redaksi, Pengarang di Parade.id https://parade.id/author/redaktur/ Bersama Kita Satu Sat, 16 May 2026 09:56:18 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.9.4 https://parade.id/wp-content/uploads/2020/06/cropped-icon_parade-32x32.jpeg redaksi, Pengarang di Parade.id https://parade.id/author/redaktur/ 32 32 Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan https://parade.id/masyarakat-adat-aceh-maa-jakarta-junjung-tinggi-toleransi-dan-persatuan/ https://parade.id/masyarakat-adat-aceh-maa-jakarta-junjung-tinggi-toleransi-dan-persatuan/#respond Sat, 16 May 2026 09:56:18 +0000 https://parade.id/?p=30181 Jakarta (parade.id)- Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Jakarta secara resmi mengirimkan surat kepada Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menyikapi polemik penggunaan atribut pakaian adat Aceh dalam penyampaian ucapan yang berkaitan dengan perayaan keagamaan non-Muslim. Surat bernomor 005/MAA/PWJKT/V/2026 tersebut tertanggal 12 Mei 2026 dan ditandatangani oleh Ketua MAA Perwakilan Jakarta, Surya Darma. Polemik ini bermula […]

Artikel Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Jakarta secara resmi mengirimkan surat kepada Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, menyikapi polemik penggunaan atribut pakaian adat Aceh dalam penyampaian ucapan yang berkaitan dengan perayaan keagamaan non-Muslim. Surat bernomor 005/MAA/PWJKT/V/2026 tersebut tertanggal 12 Mei 2026 dan ditandatangani oleh Ketua MAA Perwakilan Jakarta, Surya Darma.

Polemik ini bermula ketika Menteri Agama mengenakan pakaian adat Aceh saat menyampaikan ucapan “Bulan Maria.” Penggunaan atribut tersebut memunculkan berbagai pandangan dan keresahan di tengah masyarakat Aceh.

Dalam suratnya, MAA Perwakilan Jakarta menegaskan bahwa pakaian adat Aceh seperti Kupiah Meuketop bukan sekadar busana seremonial. “Kupiah Meuketop adalah simbol identitas sejarah, nilai syariat, dan marwah masyarakat Aceh sebagai Serambi Mekkah. Karena itu, penggunaan atribut adat Aceh memiliki dimensi etika, penghormatan budaya, serta sensitivitas sosial yang harus dijaga secara bijaksana,” demikian bunyi surat tersebut, dikutip belum lama ini.

Melalui surat tersebut, MAA Perwakilan Jakarta meminta Menteri Agama memberikan klarifikasi resmi mengenai maksud dan tujuan penggunaan atribut adat Aceh itu. MAA juga mengimbau agar pejabat publik lebih berhati-hati dalam menggunakan simbol budaya daerah tertentu dengan mempertimbangkan nilai sejarah, agama, dan adat yang melekat padanya.

Surat tersebut juga menegaskan pentingnya menjaga harmonisasi sosial dan menghormati kekhususan Aceh sebagaimana dijamin dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. MAA menyebut pernyataan itu sebagai bentuk amar ma’ruf nahi munkar serta upaya menjaga marwah adat Aceh dalam bingkai persatuan nasional.

Surat tersebut ditembuskan kepada sejumlah pihak, antara lain Presiden Republik Indonesia, Ketua DPR RI, Menteri Dalam Negeri, Wali Nanggroe Aceh, Gubernur Aceh, Ketua MAA Pusat, Ketua MPU Aceh, serta Ombudsman Republik Indonesia.

Surya Darma menegaskan bahwa masyarakat Aceh tetap menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama dan persatuan nasional. Namun demikian, ia berharap penggunaan simbol adat Aceh oleh siapa pun dilakukan secara proporsional dan tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat. 

Artikel Masyarakat Adat Aceh (MAA) Jakarta Junjung Tinggi Toleransi dan Persatuan pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/masyarakat-adat-aceh-maa-jakarta-junjung-tinggi-toleransi-dan-persatuan/feed/ 0
Perhatian Serius terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji Ditekankan Anggota Dewan https://parade.id/perhatian-serius-terhadap-penyelenggaraan-ibadah-haji-ditekankan-anggota-dewan/ https://parade.id/perhatian-serius-terhadap-penyelenggaraan-ibadah-haji-ditekankan-anggota-dewan/#respond Wed, 13 May 2026 06:00:40 +0000 https://parade.id/?p=30179 Jakarta (parade.id)- Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, memberikan perhatian serius terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, khususnya terkait perlindungan kesehatan jamaah. Netty mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap ketersediaan obat-obatan dan standarisasi gizi guna mengantisipasi risiko kesehatan di tanah suci. Netty menekankan pentingnya audit kesiapan logistik medis, terutama bagi jamaah […]

Artikel Perhatian Serius terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji Ditekankan Anggota Dewan pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher, memberikan perhatian serius terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, khususnya terkait perlindungan kesehatan jamaah.

Netty mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan audit menyeluruh terhadap ketersediaan obat-obatan dan standarisasi gizi guna mengantisipasi risiko kesehatan di tanah suci.

Netty menekankan pentingnya audit kesiapan logistik medis, terutama bagi jamaah yang memiliki penyakit bawaan.

