Selasa, September 8, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Perekrutan Satu Juta Guru P3K Guna Tuntaskan Honorer Tidak Mudah

redaksi by redaksi
2021-03-16
in Nasional, Pendidikan, Politik
0

Foto: politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Rencana perekrutan satu juta guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) mulai 2021, dengan tujuan menuntaskan masalah guru honorer menurut politisi PKS Mardani Ali Sera tidaklah mudah.

Menurut dia banyak yang pensiun tapi sedikit yang direkrut, sehingga menimbulkan bom waktu, karena dampak dari belum adanya grand design pemerintah tentang guru.

Related posts

Pastikan Pelaksanaan Magang Nasional Jembatan Memasuki Dunia Kerja

2026-09-03
Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

2026-09-02

“Jk melihat data dari Dirjen GTK Kemendikbud, kita kekurangan hampir 1,3 juta guru sampai 2024 di sekolah negeri. Jd skg komposisinya secara garis besar 60% guru PNS, 40% guru honorer di sekolah negeri yang mengajar,” kata dia, Selasa (16/3/2021), di akun Twitter-nya.

“Artinya negara ini punya hutang besar terhadap guru-guru honorer,” sambungnya.

Menurut Mardani, P3K bukan solusi jangka panjang karena sifatnya kontrak maksimal 5 tahun, dan minimal 1 tahun.

“Bagaimana setelah habis kontrak? Sedangkan kita memerlukan 1,3 juta sampai tahun 2024. Terlebih saat ini rekruitmentnya tidak sampai 1 juta.”

Menurut dia P3K juga bukan solusi jangka panjang karena daerah banyak yang berprinsip lebih baik mengusulkan PNS guru ketimbang P3K, dan karena jelas hitung-hitungan maupun kalkulasi secara APBD. Belum lagi kata dia, ada kekhawatiran dari Pemda terkait anggaran untuk P3K yang dibebankan kepada mereka.

“Di awal Maret ada 560.000 an usulan formasi guru P3K dari Pemda, namun sekarang menjadi 513.393. Semakin berkurang, sejumlah daerah pun juga tidak mengusulkan guru olahraga, bahasa daerah dan agama.”

Mestinya ada komitmen dari pemerintah pusat mengenai anggaran untuk guru P3K. Baiknya, katanya, dibuat secara tertulis dengan rincian komponen apa saja yang akan ditanggung pemerintah.

“Memang ada kebijakan afirmasi, tapi belum mencerminkan keadilan untuk guru honorer yang telah lama mengabdi. Mereka yang sudah puluhan tahun mengabdi mestinya mendapatkan poin tinggi, lalu yang sudah memiliki sertifikat pendidik tidak harus melakukan tes lagi.”

Sebagaimana peran guru sangat strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, kata dia, jangan sampai membuat profesi guru menjadi kurang dipandang, karena tidak ada kepastian status kepegawaian dan jenjang karir.

“Kita menunggu kemauan politik dari pemerintah untuk menuntaskannya.”

Sebab mbas banyaknya ‘pemahaman’ terkait jaminan anggaran tersebut. Misal ada daerah yang paham jaminan anggaran hanya untuk 2 tahun, sedangkan ada juga yang menganggap jaminan anggaran hanya untuk gaji pokok beserta tunjangan profesi guru P3K. Sementara tunjangan kinerja tetap Pemda yg menanggungnya.

(Rgs/PARADE.ID)

Tags: #Nasional#P3K#Pendidikan#PKSpolitik
Previous Post

Forum RT/RW Cianjur Meluncurkan Program Kesejahteraan untuk Warga

Next Post

Kebijakan Impor Garam Bertolak Belakang dengan Pernyataan Presiden

Next Post
Menteri KKP Dorong Penjualan Garam melalui Saluran Digital Daring

Kebijakan Impor Garam Bertolak Belakang dengan Pernyataan Presiden

Pastikan Pelaksanaan Magang Nasional Jembatan Memasuki Dunia Kerja

2026-09-03
Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

2026-09-02
Hitung Korban Asap, Bukan Cuma Lahan Terbakar

Hitung Korban Asap, Bukan Cuma Lahan Terbakar

2026-09-01

Legislator Aceh: Blok Andaman Harus Rujuk Pasal 33 UUD 1945

2026-08-31
Ojol Bersatu Desak Polri Tindak Tegas Ormas Preman

Ojol Bersatu Desak Polri Tindak Tegas Ormas Preman

2026-08-30
Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

2026-08-29

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Ketik Free iPhone, Modus Penipuan Giveaway Muncul di Media Sosial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serial Bahasa Indonesia: Apa Itu “Nyali”?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hitung Korban Asap, Bukan Cuma Lahan Terbakar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In