Jumat, Januari 2, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Teknologi

Modus Peretasan Akun WhatsApp Berkedok Voucher Game Masih Terjadi

redaksi by redaksi
2020-12-25
in Teknologi
0
Modus Peretasan Akun WhatsApp Berkedok Voucher Game Masih Terjadi
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Upaya peretasan akun WhatsApp berkedok kupon (voucher) game Indomaret masih terjadi. Pengalaman itu diceritakan oleh seorang warganet bernama Edi di akun Twitter-nya (@EdiMahaMG), Kamis (24 Desember 2020).

Dalam tweet-nya yang disukai lebih dari 23 ribu dan 15 ribu retweet itu, Edi meminta agar warganet lain memviralkan pesannya dan berhati-hati dengan modus tersebut. Ia mendapat ratusan komentar dari warganet lain dan banya pula yang mengaku pernah mengalami hal serupa.

Related posts

Onno W Purbo Luncurkan Roadmap AI Gotong Royong: Lawan AI Mahal

2025-10-10
Teguh Aprianto Pilih Partai Buruh untuk Pileg, Pilih Selain Prabowo untuk Pilpres

Kerugian jika Data Pribadi Diambil Hacker

2024-07-11

“Benerrr. Kakaknya temenku WAnya di-hack pakai modus itu, trus hacker-nya ngechat kontak yg ada di WA kakaknya tmnku itu, pura² minjem duit trus org² pada kena tipu, kalau dikumpulin skitar 15 juta,” tulis warganet @venandarisma, Kamis.

Modus pembajakan akun WhatsApp seperti itu pernah terjadi beberapa bulan lalu. Bedanya, kali ini pesan itu dikirim melalui aplikasi WhatsApp, bukan melalui SMS seperti kejadian sebelumnya.

Isi pesannya pun berbeda. Kali ini penipu ujug-ujug meminta mengirimkan SMS yang masuk ke ponsel korban dan menyebut pesan itu sebagai salah kirim. Penipu yang mengatasnamakan kasir Indomaret itu mengatakan ada pelanggan yang membeli kupon game, tetapi dirinya salah input sehingga kuponnya terkirim ke nomor korban.



Penipu itu mengatakan akan ada SMS yang masuk dari WhatsApp dalam bahasa Thailand. Calon korban diminta mengirimkan isi SMS itu segera dengan alasan pelanggannya menunggu untuk kode kupon itu. SMS yang dikirimkan sebetulnya bukan kode kupon, tapi kode sandi sekali pakai (OTP) yang masuk dalam bahasa Thailand.

Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya membenarkan memang ada modus serangan akun WhatsApp seperti itu.

Mengapa bisa SMS yang masuk berbahasa Thailand? Alfons mengatakan bahwa penipu itu mengganti bahasa pada aplikasi WhatsApp.

“Kalau instal, lalu pilih bahasa Thailand, maka pesan akan datang dalam bahasa Thailand,” ujarnya kepada Cyberthreat.id, Jumat (25 Desember).

Alfons mengatakan jika ada pengguna yang sudah menjadi korban dan akun WhatsApp-nya berhasil diambil alih peretas, pengguna cukup mencopot atau meng-uninstall aplikasi WhatsApp di ponsel.

Selanjutnya, pengguna kembali instal aplikasi dan masuk ke akunnya dengan kode OTP baru yang dikirimkan ke ponsel.

Untuk langkah pencegahannya, Alfons menyarankan untuk mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah (2FA) di aplikasi. “Jangan pernah memberikan kode OTP kepada siapa pun dengan alasan apa pun,” ujar Alfons.

*Sumber: cyberthreat.id

Previous Post

Kuasai Tanah tanpa Hak, Namanya Ghasab

Next Post

Ada Orang-orang yang Suka Mereduksi Toleransi di Indonesia

Next Post
Ada Orang-orang yang Suka Mereduksi Toleransi di Indonesia

Ada Orang-orang yang Suka Mereduksi Toleransi di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Penyu Ditemukan di Danau Moko, Perairan Campuran Laut dan Tawar di Desa Oempu

2025-12-31
Mempertanyakan Urgensi Wacana Pilkada Melalui DPRD di Tengah Bencana Sumatra

Mempertanyakan Urgensi Wacana Pilkada Melalui DPRD di Tengah Bencana Sumatra

2025-12-31
Pantai Pajala dengan Pasir Merah Unik Minim Perhatian Pemerintah Kabupaten Muna

Pantai Pajala dengan Pasir Merah Unik Minim Perhatian Pemerintah Kabupaten Muna

2025-12-31
PMII Makassar Tolak Keras Wacana Pilkada Lewat DPRD: Perampasan Hak Rakyat

PMII Makassar Tolak Keras Wacana Pilkada Lewat DPRD: Perampasan Hak Rakyat

2025-12-31
Difitnah atas Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY Pertimbangkan Somasi

Difitnah atas Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY Pertimbangkan Somasi

2025-12-31
Aksi Unjuk Rasa Buruh Jabar Tolak UMSK di Jakarta

Aksi Unjuk Rasa Buruh Jabar Tolak UMSK di Jakarta

2025-12-31

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Buruh Jabar Ancam Mogok Massal Protes SK UMSK 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Difitnah atas Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY Pertimbangkan Somasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Daya Beli Masih Terancam di Tengah Kenaikan UMP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serial Bahasa Indonesia: Apa Itu “Nyali”?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tabir Gelap Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Cilacap Mulai Tersingkap

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In