Selasa, Maret 24, 2026
  • Info Iklan
Parade.id
  • Login
No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya
Parade.id
Home Nasional

Cerita Ketum PEJABAT soal Pembubaran Paksa Diskusi di Kemang

Dimana acara belum mulai kata dia, tiba-tiba digeruduk oleh orang-orang yang ia sebut entah dari mana

redaksi by redaksi
2024-09-29
in Nasional, Sosial dan Budaya
0
Cerita Ketum PEJABAT soal Pembubaran Paksa Diskusi di Kemang

Foto: Eka Jaya (Ketum PEJABAT)

0
SHARES
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (parade.id)- Ketum PEJABAT Eka Jaya berbagai cerita soal pembubaran paksa diskusidi Kemang, Jakarta Selatan. Dimana acara belum mulai kata dia, tiba-tiba digeruduk oleh orang-orang yang ia sebut entah dari mana.

“Saya mendapat kabar sudah agak telat. Saya hadir. Saya datang. Saya akamsi (anak kampung situ). Di situ tanah kelahiran saya sendiri. Saya besar di situ. Saya tahu rame-rame dan terjadilah apa yang terjadi,” cerita Eka ke parade.id, usai menjadi pembicara di Konsolidasi Relawan Anies (Anak Abah): Menuju Pilkada DKI dan Pendirian Ormas/Partai, Sabtu (28/9/2024), di Jakarta.

“Sudah kejadian itu saya mengetahuinya. Saya dapat kabar dari Edy Mulyadi. Langsung saya datang ke tempat kejadian. Hanya lima menit dari rumah. Saya lihat terorganisir lah itu. Tapi saat kita-kita ngobrol-ngobrol (dengan mereka), ada yang mengaku diarahkan dari pusat,” tambahnya.

Related posts

Blak-blakan Prabowo: ABS hingga Teror Aktivis Tanggung Jawab Negara

2026-03-20
Hilal tak Terlihat di 117 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Sabtu

Hilal tak Terlihat di 117 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Sabtu

2026-03-19

Eka mengatakan massa yang datang kurang lebih 30 sampao 40-an orang. “Ada di antara mereka yang sempat agak marah kepada saya, karena juga emosi. ‘Masak lu di kampung gua kok pada bikin rancu begitu.’ Padahal di dalam itu adalah tokoh-tokoh bangsa,” kata dia.

Eka pun mengaku heran mereka membubarkan paksa diskusi. Apalagi kata dia, dikatakan bahwa tokoh-tokoh yang hadir sebagai perusak bangsa, dan lain-lain.

“Saya cuma bingung, kenapa sih anak bangsa ini diadu. Di sisi lain, para tokoh-tokoh ini kan sudah terliha kapasitas dan kapabilitas untuk bangsa ini. Pak Said Didu kan orangnya nasionalis tinggi. Ada jenderal Soenarko, ada jenderal Fahrurrozi, ada Bang Refly Harun—kan orang-orang yang mempunyai jiwa nasionalisme yang tak ingin melihat negara seperti sekarang ini. Berantakan,” katanya.

Padahal kata dia, yang di dalam itu adalah tokoh-tokoh yang benar-benar punya kepedulian terhadap bangsa ini. “Ini saya kaget juga. Kok mereka bisa mengatakan bahwa tokoh-tokoh yang hadir itu adalah pengkhianat bangsa,” sesalnya.

“Kita juga enggak menyangka. Dan bahasa mereka ini luar biasa. Tokoh-tokoh kita dibilang perusak bangsa, pemecah bangsa dan juga pengkhianat bangsa,” tambahnya.

Terkait pengamanan, Eka menyesalinya, karena massa bisa masuk ke dalam. Padahal tempatnya itu “pribadi”.

“Di sana ada aparat kepolisian tetapi kita menyayangkan mengapa mereka bisa masuk ke ruang yang privasi’. Tertutup itu. Tapi mereka bisa masuk. Itu yang kita sayangkan,” tandasnya.

(Rob/parade.id)

Tags: #Pejabat#SosialDiskusi KemangEka Jaya
Previous Post

Politisi Demokrat Mengutuk Keras Pembubaran Paksa Diskusi di Kemang

Next Post

Kabiro Hukum dan Humas MA Menjadi Ketua IKA FH Unisba

Next Post
Kabiro Hukum dan Humas MA Menjadi Ketua IKA FH Unisba

Kabiro Hukum dan Humas MA Menjadi Ketua IKA FH Unisba

Blak-blakan Prabowo: ABS hingga Teror Aktivis Tanggung Jawab Negara

2026-03-20
Hilal tak Terlihat di 117 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Sabtu

Hilal tak Terlihat di 117 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Sabtu

2026-03-19

Serangan terhadap Andrie Yunus tak Akan buat Kelompok Sipil Bungkam

2026-03-16
LMND: Pasal 33 Belum Ditegakkan di Tanah Papua

LMND: Pasal 33 Belum Ditegakkan di Tanah Papua

2026-03-14
Pimpinan DPR Sahkan RUU PPRT Menjadi RUU Inisiatif DPR

Pimpinan DPR Sahkan RUU PPRT Menjadi RUU Inisiatif DPR

2026-03-13
Buruh Amos Indah Indonesia Tolak Paksaan Resign dan Tuntut Pembayaran THR

Buruh Amos Indah Indonesia Tolak Paksaan Resign dan Tuntut Pembayaran THR

2026-03-12

Twitter

Facebook

Instagram

@paradeid

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

Berita Populer

  • Serangan terhadap Andrie Yunus tak Akan buat Kelompok Sipil Bungkam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT BAT Instrumen Bank Internasional Diduga Beroperasi tanpa Lisensi, CBA Imbau Waspada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hilal tak Terlihat di 117 Titik, Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Sabtu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Blak-blakan Prabowo: ABS hingga Teror Aktivis Tanggung Jawab Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Cek dan Pihak Ketiga yang Terkoneksi dengan Akun Twitter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Tagar

#Anies #ASPEKIndonesia #Buruh #China #Cianjur #Covid19 #Covid_19 #Demokrat #Ekonomi #Hukum #Indonesia #Internasional #Jakarta #Jokowi #Keamanan #Kesehatan #Kolom #KPK #KSPI #Muhammadiyah #MUI #Nasional #Olahraga #Opini #Palestina #Pariwisata #PartaiBuruh #PDIP #Pendidikan #Pertahanan #Pilkada #PKS #Polri #Prabowo #Presiden #Rusia #RUUHIP #Siber #Sosbud #Sosial #Teknologi #TNI #Vaksin dpr politik

Arsip Berita

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kontak
Email: redaksi@parade.id

© 2020 parade.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Pertahanan
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Opini
  • Profil
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Internasional
    • Pariwisata
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Sosial dan Budaya

© 2020 parade.id

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In