Minggu, Oktober 11, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Internasional

Taliban Tewaskan 291 Personel Keamanan Afghanistan Dalam Sepekan

redaksi by redaksi
2020-06-22
in Internasional
0
Taliban Tewaskan 291 Personel Keamanan Afghanistan Dalam Sepekan
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Kabul (PARADE.ID)- Kelompok militan Taliban dilaporkan menewaskan setidaknya 291 personel keamanan Afghanistan dalam waktu sepekan terakhir.

Pejabat tinggi pemerintah Afghanistan, Javid Faisal, mengatakan bahwa sepekan terakhir ini merupakan yang paling mematikan dalam 19 tahun konflik di negeri tersebut. Namun, kelompok Taliban membantah jumlah korban yang disampaikan tersebut.

Related posts

Ekonomi Digital dan UMKM 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pertumbuhan Rapuh

Ekonomi Digital dan UMKM 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pertumbuhan Rapuh

2026-10-11
30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar

2026-05-10

Faisal yang menjabat juru bicara Dewan Keamanan Nasional Afghanistan, mengatakan bahwa Taliban melakukan 422 serangan di 32 provinsi dalam sepekan terakhir, yang menewaskan 291 personel keamanan dan melukai 550 orang lainnya.

“Komitmen Taliban untuk mengurangi kekerasan tidak ada artinya, dan tindakan mereka tidak sesuai dengan retorika mereka tentang perdamaian,” katanya dalam cuitan di Twitter seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (22/6/2020).

Namun, Taliban menolak angka korban terbaru yang disampaikan pemerintah Afghanistan tersebut.

“Musuh bertujuan untuk merusak proses perdamaian dan pembicaraan intra-Afghanistan dengan mengeluarkan laporan palsu seperti itu,” Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban di Afghanistan, mengatakan kepada AFP.

“Kami memang melakukan beberapa serangan minggu lalu, tetapi itu sebagian besar untuk mempertahankan diri,” imbuhnya.

Kekerasan telah menurun di banyak wilayah Afghanistan sejak Taliban mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari pada 24 Mei lalu, untuk menandai liburan Idul Fitri. Namun, para pejabat Afghanistan menuduh militan meningkatkan serangan dalam beberapa pekan terakhir.

Tuduhan terbaru pemerintah ini muncul di saat pemerintah Afghanistan dan Taliban telah mengisyaratkan bahwa mereka semakin dekat untuk meluncurkan perundingan damai yang tertunda.

Presiden Ashraf Ghani telah berjanji untuk menyelesaikan pembebasan tahanan Taliban yang merupakan syarat utama untuk memulai negosiasi damai dengan para pemberontak, yang bertujuan mengakhiri hampir dua dekade perang.

Pihak berwenang Afghanistan telah membebaskan sekitar 3.000 tahanan Taliban, dan berencana untuk membebaskan 2.000 lagi, sebagaimana diatur dalam kesepakatan Taliban dengan Amerika Serikat yang ditandatangani pada Februari lalu.

Taliban telah mengatakan mereka siap untuk pembicaraan damai tetapi hanya setelah pembebasan 2.000 pemberontak yang tersisa.

(detik/PARADE.ID)

Tags: #Internasional#Talibanpolitik
Previous Post

Kapolda Sulsel Bicara Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi

Next Post

HMI Tolak Kedatangan TKA Cina di Kolaka

Next Post
HMI Tolak Kedatangan TKA Cina di Kolaka

HMI Tolak Kedatangan TKA Cina di Kolaka

FORMAD Jangkau 806 Siswa Kepulauan Aceh lewat Youth Education Roadshow

FORMAD Jangkau 806 Siswa Kepulauan Aceh lewat Youth Education Roadshow

2026-10-11
Ekonomi Digital dan UMKM 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pertumbuhan Rapuh

Ekonomi Digital dan UMKM 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pertumbuhan Rapuh

2026-10-11
Mahasiswa Muhammadiyah Kalbar Kecam Dugaan Teror terhadap Ketum IMM Pontianak

Mahasiswa Muhammadiyah Kalbar Kecam Dugaan Teror terhadap Ketum IMM Pontianak

2026-10-11
Wantimpres Rocky Gerung: Aktivis di Istana Era Jokowi Gagal Total

Wantimpres Rocky Gerung: Aktivis di Istana Era Jokowi Gagal Total

2026-10-10
Pakar Hukum Sebut Karantina Berbeda dengan PSBB

MK Buktikan Gibran tak Punya Ijazah SMA, DPR Bisa Ajukan Pemberhentian

2026-10-10

Keadilan Harus Didahulukan atas Kepastian Hukum

2026-10-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makasar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makasar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Isi dan Respons Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Drama Sidang MK dan Shadow Politics Jokowi: Ancam Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yusril Tegaskan Pemerintah Tolak Konser Israel Houghton di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In