Minggu, Juli 12, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Ekonomi

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,39 Persen di Kuartal IV, Tertinggi di G20

redaksi by redaksi
2026-02-13
in Ekonomi
0
Menko Airlangga Klaim Penyaluran KUR pada Sektor Pertanian Meningkat Pesat

Foto: dok. Twitter @Airlangga_hrt

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)-Indonesia mencatatkan pertumbuhan ekonomi tertinggi di antara negara-negara G20 dengan angka 5,39% pada kuartal keempat tahun lalu. Pencapaian ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai rapat dengan Presiden, Rabu (11/2).

“Pertumbuhan ekonomi kita di kuartal keempat 5,39 persen, itu yang tertinggi di negara-negara G20. Secara year on year juga sangat baik di 5,11 persen,” ujar Airlangga di Istana Kepresidenan.

Related posts

Ekonom: Dominasi Fiskal Ancam Stabilitas Ekonomi Indonesia

Ekonom: Dominasi Fiskal Ancam Stabilitas Ekonomi Indonesia

2026-07-09
Sinergi Kebijakan Perkuat Rupiah, IHSG, dan Fundamental Ekonomi

Sinergi Kebijakan Perkuat Rupiah, IHSG, dan Fundamental Ekonomi

2026-06-28

Menko Perekonomian melaporkan bahwa berbagai indikator makroekonomi menunjukkan tren positif. Sektor manufaktur masih berada di level ekspansi 52,6, sementara indeks keyakinan konsumen pada Januari naik menjadi 127 dibanding Desember. Mandiri Belanja Indeks bahkan mencapai 372,5.

Neraca Perdagangan Surplus 68 Bulan Berturut-turut

Kabar menggembirakan juga datang dari sektor perdagangan. Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut hingga Desember dengan nilai US$ 2,51 miliar. Penjualan ritel tumbuh signifikan 7,9 persen secara tahunan, melonjak dari pertumbuhan 3,5 persen pada Desember.

Cadangan devisa tetap kuat di angka US$ 154,6 miliar, dengan pertumbuhan kredit mencapai 9,69 persen. Realisasi investasi PMA dan PMDN tercatat Rp 1.931,2 triliun.

Outlook Negatif Moody’s Perlu Penjelasan

Meski masih mendapat predikat investment grade dari tiga lembaga pemeringkat (Moody’s, Fitch, dan S&P), Indonesia mendapat outlook negatif dari Moody’s. Hal ini mendorong pemerintah untuk memberikan klarifikasi komprehensif.

“Bapak Presiden minta agar kita membuat penjelasan yang lebih lengkap dalam bentuk Indonesia Economic Outlook yang akan diselenggarakan pada hari Jumat nanti,” kata Airlangga.

Dalam forum tersebut, pemerintah akan menjelaskan potensi peningkatan penerimaan negara dan rencana pembentukan Danantara.

Paket Stimulus Rp 60 Triliun dan Diskon Transportasi

Pemerintah meluncurkan berbagai stimulus ekonomi untuk mendorong daya beli masyarakat. Untuk kuartal pertama 2026, direncanakan realisasi anggaran stimulus mencapai Rp 60 triliun.

Beberapa program stimulus yang telah diumumkan meliputi:

  • Diskon kereta api 30 persen
  • Diskon angkutan laut 30 persen
  • Gratis biaya penyeberangan 100 persen
  • Diskon tiket pesawat 17-18 persen (naik dari 11% tahun lalu)
  • Diskon tarif tol

Total estimasi anggaran untuk program diskon transportasi mencapai Rp 911,16 miliar, dengan Rp 639,86 miliar dari APBN dan Rp 271,5 miliar dari non-APBN.

Bantuan Pangan untuk 35 Juta Keluarga

Pada Februari ini, pemerintah akan mendistribusikan bantuan pangan kepada 35,04 juta keluarga penerima manfaat (desil 1-4) dengan anggaran Rp 11,92 triliun. Setiap keluarga akan menerima 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng.

Pemerintah juga menerapkan kebijakan work from anywhere pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Februari untuk melancarkan arus mudik dan distribusi logistik.

Kesepakatan Tarif Resiprokal dengan AS

Airlangga juga melaporkan perkembangan perundingan Indonesia-Amerika Serikat. Presiden dijadwalkan menghadiri acara pada 19 Februari dan direncanakan akan menandatangani ART (Agreement on Reciprocal Tariff) di sekitar tanggal tersebut.

Selain itu, pemerintah tengah mengembangkan teknologi pengolahan sampah dan terus meningkatkan produksi beras hingga Maret untuk memastikan kecukupan stok pangan nasional.

Tags: ekonomi indonesia g20pertumbuhan ekonomi ri
Previous Post

Penghapusan Tunggakan Iuran PBPU Harus Berpihak pada Rakyat Miskin

Next Post

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Next Post
Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dua Pilot Ditembak Mati di Papua: IPI Desak Negara Lindungi Keamanan Penerbangan

Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

Dugaan Korupsi: Kronologi Kasus Febrie Adriansyah hingga Jadi Tersangka

2026-07-12
TANGKAP Kecam Vonis Ringan Terdakwa TPPO KM Awindo 2A

TANGKAP Kecam Vonis Ringan Terdakwa TPPO KM Awindo 2A

2026-07-11
Mata Kering dan Mata Katarak: Kenali Perbedaannya agar Tidak Salah

Mata Kering dan Mata Katarak: Kenali Perbedaannya agar Tidak Salah

2026-07-10
Ekonom Dukung Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Penyimpangan Rantai Pasok Energi

Ekonom Dukung Kortas Tipidkor Polri Usut Dugaan Penyimpangan Rantai Pasok Energi

2026-07-10
Diskusi “Ngopi” Desak Bendera Alam Peudeung Dijaga sebagai Identitas Aceh

Diskusi “Ngopi” Desak Bendera Alam Peudeung Dijaga sebagai Identitas Aceh

2026-07-10
Ekonom: Dominasi Fiskal Ancam Stabilitas Ekonomi Indonesia

Ekonom: Dominasi Fiskal Ancam Stabilitas Ekonomi Indonesia

2026-07-09

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • MK Kabulkan Gugatan PK FPE KSBSI, Pensiun Freeport Bisa Dicairkan Sekaligus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Warga Bali Gugat Pemerintah terkait Banjir Sarbagita

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Frasa Ketua MPR “Diutus Presiden” ke Iran Dipersoalkan Pemuda Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonom: Dominasi Fiskal Ancam Stabilitas Ekonomi Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi Buruh Desak UU Ketenagakerjaan Baru Rampung Oktober 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In