Jakarta (parade.id)- Surat terbuka Brigade Muslim Indonesia (BMI) untuk Presiden Jokowi terkait Al-Zaytun dikirim langsung oleh Ketua Umumnya, Muhammad Zulkifli, tanggal 28 Juni 2023. Presiden Jokowi diharapkan BMI dapat mengambil langkah strategis guna mempercepat proses penyelesaian masalah yang ada di Al-Zaytun dengan baik dan bijaksana, tanpa adanya riak-riak yang dapat memicu kegaduhan di masyarakat.
Berikut isi surat BMI yang diterima parade.id, kemarin, lewat pesan singkat (WhatsApp);
MAKASSAR, 28 JUNI 2023
SURAT TERBUKA KETUA BRIGADE MUSLIM INDONESIA (BMI) KEPADA BAPAK PRESIDEN RI, BAPAK JOKO WIDODO MENGENAI POLEMIK POMPES AZ ZAITUN
KEPADA YTH,
YANG DIRAHMATI ALLAH SWT BAPAK JOKO WIDODO PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
DI
ISTANA NEGARA
BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM
ASSALAMU ALAIKUM WR. WB
Semoga bapak presiden, seluruh keluarga, dan seluruh jajaran selalu dalam lindungan Allah SWT, amiin
Bapak presiden yang insya Allah selalu dalam lindungan Allah SWT, melalui surat terbuka yang singkat ini, dari MAKASSAR saya MUHAMMAD ZULKIFLI, ST, MM selaku ketua BRIGADE MUSLIM INDONESIA merasa sedih dan terpukul saat mendengar sebuah pesantren besar yang bernama AL-ZAITUN, pesantren yang harusnya menjadi tempat terbaik dalam mendidik anak bangsa, yang kita harapkan melahirkan tokoh tokoh hebat yang kelak mampu membawa Indonesia menuju masa kejayaan justru diduga menjadi rusak karena ulah seorang oknum yang konon bernama PANJI GUMILANG.
Bapak presiden yang insya Allah selalu dalam lindungan Allah SWT
Beredarnya infomasi soal statemen seorang Panji Gumilang soal dosa berzina bisa diampuni dengan uang adalah statement yang sangat tidak pantas diucapkan oleh seorang yang mengaku paham agama apalagi oleh seorang pimpinan pesantren, statement ini dapat menimbulkan persepsi di masyarakat bahwa pesantren ini tidak mempermasalahkan seks bebas selama punya uang dan tentunya statement ini akan memunculkan rasa khawatir yang luar biasa kepada orang tua santri.
Selain itu statemen bahwa Al Qur’an bukan qalamullah menurut kami adalah statement yang menciderai rukun iman dimana kita wajib percaya kepada kitab kitab Allah, statement pengakuan Panji bahwa dia adalah seorang komunis adalah statement kebablasan yang sangat tidak pantas disampaikan di muka umum, karena kami paham tidak lah mungkin sebuah pesantren yang 100 persen santrinya beragama Islam kemudian dipimpin oleh seorang komunis yang mana paham komunis adalah paham yang tidak mempercayai adanya Allah SWT.
Bapak presiden yang insya Allah selalu di rahmati Allah SWT
Belum selesai masalah statement yang diduga menyimpang di atas, kini kembali viral di medsos tentang laporan dugaan tindak pidana pencabulan yang diduga dilakukan oleh PANJI GUMILANG kepada seorang karyawati ponpes Al-Zaytun inisial KT yang mana kasus ini sejak tahun 2021 telah dilaporkan ke Polda Jawa Barat dengan laporan polisi LP/B/212/II/2021 dimana kejadian ini semakin memberi kesan di masyarakat bahwa oknum Panji Gumilang ini adalah seorang yang sangat biadab
Bapak presiden yang insya Allah selalu dalam lindungan Allah SWT
Bahwa saat ini kita sedang menuju tahun politik, tahun dimana akan banyak oknum yang berusaha memanfaat situasi untuk kepentingan pribadi atau kelompok, menurut kami; Kondisi ini telah memicu keresahan yang luar biasa di seluruh lapisan masyarakat dan tidak menutup kemungkinan akan dijadikan sebagai lahan membuat fitnah untuk menyerang pribadi atau kelompok tertentu.
Olehnya itu kami meminta kepada Bapak presiden bahwa demi keamanan bangsa yang kita cintai ini, kiranya dapat mengambil langkah strategi untuk MENONAKTIFKAN SAUDARA PANJI GUMILANG sebagai pimpinan pompez agar proses investigasi dan proses hukum bisa berjalan dengan lancar dan aman. Dan jika dalam proses hukumnya nanti ditemukan unsur pidana yang dilakukan oleh Panji Gumilang maka kami berharap saudara Panji Gumilang mendapatkan hukuman maksimal sebagai bentuk efek jera dan pembelajaran berharga bagi semua masyarakat terutama para pemimpin untuk berhati hati dalam mengeluarkan statement di muka umum.
Demikian surat terbuka kami,,semoga apa yang kami sampaikan ini dapat menjadi bahan pertimbangan kepada Bapak Presiden untuk untuk mengambil langkah strategis guna mempercepat proses penyelesaian masalah ini dengan baik dan bijaksana tanpa adanya riak-riak yang dapat memicu kegaduhan di masyarakat.
Semoga Bapak presiden dan seluruh jajaran selalu dalam lindungan Allah SWT.
Wassalamu Alaikum warahmatullahi wabaraktuh.