Senin, Oktober 5, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Teks dalam Negara Menjadi Penyempurna Tradisi Bernegara

redaksi by redaksi
2020-10-17
in Nasional, Politik
0
Fahri Hamzah: Tiga Tantangan Dihadapi Bangsa Indonesia
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Politisi Gelora, Fahri Hamzah mengatakan bahwa tradisi lahirnya teks menentukan tidak saja cara sebuah negara lahir, tapi juga tradisi yang berkembang sesudahnya. Karena itu, kata dia, kita perlu serius dengan teks dan serius dalam menjaga agar kehadiran teks dalam lembaran negara menjadi penyempurna tradisi kita bernegara.

Hal itu dinyatakan oleh Fahri untuk menjawab banyak  pertanyaan tentang bagaimana sebuah UU dibuat dalam tradisi Negara Republik Indonesia modern, bagaimana juga Omnibus Law dibuat.

Related posts

Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

2026-10-04
Koordinator Poros Prabowo-Puan Minta Megawati Pecat Peneliti BRIN Ini, Ada Apa?

Poros Prabowo Presiden Dukung Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

2026-10-03

“mari kita bahas tentang Badan Legislasi DPR, BPHN Kemenkumham dan Tradisi Legislasi Nasional dlm beberapa bagian,” demikian cuitannya, kemarin.

Ia mencontohkan, teks yang lahir pertama dan memiliki pengaruh luar biasa adalah ketika Soekarno-Hatta “mengenalkan” proklamasi.

“Sewaktu bung karno dan bung hatta maju ke depan podium, sebuah teks lahir, ‘proklamasi!’, sebuah negara lahir. Itu tanggal 17/8/1945. Keesokan harinya, sebagai hasil persidangan BPUPKI, teks kedua lahir, sebuah konstitusi ‘UUD 1945’ yg di dalamnya juga terdapat teks “pancasila”.”

Jika agama dimulai dengan membaca (iqra) maka negara dimulai dari teks. Sebuah negara melekat pada teks. Ideologi negara menentukan ideologi teks, kata dia. Ini catatan sejarah singkat.

“Itulah teks2 pertama lahir dan menandakan lahirnya Republik ini. ‘Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lainnya diselwnggarakan dengan cara yabg saksama dan dalam tempo yang sesungkat-singkatnya’, demikianlah tekad dan rencana diumumkan dalam teks.”

“Saya menulis ini untuk menegaskan suatu kepentingan nasional tentang tradisi legislasi yang baik,” tekannya.

Hati-hari berikutnya adalah hari-hari menyusun teks lanjutan, aturan perundang-undangan dan segala teks yang membuat sebuah negara baru makin lama semakin sempurna. Di atas teks itu lahir kelembagaan negara dan lahirlah para pemimpin pejabat.

“Lahirlah tradisi bernegara.”

(Robi/PARADE.ID)

Previous Post

Pemerintah Harus Dorong Petani Menjadi Pengusaha Pangan

Next Post

Harapan Febri Diansyah untuk Masa Depan KPK

Next Post

Harapan Febri Diansyah untuk Masa Depan KPK

Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

Wisata Ramah Muslim Indonesia Tertinggal

2026-10-04
Koordinator Poros Prabowo-Puan Minta Megawati Pecat Peneliti BRIN Ini, Ada Apa?

Poros Prabowo Presiden Dukung Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri

2026-10-03
Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

Suyudi Ario Seto Gantikan Listyo Sigit Prabowo Jadi Kapolri

2026-10-02
Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

Ancaman Deepfake dan Malware AI, Regulasi Indonesia Dinilai Tertinggal

2026-10-01
Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

2026-09-30
Presiden ASPIRASI: Gaji Dipotong Kantong Buruh Kosong

Prabowo Dua Tahun: Pekerja Informal Masih Jauh Mendominasi

2026-09-30

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    Aksi Warga Kebon Pala Kecamatan Makassar Menyoal SSI, Sebut Camat tak Netral

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • APPI Desak DPR Coret Nyoman Adhi Suryadnyana Calon Anggota BPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akar Kabut Asap Kalteng: LSM Progress Tuntut Status Darurat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ormawa Unpam: Aksi Merusak Fasum hingga Penjarahan Mencederai Nilai Perjuangan Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ormas Melayu Ancam Bentuk Satgas Mafia Solar Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In