Selasa, Juni 9, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Opini

Belajarlah

redaksi by redaksi
2020-08-04
in Opini
0
0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (PARADE.ID)- Perintah saling menasihati itu ada di agama. Jika kamu Islam, maka itu ada di kitab suci, Alquran.

Maka, jika hari ini, ada nasihat, lantas netizen malah bilang: ‘Dasar tukang nyinyir.” Sejatinya, dia sedang bilang ‘Dasar agama Islam tukang nyinyir.’ Atau ketika ada nasihat, lantas netizen komen: ‘Elu ini nyinyir banget.’ Sejatinya, dia sedang bilang, ‘nabi Muhammad adalah orang paling nyinyir sedunia’, karena nabi adalah pembawa risalah tsb. Nabi loh yg membawa risalah saling menasihati.

Related posts

AS Paksa China Tutup Konsulat Houston Dalam 72 Jam

Hormuz, Trump, dan Manuver Sunyi China

2026-05-08
Emas, Maritim, dan Jalan Kebangkitan Umat

Emas, Maritim, dan Jalan Kebangkitan Umat

2026-04-29

Kacaunya netizen nyolot ini tidak tahu, jika dia sejak SD, bahkan TK, diajarkan ayat2 tentang saling menasihati ini. Dimana? Coba ingat, waktu kita disuruh ramai2 baca: wal-‘aṣr, innal-insāna lafī khusr, illallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa tawāṣau bil-ḥaqqi wa tawāṣau biṣ-ṣabr.

Sayup2 suara anak ramai2 membaca surat ini. Terdengar hingga lapangan, jalanan.

Nah, kenapa netizen sekarang kesal sekali menerima nasihat?

Simpel: karena kita tidak mengenal agama sendiri. Lah, gimana mau kenal, tiap hari cuma sibuuuk melototin layar HP. Lihat baju bagus, lihat orang lagi liburan dimana, pesawat mewah, hotel mewah, dan semua dunia lainnya. Sibuuk menghabiskan waktu nonton hal2 yg entah apa manfaatnya.

Kita sih mau nerima nasihat, kalau itu cocok untuk kita. Wah, pas itu cocok, kita suka banget. Apalagi jika itu bisa digunakan utk nyindir orang lain (mungkin). Atau untuk caption akun medsos foto pamer, postingan akun medsos apalah. Wah, kita bergegas suka. Tapi saat nasihat itu telak menghantam kedunguan, kegoblokan, kita pasti marah.

Sebentar, kalian pasti tidak terima kosakata dungu, goblok?

Lagi2, ehem, netizen hari ini tidak kenal agamanya sendiri. Buka kitab suci kalian, Al Qu’ran, kosakata ‘bodoh’ digunakan di sana berkali2. Konteksnya apa? Merujuk ke orang2 yang menolak kebenaran. Mereka akan sibuk komen, “Kasar banget sih ini.” Wow, dia tidak tahu, Al Qur’an bahkan menyamakan orang dengan binatang ternak, saat orang itu bebal sekali. Jadi Alquran adalah biangnya kasar? Maksud kalian begitu? Ayo, berani nggak bilang itu?

Kalian tahu tidak? Saat kita tidak kenal dengan agama sendiri, kita bisa melanggar sesuatu yang jahat sekali. Misal, suka bergunjing. Ketahuilah: hukum bergunjing, membicarakan aib orang lain itu, bagai memakan bangkai mayat saudara sendiri. Fantastis, netizen sibuk melototin kehidupan artis, selebritis, tokoh2. Kawin-cerai, berita2 penuh aib, dia pelototin. Dia baca, suka sekali, scrol2. Tahu hukumnya dalam agama? Bagai memakan bangkai mayat.

Kita sih merasa kenal sekali dgn agama sendiri, mengaku sering ibadah, dll. Tapi ssst, masih suka bergunjing nggak? Masih suka membaca berita2 aib orang lain? Ini saking kacaunya, nasihat jangan pamer dia bilang nyinyir, ghibah. Eh, pas giliran ngikutin berita artis dia bilang bagus, oke punya. Seriusan? Definisi kamu terbalik sekali.

Dan lebih menarik lagi, kembali lagi ke topik utama tulisan ini, ssst, kita sudah tahu belum, kalau saling menasihati adalah perintah agama? Nah, jika kita memang tidak suka dengan sebuah nasihat, mending unlike, unfollow, unfriend, pergi saja. Diam adalah jalan ninja terbaik. Tidak perlu komen penuh drama, heboh sendiri, lebay; hanya untuk menunjukkan betapa tersinggungnya, sekaligus betapa benarnya nasihat tsb.

Baiklah, mari kita murojaah surah ini, dibaca yang kencang bareng2:

wal-‘aṣr, innal-insāna lafī khusr, illallażīna āmanụ wa ‘amiluṣ-ṣāliḥāti wa tawāṣau bil-ḥaqqi wa tawāṣau biṣ-ṣabr.

Yak, Agus, Putri, perhatikan waqaf-nya, diulang sekali lagi….

*Novelis, Tere Liye

Tags: #Belajarlah#Kolom#TereLiye
Previous Post

Kemenkes: Belum Ada Vaksin Covid-19

Next Post

Mendikbud Minta Mahasiswa Ubah Paradigma Pendidikan Usai Covid-19

Next Post
Mendikbud: “Pernikahan Massal” SMK dan Industri Saling Menguntungkan

Mendikbud Minta Mahasiswa Ubah Paradigma Pendidikan Usai Covid-19

Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

Said Iqbal Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

2026-06-08
Mahasiswa Soroti Ancaman Hutan Adat Beutong Ateuh

Mahasiswa Soroti Ancaman Hutan Adat Beutong Ateuh

2026-06-07
Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

2026-06-06
Tips Mencari Sekolah Kejuruan di Surabaya yang Sesuai dengan Minat

Tips Mencari Sekolah Kejuruan di Surabaya yang Sesuai dengan Minat

2026-06-06
GAKESLAB Gelar Baksos Kesehatan untuk Masyarakat Baduy

GAKESLAB Gelar Baksos Kesehatan untuk Masyarakat Baduy

2026-06-05
Ratusan Buruh Kepung Kemnaker, Tuntut Hentikan PHK Massal

Ratusan Buruh Kepung Kemnaker, Tuntut Hentikan PHK Massal

2026-06-04

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • FSBPI Kawal Mediasi PHI Pekerja dengan Amos Indah Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Startup Asal Aceh Ini Capai Omzet Rp20 Miliar tanpa Riba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ratusan Buruh Kepung Kemnaker, Tuntut Hentikan PHK Massal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Warga Aceh Tolak Tambang Emas Beutong Ateuh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tips Mencari Sekolah Kejuruan di Surabaya yang Sesuai dengan Minat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In