“Kami meminta Kemenkes memastikan stok obat-obatan untuk penyakit degeneratif, seperti darah tinggi, jantung, dan diabetes, tidak hanya tersedia dalam jumlah yang cukup, tetapi juga terdistribusi secara merata di tiap kloter. Jangan sampai ada jamaah yang kesulitan mengakses obat rutin mereka saat berada di lapangan,” kata Netty dalam keterangan medianya, Selasa (12/5/2026).

Politisi ini juga menyoroti komposisi jamaah yang masih didominasi oleh kelompok lanjut usia. Menurutnya, visi ‘Haji Ramah Lansia’ yang telah dicanangkan pemerintah harus diimplementasikan secara konkret melalui penguatan personel medis.

“Haji 2026 harus tetap mengusung semangat ‘Haji Ramah Lansia’. Komisi IX menekankan pentingnya pendampingan medis one-on-one atau satu-lawan-satu bagi jamaah dengan kondisi kesehatan yang sangat rentan. Petugas harus proaktif melakukan jemput bola, bukan sekadar menunggu di posko,” imbuhnya.

Selain aspek medis, Netty menaruh perhatian besar pada kualitas asupan makanan jamaah selama 40 hari di Arab Saudi

“Gizi jamaah adalah pondasi utama Kesehatan. Perlu pegawasan ketat standarisasi menu katering agar memenuhi kecukupan kalori dan aspek higienitas yang tinggi. Hal ini sangat krusial untuk menjaga imunitas jamaah agar tetap prima dalam menjalankan rangkaian ibadah yang berat,” jelas Netty.

Menutup pernyataannya, Netty berharap pemerintah dapat belajar dari evaluasi tahun-tahun sebelumnya agar manajemen kesehatan haji 2026 jauh lebih mitigatif, terutama dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi di tanah suci.*

Artikel Perhatian Serius terhadap Penyelenggaraan Ibadah Haji Ditekankan Anggota Dewan pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/perhatian-serius-terhadap-penyelenggaraan-ibadah-haji-ditekankan-anggota-dewan/feed/ 0
Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini https://parade.id/bank-plat-merah-beri-cashback-di-gerai-kopi-ini/ https://parade.id/bank-plat-merah-beri-cashback-di-gerai-kopi-ini/#respond Tue, 12 May 2026 14:18:38 +0000 https://parade.id/?p=30176 Jakarta (parade.id)- Bertransaksi menggunakan QRIS via aplikasi BRImo di gerai Kopi Dibawah Tangga kini lebih menguntungkan. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Radio Dalam memberikan cashback Rp10.000 untuk setiap pembelian minimal Rp40.000 yang dibayar lewat QRIS BRImo. Promo ini berlaku mulai 9 Mei hingga 31 Juli 2026, dengan batas satu kali transaksi per pengguna per hari […]

Artikel Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Bertransaksi menggunakan QRIS via aplikasi BRImo di gerai Kopi Dibawah Tangga kini lebih menguntungkan. Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Radio Dalam memberikan cashback Rp10.000 untuk setiap pembelian minimal Rp40.000 yang dibayar lewat QRIS BRImo.

Promo ini berlaku mulai 9 Mei hingga 31 Juli 2026, dengan batas satu kali transaksi per pengguna per hari di seluruh outlet Dibawah Tangga.

Pemimpin Cabang BRI Branch Office Radio Dalam, Argananta Yuwana, mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya mendorong kebiasaan transaksi digital nasabah sekaligus mendukung digitalisasi UMKM di sektor food & beveragelokal.

“Kami terus berkomitmen meningkatkan pengalaman transaksi digital nasabah BRI dengan memberikan berbagai promo menarik bersama UMKM lokal,” ujar Argananta, Selasa (12/5/2026).

Bagi yang belum memiliki BRImo, aplikasi dapat diunduh melalui Play Store atau App Store.*

Artikel Bank Plat Merah Beri Cashback di Gerai Kopi Ini pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/bank-plat-merah-beri-cashback-di-gerai-kopi-ini/feed/ 0
30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar https://parade.id/30-kapal-gsf-dibajak-israel-tapi-tetap-berlayar/ https://parade.id/30-kapal-gsf-dibajak-israel-tapi-tetap-berlayar/#respond Sun, 10 May 2026 12:09:17 +0000 https://parade.id/?p=30172 Jakarta (parade.id)- Armada kapal Global Sumud Flotilla telah sampai di Marmaris, Turki untuk singgah sementara. Lebih dari 30 kapal meninggalkan Kreta, Yunani pada Jumat (8/5/2026) setelah sebelumnya 22 dari 53 kapal mengalami pembajakan oleh militer israel di perairan internasional, 600 mil laut dari Gaza. Perwakilan lebih dari 50 negara akan berkumpul di Marmaris untuk seminar hukum […]

Artikel 30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Armada kapal Global Sumud Flotilla telah sampai di Marmaris, Turki untuk singgah sementara. Lebih dari 30 kapal meninggalkan Kreta, Yunani pada Jumat (8/5/2026) setelah sebelumnya 22 dari 53 kapal mengalami pembajakan oleh militer israel di perairan internasional, 600 mil laut dari Gaza.

Perwakilan lebih dari 50 negara akan berkumpul di Marmaris untuk seminar hukum dan rapat umum pada 10–11 Mei 2026.

Kontingen Indonesia terdiri dari lima peserta umum dan satu awak media telah berada di Marmaris.

“Peserta Indonesia telah mengikuti pelatihan wajib beberapa hari ini. Saat ini mempersiapkan kebutuhan dalam kapal,” Jelas Maimon Herawati, koordinator Global Peace Convoy Indonesia dalam keterangannya yang diterima redaksi, Sabtu (9/5/2026).

