Sabtu, Maret 14, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Pariwisata

Mengenal Pemanfaatan MPD untuk Perhitungan Wisatawan Nusantara

redaksi by redaksi
2020-12-20
in Pariwisata
0
Mengenal Pemanfaatan MPD untuk Perhitungan Wisatawan Nusantara

Acara “Pemanfaatan Data MPD Data Perhitungan Wisatawan/Fajar-Ridha

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Bogor (PARADE.ID)- Dalam rangka mengenal lebih jauh pemanfaatan teknologi Mobile Positioning Data (MPD) untuk menghitung wisatawan nusantara (wisnus) di Indonesia, Pusat Data dan Sistem Informasi (Pusdatin), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar sosialisasi.

Mengingat masih dalam masa pandemi, kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan secara hybrid (offline dan online) di Swiss-Belhotel, Kota Bogor, Jumat (18/12/2020).

Related posts

Penyu Ditemukan di Danau Moko, Perairan Campuran Laut dan Tawar di Desa Oempu

2025-12-31
Pantai Pajala dengan Pasir Merah Unik Minim Perhatian Pemerintah Kabupaten Muna

Pantai Pajala dengan Pasir Merah Unik Minim Perhatian Pemerintah Kabupaten Muna

2025-12-31

Kepala Pusdatin, Kemenparekraf, Bonifasius Wahyu Pudjianto menjelaskan kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman ke seluruh peserta tentang pentingnya MPD dalam pencatatan jumlah kunjungan wisnus, sehingga pemangku kepentingan dapat diyakinkan bahwa metode yang digunakan ini valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Metode MPD pada era digital saat ini merupakan metode yang dinilai valid, akurat, dan real-time dalam pendistribusian data untuk menghitung pergerakan wisnus di Indonesia,” terangnya.

Direktur Statistik Keuangan, Teknologi Informasi, dan Pariwisata, Badan Pusat Statistik (BPS), Titi Kanti Lestari sebagai narasumber mengatakan kalau teknologi MPD ini memang bisa juga digunakan untuk memantau pergerakan wisnus atau wisatawan domestik yang jalan-jalan di dalam negeri maupun ke luar negeri.

Berdasarkan data tersebut, bisa juga diketahui destinasi wisata di luar negeri yang paling ramai dikunjungi wisnus.

Big data yang dihasilkan dari MPD ini, lanjut Titi bisa pula dijadikan acuan dalam menyusun paket-paket wisata.

“Selain itu juga bisa untuk memantau perjalanan (commute) masyarakat di sebuah daerah,” ungkapnya.

Narasumber lain yang tampil dalam kegiatan sosialisasi ini ada Kasubdit Statistik Pariwisata BPS Rifa Rufiadi, Pranata Komputer Madya

BPS Alfatihah Reno MNSPM, dan Kasubdit Pariwisata BAPPENAS Istasius Angger Anindito.

Istasius dalam paparannya yang diutarakan secara online, menyimpulkan pemanfaatan MPD untuk sektor pariwisata sudah dilaksanakan secara luas.

“Baik itu untukbasis perhitungan wisman, wisnus, hingga perhitungan dampak ekonomi di destinasi

wisata,” ungkapnya.

Acara sosialisasi ini diikuti puluhan peserta. Sebelum dimulai, didahului dengan rapid test bagi setiap peserta termasuk media peliput.

(Robi/PARADE.ID)

Previous Post

Terkait Prokes, Hukum Dipandang Terkesan Diskriminatif

Next Post

Gadih Basanai, Film Budaya Minang Adaptasi dari Tradisi Tutur Lisan

Next Post
Gadih Basanai, Film Budaya Minang Adaptasi dari Tradisi Tutur Lisan

Gadih Basanai, Film Budaya Minang Adaptasi dari Tradisi Tutur Lisan

LMND: Pasal 33 Belum Ditegakkan di Tanah Papua

LMND: Pasal 33 Belum Ditegakkan di Tanah Papua

2026-03-14
Pimpinan DPR Sahkan RUU PPRT Menjadi RUU Inisiatif DPR

Pimpinan DPR Sahkan RUU PPRT Menjadi RUU Inisiatif DPR

2026-03-13
Buruh Amos Indah Indonesia Tolak Paksaan Resign dan Tuntut Pembayaran THR

Buruh Amos Indah Indonesia Tolak Paksaan Resign dan Tuntut Pembayaran THR

2026-03-12
Kesepakatan Tarif RI-AS Buka Pintu Freeport tanpa Batas Waktu

Kesepakatan Tarif RI-AS Buka Pintu Freeport tanpa Batas Waktu

2026-03-12
MBG Gerus Dana Pendidikan, Guru Malah Jadi Pelayan Dapur

MBG Gerus Dana Pendidikan, Guru Malah Jadi Pelayan Dapur

2026-03-11
Cerita Mahfud MD yang Tidak Dikenal Sebagai Seorang Menteri oleh Cucunya

TNI Siaga 1 Ada Apa?

2026-03-11

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • IWD 2026: Saatnya Negara Bayar Utang ke Perempuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TNI Siaga 1 Ada Apa?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • GMKR Deklarasikan Perang terhadap Oligarki: Gibran dan Jokowi Jadi Target Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Cresyn Indonesia akan Tutup, FSPASI Ingatkan Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 16 Maret BRI Unit Petukangan Pindah Alamat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In