Rabu, September 23, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Luhut soal 500 TKA China Akan ke Sultra: Mereka Hanya 6 Bulan Tinggal

redaksi by redaksi
2020-06-29
in Nasional, Sosial dan Budaya
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Related posts

BEM PTNU Kalbar Desak Copot Menteri Kehutanan soal Karhutla

BEM PTNU Kalbar Desak Copot Menteri Kehutanan soal Karhutla

2026-09-22
Faizar Rianda: Sekolah Rakyat Harapan Baru Pemutus Kemiskinan

Faizar Rianda: Sekolah Rakyat Harapan Baru Pemutus Kemiskinan

2026-09-19

Sultra (PARADE.ID)- Sebanyak 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China akan tiba di Sulawesi Tenggara (Sultra) pada akhir Juni 2020. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah mengkonfirmasi kehadiran para pekerja dari China tersebut.

Para TKA China tersebut rencananya akan bekerja PT Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel. Kedatangan 500 TKA China ke Sultra diklaim untuk mempercepat pembangunan smelter dengan teknologi RKEF (rotary kiln-electric furnace).
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut B Pandjaitan mengatakan, kedatangan 500 TKA akan membuka lapangan pekerjaan yang lebih besar.
“Tenaga asing apa sih, dia datang 500 orang untuk 5.000 orang,” urainya dalam Webinar DPP PGK Series#3 Tantangan Investasi dan Dunia Usaha, serta Dinamika Ketenagakerjaan, Minggu (28/6).
Luhut melanjutkan, TKA asal China hanya akan bekerja sementara waktu. Mereka akan melakukan sharing ilmu kepada tenaga kerja lokal.
“500 orang tapi mereka hanya 6 bulan tinggal, ada yang 3 bulan ada yang 1 bulan tergantung keahlian masing-masing dia harus teknologi transfer. Wajib hukumnya ada teknologi transfer,” tegas Luhut.
Selain itu, Luhut menuturkan, jika sesuai rencana akan tercipta hingga 250 ribu lapangan pekerjaan pada tahun 2024 di Sulawesi Tenggara.
“Jadi kami koordinasi dengan Bu Ida (Menteri Ketenagakerjaan), kita nggak mungkin jual republik ini,” tambah Luhut.
Sebelumnya, Gubernur Sultra Ali Mazi bersama sejumlah pejabat daerah memang sempat menolak rencana kedatangan 500 TKA China di Sultra itu. Namun, belakangan ratusan TKA China diizinkan masuk.
“Memang kita kan tidak melarang, dulu kita minta untuk ditunda karena suasana kebatinan karena kita akan menghadapi bulan puasa. Saya minta ke pihak perusahaan untuk ditunda sampai selesai bulan puasa, sekarang sudah selesai mereka datang kembali untuk meminta izin lagi,” terang Ali Mazi saat ditemui awak media di gedung Paripurna DPRD Sultra, pada Selasa (16/6).
(Kumparan/PARADE.ID)
Tags: #Cina#Nasional#Sosbud#Sultra#TKA
Previous Post

Dewan Dorong Pemprov Aceh Bentuk Lembaga Khusus Urus Pengungsi

Next Post

Tanjung Priok Berdarah Akibat Penyimpangan Pancasila

Next Post
Tanjung Priok Berdarah Akibat Penyimpangan Pancasila

Tanjung Priok Berdarah Akibat Penyimpangan Pancasila

BEM PTNU Kalbar Desak Copot Menteri Kehutanan soal Karhutla

BEM PTNU Kalbar Desak Copot Menteri Kehutanan soal Karhutla

2026-09-22
Faizar Rianda: Sekolah Rakyat Harapan Baru Pemutus Kemiskinan

Faizar Rianda: Sekolah Rakyat Harapan Baru Pemutus Kemiskinan

2026-09-19
Koalisi PULIHKAN Bali Desak Pemerintah Penuhi Semua Tuntutan Gugatan Iklim

Koalisi PULIHKAN Bali Desak Pemerintah Penuhi Semua Tuntutan Gugatan Iklim

2026-09-17

WALHI Laporkan 372 Perusahaan terkait Karhutla ke Istana

2026-09-16
BPM Kalbar Desak Pemerintah Atasi Darurat Asap dan Air Bersih

BPM Kalbar Desak Pemerintah Atasi Darurat Asap dan Air Bersih

2026-09-15

BAKORNAS LEPPAMI HMI Desak PT AJB Tuntaskan Dampak Tambang di Aceh Barat

2026-09-14

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Dasco dan Politik Mendengar di Tengah Demokrasi

    Dasco dan Politik Mendengar di Tengah Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Boven Digoel, Menyingkap Pesona Wisata Sejarah dan Alam di Ujung Timur Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WALHI Laporkan 372 Perusahaan terkait Karhutla ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asal Mula Berdirinya Kesultanan Utsmani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Buruh SBNI Sumut Tuntut Hapus Outsourcing di Medan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In