Minggu, Oktober 18, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Ada Yayasan Dianggap tak Aswaja, GEMPA Aksi di Depan Kantor Gubernur NTB

redaksi by redaksi
2022-02-03
in Nasional, Sosial dan Budaya
0
Ada Yayasan Dianggap tak Aswaja, GEMPA Aksi di Depan Kantor Gubernur NTB
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Lombok Timur (PARADE.ID)- Ratusan massa dari Gerakan Masyarakat Pembela Aswaja (GEMPA) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB). Aksi mereka terkait dengan dugaan ada yayasan yang tidak berpaham ahlu sunnah wal jamaah (Aswaja).

“Kami menuntut agar yayasan Assunnah dan yayasan-yayasan yanh beraliran Assunnah/Salafi/Wahabi yang ada di pulau Lombok dibubarkan,” demikian tuntutan massa.

Related posts

Pakar Hukum Tara Negara Prediksi Nasib Gibran di Putusan MK

Zainal Arifin Mochtar: Rocky Gerung di Wantimpres Sulit Ubah Struktur

2026-10-17
Politisi Demokrat Sebut Ini ke Pihak yang Mewacanakan Kembali Pemilu Ditunda

Desak Komisi XI Panggil BEI dan OJK, Jansen Sitindaon: IHSG Anjlok

2026-10-17

Koordinator lapangan M Zaini menjelaskan alasan mengapa meminta dibubarkan. Di antaranya ia menuding karena selama ini dai-dai mereka sering menimbulkan ujaran kebencian dan dapat berpotensi memecah belah kerukunan umat dan NKRI.

Ia menilai, bahwa dai-dai itu tidak sesuai dengan tradisi, adat istiadat budaya masyarakat lndonesia, khususnya Lombok dan kerap menimbulkan keresanan.

“Kami menilai bahwa dai-dai Salafi/Wahabi/ Assunnah tidak sesuai dengan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah yang dibawakan mayoritas dai Ahlussunnah wal Jamaah, khususnya di Lombok. Cenderung dapat memantik kebencian bagi mayoritas muslim yang basisnya Ahlussunnah wal Jamaah,” kata dia.

Ia menampik bahwa apa yang dilakukan bersama ratusan massa itu anti pengajian. Tabligh maupun dakwah yang diselenggarakan oleh siapa pun, kapan pun dan di mana pun, tetap terbuka.

Hanya saja, kata dia, kekhawatira atas dai-dai mereka yang yang dapat berpotensi merusak moral para pelajar dan berpotensi menjadi bibit intoleran maupun radikalisme di Lombok.

Menanggapi hal di atas, Staf Ahli Gubernur NTB Bidang Pemerintah Abdul Aziz menyampaikan bahwa aspirasi dari massa diterima dan akan disampaikan ke Gubernur.

(Verry/PARADE.ID)

Tags: #Gempa#Lombok#Nasional#Sosial
Previous Post

KPK Terima Presentasi Rencana Pembangunan IKN dari Men PPN Bappenas

Next Post

Menhan Tegaskan Kemhan Dukung Peningkatan Kemampuan Bidang Kesehatan Tiga Matra TNI

Next Post
Menhan Tegaskan Kemhan Dukung Peningkatan Kemampuan Bidang Kesehatan Tiga Matra TNI

Menhan Tegaskan Kemhan Dukung Peningkatan Kemampuan Bidang Kesehatan Tiga Matra TNI

Pakar Hukum Tara Negara Prediksi Nasib Gibran di Putusan MK

Zainal Arifin Mochtar: Rocky Gerung di Wantimpres Sulit Ubah Struktur

2026-10-17
Politisi Demokrat Sebut Ini ke Pihak yang Mewacanakan Kembali Pemilu Ditunda

Desak Komisi XI Panggil BEI dan OJK, Jansen Sitindaon: IHSG Anjlok

2026-10-17
DAD DKI Desak RUU Masyarakat Adat Disahkan

DAD DKI Desak RUU Masyarakat Adat Disahkan

2026-10-17
BerbagiLink Besutan Putra Aceh Raih Best Startup II HSDD 2026

BerbagiLink Besutan Putra Aceh Raih Best Startup II HSDD 2026

2026-10-17
Tandyo Budi Revita Jadi KSAD, Gantikan Maruli Simanjuntak

Tandyo Budi Revita Jadi KSAD, Gantikan Maruli Simanjuntak

2026-10-16
Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

Surat BKP Viral, Instansi Diminta Unggah Capaian 2 Tahun Pemerintah

2026-10-16

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    Paradoks Putusan MK soal Ijazah Gibran, Pemakzulan Wapres Terbuka?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Putusan MK Ijazah Gibran Bukan Pengesahan, Jalur Hukum Masih Terbuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bendera Bintang Bulan di Acara Maulid Pidie Picu Bentrokan Warga dan TNI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tumbler Defect Snapy Mulai Rp5.000 Diburu Ratusan Pengunjung Blok M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi Digital dan UMKM 2 Tahun Prabowo-Gibran: Pertumbuhan Rapuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #MK #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2026 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2026 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In