Pelayaran ini melambangkan keteguhan dan ketekunan para aktivis untuk melanjutkan misi terlepas dari penculikan ilegal terhadap kontingen lain serta ancaman pengawasan yang mereka hadapi. Tujuan misi ini tetap sama, yaitu untuk membersamai warga Palestina dalam perjuangan melepaskan diri dari penjajahan dan memperoleh kembali hak-hak mereka.

Sepuluh hari setelah pembajakan israel, 175 aktivis diculik ke kapal israel, Nahshon, dan mengalami kekerasan fisik dan verbal. Para aktivis kemudian dimasukkan ke penjara isolasi dan kembali mengalami kekerasan fisik dari tentara israel.

“Baik aku dan kapten kapal, kami ditembak dalam intersepsi tersebut, kemudian ditahan di kapal israel. Kami dipukuli dan disiksa berkali-kali di perairan Yunani. Setelah itu, kami dimasukkan ke penjara isolasi selama lebih dari 30 jam,” testimoni Richard Maxim Walter, salah satu partisipan yang mengalami penculikan.

Hingga hari ini, Thiago Ávila dan Saif Abu Keshek masih ditahan secara ilegal. Penahanan keduanya berlangsung hingga Minggu, 10 Mei 2026 setelah mengalami dua kali perpanjangan. Saif yang sebelumnya menjalankan protes “hunger strike”, meningkatkan protesnya menjadi ” dry strike ” di mana dia tidak akan makan dan minum sebagai protes terhadap proses pengadilan yang tidak sah dan tidak memiliki landasan.*

Artikel 30 Kapal GSF Dibajak Israel tapi Tetap Berlayar pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/30-kapal-gsf-dibajak-israel-tapi-tetap-berlayar/feed/ 0
JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran https://parade.id/jka-aceh-tersandera-politik-anggaran/ https://parade.id/jka-aceh-tersandera-politik-anggaran/#respond Sun, 10 May 2026 12:00:59 +0000 https://parade.id/?p=30168 Jakarta (parade.id)- Polemik Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang kini memanas dinilai akademisi Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK), M. Adli Abdullah, sebagai akibat dari tarik-menarik kepentingan dan politik anggaran yang merugikan masyarakat. Adli menegaskan bahwa warga Aceh telah menjadi korban nyata kebijakan penerapan sistem desil dalam JKA. Perbedaan pandangan antara Sekretaris Daerah dan Ketua DPRA soal […]

Artikel JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Polemik Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang kini memanas dinilai akademisi Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK), M. Adli Abdullah, sebagai akibat dari tarik-menarik kepentingan dan politik anggaran yang merugikan masyarakat. Adli menegaskan bahwa warga Aceh telah menjadi korban nyata kebijakan penerapan sistem desil dalam JKA.

Perbedaan pandangan antara Sekretaris Daerah dan Ketua DPRA soal JKA, menurut Adli, seharusnya tidak memperkeruh keadaan. “Perbedaan itu semestinya menjadi pintu masuk untuk mencari solusi terbaik, bukan pemicu eskalasi,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi, Sabtu (9/5/2026). Ia mendorong semua pihak membuka ruang dialog yang jernih dan konstruktif.

Adli menekankan bahwa JKA bukan sekadar program biasa, melainkan representasi komitmen pelayanan kesehatan bagi seluruh rakyat Aceh. Terlebih program ini berkaitan erat dengan Dana Otonomi Khusus (Otsus) yang sejatinya hadir untuk memperkuat kesejahteraan dan keadilan sosial. Karena itu, pengelolaannya wajib dijaga dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan.

Menyikapi aksi penyampaian aspirasi yang terjadi, Adli mengakui hal itu sebagai bagian sah dari demokrasi. Namun ia mengingatkan bahwa menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah sama pentingnya dengan menyuarakan tuntutan.

Adli mengakhiri pernyataannya dengan menegaskan bahwa inti persoalan bukan soal siapa yang benar. “Yang paling utama adalah bagaimana JKA tetap berjalan optimal dan masyarakat tidak menjadi korban,” tandasnya.

Artikel JKA Aceh Tersandera Politik Anggaran pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/jka-aceh-tersandera-politik-anggaran/feed/ 0
Dahulukan Kurban atau Akikah? https://parade.id/dahulukan-kurban-atau-akikah/ https://parade.id/dahulukan-kurban-atau-akikah/#respond Sun, 10 May 2026 11:35:03 +0000 https://parade.id/?p=30166 Jakarta (parade.id)- Ulama nasional Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) menegaskan ibadah kurban tetap dapat dilaksanakan meskipun seseorang belum mengakikahkan anaknya. Menurut dia, kurban dan akikah sama-sama merupakan ibadah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Pernyataan tersebut disampaikan UBN menjelang Iduladha 1447 Hijriah menyusul adanya pertanyaan masyarakat mengenai prioritas antara kurban dan akikah. “Jika memiliki kemampuan untuk […]

Artikel Dahulukan Kurban atau Akikah? pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Ulama nasional Ustaz Bachtiar Nasir (UBN) menegaskan ibadah kurban tetap dapat dilaksanakan meskipun seseorang belum mengakikahkan anaknya.

Menurut dia, kurban dan akikah sama-sama merupakan ibadah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan dalam Islam.

