Jumat, Oktober 30, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Internasional

Petugas Medis Venezuela Makin Berisiko Tertular Corona

redaksi by redaksi
2020-06-30
in Internasional
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Karakas (PARADE.ID)- Petugas medis Venezuela menghadapi peningkatan risiko tertular virus corona lantaran minimnya peralatan perlindungan, kata legislator oposisi dan organisasi nonpemerintah yang berfokus pada kesehatan, Senin (29/6).

Negara OPEC tersebut, yang menjalankan karantina sejak 17 Maret, sedang berjuang di bawah krisis ekonomi hiperinflasi yang melemahkan layanan inti, seperti pasokan air bersih, dan menyebabkan banyak rumah sakit tanpa sanitasi mendasar.

Related posts

Pemilu Israel Berakhir: Netanyahu dan Eisenkot Belum Raih Mayoritas

Pemilu Israel Berakhir: Netanyahu dan Eisenkot Belum Raih Mayoritas

2026-10-28
Presiden Prabowo Terima Apresiasi Sekjen PBB

Presiden Prabowo Terima Apresiasi Sekjen PBB

2026-10-22

“Dalam empat bulan karantina, rumah sakit tidak mendapatkan material, peralatan medis tidak diperbaiki, tidak mendapat tempat tidur dan ventilator tidak dipasang,” kata anggota dewan sekaligus dokter, Jose Manuel Olivares, saat konferensi pers daring. Petugas kesehatan meninggal “karena tidak ada masker … tidak adanya sarung tangan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa rumah sakit “tidak memiliki air, listrik dan obat-obatan.”

Kongres, yang dimotori oleh kubu oposisi dan Doctors United for Venezuela mengatakan enam dokter gugur akibat COVID-19 selama 19-28 Juni di Negara Bagian Zulia di barat, yang menjadi episentrum COVID-19. Menurut Doctors United for Venezuela, seorang perawat juga gugur akibat penyakit tersebut selama periode yang sama.

Kementerian Informasi Venezuela belum memberikan tanggapan untuk dimintai keterangan.

Statistik resmi menunjukkan terdapat 5.297 kasus COVID-19 dengan 44 kematian.

Sejumlah kelompok, seperti Johns Hopkins Center for Public Health dan Human Rights Watch, meragukan angka resmi tersebut dan ruang lingkup tes COVID-19 yang dilakukan.
(Antara/PARADE.ID)

Tags: #Internasional#Kesehatan#Venezuela
Previous Post

FPKB: Usulan Perubahan Nama RUU HIP Tidak Selesaikan Masalah

Next Post

Tiga Parpol di Kudus Mengajukan Pencairan Dana Bantuan Keuangan

Next Post

Tiga Parpol di Kudus Mengajukan Pencairan Dana Bantuan Keuangan

Demo Sumpah Pemuda Yogyakarta Ricuh, 26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya

Demo Sumpah Pemuda Yogyakarta Ricuh, 26 Orang Belum Diketahui Keberadaannya

2026-10-30
BRIN dan Kampus Terjunkan Teknologi Pengolahan Sampah ke Desa

BRIN dan Kampus Terjunkan Teknologi Pengolahan Sampah ke Desa

2026-10-30
Surplus Beras Nasional tak Jamin Harga Stabil di Daerah

Surplus Beras Nasional tak Jamin Harga Stabil di Daerah

2026-10-30
Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

2026-10-29

Revisi UU Pemerintahan Aceh Harus Perkuat Kewenangan Migas Blok Andaman

2026-10-28
BRIN Dukung Riset dan Inovasi Nasional untuk MBKM

BRIN Kembangkan Biogas Limbah Sawit, Potensi Listrik 3,9 GW

2026-10-28

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

    Pakar Hukum Tata Negara: Dwifungsi TNI Bangkit Kembali dengan Wajah Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dandhy Laksono Dipanggil Polisi, Pengacara Nilai Undangan Cacat Formil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Netty Aher Ingatkan Kewaspadaan Influenza, 172 dari 400 Spesimen Positif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meutya Hafid: Kabel Laut Singapura Banyak Lewat Perairan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In