Minggu, September 13, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Turunnya Pengangguran Perlu Diikuti Kualitas Kerja

redaksi by redaksi
in Nasional
0
Turunnya Pengangguran Perlu Diikuti Kualitas Kerja

Foto: ilustrasi (AI)

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, mengapresiasi tren penurunan jumlah pengangguran yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan data BPS per Mei 2026, jumlah pengangguran di Indonesia tercatat 7,22 juta orang, atau turun sekitar 24 ribu orang dibandingkan Februari 2026.

“Penurunan angka pengangguran merupakan sinyal positif bahwa perekonomian dan pasar kerja terus bergerak ke arah yang lebih baik. Capaian ini patut diapresiasi sebagai hasil kerja bersama pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Netty dalam keterangan tertulis, Kamis (6/8/2026).

Related posts

Ratusan Mahasiswa USK Desak Percepatan Rehab Rekon Aceh

Ratusan Mahasiswa USK Desak Percepatan Rehab Rekon Aceh

Pastikan Pelaksanaan Magang Nasional Jembatan Memasuki Dunia Kerja

Meski demikian, Netty mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan ketenagakerjaan tidak cukup diukur dari berkurangnya jumlah pengangguran semata. Menurutnya, perhatian kini harus diarahkan pada peningkatan kualitas pekerjaan yang tersedia.

“Kita tidak hanya membutuhkan lebih banyak lapangan kerja, tetapi juga pekerjaan yang layak, produktif, memiliki kepastian penghasilan, serta memberikan pelindungan sosial bagi para pekerja,” katanya.

Netty menyoroti masih besarnya proporsi pekerja di sektor informal yang umumnya memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi karena belum sepenuhnya memperoleh jaminan sosial ketenagakerjaan maupun kepastian kerja.

“Transformasi menuju pekerjaan formal perlu terus didorong. Pekerja informal harus semakin banyak yang memperoleh akses terhadap pelindungan jaminan sosial, termasuk BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mereka memiliki pelindungan ketika menghadapi risiko kecelakaan kerja, kehilangan penghasilan, maupun memasuki usia lanjut,” ujarnya.

Selain itu, Netty menilai tantangan besar lainnya adalah tingginya pengangguran pada kelompok usia muda. Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pelatihan vokasi, dan dunia industri agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

“Kita perlu memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Pendidikan vokasi, pelatihan berbasis kompetensi, magang, hingga sertifikasi harus terus diperkuat agar generasi muda lebih siap memasuki dunia kerja,” jelasnya.

Netty juga mendorong pemerintah untuk terus memperkuat sektor-sektor yang selama ini menjadi penyerap tenaga kerja terbesar, seperti pertanian, industri pengolahan, dan perdagangan, sekaligus membuka peluang kerja baru melalui pengembangan ekonomi digital, UMKM, dan industri padat karya.

“Kebijakan ketenagakerjaan harus mampu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas sekaligus menjaga keberlanjutan usaha. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.*

Tags: Kualitas KerjaNetty PrasetiyanPengangguran
Previous Post

Menteri ESDM ke Kepala BPMA: Tingkatkan Lifting Migas di Blok Andaman

Next Post

Presiden Hargai Riset BRIN

Next Post
Presiden Hargai Riset BRIN

Presiden Hargai Riset BRIN

Ratusan Mahasiswa USK Desak Percepatan Rehab Rekon Aceh

Ratusan Mahasiswa USK Desak Percepatan Rehab Rekon Aceh

Pastikan Pelaksanaan Magang Nasional Jembatan Memasuki Dunia Kerja

Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

Buruh Tolak RUU Naker, Ancam Aksi Massa Nasional

Hitung Korban Asap, Bukan Cuma Lahan Terbakar

Hitung Korban Asap, Bukan Cuma Lahan Terbakar

Legislator Aceh: Blok Andaman Harus Rujuk Pasal 33 UUD 1945

Ojol Bersatu Desak Polri Tindak Tegas Ormas Preman

Ojol Bersatu Desak Polri Tindak Tegas Ormas Preman

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Ratusan Mahasiswa USK Desak Percepatan Rehab Rekon Aceh

    Ratusan Mahasiswa USK Desak Percepatan Rehab Rekon Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serial Bahasa Indonesia: Apa Itu “Nyali”?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FOBA ber-Qurban 2026 Digelar Wisma Mahasiswa Aceh FOBA Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis Desak PLTS Atap Dibuka usai Peluncuran 100 GW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ojol Bersatu Desak Polri Tindak Tegas Ormas Preman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In