Pernyataan tersebut disampaikan UBN menjelang Iduladha 1447 Hijriah menyusul adanya pertanyaan masyarakat mengenai prioritas antara kurban dan akikah.

“Jika memiliki kemampuan untuk melaksanakan keduanya sekaligus maka itu lebih utama. Tetapi jika belum mampu, maka boleh memilih mana yang didahulukan karena keduanya sama-sama ibadah sunnah,” ujar UBN, Sabtu (9/5/2026).

Ia menjelaskan, akikah merupakan bentuk rasa syukur atas kelahiran anak dengan menyembelih hewan ternak. Mayoritas ulama menganjurkan akikah dilaksanakan pada hari ketujuh setelah kelahiran, sebagaimana disebut dalam hadis Nabi Muhammad SAW.

Namun, lanjut dia, terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai batas waktu akikah. Sebagian ulama menyatakan akikah gugur setelah hari ketujuh, sementara sebagian lainnya membolehkan pelaksanaannya pada hari ke-14, hari ke-21, atau ketika orang tua telah mampu.

UBN juga menyebut ada pendapat ulama yang memperbolehkan seseorang mengakikahi dirinya sendiri saat dewasa apabila semasa kecil belum diaqiqahi orang tuanya.

Sementara itu, ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha juga termasuk sunnah muakkadah bagi muslim yang memiliki kemampuan. Nabi Muhammad SAW disebut selalu melaksanakan kurban dan memilih hewan terbaik untuk disembelih.

Menurut UBN, sejumlah ulama bahkan membolehkan satu hewan diniatkan sekaligus untuk kurban dan akikah. Pendapat itu dinukil dari mazhab Hanafi serta sejumlah ulama seperti Hasan al-Bashri dan Muhammad bin Sirin.

“Dengan demikian, seseorang tetap dapat melaksanakan kurban meskipun akikah anak belum dilakukan,” kata alumnus Universitas Islam Madinah tersebut.*

Artikel Dahulukan Kurban atau Akikah? pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/dahulukan-kurban-atau-akikah/feed/ 0
Gelar Pahlawan Bukan Akhir Kasus Pembunuhan Marsinah https://parade.id/gelar-pahlawan-bukan-akhir-kasus-pembunuhan-marsinah/ https://parade.id/gelar-pahlawan-bukan-akhir-kasus-pembunuhan-marsinah/#respond Sat, 09 May 2026 10:42:53 +0000 https://parade.id/?p=30162 Jakarta (parade.id)- Sayap Perempuan Partai Buruh, Suara Marsinah, menegaskan bahwa penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah bukan berarti penyelesaian hukum atas kasus pembunuhannya telah usai. Negara diminta tidak menjadikan gelar simbolis tersebut sebagai alasan untuk menutup berkas penyelidikan pelanggaran HAM berat yang terjadi pada 1993 silam. “Pemberian gelar Pahlawan Nasional tidak secara otomatis menyelesaikan kasus hukumnya. […]

Artikel Gelar Pahlawan Bukan Akhir Kasus Pembunuhan Marsinah pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Sayap Perempuan Partai Buruh, Suara Marsinah, menegaskan bahwa penganugerahan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah bukan berarti penyelesaian hukum atas kasus pembunuhannya telah usai. Negara diminta tidak menjadikan gelar simbolis tersebut sebagai alasan untuk menutup berkas penyelidikan pelanggaran HAM berat yang terjadi pada 1993 silam.

“Pemberian gelar Pahlawan Nasional tidak secara otomatis menyelesaikan kasus hukumnya. Negara tidak bisa memakai satu tangan untuk memberikan medali, sementara tangan yang lain menutup berkas penyelidikan,” ujar perwakilan Komite Politik Nasional Partai Buruh, Jumisih, dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (8/5/2026).

Menurut Jumisih, pembunuhan Marsinah telah disimpulkan oleh Komnas HAM sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak mengenal kedaluwarsa. Ia mendesak pemerintah untuk mengungkap aktor intelektual dan rantai komando di balik peristiwa tersebut.

Selain aspek hukum, Partai Buruh juga mendorong pemerintah segera mempublikasikan Keppres penetapan pahlawan Marsinah secara resmi agar publik dapat mengaksesnya, serta memastikan hak-hak ahli waris terpenuhi sesuai aturan yang berlaku.

Dalam momentum peringatan ini, Suara Marsinah juga menyoroti kondisi buruh perempuan saat ini yang dinilai masih rentan terhadap intimidasi. Salah satu kasus yang diangkat adalah situasi di PT Amos Indah Indonesia, Cilincing, di mana 133 buruh perempuan nyaris dipaksa mengundurkan diri demi menghindari pembayaran THR.

“Kondisi yang dihadapi Marsinah pada 1993 hadir kembali dalam wajah berbeda. Praktik relasi kuasa yang timpang masih terus berulang,” tegasnya. Partai Buruh melaporkan adanya dugaan pemberangusan serikat (union busting) dan pengabaian hak-hak normatif seperti cuti haid dan upah sakit di perusahaan tersebut.

Guna memperbaiki kondisi ketenagakerjaan, Suara Marsinah menyampaikan lima tuntutan utama kepada pemerintah:

  1. Buka kembali penyelidikan pembunuhan Marsinah sebagai kasus pelanggaran HAM berat.
  2. Ratifikasi Konvensi ILO 190 untuk menghapus kekerasan dan pelecehan di dunia kerja.
  3. Penyediaan fasilitas penitipan anak (daycare) di setiap kawasan industri.
  4. Optimalisasi Satgas PHK (Keppres No. 10 Tahun 2026) agar bertindak tegas terhadap PHK sepihak.
  5. Penyelesaian tuntas kasus PT Amos Indah Indonesia untuk menjamin kepastian kerja 133 buruh perempuan.

