Minggu, Oktober 4, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional Ekonomi

GMNI Tolak Gerakan Anarkisme sembari Singgung Kondisi Perekonomian Indonesia

redaksi by redaksi
2025-09-04
in Ekonomi, Pendidikan, Politik, Sosial dan Budaya
0

Foto: massa aksi GMNI, dok. istimewa

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengkritik kondisi perekonomian nasional yang disebut hanya menguntungkan segelintir elite, meski pertumbuhan ekonomi mencapai 5,2 persen pada 2025. Pertumbuhan itu, dinilai belum dirasakan langsung rakyat kecil.

Ketua Umum (Ketum) DPP GMNI Sujahri Somar menganalogikan situasi ini sebagai ketidakadilan struktural.

Related posts

Koordinator Poros Prabowo-Puan Minta Megawati Pecat Peneliti BRIN Ini, Ada Apa?

Poros Prabowo Presiden Dukung Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

2026-10-03
Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

Prabowo Dua Tahun: Pekerja Informal Masih Jauh Mendominasi

2026-09-30

“Ketidakadilan tidak lahir secara alamiah, melainkan dipelihara oleh sistem yang timpang,” ujar Sujari, saat berdemonstrasi di Jakarta, Rabu (3/9/2025).

Dalam aksi dengan tema “Runtuhkan Ketidakadilan Struktural, Wujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia”, GMNI mempertanyakan relevansi angka pertumbuhan ekonomi yang tidak dirasakan langsung oleh rakyat kecil.

Menilik data Badan Pusat Statistik (BPS), Sujahri menunjukkan realitas yang kontras antara kesejahteraan rakyat dengan angka pertumbuhan ekonomi. Data membuktikan, pekerja informal masih mendominasi dengan persentase 59,40 persen.

“Kemudian kesejahteraan buruh terus tergerus praktik outsourcing yang belum dihapus meski telah diputus inkonstitusional oleh Mahkamah Konstitusi (MK),” katanya.

Senada, Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP GMNI Amir Mahfut mempertanyakan makna pertumbuhan ekonomi yang tidak berdampak pada kesejahteraan rakyat.

“Apa gunanya pertumbuhan ekonomi jika rakyat masih lapar, petani tercekik utang, guru honorer bergaji ratusan ribu, dan buruh dipaksa hidup dengan upah yang tidak manusiawi?” kritiknya.

GMNI juga menyoroti kontras mencolok antara kemewahan elite dengan penderitaan rakyat. Organisasi mahasiswa ini mengkritik penambahan fasilitas mewah DPR di tengah kenaikan harga pangan yang membelit masyarakat.

Fenomena pejabat yang memamerkan kekayaan, lemahnya empati terhadap penderitaan rakyat, hingga maraknya kasus korupsi yang melibatkan pejabat publik dinilai sebagai bukti kekuasaan yang semakin menjauh dari rakyat.

“Bagaimana mungkin kita bicara Indonesia Emas 2045 jika guru masih lapar, sekolah masih roboh, dan rakyat kecil masih diperlakukan sebagai warga kelas dua?” tegasnya.

Sang Sekjen juga mendorong Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto segera meruntuhkan ketidakadilan struktural ekonomi dan mengembalikannya kepada prinsip ekonomi Pancasila.

“GMNI menegaskan bahwa negara harus meruntuhkan ketidakadilan struktur sosial dan mengembalikannya pada prinsip sosialisme Indonesia, serta mereformasi struktur hukum dan politik menuju demokrasi konstitusional yang sejati,” sebutnya.

Dirincikannya, di aksi ini GMNI menyuarakan tiga sikap atas aksi massa yang berujung amuk massa yang terjadi pada 25-31 Agustus 2025, di Jakarta dan sejumlah daerah di Tanah Air.

Pertama, meski mengkritik keras Pemerintah, GMNI menegaskan penolakannya terhadap gerakan anarkisme dalam aksi mahasiswa. Organisasi ini menghimbau semua elemen gerakan untuk menjaga keamanan dan memastikan demonstrasi sesuai aturan yang berlaku.

Kedua, GMNI juga mewanti-wanti agar gerakan mahasiswa tidak ditunggangi kelompok tertentu untuk kepentingan politik, melainkan benar-benar menyuarakan aspirasi masyarakat Indonesia terhadap Pemerintah.

Ketiga, dengan tetap menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa, GMNI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal kebijakan pro-rakyat dan menolak segala bentuk tindakan anarkisme dalam perjuangan mewujudkan keadilan sosial.*

Tags: GMNI tolak anarkisme
Previous Post

Ormawa Unpam: Aksi Merusak Fasum hingga Penjarahan Mencederai Nilai Perjuangan Mahasiswa

Next Post

BEM Koordinator Jakarta Tolak Anakisme dalam Demonstrasi Mahasiswa

Next Post
BEM Koordinator Jakarta Tolak Anakisme dalam Demonstrasi Mahasiswa

BEM Koordinator Jakarta Tolak Anakisme dalam Demonstrasi Mahasiswa

Koordinator Poros Prabowo-Puan Minta Megawati Pecat Peneliti BRIN Ini, Ada Apa?

Poros Prabowo Presiden Dukung Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

2026-10-03
Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

2026-10-02
Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

2026-10-01
Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

2026-09-30
Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

Prabowo Dua Tahun: Pekerja Informal Masih Jauh Mendominasi

2026-09-30
Buruh Tagih DPR: Jangan Sekadar Kejar Target RUU Ketenagakerjaan

Buruh Tagih DPR: Jangan Sekadar Kejar Target RUU Ketenagakerjaan

2026-09-30

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Risiko Masih Pakai Windows 7

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ormawa Unpam: Aksi Merusak Fasum hingga Penjarahan Mencederai Nilai Perjuangan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In