Sabtu, Oktober 24, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Umat Islam Harus Memaknai Pancasila dengan Betul, Kata Ketum DDII

Hal itu disampaikan Ketum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Ustaz Adian Husaini, ketika memperingati hari lahirnya Piagam Jakarta, Sabtu (22/6/2024), secara daring

redaksi by redaksi
2024-06-22
in Nasional, Pendidikan, Politik
0
Umat Islam Harus Memaknai Pancasila dengan Betul, Kata Ketum DDII

Foto: Ketum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Ustaz Adian Husaini, ketika memperingati hari lahirnya Piagam Jakarta, Sabtu (22/6/2024), secara daring/tangkapan layar

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Umat Islam harus memaknai Pancasila dengan betul. Hal itu disampaikan Ketum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Ustaz Adian Husaini, ketika memperingati hari lahirnya Piagam Jakarta, Sabtu (22/6/2024), secara daring.

Ia menyampaikan hal di atas, karena ia melihat di lapangan ada yang memahami Pancasila tetapi malah terjebak pada dua kutub ekstrem.

Related posts

Hari Dokter Nasional 2026: Apresiasi Tinggi bagi Garda Terdepan Kesehatan

2026-10-24
Jangan Defensif Hadapi MSCI, Rupiah Bisa Rp22.000

Jangan Defensif Hadapi MSCI, Rupiah Bisa Rp22.000

2026-10-24

Kutub pertama yang dia maksud adalah kutub sekularisme. Kedua adalah kutub ekstremisme: yang menolak Pancasila dan yang menolak NKRI.

“Padahal Pancasila ini adalah hasil perjuangan umat Islam Indonesia. Hasil perjuangan para tokoh kita,” ujarnya.

Dua kutub yang ia sebut itu adalah kesalahpahaman. Agar kesalahpahaman itu tidak terjadk kembali, maka ia meminta kepada lembaga-lembaga pendidikan untuk mengajarkan Pancasila secara adil, juga secara ilmiah.

“Di Permendikbud Nomor 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum Naisonal, untuk PAUD, pendidikan dasar dan menengah, Pemerintah itu telah memutuskan bahwa tujuan pendidikan itu melahirkan profil Pelajar Pancasila,” ungkapnya.

Ada enam kriteria menuju Pelajar Pancasila, seperti yang terdapat pada pasal 17 di Permen tersebut: a. Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia; b. Bergotong royong; c. Bernalar kritis; d. Berkebhinekaan global; e. Mandiri, dan; f. Kreatif.

Enam kriteria di atas disebutnya penting. Hanya saja ia khawatir ke depan, saat pelaksanaannya akan mengalami problem.

“Seperti apa, cara bagaimana melahirkan Pelajar Pancasila ini. Dan itu memerlukan pendidikan yang benar. Yang saya lihat justru menjadi PR pada umat Islam sendiri: memahami profil Pelajar Pancasila yang islami. Sebab ini berlaku semua Permendikbud ini,” kata dia.

“Maksudnya untuk orang yang beragama Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Konghucu, semua akan mengikuti kriteria itu—mengarahkan pendidikan untuk membentuk pelajar yang punya profil Pelajar Pancasila,” imbuhnya.

Piagam Jakarta itu lahir usai beberapa tokoh yang disebut Panitia Sembilan berhasil menyusun sebuah dokumen sejarah mengenai dasar negara RI.

Piagam Jakarta lahir atas kesepakatan antara kelompok Islam dengan kelompok nasionalis. Nama Piagam Jakarta sendiri diberikan oleh Muhammad Yamin.

(Rob/parade.id)

Tags: #DDII#Pendidikan#PiagamJakarta
Previous Post

Sikap Oreo yang Mendukung LGBT Wajib Dilawan

Next Post

Seorang Siswa Tinggal Kelas karena Sang Ayah Melaporkan Kepsek soal Ini?

Next Post
Seorang Siswa Tinggal Kelas karena Sang Ayah Melaporkan Kepsek soal Ini?

Seorang Siswa Tinggal Kelas karena Sang Ayah Melaporkan Kepsek soal Ini?

Hari Dokter Nasional 2026: Apresiasi Tinggi bagi Garda Terdepan Kesehatan

2026-10-24
Jangan Defensif Hadapi MSCI, Rupiah Bisa Rp22.000

Jangan Defensif Hadapi MSCI, Rupiah Bisa Rp22.000

2026-10-24

Dandhy Laksono Dipanggil Polisi, Pengacara Nilai Undangan Cacat Formil

2026-10-23

OJK Jatuhkan Sanksi Kasus Saham DSSA, BREN, dan CUAN

2026-10-23
Ekonom: Indonesia Jadi “Neraka” Investor

Ekonom Prediksi Ekonomi RI 2027 Hanya Tumbuh 3 Persen

2026-10-23
Prabowo Resmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan di Rakornas TPAKD

Prabowo Resmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan di Rakornas TPAKD

2026-10-23

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Demo Jakarta 20 Oktober 2026 Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

    Demo Jakarta 20 Oktober 2026 Dua Tahun Pemerintahan Prabowo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MUI Minta Presiden Beri Perhatian Lebih atas Karhutla Berstatus Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Duka di Bawah Kibaran Bulan Bintang: Ketika Janji Politik Bertukar Kekerasan di Sagoe

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pakar: Hukum Jadi Alat Kekuasaan, Supremasi Hukum Indonesia “Sudah Runtuh”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In