Bagi mereka, penghormatan sejati terhadap Marsinah bukan sekadar seremoni atau piagam di museum, melainkan keberanian negara untuk menjamin bahwa tidak ada lagi buruh yang harus kehilangan nyawa demi memperjuangkan haknya.*

Artikel Gelar Pahlawan Bukan Akhir Kasus Pembunuhan Marsinah pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/gelar-pahlawan-bukan-akhir-kasus-pembunuhan-marsinah/feed/ 0
Hormuz, Trump, dan Manuver Sunyi China https://parade.id/hormuz-trump-dan-manuver-sunyi-china/ https://parade.id/hormuz-trump-dan-manuver-sunyi-china/#respond Fri, 08 May 2026 01:18:55 +0000 https://parade.id/?p=30159 Jakarta (parade.id)- Ada satu perkembangan diplomatik yang layak dibaca lebih serius dari sekadar agenda pertemuan rutin antarnegara. Pada 6 Mei 2026, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bertemu Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, di Beijing. Pertemuan itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan Iran–Amerika Serikat dan ancaman terhadap stabilitas Selat Hormuz, jalur vital energi dunia. Momentum […]

Artikel Hormuz, Trump, dan Manuver Sunyi China pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Ada satu perkembangan diplomatik yang layak dibaca lebih serius dari sekadar agenda pertemuan rutin antarnegara. Pada 6 Mei 2026, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, bertemu Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, di Beijing. Pertemuan itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan Iran–Amerika Serikat dan ancaman terhadap stabilitas Selat Hormuz, jalur vital energi dunia.

Momentum pertemuan ini menjadi menarik karena hanya berselang sekitar sepekan sebelum Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dijadwalkan bertemu Presiden China, Xi Jinping, pada 14–15 Mei mendatang di Beijing.

Sebelumnya, Washington juga dikabarkan meminta Beijing ikut membantu menekan Teheran agar tidak memperkeras blokade Selat Hormuz. Di titik inilah posisi China berubah menjadi sangat penting.

Selama beberapa waktu terakhir, Pakistan memang terlihat memainkan peran sebagai mediator awal antara Iran dan Amerika. Islamabad menjadi jalur komunikasi yang relatif aman untuk menyampaikan pesan kedua pihak. Namun ketika isu mulai menyentuh kepentingan energi global, eskalasi ekonomi internasional, dan stabilitas rantai pasok dunia, maka skala permainan berubah. China hadir bukan lagi sebagai mediator tambahan, melainkan sebagai kekuatan besar dengan kepentingan langsung.

Bagi Beijing, Selat Hormuz bukan sekadar isu Timur Tengah. Jalur itu adalah nadi energi dunia yang ikut menentukan stabilitas industri China. Sekitar seperlima distribusi minyak dan gas global melintasi kawasan tersebut. Jika konflik memburuk dan distribusi energi terganggu, dampaknya akan terasa pada harga minyak, biaya logistik, manufaktur, hingga stabilitas ekonomi global. China tentu tidak ingin ikut membayar mahal akibat perang yang tidak mereka mulai.

Karena itu, masuknya Beijing ke arena diplomasi Hormuz bukan semata untuk membantu Iran ataupun memenuhi permintaan Amerika Serikat. China bergerak karena kepentingannya sendiri sedang dipertaruhkan.

Di sinilah kekuatan diplomasi China mulai terlihat. Beijing memiliki akses kepada dua pihak sekaligus. Dengan Iran, hubungan ekonomi dan energi China sangat erat.

Dengan Amerika Serikat, meski kompetitif, hubungan keduanya tetap menentukan arah perdagangan global. Posisi ini membuat China memiliki kemampuan berbicara kepada Teheran tanpa dianggap sebagai kepanjangan tangan Washington, sekaligus menyampaikan kepentingan Iran langsung kepada Amerika.

Kunjungan Abbas Araghchi ke Beijing sebelum kedatangan Donald Trump juga tampaknya bukan kebetulan diplomatik biasa. Iran terlihat ingin memastikan posisinya lebih dulu masuk ke meja Beijing sebelum Xi Jinping bertemu Trump. Dengan begitu, China tidak hanya menerima sudut pandang Washington, tetapi juga membawa kepentingan Teheran dalam setiap pembicaraan dengan Amerika Serikat.

Peran Pakistan dan China dalam konteks ini pun berbeda. Pakistan penting sebagai jembatan komunikasi awal. Namun China memiliki sesuatu yang jauh lebih besar: daya tekan ekonomi, pengaruh geopolitik, serta kepentingan strategis terhadap stabilitas energi dunia. Dalam konflik sebesar Hormuz, mediator yang hanya menyampaikan pesan tidak cukup. Dibutuhkan aktor yang memiliki bobot global.

Beijing Mainkan Pengaruh

Menariknya, Amerika Serikat sendiri tampaknya mulai menyadari bahwa tekanan militer semata tidak cukup menyelesaikan persoalan. Permintaan Washington agar China ikut menekan Iran menunjukkan pengakuan tersirat bahwa pengaruh Beijing terhadap Teheran tidak bisa diabaikan. Artinya, dalam krisis ini, China memegang kunci yang tidak dimiliki banyak negara lain.

