowo Harus Menjaga Jarak dari Strategi Politik Wag the Dog

2026-03-10
Perang Timur Tengah Meluas, Wanti-wanti Badai PHK Intai Indonesia

Perang Timur Tengah Meluas, Wanti-wanti Badai PHK Intai Indonesia

2026-03-09
Solusi Kepemilikan Kendaraan Roda Dua Melalui Pembiayaan tanpa Bunga

16 Maret BRI Unit Petukangan Pindah Alamat

2026-03-09

IWD 2026: Saatnya Negara Bayar Utang ke Perempuan

2026-03-08
Mengantisipasi Nuklir Rusia

SBY Khawatir Rasionalitas Pemimpin Dunia tak Cukup Bendung Ancaman Nuklir

2026-03-06
YLBHI: RUU PPRT Belum Mengakomodasi Hak Berorganisasi Pekerja

YLBHI: RUU PPRT Belum Mengakomodasi Hak Berorganisasi Pekerja

2026-03-06

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • IWD 2026: Saatnya Negara Bayar Utang ke Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MBG Masih Bermasalah, Pengamat: Jangan Alihkan Isu dengan Konflik Timteng

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 93 Organisasi Serukan Perlawanan Terbuka kepada Prabowo-Gibran Sambut Hari Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PP 28/2024 Menghapus Praktik Sunat Perempuan, MUI: Bertentangan dengan Syariat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Cresyn Indonesia akan Tutup, FSPASI Ingatkan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In