Senin, Oktober 12, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Istana Ingin Ambil Alih Kepemimpinan AHY di Demokrat?

redaksi by redaksi
2021-02-02
in Nasional, Politik
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Elit partai Demokrat Andi Arief mengatakan bahwa ada yang ingin mengambil alih kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Dan orang itu ia katakan adalah KSP Moeldoko, orang terdekat Presiden Jokowi.

“Kenapa AHY berkirim surat ke Pak Jokowi, karena saat mempersiapkan pengambilalihan menyatakan dapat restu Pak Jokowi,” katanya, kemarin, di akun Twitter-nya.

Related posts

Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

2026-10-12

MUI Desak Konser Andrea Bocelli Pro Israel di Indonesia Dibatalkan

2026-10-12
Tangkapan layar dari akun Twitter @Andiarief__

Sementara itu, elit partai lainnya, Rachland Nashidik juga angkat suara terkait hal di atas. Sampai Racland membuka dugaan pembicaraan antara mantan kader Demokrat dengan (yang diduga) KSP Moeldoko.

“’Kalau kader tidak boleh menemui saya, borgol saja’, kata eks Panglima TNI tak kenal budi itu. Soalnya, Jenderal, bukan kenapa mereka menemui Anda,” cuitannya.

“Tapi apa keperluan Kepala Staf Presiden menemui mereka—segelintir kader yang tersingkir?” sambungnya.

Tangkapan layar dari akun Twitter @RachlanNashidik

Ada dua fakta tentang ini, kata dia. Pertama, Darmizal, yang disebutnya menghadiri pertemuan dengan KSP Moeldoko sudah mengundurkan diri dari Partai Demokrat. Dan ia sebenarnya, kata Rachland, tak bisa lagi mengatasnamakan Partai.

“Dua, Pak Darmizal adalah pendukung Pak Jokowi.  All the President’s men?”

Pertemuan yang disebut-sebut akan mengambil alih kepemimpinan AHY dari Demokrat tersebut dinyatakan olehnya dilakukan di hotel Aston Rasuna lantai 28, pada hari Rabu, tanggal 27 Januari 2021, pukul 22.00. Bukan di kediaman.

Bukan pula mereka (ex kader) yang mendatangi KSP Moeldoko, tetapi sebaliknya. Rachland mengingatkan agar Moeldoko jangan berbohong soal itu.

“Kalau urusan pribadi, sebaiknya lencana istana dicopot dulu dari dada.”

Ia berpesan kepada Moeldoko agar kalau tak mampu jadi the good, jangan malah menjadi the bad, apalagi the ugly.

Pesan tersebut hampir serupa dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di akun Twitter-nya, walau tidak mengarahkannya ke pihak tertentu.

“Bagi siapapun yang memegang kekuasaan politik, pada tingkat apapun, banyak cara berpolitik yang lebih bermoral & lebih beradab. Ada 3 golongan manusia, yaitu “the good”, “the bad” & “the ugly”. Kalau tidak bisa menjadi “the good” janganlah menjadi “the ugly”. *SBY*,” cuitan SBY.

Tangkapan layar dari akun Twitter @SBYudhoyono

Publik, klaim Rachland, sebenarnya hanya berurusan dengan satu orang yang mengaku utusan istana, karena kita semua memiliki kepentingan yang sama terhadap demokrasi dan kebebasan sipil.

Adanya kader yang tergoda oleh bujuk rayu istana, menurut dia adalah masalah internal partai yang akan diselesaikan belakangan.

(Rgs/PARADE.ID)

Previous Post

Kudeta Militer di Myanmar

Next Post

Sidang Deklarator KAMI Syahganda Diwarnai Walkout oleh Tim Penasihat Hukum

Next Post

Sidang Deklarator KAMI Syahganda Diwarnai Walkout oleh Tim Penasihat Hukum

Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

Nelayan Gugat Perpanjangan IUP PT Timah di Teluk Kelabat Dalam

2026-10-12

MUI Desak Konser Andrea Bocelli Pro Israel di Indonesia Dibatalkan

2026-10-12
Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

Mahfud: Kasus Gibran Merusak Peradaban Bernegara

2026-10-12
Kecerdasan Buatan Harus Tetap di Bawah Hukum dan Konstitusi Indonesia

Kecerdasan Buatan Harus Tetap di Bawah Hukum dan Konstitusi Indonesia

2026-10-12
Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

2026-10-12
Fadli Zon Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade dari Belanda

Fadli Zon Dorong Pencak Silat Tembus Olimpiade dari Belanda

2026-10-11

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Ini Isi dan Respons Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makasar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Drama Sidang MK dan Shadow Politics Jokowi: Ancam Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yusril Tegaskan Pemerintah Tolak Konser Israel Houghton di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In