Bagi Beijing, situasi ini juga membuka peluang besar untuk memperkuat citra sebagai kekuatan diplomatik global. Jika China berhasil membantu meredakan ketegangan Iran–Amerika dan menjaga stabilitas Hormuz, keuntungan yang diperoleh bukan hanya soal energi yang lebih aman. China juga akan memperoleh peningkatan pengaruh politik di Timur Tengah sekaligus legitimasi internasional sebagai pemain utama dalam diplomasi global.

Perkembangan ini tentu tidak jauh dari kepentingan Indonesia. Sebagai negara pengimpor energi, Indonesia ikut rentan terhadap gejolak Hormuz.

Ketika konflik meningkat, dampaknya bisa langsung terasa pada harga BBM, biaya logistik, nilai tukar rupiah, hingga inflasi domestik. Sebaliknya, jika diplomasi berhasil menahan eskalasi, negara-negara seperti Indonesia akan ikut menikmati stabilitas ekonomi yang lebih terjaga.

Pada akhirnya, kunjungan Menlu Iran ke Beijing dan rencana kedatangan Donald Trump beberapa hari kemudian menunjukkan satu hal penting: China kini berada di titik strategis dalam percaturan global.

Pakistan mungkin menjadi jalur komunikasi awal. Namun Beijing kini telah berubah menjadi ruang utama tarik-menarik kepentingan dunia. Iran ingin didengar, Amerika ingin dibantu, dan dunia berharap Selat Hormuz tetap terbuka.

Pertanyaannya, apakah China akan benar-benar menjadi penurun ketegangan, atau justru memanfaatkan krisis ini sebagai panggung baru persaingan kekuatan besar?

Yang jelas, arah krisis Hormuz kini tidak lagi hanya ditentukan oleh Teheran dan Washington. Beijing sudah masuk ke tengah permainan. Dan ketika China masuk, arah diplomasi dunia bisa berubah jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

*Bachtiar Nasir

Pengamat Politik Timur Tengah 

Artikel Hormuz, Trump, dan Manuver Sunyi China pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/hormuz-trump-dan-manuver-sunyi-china/feed/ 0
Tanpa Sadar! Kebiasaan Buruk ini Bisa Mengubah Postur Wajah, Behel Solusi yang Tepat? https://parade.id/tanpa-sadar-kebiasaan-buruk-ini-bisa-mengubah-postur-wajah-behel-solusi-yang-tepat/ https://parade.id/tanpa-sadar-kebiasaan-buruk-ini-bisa-mengubah-postur-wajah-behel-solusi-yang-tepat/#respond Thu, 07 May 2026 05:07:29 +0000 https://parade.id/?p=30156 Jakarta (parade.id)- Sekarang ini perawatan behel tidak hanya bertujuan untuk merapikan susunan gigi saja. Namun, ternyata dapat berfungsi untuk memperbaiki postur wajah yang tidak proporsi. Baik itu bawaan sejak lahir atau disebabkan oleh berbagai kebiasaan buruk. Terdapat banyak sekali kebiasaan buruk yang bisa mengubah bentuk wajah menjadi tidak sesuai. Memiliki postur wajah yang tidak simetris tentunya akan […]

Artikel Tanpa Sadar! Kebiasaan Buruk ini Bisa Mengubah Postur Wajah, Behel Solusi yang Tepat? pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Sekarang ini perawatan behel tidak hanya bertujuan untuk merapikan susunan gigi saja. Namun, ternyata dapat berfungsi untuk memperbaiki postur wajah yang tidak proporsi. Baik itu bawaan sejak lahir atau disebabkan oleh berbagai kebiasaan buruk.

Terdapat banyak sekali kebiasaan buruk yang bisa mengubah bentuk wajah menjadi tidak sesuai. Memiliki postur wajah yang tidak simetris tentunya akan mengganggu penampilan. Seperti, akan merasa minder dan tidak percaya diri juga.

Perawatan Behel? Apakah Solusi Tepat untuk Memperbaiki Postur Wajah?

Kalian mempunyai postur atau bentuk wajah yang tidak terlalu simetris? Salah satu cara paling sederhana untuk memperbaiki postur wajah yang tidak simetris yaitu dengan memakai behel pada tempat profesional.

Sejatinya fungsi utama dari pemakaian behel adalah untuk membuat gigi jadi lebih rapi. Namun, secara tidak langsung juga bisa mengubah proporsi wajah menjadi lebih ideal. Seperti, rahang yang miring akan bergeser menjadi lebih simetris.

Tetapi hal yang perlu diingat adalah memperbaiki postur wajah dengan behel tidak bisa terjadi secara instan. Dibutuhkan waktu yang cukup lama dan harus rutin melakukan perawatan secara menyeluruh.

Bentuk gigi dan wajah sebelum pemakaian behel juga akan berpengaruh terhadap lamanya perubahan postur wajah yang diinginkan. Bahkan, usia juga akan berpengaruh sekali terhadap hal tersebut.

Kebiasaan Buruk yang Dapat Mengubah Postur Wajah

Tanpa disadari ada beberapa kebiasaan yang bisa mengubah bentuk wajah menjadi tidak ideal seperti semula. Hindari berbagai kebiasaan buruk di bawah ini agar postur wajah tetap seimbang dan tidak miring:

1. Posisi Tidur

Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan setiap hari dan bisa mengubah bentuk wajah yaitu posisi tidur yang tidak diubah sepanjang malam. Seperti, posisi tidur menyamping ke sebelah kanan maupun kiri.

