Rabu, April 8, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Politik

Kompolnas Partai Buruh Tolak Gelar Pahlawan untuk Soeharto

redaksi by redaksi
2025-11-11
in Politik
0
Kompolnas Partai Buruh Tolak Gelar Pahlawan untuk Soeharto

Foto: Jumisih, dok. istimewa

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Komite Politik Nasional Partai Buruh (Kompolnas PB) menyatakan penolakan tegas pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran. Penolakan bukan hanya soal pelanggaran HAM tetapi karena Soeharto disebut sebagai simbol restorasi kapitalisme dependen dan otoritarianisme anti-rakyat.

“Soeharto bukan sekadar individu dengan dosa politik, tetapi simbol dari restorasi kapitalisme dependen dan otoritarianisme anti-rakyat,” tegas Jumisih, perwakilan Kompolnas PB dalam pernyataan sikap yang dirilis hari ini, Selasa.

Related posts

Multiplier Efek dan Swasembada Pangan Program MBG Perlu Dukungan Semua Pihak

CBA Desak Aparat Periksa Pengadaan Motor BGN Rp3,2 Triliun

2026-04-08
Ubedilah Badrun: Prabowo-Gibran Beban Bangsa Indonesia

Ubedilah Badrun: Prabowo-Gibran Beban Bangsa Indonesia

2026-04-07

Partai Buruh mencatat catatan kelam rezim Orde Baru mencakup pembantaian massal 1965-66, penembakan Tanjung Priok, penculikan aktivis pro-demokrasi, hingga kekerasan negara menjelang Reformasi 1998. Namun yang lebih mendasar, kekuasaan Soeharto membangun tatanan ekonomi-politik yang menyingkirkan kelas pekerja dari pengaruh kekuasaan negara.

Setelah menghancurkan gerakan rakyat yang tumbuh sejak 1950-an, rezim Orde Baru menutup ruang partisipasi politik rakyat pekerja dan menggantinya dengan korporatisme yang tunduk pada negara dan modal. Ekonomi dikonstruksi bergantung pada investasi asing, utang luar negeri, dan ekspor bahan mentah.

“Industrialisasi yang dijanjikan tidak pernah melahirkan basis ekonomi nasional yang mandiri. Sebaliknya, kapasitas produksi domestik dikunci dalam rantai nilai global yang dikendalikan korporasi multinasional,” ungkap pernyataan tersebut.

Selama tiga dekade, buruh dan tani dipaksa bernaung di bawah SPSI dan HKTI, serikat tunggal bentukan negara. Gerakan rakyat lainnya dibubarkan dan aktivisnya diculik, dipenjara, atau dibunuh. Tuduhan “ancaman komunisme” digunakan untuk menjustifikasi represi terhadap upaya membangun solidaritas kelas.

Rezim Soeharto juga membangun sistem sosial yang menundukkan perempuan melalui ideologi “ibu rumah tangga ideal”. Organisasi seperti Gerwani dihancurkan, ribuan perempuan aktivis diperkosa, disiksa, dan dibunuh. Melalui Dharma Wanita dan PKK, perempuan diarahkan melayani negara dan suami, sementara kerja mereka di sektor domestik dan informal tidak diakui.

“Soeharto bukan pahlawan, tetapi arsitek sistem patriarki kapitalistik yang memenjarakan kerja dan tubuh perempuan demi stabilitas kekuasaan dan keuntungan modal,” tegas Kompolnas PB.

Kompolnas PB menuntut pemerintah:

  1. Menolak secara resmi pemberian gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto karena akan mencederai perjuangan Reformasi 1998
  2. Menghentikan proses administratif pengusulan dan menyertakan mekanisme partisipasi publik, khususnya suara korban, dalam pemberian gelar kehormatan negara
  3. Mengembalikan makna “pahlawan” sebagai simbol keberanian moral melawan penindasan, bukan mereka yang membangun infrastruktur fisik

“Pahlawan bukanlah mereka yang membangun gedung dan jalan, tetapi mereka yang menegakkan martabat manusia dan kebenaran,” tutup pernyataan Kompolnas PB.

Hingga berita ini diturunkan, pemerintah belum memberikan tanggapan resmi atas penolakan tersebut.*

Tags: Jumisih SoehartoPartai Buruh Soeharto
Previous Post

Sejarah Dijadikan “Permainan” Survei [KedaiKOPI] dalam Penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional

Next Post

Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi Kecam Aparat Menangani Massa Aksi Agustus

Next Post
Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi Kecam Aparat Menangani Massa Aksi Agustus

Koalisi Advokasi Bali untuk Demokrasi Kecam Aparat Menangani Massa Aksi Agustus

Multiplier Efek dan Swasembada Pangan Program MBG Perlu Dukungan Semua Pihak

CBA Desak Aparat Periksa Pengadaan Motor BGN Rp3,2 Triliun

2026-04-08
Ubedilah Badrun: Prabowo-Gibran Beban Bangsa Indonesia

Ubedilah Badrun: Prabowo-Gibran Beban Bangsa Indonesia

2026-04-07

Didu Seru KAMI Naikkan Kadar Perjuangan: Prabowo Jauh dari Nilai Patriotik

2026-04-07

Tegak Lurus Buta Suburkan Premanisme Politik Baru

2026-04-06
Bisa Bangkrut BUMN Jika Komisarisnya Mengurusi Pengajian

ASPIRASI: Efisiensi Energi Tidak Boleh Mengorbankan Kesejahteraan Pekerja

2026-04-03
Pengamat Politik Ikut Senang dan Ucapkan Selamat atas Capaian Ekonomi Nasional

Pengamat Dorong Megawati Maju Capres: Selamatkam Soliditas Kader

2026-04-03

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • JK Ramal Keos Juli-Agustus jika Prabowo Salah Langkah, Kata Didu

    JK Ramal Keos Juli-Agustus jika Prabowo Salah Langkah, Kata Didu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ASPIRASI: Efisiensi Energi Tidak Boleh Mengorbankan Kesejahteraan Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kecelakaan Kerja Fatal di Lingkar Tambang Harita, AP3LT Ungkap Dugaan Kelalaian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Indonesia Wajib Mandiri Energi, Pangan, dan Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tegak Lurus Buta Suburkan Premanisme Politik Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In