Apabila hanya melakukan posisi di salah satu bagian saja. Maka, salah satu sisi rahang akan menjadi tertekan. Akibatnya, rahang akan miring dan tidak simetris lagi dengan rahang yang satunya.

2. Menopang Dagu

Apakah ada yang mempunyai kebiasaan bertopang dagu dalam waktu yang lama? biasanya kebiasaan ini dilakukan saat melamun atau mendengarkan sesuatu di kelas. Ternyata kebiasaan menopang dagu dapat membuat rahang miring.

Memang perubahan postur wajah tidak akan berubah hanya dengan kebiasaan menopang dagu saja. Tetapi, jika kebiasaan tersebut dilakukan secara konsisten maka sudah pasti akan berpengaruh pada estetika wajah.

3. Posisi Berdiri yang Tidak Benar

Tidak hanya kebiasaan di bagian muka saja yang dapat mengubah rahang. Namun, kebiasaan bagian tubuh lain juga bisa berpengaruh untuk hal tersebut. Seperti, berdiri terlalu bungkuk atau menunduk.

Dua posisi tersebut akan membuat tulang leher menjadi lebih buruk dan tidak ideal lagi. Tentunya hal tersebut akan berpengaruh terhadap bagian tubuh yang lain juga. Seperti, bagian rahang wajah menjadi bergeser.

4. Posisi Mengunyah Makanan

Setiap orang tentunya memiliki kebiasaan mengunyah makanan yang berbeda-beda. Ada yang lebih sering mengunyah pada bagian kanan atau pun kiri saja. Jika dilakukan secara terus menerus tidak menutup kemungkinan bisa mengubah postur wajah.

Sehingga, solusi paling sederhana yang bisa dilakukan yaitu mengunyah makanan di semua bagian secara bergantian. Tetapi, bila sudah terlanjur maka bisa memakai behel untuk memperbaiki rahang yang sudah tidak ideal tersebut.

5. Napas Dari Mulut

Kebiasaan lain yang memicu perubahan postur wajah yaitu sering bernapas melalui bagian mulut. Umumnya, orang yang mempunyai permasalahan di dalam hidungnya akan lebih sering melakukan pernapasan pada bagian tersebut.

Sudah pasti kebiasaan tersebut akan mengubah beberapa bentuk wajah. Misalnya, dagu akan tampak lebih mundur. Selain itu, rahang pada bagian atas juga akan menjadi sempit dan wajah berubah jadi panjang.

6. Sering Mengonsumsi Makanan Tekstur Lunak

Belum banyak yang mengetahui bahwa postur wajah bisa dibentuk sejak kecil. Salah satunya yaitu tidak terlalu sering mengonsumsi makanan yang lunak. Karena, bisa membuat rahang tidak terlatih dan sempit.

Alhasil, pertumbuhan gigi juga tidak leluasa dan akhirnya ada gigi yang menumpuk. Sehingga, sebaiknya konsumsi makanan dengan berbagai tekstur. Supaya, rahang akan menjadi lebih ideal dan terdapat ruang untuk gigi bertumbuh.

7. Kepala Sering Menunduk

Terakhir, ada kebiasaan yang kerap tidak disadari bisa mengubah postur wajah. Kepala sering menunduk dapat menjadi salah satu penyebab bentuk wajah jadi tidak simetris. Biasanya, hal ini dilakukan karena sering bermain ponsel dan laptop.

Lalu perubahan wajah apa saja yang akan terjadi? Salah satunya yaitu bagian rahang akan terlihat tidak tegas lagi. Bahkan, bagian pipi juga akan tampak lebih turun dari sebelumnya.

5 Keuntungan Memakai Behel

Setelah melakukan pemakaian behel, ada beberapa keuntungan yang akan diperoleh oleh wajah pengguna. Inilah beberapa perubahannya:

1. Memperbaiki Garis Rahang

Bagian wajah yang akan paling terlihat berubah secara signifikan setelah memakai behel yaitu garis rahang. Kalian yang mempunyai permasalahan pada rahang, akan mempunyai rahang yang lebih rapi setelah memakai behel.

Misalnya, orang dengan rahang maju akan memiliki rahang lebih ideal. Keuntungan yang lainnya adalah dagu juga akan tampak lebih kecil. Sehingga, postur wajah lebih simetris.

2. Bentuk Senyum Simetris

Perubahan selanjutnya yang akan terjadi yaitu bentuk senyum juga akan lebih simetris. Sebab, gigi yang semula tidak beraturan sekarang menjadi lebih rapi. Sehingga, bentuk senyuman juga akan ikut rapi.

Tak hanya itu saja, bibir bisa berubah jadi lebih tebal. Karena, bagian dalam gigi menopang dari dalam. Jadi, bentuk senyuman akan lebih cantik dan sudah pasti simetris.

3. Pipi Tampak Lebih Tirus

Bonus lain yang akan diperoleh dari pemakaian behel adalah pipi tampak tirus. Hal ini disebabkan oleh perubahan pola makan saat pemakaian behel. Pasalnya, umumnya pengguna akan lebih menjaga pola makannya.

Seperti, tidak terlalu sering makan saat awal pemakaian behel. Selain itu, kebiasaan mengunyah pun bisa berubah. Alhasil, pipi pun akan berubah menjadi lebih tirus dari biasanya.

4. Dagu Lebih Kencang

Setelah melakukan pemakaian behel juga dapat menjadikan bagian dagu kencang. Otot yang ada di sekitar dagu serta gigi juga bisa mengurangi garis halus pada wajah. Jadi, wajah pun sudah pasti menjadi muda kembali.

Namun, tidak semua orang bisa memiliki perubahan satu ini. Umumnya, tergantung dari kondisi gigi serta bentuk wajahnya. Selain itu, usia saat memakai behel akan berpengaruh sekali.

Melakukan perawatan behel saat ini sudah menjadi hal lumrah dan bisa dilakukan oleh siapa saja. Bukan hanya untuk membuat gigi rapi saja, tetapi bisa juga dipakai untuk estetika wajah dan kepentingan kesehatan lainnya.

Lakukan pemakaian behel pada tempat yang profesional dan terpercaya. AUDY Dental jadi salah satu rekomendasi paling tepat untuk memakai behel serta perawatan gigi lainnya. Dapatkan hasil gigi yang indah dan lebih sempurna.* (dbs)

Artikel Tanpa Sadar! Kebiasaan Buruk ini Bisa Mengubah Postur Wajah, Behel Solusi yang Tepat? pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/tanpa-sadar-kebiasaan-buruk-ini-bisa-mengubah-postur-wajah-behel-solusi-yang-tepat/feed/ 0
MAA Jakarta: Revisi UUPA Jangan Kikis Jati Diri Aceh https://parade.id/maa-jakarta-revisi-uupa-jangan-kikis-jati-diri-aceh/ https://parade.id/maa-jakarta-revisi-uupa-jangan-kikis-jati-diri-aceh/#respond Tue, 05 May 2026 08:56:17 +0000 https://parade.id/?p=30153 Jakarta (parade.id)- Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Jakarta menyuarakan sikap tegas terhadap revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) dan mempertahankan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sebagai capaian terbaik perdamaian. Ketua MAA Perwakilan Jakarta, Surya Darma menilai revisi UUPA bukan sekadar agenda legislatif rutin, melainkan pertaruhan sejarah bagi keberlanjutan perdamaian dan otonomi khusus Aceh. “Revisi ini harus menjadi instrumen […]

Artikel MAA Jakarta: Revisi UUPA Jangan Kikis Jati Diri Aceh pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
Jakarta (parade.id)- Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Jakarta menyuarakan sikap tegas terhadap revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) dan mempertahankan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) sebagai capaian terbaik perdamaian.

Ketua MAA Perwakilan Jakarta, Surya Darma menilai revisi UUPA bukan sekadar agenda legislatif rutin, melainkan pertaruhan sejarah bagi keberlanjutan perdamaian dan otonomi khusus Aceh. “Revisi ini harus menjadi instrumen untuk memperkuat, bukan mendegradasi, kekhususan yang sudah ada,” tegasnya, dalam keterangan tertulis kepada media, Senin (4/5/2026).

MAA Jakarta menekankan nilai-nilai adat Aceh bukan sekadar simbol, melainkan fondasi tata kelola kemasyarakatan. Setiap pasal yang direvisi harus memastikan instrumen adat seperti Peradilan Adat mendapat pengakuan hukum yang lebih kokoh dalam sistem hukum nasional. MAA juga menegaskan substansi revisi harus tetap berpijak pada butir-butir MoU Helsinki dan jangan sampai ada upaya penyeragaman yang mengikis jati diri Aceh di bawah payung NKRI.

Dalam revisi UUPA, MAA mengusung tiga poin strategis: penguatan lembaga adat dengan kewenangan lebih jelas bagi lembaga adat untuk mengatur tata ruang berbasis kearifan lokal termasuk Mukim dan Gampong; kepastian dana otsus abadi dengan skema berkelanjutan serta payung hukum yang lebih kuat untuk pembangunan dan pelestarian budaya; serta harmonisasi hukum tanpa tumpang tindih antara regulasi nasional dan kewenangan khusus Aceh, terutama dalam pengelolaan sumber daya alam.

Mengenai polemik Jaminan Kesehatan Aceh, MAA Jakarta menegaskan persoalan ini bukan semata masalah fiskal atau administrasi, melainkan masalah kemanusiaan. MAA melihat JKA sebagai perwujudan prinsip Peumulia Wareh, memuliakan sesama, yang manfaatnya sangat dirasakan masyarakat lapisan bawah.

“JKA adalah salah satu capaian terbaik perdamaian yang harus dipertahankan oleh Pemerintah Aceh,” demikian pernyataan resmi MAA Jakarta.

MAA mendesak Pemerintah Aceh dan DPRA untuk menyingkirkan ego sektoral dan mendahulukan kepentingan rakyat banyak. Kesehatan masyarakat harus di atas segala-galanya. MAA juga mendorong perbaikan manajemen dan validasi data kepesertaan agar program tepat sasaran. Pemerintah pusat diharapkan memberikan fleksibilitas regulasi agar Aceh tetap dapat menjalankan program perlindungan sosial mandiri yang telah menjadi kebutuhan dasar masyarakatnya. Penyelesaian kemelut JKA harus dilakukan dengan semangat musyawarah.*

Artikel MAA Jakarta: Revisi UUPA Jangan Kikis Jati Diri Aceh pertama kali tampil pada Parade.id.

]]>
https://parade.id/maa-jakarta-revisi-uupa-jangan-kikis-jati-diri-aceh/feed/ 0